SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-05-26Terakhir diperbarui pada 2025-05-26

Abstrak

在宣布暂缓对中国加征关税后,Trump总统突然在社交媒体上发文表示,欧盟贸易谈判「毫无进展」,因此他「建议自2025年6月1日起直接对欧盟征收50%关税」。Trump指出,欧盟有「强大的贸易壁垒、增值税、荒谬的企业罚款、非货币性贸易壁垒、货币操纵,以及对美国企业发起不公平且不合理的诉讼」,并认为这些措施导致美国每年超过2, 500亿美元、「无法接受的」贸易逆差。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

在宣布暂缓对中国加征关税后,Trump 总统突然在社交媒体上发文表示,欧盟贸易谈判「毫无进展」,因此他「建议自 2025 年 6 月 1 日起直接对欧盟征收 50% 关税」。Trump 指出,欧盟有「强大的贸易壁垒、增值税、荒谬的企业罚款、非货币性贸易壁垒、货币操纵,以及对美国企业发起不公平且不合理的诉讼」,并认为这些措施导致美国每年超过 2, 500 亿美元、「无法接受的」贸易逆差。

正当市场准备应对欧盟报复之际,Trump 在与欧盟委员会主席通话后迅速改变立场,宣布将关税实施日期延后至 7 月 9 日。现在我们又回到了原点,然而美元在本周开盘已经面临更大压力。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

简化整体逻辑,若美国的目标是消除与贸易伙伴的贸易逆差,本质上就是要求欧盟每年支付约 2, 000 亿美元作为进入美国市场的「入场费」,这对大多数人来说显然是一个无法接受的代价。

事实上,根据花旗的分析,在博弈论的架构下,美欧双方最后达成的「Nash Equilibrium」结果很可能就是互相征收 50% 的关税。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

就日本而言,根据同样的分析,考虑到对其净出口的影响极为有限,「无达成协议」的状态可能反而对日本最有利,讽刺的是,按照目前的条件与美国达成「全面协议」反而可能是最糟糕的结果,因此未来双方谈判陷入僵局也不足为奇。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

当然,这当中还有许多市场与经济学家未曾掌握的动态因素(例如对稀土的依赖等),就如同中国的情况,美方最终似乎选择全面让步,接受了不是最理想的结果。与日本类似,经济学家普遍认为中国有望与美方达成全面协议,最佳做法是拖延谈判进程,以争取更多美方让步,而这些让步也确实正在发生。

对于全球宏观市场来说,这也是「最优解」:美国撤回逼迫全球经济同步放缓的政策,美元成为主要承压对象,而海外股市的强势表现则在一定程度上抵消了影响。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

回到市场层面,除了美元之外,最大输家是全球固定收益资产。近期的信评下调、令人失望的预算结果,以及一连串疲弱的美债拍卖,使得债券收益率重返区间高点。

债券收益率飙升与财政预算疑虑的双重打击,导致 SPX 表现落后于全球其他市场与宏观资产类别,遭遇 4 月初以来最大单周跌幅(-1.6% ),所有板块均出现抛压。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

近期美股的回调发生在整体股市情绪已回升至过热水平之际,尤其是美国、中国和欧洲市场。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

虽然成长型股票与房地产对收益率最为敏感,但随著地缘政治和经济衰退尾部风险在过去一个月内逐步消退,更高的期限溢价也拖累黄金现货价格走低。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

短期来看,我们认为目前市场对美国预算与支出问题的担忧或许被过度放大,就如同此前对经济衰退的恐慌。随著政府的关税措施陆续落地,预期未来将为财政带来可观收入,应可抵消一些短期赤字压力。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

相较之下,加密货币在过去两周展现出极强韧性,BTC 价格表现在过去三周内超越美股与美债 15% 左右。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

ETF 资金流方面,单周净流入达 27.5 亿美元,为史上第三高,其中 ETH 亦吸引 2.48 亿美元的净流入。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

GENIUS 稳定币法案的通过被广泛视为加密货币行业发展的一个重要里程碑,尽管其代价是加强对机构的监控与监管的介入,与最初强调去中心化精神的加密货币理念渐行渐远。

BTC 和 ETH 的波动率偏斜已恢复至较为正常的水平,偏向上行,整体隐含波动率亦有回升,显示投资者不再做空反弹,而是转向布局更持续的向上突破行情。

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

与此同时,MicroStrategy 宣布启动最新一轮 21 亿美元的按市价发行优先股计划,用于增持 BTC。当前的宏观环境仍构成顺风推力,动能似乎偏向加密货币一侧。且近期价格走势在结构上更健康,追高情绪显著减弱,有利于价格持续向上突破,并在未来数周内创下新高。

祝各位好运,交易顺利!

