SEC Таиланда изменит правила листинга криптовалют

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-03-20Terakhir diperbarui pada 2025-06-20

Комиссия по ценным бумагам и биржам Таиланда (SEC) вынесла на общественное обсуждение новые правила листинга цифровых активов. Оно продлится до 21 июля.

Инициатива призвана развить экосистему и поддержать инновации, сохранив защиту инвесторов.

Главное изменение — разрешение для криптобирж добавлять в листинг собственные утилитарные токены или активы связанных с ними лиц. Обязательное условие: монета должна иметь практическое применение в блокчейне.

Второе предложение направлено на борьбу с инсайдерской торговлей. Платформы обяжут раскрывать списки аффилированных лиц для эмитентов всех типов токенов.

Биржи также должны внедрить систему оповещений для SEC. Это позволит регулятору отслеживать и предотвращать манипуляции на рынке.

Для уже размещенных на биржах активов установлен переходный период. Эмитенты должны предоставить данные о связанных лицах в течение 90 дней после вступления правил в силу.

Напомним, в мае правительство Таиланда объявило о запуске цифрового инвестиционного токена G-Token. В SEC подчеркнули, что разработанный Министерством финансов для покрытия бюджетного дефицита актив нельзя использовать для оплаты товаров или переводов.

Таиланд отменил налог на прибыль с криптовалют

Bacaan Terkait

BTC Panggung, Pesta Altcoin: Siapa yang Benar-benar Berkuasa dalam Pemulihan ini?

Pasar kripto yang hampir sepanjang tahun terlihat lesu, tiba-tiba meledak pekan lalu. Bitcoin (BTC) meroket dari sekitar $62.800, menyentuh tertinggi $79.500, dengan kenaikan mingguan terbesar sejak Maret 2023. Ethereum (ETH) bahkan melampaui BTC, naik hampir 30%. Lonjakan ini dipicu oleh dua faktor utama kebijakan AS: operasi pembelian kembali obligasi jangka panjang pemerintah yang meningkatkan ekspektasi likuiditas, dan dorongan dari Donald Trump untuk percepatan undang-undang kripto (CLARITY Act) yang mengurangi ketidakpastian regulasi. ETF spot Bitcoin dan Ethereum juga menjadi penunjuk arah, mencatat arus masuk bersih mingguan tertinggi pada 2026, menegaskan kembalinya dana institusi. Pola klasik "BTC memimpin, altcoin menyusul" terulang. Di antara aset kripto alternatif (altcoin), lima teratas berdasarkan kenaikan harga mingguan adalah: 1. **ENA (Ethena):** +100.75%, didorong kemitraan strategis dengan Coinbase. 2. **PUMP (Pump.fun):** +88-99%, untung dari demam meme coin di platformnya. 3. **STX (Stacks):** +82-94%, dihidupkan kembali oleh narasi ekosistem Bitcoin L2. 4. **TRUMP (Official Trump):** +79-91%, pulih dari tekanan sebelumnya. 5. **ZEC (Zcash):** +75%, satu-satunya yang mencapai harga tertinggi baru sepanjang masa. Meme coin seperti "牛来" dan BOME juga menunjukkan elastisitas tinggi. Pola pergerakan dana jelas: BTC membangun panggung, mata uang utama (seperti ETH) tampil, lalu diikuti oleh altcoin dan meme coin dengan kenaikan berlipat, mencerminkan peningkatan sentimen pasar dari hati-hati hingga euforia.

marsbit6m yang lalu

BTC Panggung, Pesta Altcoin: Siapa yang Benar-benar Berkuasa dalam Pemulihan ini?

marsbit6m yang lalu

19 Unicorn Bernilai Rp 19 Triliun Bertambah dalam Setengah Tahun, Mengapa Pasar Primer Mulai Mengejar 'Kepastian'?

Pasar primer sedang mengalami fenomena menarik: di tengah tantangan seperti kesulitan pendanaan dan eksit, ada lonjakan valuasi dan persaingan pendanaan di segelintir sektor panas seperti AI model besar, kecerdasan embodied, fusi nuklir, dan komputasi kuantum. Pada paruh pertama 2026 saja, tercatat 19 perusahaan di bidang kecerdasan embodied yang valuasinya melebihi 100 miliar yuan, sementara valuasi perusahaan seperti Moonshot AI bahkan mencapai ratusan miliar dolar. Modal yang aktif kini terkonsentrasi kuat pada proyek-proyek yang dianggap "lebih pasti". Kepastian ini bukan lagi dari profitabilitas jangka panjang perusahaan, melainkan lebih pada kemungkinan eksit yang lebih dekat (seperti rencana IPO), keberadaan acuan harga dari perusahaan sejenis yang sudah go public, atau keyakinan bahwa akan ada investor di putaran pendanaan berikutnya yang bersedia membayar harga lebih tinggi. Pola ini terlihat jelas pada pendanaan di sektor seperti AI dan robotika, bahkan merambah ke teknologi terdalam seperti fusi nuklir, di mana perusahaan New Aura Fusion mencapai valuasi 10,6 miliar yuan meski komersialisasi masih jauh. Intinya, pasar sedang beralih dari menanggung risiko teknologi ke menanggung risiko valuasi. Lonjakan jumlah unicorn tidak serta-merta berarti gelembung, tetapi mencerminkan upaya pasar mencari kepastian di tengah ketidakpastian model bisnis. Risiko utama bukan pada jumlah unicorn, tetapi jika logika investasi hanya bergantung pada keyakinan akan adanya pembeli berikutnya, bukan pada penciptaan nilai riil melalui teknologi, pendapatan, dan profitabilitas. Ujian sebenarnya akan datang ketika modal mulai kembali menuntut pembuktian kinerja komersial: berapa banyak dari valuasi ratusan miliar ini yang akan bertahan.

marsbit56m yang lalu

19 Unicorn Bernilai Rp 19 Triliun Bertambah dalam Setengah Tahun, Mengapa Pasar Primer Mulai Mengejar 'Kepastian'?

marsbit56m yang lalu

Trading

Spot
活动图片