Cetus 真的「追回」1.6 亿美元被盗资金了吗?

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-05-23Terakhir diperbarui pada 2025-05-23

这笔资金是否能拿回补偿受损用户,还是未知数。

撰文:Alex Liu,Foresight News

Sui 生态最大的去中心化 AMM 交易所 Cetus 于昨日因数值精度的代码问题被攻击者虚构流动性盗走了超 2 亿美元。

被盗 2 小时后,Cetus 发文表示:「截止目前已确认一名攻击者从 Cetus 协议窃取了约 2.23 亿美元,团队采取行动锁定了合约,以防止进一步的资金盗窃,已冻结1.62 亿美元的被盗资金。目前正在与 Sui 基金会及其他生态系统成员合作,制定下一步解决方案,目标是追回剩余的被盗资金。大部分受影响的资金已暂停使用,我们正在积极寻求恢复剩余资金的途径。完整的事件报告将稍后公布。」

需要注意的是,此处的用词是「冻结」而非「追回」。也就是说,这笔资金是否能拿回补偿受损用户,还是未知数。而 Sui 官方更详细的说明了该过程。

除去黑客跨链到以太坊主网并兑换为超两万枚 ETH 的资金(约 6000 万美元)外,多数被盗资金仍在黑客的 Sui 链地址中。而该部分资产的「冻结」,实质上是 Sui 的验证者联合起来「审查(censor)」了相关地址——大家约定好了无视他。

客观来说,这违背了去中心化世界「抗审查(Censorship Resistant)」的准则,属于中心化的操作,已经在社区引发了极大的争议。

而这笔钱在「冻结」后如何拿回来呢?Sui 联创提到将恢复的资金放回 Cetus 流动性池,基于能拿回这笔钱的前提。

简单点讲:「冻结」是让黑客在 Sui 链上的签名无效,交易无法上链,资金困在地址中;那么「追回」需要的是无需黑客的签名,就将他地址中的资产转移走。这是可能做到的吗?

事实上,Solayer 的工程师 Chaofan 表示 Sui 团队已经在要求每一个 Sui 上的验证者部署一段修复代码,以便让他们可以在攻击者不签名的情况下「追回」这笔钱。这显然是中心化的,激起了社区更大的争论 —— 在你没有签名的情况下,资产就可以被从地址上转移走。

(注意:Sui 验证者反馈表示并没有收到「要求」,Chaofan 后续也表示 Sui 验证者目前没有部署相关代码。)

但是这显然是不得已的特例,说明目前 Sui 的去中心化,有一个应急情况下的「开关」。Sui 之所以能够这样,原因在于仅 100 出头的验证者数,并且多数验证者都是与 Sui 基金会关系良好的机构,易于协调。(Sui 验证者需要自有或吸引超千万枚 SUI 代币的质押,通常只有机构拥有这样的资金能力。)

笔者是支持这样的做法的。Cetus 是 Sui 上最大的去中心化 AMM 交易所,流动性池中是无数人的积蓄、赖以生存的资金。同时,许多 Sui 项目代币的主要流动性池都部署在 Cetus 上,流动性被撤对这些生态项目是难以承受的损失。可以说,拿回这笔钱,是对之前正欣欣向荣发展但远谈不上成熟的 Sui DeFi 生态必要的保护。

如果说为了坚守「去中心化」的教条,宁愿让这一切毁掉的话,似乎属于在以太坊 The DAO 硬分叉后选择坚守 ETC(以太经典)的原教旨主义了。笔者比较认可下面的观点:去中心化是目标,而不是起点。在目前阶段,如果我追求极致的去中心化,我会选择使用以太坊。而现在我为 Sui 能帮助在 Cetus 中受损的用户追回资金感到高兴。

Sui 上 Bucket Protocol 创始人对事件的反思

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

AI Menagih Lebih Rp2.7 Miliar, 'Kotak Hitam' Tagihan Terbongkar, Anthropic Kembalikan Uang tapi Tak Akui Kesalahan