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

SignalPlus宏观分析特别版:Deal No Deal

您可免费使用 SignalPlus 交易风向标功能t.signalplus.com/news,通过 AI 整合市场信息,市场情绪一目了然。 如果想即时收到我们的更新,欢迎关注我们的推特账号@SignalPlusCN,或者加入我们的微信群(添加小助手微信,请删除英文和数字中间的空格:SignalPlus 123)、Telegram 群以及 Discord 社群,和更多朋友一起交流互动。

SignalPlus Official Website:https://www.signalplus.com

Bacaan Terkait

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

IBIT, ETF Bitcoin terbesar dari BlackRock, menyumbang 73% dari total aliran keluar bersih ETF Bitcoin spot AS pekan lalu, dengan penarikan dana sebesar $1,3 miliar dalam satu minggu. Hal ini mengubah narasi ETF yang sebelumnya menjadi saluran masuk utama modal institusional menjadi sumber tekanan jual potensial. Aliran keluar yang terkonsentrasi di produk terbesar dan paling likuid ini menguji ketahanan Bitcoin di level kritis sekitar $60.000. Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa pada sesi perdagangan 26 Juni, seluruh aliran keluar bersih harian sebesar $444,5 juta berasal dari IBIT. Tekanan ini muncul saat harga Bitcoin sudah tertekan, memperumit upaya pemulihan. Mekanisme ETF memungkinkan penebusan dilakukan baik secara tunai maupun dalam bentuk Bitcoin fisik, sehingga aliran keluar tidak selalu sama dengan penjualan spot langsung. Namun, ini menciptakan risiko transmisi dan pertanyaan tentang siapa yang akan menyerap likuiditas jika pemegang ETF terus keluar. Skenario ke depan terbagi dua: Jika aliran keluar IBIT melambat dan Bitcoin berhasil bertahan di atas $59.000-$62.000, tekanan pekan ini dapat dilihat sebagai proses pembersihan. Namun, jika IBit terus mendominasi aliran keluar dan Bitcoin gagal reclaim level $60.000, narasi "dinding tekanan jual" akan menguat, mengharuskan pembeli di luar ekosistem ETF untuk menopang pasar tanpa bantuan narasi permintaan institusional yang sebelumnya didorong oleh ETF. Hari-hari perdagangan mendatang akan menentukan jalurnya.

marsbit2m yang lalu

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

marsbit2m yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Pada 29 Juni, alamat terkait Arthur Hayes, pendiri BitMEX, membeli sekitar 6,16 juta token SYN senilai $2,2 juta melalui platform OTC Flowdesk dengan harga rata-rata $0,3573. Hayes kemudian memposting di X bahwa SYN adalah salah satu investasi paling asimetris yang dia lihat sejak HYPE, dan menyatakan bahwa Hypercall adalah penantang untuk menggoyang dominasi Deribit di pasar opsi. Harga SYN melonjak lebih dari 40% dalam 24 jam, dengan kenaikan 10x pada Juni 2026, meningkatkan FDV-nya menjadi sekitar $110 juta. Synapse Protocol, diluncurkan pada 2021, awalnya adalah infrastruktur lintas rantai. Kini, timnya mengembangkan Hypercall, protokol opsi on-chain di ekosistem Hyperliquid, yang menawarkan perdagangan opsi 24/7 untuk berbagai aset tanpa risiko likuidasi bertingkat. Meski masih dalam tahap Alpha, Hypercall diklaim telah mencatat volume perdagangan kumulatif lebih dari $55 miliar. Deribit, platform opsi terpusat yang berdiri sejak 2016, masih mendominasi sekitar 85% pasar opsi crypto dengan aset total $3,588 miliar. Keunggulannya terletak pada likuiditas yang dalam dan alat profesional, namun memiliki keterbatasan seperti risiko custodial dan persyaratan KYC. Hayes melihat peluang bagi platform opsi on-chain seperti Hypercall untuk bersaing, khususnya di segmen aset DeFi-native dan aset baru seperti RWA. Namun, menggeser Deribit yang telah mapan akan menjadi tantangan besar. Aksi 'call' Hayes baru-baru ini menuai kontroversi. Dia sebelumnya mempromosikan HYPE, lalu menjualnya, sebelum membeli kembali. Laporan penelitian Maelstrom tentang CARDS yang memprediksi harga $4 juga diikuti penurunan harga aset tersebut. Kritik muncul, menuduhnya menciptakan 'likuiditas keluar' bagi pengikutnya, meski Hayes membalas bahwa itu hanyalah aktivitas trading biasa.

