政策红利催生新赛道:香港券商擘画加密金融新版图

比推Dipublikasikan tanggal 2025-06-29Terakhir diperbarui pada 2025-06-29

Jessy,金色财经

原标题:香港数字资产2.0时代 券商的春天?


6 月 26 日,香港发布《香港数字资产发展政策宣言 2.0》,提出 “LEAP” 框架,致力于将香港建设成为全球领先的数字资产中心。

受此影响,港股方面国泰君安国际作为首家可提供全方位虚拟资产相关交易服务的香港中资券商,股价在6 月 25 、26 日两个交易日内,从 1.24 港元最高涨至 7.02 港元,最终收于 3.54 港元。在国泰君安国际的带动下,香港中资券商指数单日飙升 11.75%。天风证券旗下天风国际获得虚拟资产交易牌照,也带动其 A 股股价一度涨停,胜利证券作为首个实现币进币出的券商,其股票在26日一天内的最高涨幅也实现了160%涨幅。资本市场的异动,反映的是出场对券商在虚拟资产领域业务发展的期待。

而就在宣言发布的次日,香港首个每日可申赎代币化证券也正式推出,据悉,广发证券(香港)作为首个于香港发行代币化证券的券商,现在已经推出首个每日可申赎代币化证券“GF Token”,不过该产品属私募发行的代币化货币市场基金,仅面向合格机构投资者。

券商平台内交易虚拟资产,代币化证券或许都只是一个起点,未来或将有更多传统券商在在加密领域带来更多的创新。

LEAP框架下的券商新机遇

《宣言 2.0》提出的“LEAP”框架,为香港数字资产市场勾勒了清晰的发展路径,也为传统券商打开了前所未有的业务增长空间。这份宣言对券商的影响,核心在于提供了明确的政策背书、降低了合规门槛,并指明了业务创新的方向。

具体来说,“L”(法律)强调完善监管框架。对于券商而言,这意味着在涉足虚拟资产交易、托管、发行等业务时,有更明确的规则可循。

“E”(生态)旨在构建融合Web3和传统金融的生态系统。券商作为传统金融市场的重要枢纽,将被深度整合进这个生态中。这不仅仅是增加一个“加密交易”板块,还意味着券商可以参与到更广泛的数字资产生命周期中,包括但不限于连接传统投资者与数字资产、提供基于代币化资产的综合财富管理、为数字资产项目提供投行服务、开发创新金融产品等等。

“A”(资产)聚焦发展代币化等新型资产。宣言将 RWA代币化视为重点产业,贵金属、绿色能源、仓储仓单等实体资产将链上映射都或将在未来的香港实现。而在RWA这一赛道上,券商可参与RWA发行与管理等环节,如担任承销商、提供相关咨询服务等,这有助于优化券商的收入结构,开拓新的利润增长点。广发证券(香港)火速推出的“GF Token”便是例证。而在未来,我们应该能看到更多由券商主导的代币化债券、基金份额、私募股权、甚至是复杂的衍生品结构将成为可能,这极大地丰富其产品线和服务范围。

“P”(伙伴关系)强调区域与国际合作。香港券商或可以借此机会,与国际领先的数字资产服务商、技术提供商、以及寻求合规通道的全球项目建立合作,者将提升他们在全球数字资产市场中的竞争力与影响力。

从亏损到加密带来的新机遇

近年来,受全球经济波动、地缘政治、港股市场活跃度下降等因素影响,香港券商的传统经纪、承销等业务普遍面临增长压力。

根据香港交易及结算所有限公司的数据显示,2024年约有37家券商停止了交易。而根据近三年的数据显示,香港券商数量均是逐年减少。香港金融牌照申请准入门槛相对较低,市场上存在大量中小券商,同质化竞争激烈。近年来,港股市场走势疲软,进一步加剧了券商的经营压力。部分中小券商经营状况不佳,面临较大生存压力。