Artikel ini membahas laporan dari perusahaan audit Vaudit yang menemukan potensi kelebihan tagihan AI senilai $1,7 juta dari sekitar $34 juta yang diaudit untuk 60 perusahaan, termasuk nama-nama besar seperti Panasonic dan HP. Kelebihan biaya ini terutama terkait penggunaan Claude Code dari Anthropic. Vaudit mengidentifikasi tiga pola umum kelebihan tagihan: 1) Penagihan untuk model yang lebih mahal padahal yang digunakan lebih murah, 2) Penagihan untuk permintaan yang gagal atau menghasilkan error, dan 3) "Badai percobaan ulang" (*retry storm*) di mana agen AI secara diam-diam mengulangi permintaan yang gagal, menghabiskan token tanpa sepengetahuan pengguna. Meskipun Vaudit melaporkan temuan ini, Anthropic dan OpenAI menyangkal adanya masalah penagihan yang meluas. Namun, sekitar 80% dari jumlah yang dipersengketakan akhirnya dikembalikan oleh Amazon, Google, Microsoft, Anthropic, dan OpenAI setelah proses keberatan. Perusahaan-perusahaan ini mengembalikan uang tetapi tidak mengakui kesalahan. Artikel ini juga menyoroti tuntutan hukum terhadap Anthropic oleh seorang pelanggan yang menuduh paket langganan mahal tidak memberikan kuota penggunaan seperti yang diiklankan. Selain itu, kompleksitas tagihan AI — dengan rantai penagihan yang melibatkan banyak pihak dan biaya token yang sulit dilacak — menciptakan pasar baru untuk layanan audit seperti Vaudit. Perusahaan ini mengenakan biaya 1% dari jumlah yang diaudit dan 30% dari dana yang berhasil dikembalikan, menunjukkan bahwa ketidakjelasan tagihan AI telah menjadi masalah yang signifikan bagi pengguna korporat.

marsbit15m yang lalu

AI Menagih Lebih Rp2.7 Miliar, 'Kotak Hitam' Tagihan Terbongkar, Anthropic Kembalikan Uang tapi Tak Akui Kesalahan

marsbit15m yang lalu

Tencent Membeli Chip Baidu

Selama dua dekade, internet Tiongkok cenderung membangun perusahaan super yang memiliki segala kemampuan. Namun, tren ini tampaknya berubah, ditandai dengan beberapa perkembangan utama: **1. Chip Berubah dari Beban Menjadi Mesin Uang** Raksasa teknologi seperti Baidu dan Alibaba awalnya mengembangkan chip (seperti Baidu's Kunlun Core) untuk mengurangi ketergantungan dan biaya perangkat keras (mis., dari Nvidia). Kini, dengan ledakan aplikasi AI dan Agent yang membutuhkan komputasi inferensi skala besar, chip ini telah menjadi bisnis yang menguntungkan. Kunlun Core tidak hanya digunakan internal Baidu, tetapi juga telah melayani klien eksternal seperti China Mobile, Geely, dan bahkan **Tencent**. **2. Tencent Membeli Chip Baidu: Pertanda Kematangan Industri** Fakta bahwa Tencent, pesaing tradisional Baidu, menjadi klien Kunlun Core adalah sinyal penting. Hal ini mengindikasikan dimulainya spesialisasi dan kolaborasi dalam ekosistem AI Tiongkok. Perusahaan mulai menyadari bahwa membangun segala sesuatu sendiri (closed-loop) tidak efisien dalam era AI yang membutuhkan infrastruktur mahal. Kerja sama kompetitif seperti ini mirip dengan hubungan Apple-Samsung di industri smartphone. **3. Valuasi Pasar Modal yang Berubah** Rencana Baidu untuk memisahkan Kunlun Core dengan valuasi IPO sekitar $50 miliar (bahkan lebih tinggi dari valuasi pasar Baidu sendiri) serta rencana serupa dari Alibaba (lewat Pingtouge) mencerminkan perubahan persepsi investor. Pasar kini menghargai perusahaan infrastruktur AI ("penjual sekop") yang memiliki model bisnis jelas, terutama dengan meledaknya kebutuhan inferensi. Banyak perusahaan chip AI Tiongkok lainnya juga sedang dalam proses IPO. **4. Perang Infrastruktur Global** Dinamika ini sejalan dengan tren global. Pemain AI utama seperti OpenAI, Google, Amazon, Microsoft, dan Meta juga mengembangkan chip mereka sendiri. Tujuannya adalah untuk mengontrol biaya inferensi (pengeluaran terbesar), mengoptimalkan perangkat lunak dan perangkat keras, serta mengurangi ketergantungan pada vendor tunggal seperti Nvidia. **Kesimpulan: Kompetisi Beralih ke Lapisan Dasar** Perkembangan ini menandai pergeseran logika industri. Jika sebelumnya persaingan berfokus pada model AI (2023) lalu aplikasi (2024), kini perang telah bergeser ke infrastruktur paling dasar (2025-2026): efisiensi biaya per Token, kinerja klaster inferensi, dan keamanan pasokan komputasi. Alih-alih membangun kerajaan tertutup, perusahaan-perusahaan besar mulai "melepaskan" kemampuan intinya (seperti chip) ke pasar, menciptakan ekosistem AI yang lebih terbuka dan terspesialisasi. Era di mana satu perusahaan super mencoba melakukan semuanya sendiri tampaknya akan berakhir.

marsbit30m yang lalu

Tencent Membeli Chip Baidu

marsbit30m yang lalu

Token itu Sendiri adalah Aset: Tiga Jenis Tokenisasi Saham, Mana yang Cocok untuk Anda?