Foresight News14m yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Foresight News14m yang lalu

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

Penulis: Rasheed Saleuddin | Disusun oleh: Deep Tide TechFlow Setahun setelah kebangkrutan perusahaan perbendaharaan aset digital (DAT) yang merugikan investor awal hingga 99%, skema serupa telah kembali. Kali ini, mereka membungkus saham SpaceX dan token HYPE. Kelompok Triller mengumumkan diri sebagai "perusahaan perbendaharaan SpaceX" pertama, mendorong kapitalisasi pasarnya melonjak. Sementara itu, perusahaan lama LGHL beralih dari memegang aset kripto seperti SOL ke token HYPE. Fenomena ini mengulangi siklus "Bitcoin yield" yang dipelopori MicroStrategy (MSTR), di mana saham perusahaan diperdagangkan dengan premi besar di atas nilai aset Bitcoin yang mereka pegang. Namun, banyak peniru seperti TwentyOne, Metaplanet, dan Nakamoto mengalami kerugian dahsyat hingga 95% atau lebih dari puncaknya, menghancurkan kekayaan investor. Skema ini tidak memiliki dasar fundamental karena investor dapat membeli Bitcoin langsung atau melalui ETF yang murah. Premi DAT didorong oleh teori "greater fool", spekulasi, dan perasaan bahwa sistem tradisional tidak adil, sehingga menarik spekulan yang mencari keuntungan cepat. Sayangnya, penawaran manipulatif "pump and dump" ini terus ada karena ada permintaan dari spekulan. Sejarah terulang, dan seperti gelembung tulip pada 1637, kegilaan ini berakhir dengan kerugian besar bagi investor biasa, sementara pihak dalam mengambil keuntungan. Pesan intinya: skema "pump and dump" bukan celah, melainkan produk itu sendiri bagi pelakunya.

marsbit24m yang lalu

Setahun Setelah Runtuhnya Perusahaan Vault Kripto, Para Peniru Telah Kembali

marsbit24m yang lalu

Sore Ini, Korea Selatan Akan Menggadaikan Nasib Bangsa Sepuluh Tahun ke Depan

Kantor Presiden Korea Selatan mengumumkan bahwa Samsung dan SK Group akan mengungkap rencana investasi besar dalam pertemuan yang dipimpin Presiden Lee Jae-myung pada Senin sore. Menurut laporan media, kedua konglomerat tersebut berencana menginvestasikan total sekitar 1,3 triliun dolar AS (2000 triliun won) selama dekade mendatang untuk memperkuat industri semikonduktor domestik, terutama di bidang manufaktur chip dan fasilitas pengemasan. Investasi masif ini, yang setara dengan hampir 70% PDB Korea Selatan tahun 2025, dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk mempertahankan posisi kunci negara itu dalam rantai pasokan infrastruktur AI global. Fokusnya adalah pada produksi memori kinerja tinggi, seperti High-Bandwidth Memory (HBM), yang permintaannya melonjak drastis akibat perkembangan pesat model AI besar dan pusat data. Artikel ini membahas bagaimana AI telah mengubah memori dari komoditas bersiklus menjadi komponen penting yang membatasi ekspansi daya komputasi. Sementara Samsung dan SK Hynix (anak perusahaan SK Group) sudah berencana memperluas produksi HBM untuk memenuhi pesanan yang telah dijadwalkan beberapa tahun ke depan, keterlibatan langsung pemerintah menandakan keyakinan bahwa lonjakan permintaan AI bukan fenomena sementara, melainkan gelombang industri yang berlangsung lama. Namun, pertanyaan tetap ada apakah industri memori benar-benar dapat lepas dari sifat siklusnya yang historis. AI mungkin memperpanjang siklus saat ini, tetapi investasi skala besar selama satu dekade ini tetap merupakan taruhan besar Korea Selatan terhadap masa depan permintaan semikonduktor yang didorong oleh AI.

Odaily星球日报48m yang lalu

Sore Ini, Korea Selatan Akan Menggadaikan Nasib Bangsa Sepuluh Tahun ke Depan

Odaily星球日报48m yang lalu

Trading

Spot
活动图片