GZmwD5KisKBK3CmPfTdz5kAfTZDXsaJQSVrXvWLC.png

而此次《香港数字资产发展政策宣言 2.0》或为券商发展带来新契机。香港证监会官网显示,截至6月26日,一共有41家机构已完成1号牌升级,即将现有证券交易牌照升级为可提供虚拟资产交易服务,其中绝大部分是券商,包括胜利证券、老虎证券、富途证券、天风证券旗下天风国际、东方财富旗下哈富证券等。

近期, 还有37家机构获批升级了4号牌,即虚拟资产投资咨询——就数字资产提供专业建议,包括中泰国际证券、平安证券香港等;40家资产管理机构获批升级了9号牌,即虚拟资产管理——管理虚拟资产占比超10%的基金。

随着“LEAP”框架的落地和券商实践的深入,香港市场有望迎来一波由券商引领的金融创新浪潮, “GF Token”或许只是开端。更多类型的代币化债券、基金、REITs、甚至IPO将涌现。券商在这之中也将利用其结构化能力和分销网络,成为核心发行人和做市商。

展望未来,券商们或将结合智能合约,开发更复杂的结构化收益凭证、挂钩数字资产表现的衍生品、自动化的投资策略产品等。无缝的“法币-稳定币-加密货币-传统证券”兑换与交易体验也将实现了。券商们可以基于客户持有的数字资产作为抵押品,提供融资融券等杠杆服务,整合数字资产的综合财富管理与资产配置方案等等。

然而,“春天”的到来并非一蹴而就。宣言提供了肥沃的土壤和明确的方向,但真正的丰收,需要券商在技术创新、合规风控、客户教育、产品设计等方面持续深耕。挑战一直都在,竞争也足够激烈,对于券商们来说,在加密资产的一赛道上,他们面临的不仅仅是券商之间的竞争,还有同业的合规交易所的竞争。

对于加密行业来说,券商的积极入局,无疑是构建了一座加密和传统金融之间的桥梁,传统金融产品和虚拟货币之间的资金流动更加流畅了。

说明: 比推所有文章只代表作者观点,不构成投资建议

Bacaan Terkait

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

Demam Piala Dunia 2026 sedang melanda dunia. Pada momen ketika perhatian global terfokus pada ajang sepak bola ini, BitradeX secara resmi mengumumkan bahwa David Villa (David Villa), legenda penyerang Spanyol dan anggota juara Piala Dunia 2010, telah diangkat sebagai duta merek global BitradeX. Di masa depan, kedua belah pihak akan melakukan kolaborasi mendalam di berbagai bidang seperti pembangunan merek, promosi pasar global, perluasan pengaruh komunitas, dan kerja sama strategis globalisasi untuk bersama-sama mendorong peningkatan lebih lanjut pengaruh merek global BitradeX. Sebagai salah satu pemain paling representatif dari era keemasan sepak bola Spanyol, David Villa pernah memenangkan Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012 bersama tim nasional Spanyol, dan dengan 59 gol untuk negaranya, ia lama memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk tim nasional Spanyol. Ia bukan hanya salah satu legenda penyerang paling berpengaruh di dunia sepak bola, tetapi juga perwakilan penting dari semangat juang dan nilai-nilai long-termism. Bagi BitradeX, memilih duta merek tidak hanya tentang memilih seorang bintang olahraga dengan ketenaran global. Yang benar-benar penting adalah apakah kedua belah pihak memiliki nilai dan prinsip yang sama. Karier David Villa selalu diwarnai oleh keyakinan yang sama: ketekunan, fokus, terobosan, dan pencarian tanpa henti untuk keunggulan. Semangat juang dan long-termism ini juga sejalan dengan filosofi pengembangan yang dipegang teguh oleh BitradeX. Sebagai platform ekosistem aset digital berbasis AI global, BitradeX terus menyempurnakan tata letak ekosistemnya yang berpusat pada nilai pengguna, secara bertahap membentuk sistem ekosistem yang mencakup inti seperti AiBot, BXC Ecosystem, BTX Card, dan secara mantap memajukan strategi pengembangan globalisasi. Bergabungnya David Villa akan semakin meningkatkan kesadaran dan pengaruh merek BitradeX di pasar internasional. Kerja sama ini bukan hanya sebuah kolaborasi di tingkat merek, tetapi juga bagian penting dari strategi globalisasi BitradeX. Di masa depan, BitradeX akan terus didorong oleh inovasi, berfokus pada nilai pengguna, dan bersama-sama dengan pengguna global menyambut peluang baru di era digital.