**Tokenisasi Saham: Tiga Model, Mana yang Cocok untuk Anda?** Tokenisasi saham memungkinkan investasi dalam saham AS (seperti Nvidia atau SpaceX) melalui blockchain, tanpa perlu rekening broker tradisional. Namun, ada tiga model utama dengan hak dan risiko berbeda: 1. **Saham Asli di Rantai (contoh: Superstate):** Token mewakili kepemilikan sah dalam daftar pemegang saham perusahaan. Pemegang memiliki **hak penuh** (suara, dividen), tetapi kompatibilitas dengan DeFi mungkin terbatas. 2. **Token yang Didukung Aset (contoh: Backed, Ondo):** Token diterbitkan oleh entitas khusus (SPV) yang memegang saham asli 1:1. Investor mendapat **keuntungan harga dan dividen** (ditambahkan ke saldo token), tetapi **tidak memiliki hak suara**. Model ini sangat **dapat dikombinasikan dengan DeFi** (seperti pinjam-meminjam), namun membawa risiko jika SPV gagal. 3. **Kontrak Berjangka Perpetual (contoh: TradeXYZ, Ostium):** Produk derivatif murni untuk **berspekulasi pada harga** tanpa kepemilikan saham dasar sama sekali. Tidak ada hak suara atau dividen. Sangat likuid dan dapat diluncurkan cepat, tetapi merupakan instrumen berisiko tinggi dengan leverage. **Intinya:** Token saham tidak harus identik dengan saham asli. Pilihannya tergantung kebutuhan: * **Model 1:** Untuk kepemilikan penuh dan hak hukum. * **Model 2:** Untuk eksposur harga + utilitas di ekosistem DeFi. * **Model 3:** Untuk perdagangan spekulatif 24/7 dengan leverage. Pasar sedang berkembang, dengan lembaga tradisional seperti DTCC dan NYSE juga mulai bereksperimen dengan tokenisasi sekuritas.

marsbit31m yang lalu

Token itu Sendiri adalah Aset: Tiga Jenis Tokenisasi Saham, Mana yang Cocok untuk Anda?

marsbit31m yang lalu

AI Jadi Bos, Hampir Bikin 10 Perusahaan Bangkrut…

AI Diberikan Peran sebagai CEO, 10 Perusahaan Hampir Bangkrut Sebuah eksperimen dari Princeton University, CEO-Bench, menguji kemampuan 14 model AI (termasuk GPT-5.5, Claude Opus, Gemini) untuk menjalankan perusahaan SaaS virtual dengan modal awal $1 juta selama 500 hari. Hasilnya dramatis: 10 model mengalami kegagalan, 5 di antaranya bangkrut sebelum simulasi berakhir. Hanya 3 model AI yang menghasilkan laba: Claude Fable 5 (juara dengan $47.15 juta), Claude Opus 4.8 ($27.8 juta), dan GPT-5.5 ($21.3 juta). Yang mengejutkan, peringkat keempat diraih oleh algoritma berbasis aturan (rule-based) sederhana yang meraup $15.76 juta, mengalahkan banyak model canggih. Kunci pembelajaran: 1. **Eksplorasi > Kehati-hatian:** Model yang sukses (seperti GPT-5.5 dan Opus 4.8) aktif mencoba strategi baru dan beradaptasi. Model yang terlalu konservatif hanya bisa bertahan, tidak untung. 2. **Kemampuan Krusial:** CEO AI yang baik perlu mampu menemukan informasi tersembunyi, memprediksi masa depan, beradaptasi cepat terhadap perubahan, dan merencanakan ke depan. 3. **Agent Pemrograman Bukan Solusi Ajaib:** Menggunakan agent pemrograman (seperti Claude Code) untuk peran CEO justru menurunkan performa. Tampaknya, dibutuhkan kerangka kerja (harness) yang spesifik untuk setiap bidang/industri. Eksperimen ini menyoroti bahwa meski AI unggul dalam eksekusi dalam parameter yang ditetapkan, "intuisi" untuk membuat kerangka strategis mendasar — seperti matriks legendaris Steve Jobs yang menyelamatkan Apple — masih menjadi domain manusia.

marsbit41m yang lalu

AI Jadi Bos, Hampir Bikin 10 Perusahaan Bangkrut…

marsbit41m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli CETUS

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Cetus Protocol (CETUS) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Cetus Protocol (CETUS) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Cetus Protocol (CETUS) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Cetus Protocol (CETUS) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Cetus Protocol (CETUS)Lakukan trading Cetus Protocol (CETUS) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

94 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli CETUS

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga CETUS (CETUS) disajikan di bawah ini.

活动图片