Bitcoin To Anchor America Party—’Fiat Is Hopeless,’ Says Elon Musk

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-07-07Terakhir diperbarui pada 2025-07-07

Abstrak

Five hours after declaring on X that “The America Party is the solution,” Elon Musk faced a follower’s blunt question:...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Five hours after declaring on X that “The America Party is the solution,” Elon Musk faced a follower’s blunt question: would his just-minted political vehicle back Bitcoin? Musk’s answer landed three hours later and rocketed across crypto Twitter in seconds: “Fiat is hopeless, so yes.”

Musk Pitches Bitcoin As Pillar Of America Party

Musk’s brief exchange with Brazilian Bitcoiner Renato Lima crystallized two currents that had been converging for days: the billionaire’s split from President Donald Trump over the deficit-ballooning “Big Beautiful Bill” and BTC as an answer to the endless money printing in the fiat money system. The Tesla and SpaceX chief had formally unveiled the America Party on July 5, insisting a third force could win a handful of razor-thin House and Senate races and hold the balance of power in Washington.

In the same July 4–5 burst of posts, Musk polled 1.25 million X users on whether they wanted “independence from the two-party system”; roughly 65 percent clicked Yes. Trump’s rejoinder—calling Musk “off the rails” and a “train wreck” who was angry about lost EV subsidies—only hardened the billionaire’s stance.

Bitcoiners seized the moment. An account styling itself “America Party” replied to Michael Saylor’s ubiquitous BTC-treasury tracker with the slogan, “Some weeks you HODL. Some decades, you need a new political party.” The line went viral, but fact-checkers and community notes quickly flagged the handle as unaffiliated with Musk, underscoring how little formal infrastructure the nascent party actually possesses at the moment.

Still, Musk’s own imprimatur carried more weight than any sock-puppet. Within minutes of the “Fiat is hopeless” tweet, amplification from large crypto accounts pushed impressions past several million, while Bitcoin spiked just above $109,000.

The billionaire’s corporate history lends credibility to his promise. Tesla first added Bitcoin to its treasury in February 2021 and, despite later net sales, still holds roughly 11,509 BTC. Musk also enabled (then suspended) Bitcoin payments for Tesla vehicles, citing energy concerns. His new political venture therefore inherits both a reputational stake in the asset and a well-documented willingness to defy orthodoxy—traits that resonate with Bitcoin’s hard-money ethos.

Policy ramifications, however, remain cloudy. The America Party has no platform beyond Musk’s tweets, no officers, and no fundraising committees registered with the Federal Election Commission. Even so, its founder’s pledge to target swing districts means crypto regulation could surface as a wedge issue.

The prospect of another pro-Bitcoin party confronts Donald Trump with an awkward electoral calculus just as his footing in the tech world erodes. Single-issue Bitcoin and crypto voters—crucial to his 2024 win—now see a new banner whose libertarian accents echo their own. Should Musk field candidates in 2026, he could siphon off the very bloc of tech-savvy, anti-establishment voters that buttressed Trump, tipping razor-thin districts and undercutting the president’s power.

At press time, BTC traded at $109,086.

Bitcoin price
BTC price, 4-hour chart | Source: BTCUSDT on TradingView.com
Featured image created with DALL.E, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Seperti Apa Rasanya Bekerja dengan Dua Orang "Gila" Peter Thiel dan Elon Musk? Begini Kata Pendiri Palantir