链捕手36m yang lalu

David Villa Resmi Ditunjuk Sebagai Duta Merek BitradeX

链捕手36m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

STRC, saham preferen berdividen yang diterbitkan oleh Strategy, jatuh di bawah nilai nominal $100, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran pasar mengenai model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' yang diadopsi perusahaan tersebut. Inti dari model Strategy adalah mengubah saham perusahaan menjadi eksposur Bitcoin, lalu menggunakan kepemilikan BTC sebagai dasar kredit untuk menerbitkan lebih banyak sekuritas (seperti saham biasa, obligasi konversi, dan saham preferen seperti STRC), dan akhirnya mengemas aset yang tidak menghasilkan arus kas (BTC) menjadi sekuritas yang membayar dividen tunai. STRC yang jatuh di bawah nilai nominal menunjukkan tekanan telah merambat dari fluktuasi harga aset ke harga instrumen pendanaan. Ketegangan utamanya terletak pada aset yang sangat fluktuatif tanpa arus kas di satu sisi, dan kewajiban yang memerlukan pengeluaran tunai berkelanjutan di sisi lain. Kerugian belum terealisasi pada portofolio BTC Strategy tidak secara langsung menyebabkan krisis likuiditas. Yang lebih kritis adalah kesenjangan arus kas: kewajiban dividen tahunan untuk saham preferen telah mencapai sekitar $1,7 miliar, jauh melampaui pendapatan dari bisnis perangkat lunak inti perusahaan. Perusahaan bergantung pada akses pasar modal untuk mendanai dividen ini dan pembelian BTC lebih lanjut. Penurunan STRC menyoroti tiga biaya yang semakin meningkat bagi Strategy: 1) **Biaya Dividen**: yield yang lebih tinggi untuk menarik investor meningkatkan beban tunai masa depan. 2) **Biaya Dilusi**: Menerbitkan lebih banyak saham biasa (MSTR) untuk mendanai dapat mengencerkan nilai per saham bagi pemegang saham lama. 3) **Biaya Pelepasan Aset**: Menjual BTC untuk likuiditas akan merusak narasi 'hold' jangka panjang dan kepercayaan investor. Dampak pada pasar crypto bisa signifikan. Strategy telah menjadi pembeli marjinal yang stabil dan dapat diprediksi untuk BTC. Jika kemampuan pendanaannya terhambat, pembelian ini akan melambat, menghilangkan salah satu narasi pendukung kunci pasar. Selain itu, jika pasar mulai mempertanyakan keberlanjutan model ini, penilaian perusahaan sejenis mungkin ditinjau ulang, bergeser dari premium eksposur BTC menjadi analisis manajemen neraca yang lebih ketat. Kesimpulannya, jatuhnya STRC bukanlah akhir dari model Strategy, melainkan titik balik. Ini mengingatkan pasar bahwa keberhasilan model 'perusahaan perbendaharaan Bitcoin' tidak hanya bergantung pada harga BTC, tetapi juga pada akses jendela pendanaan yang berkelanjutan, biaya struktur modal, dan kepercayaan investor yang berkelanjutan terhadap keseluruhan konstruksi finansial ini.

marsbit49m yang lalu

STRC Jatuh di Bawah Nilai Nominal, Eksperimen Perbendaharaan Bitcoin Masuk ke Babak Kedua

marsbit49m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手1j yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片