Joe Lonsdale, salah satu pendiri Palantir dan anggota "PayPal Mafia", berbagi pengalamannya bekerja dengan Peter Thiel dan Elon Musk. Ia menggambarkan keduanya sebagai pemimpin yang sangat berpendirian, ambisius, dan bertindak cepat, dengan nol toleransi terhadap hal yang rusak. Namun, gaya mereka berbeda: Thiel lebih merupakan strategis dan pemikir filosofis, sementara Musk adalah pelaku teknis yang terjun langsung ke detail dan penyelesaian masalah. Lonsdale bercerita tentang awal mula Palantir. Ide itu muncul setelah serangan 9/11, ketika mereka menyadari teknologi pemerintah tertinggal jauh dibandingkan dengan kemampuan Silicon Valley. Mereka ingin membangun platform yang dapat membantu menghentikan teroris sekaligus melindungi kebebasan sipil dari penyalahgunaan data. Saat mencari pendanaan, banyak firma modal ventura (VC) yang menolak dan menertawakan mereka, termasuk karena salah satu pendiri, Alex Karp, tidak memiliki latar belakang gelar teknis. Peter Thiel mendanai sebagian, dan pendanaan kunci akhirnya datang dari badan ventura CIA. Nama "Palantir" berasal dari Thiel. Lonsdale meyakini karya mereka telah membantu menghilangkan banyak ancaman teroris dan mengawasi pengawasan pemerintah. Ia mengakui teknologi ini berisiko jika jatuh ke tangan yang salah, tetapi tetap percaya pada misi mulianya. Penolakan investor di awal justru memacu semangat mereka untuk membuktikan bahwa ide yang "tidak mungkin" itu bisa sukses.

marsbit27m yang lalu

Seperti Apa Rasanya Bekerja dengan Dua Orang "Gila" Peter Thiel dan Elon Musk? Begini Kata Pendiri Palantir

marsbit27m yang lalu

15 Model Penalaran Kolektif Gagal, Rincian Risiko Tersembunyi di Balik Chain of Thought Output

Penelitian dari Harvard University, USC, Brown University, MIT, dan lainnya mengungkap kerentanan keamanan sistemik dalam model penalaran besar (LRM). Evaluasi keamanan tradisional yang hanya fokus pada jawaban akhir dinilai tidak memadai, karena jalur pemikiran (chain-of-thought/CoT) yang diekspos dapat memuat konten berbahaya seperti instruksi pembuatan bom atau racun, meskipun jawaban akhir tampak aman. Studi ini memperkenalkan kerangka evaluasi dua tahap yang memisahkan penilaian risiko pada *reasoning* (r) dan *answer* (y) berdasarkan 20 prinsip keamanan. Hasilnya mengidentifikasi tiga mode kegagalan: **Unsafe** (kedua tahap berisiko), **Leak** (hanya jalur penalaran yang berisiko), dan **Escape** (hanya jawaban akhir yang berisiko). Pengujian pada 15 model penalaran (seperti GPT-4, Claude, Gemini, Llama) menunjukkan temuan konsisten: tingkat bahaya rata-rata pada tahap penalaran secara sistematis lebih tinggi daripada pada jawaban akhir. Risiko terutama terkonsentrasi pada prinsip seperti misinformasi, ilegalitas, bias, dan bahaya fisik. Sebagai mitigasi, tim mengusulkan metode **Adaptive Multi-Principle Steering**, intervensi *white-box* yang mengarahkan aktivasi internal model menjauhi titik "tidak aman" menuju titik "aman" berdasarkan prinsip yang terpicu. Metode ini terbukti mengurangi jumlah keluaran tidak aman hingga 40.8% pada model DeepSeek-R1, dengan mempertahankan 97.7% kemampuan pada tugas standar. Penelitian ini menyoroti pentingnya memantau keamanan pada seluruh proses penalaran model, bukan hanya output akhir, dan menyediakan kerangka terpadu untuk diagnosis dan intervensi. Keterbatasan mencakup ketergantungan pada akses *white-box* dan kesetiaan representasi jalur pemikiran.

marsbit31m yang lalu

15 Model Penalaran Kolektif Gagal, Rincian Risiko Tersembunyi di Balik Chain of Thought Output

marsbit31m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ELON

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Dogelon Mars (ELON) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Dogelon Mars (ELON) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Dogelon Mars (ELON) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Dogelon Mars (ELON) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Dogelon Mars (ELON)Lakukan trading Dogelon Mars (ELON) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

330 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli ELON

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ELON (ELON) disajikan di bawah ini.

活动图片