Chainlink Integrates with Kamino Finance: What It Means?

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-04-29Terakhir diperbarui pada 2025-04-29

Kamino Finance has announced a major upgrade by integrating Chainlink Data Streams into the oracle system. This is a significant development in the Kamino’s protocol as it seeks to achieve its goal of enhancing the security and efficiency of its protocol for users.

For several weeks, Kamino used Chainlink’s data streams on its mainnet and paid close attention to the results. Since it observed the stability and consistency of Chainlink, Kamino decided to adopt it completely and enhance the sturdiness of its price feeds.

But that’s not all. It is also introducing the Multi-Price Oracle System. Developed in-house, this system fetches the price feed data in real-time from various leading oracle providers including Chainlink. 

It compares prices against each other to ensure that data is not stale, wrong or vulnerable. The system can also self-heal itself in case one provider is unresponsive or provides incorrect data. Certora and Offside Labs have double-audited this new system before it was launched to the public.

With the help of Chainlink and the introduction of the Multi-Price Oracle System, Kamino establishes a new level of oracle reliability on Solana. These upgrades will help to reduce risks, enhance the performance and increase users’ confidence in Kamino’s markets.

Johann Eid, the Chief Business Officer at Chainlink Labs, expressed his enthusiasm, stating, “As the largest lending protocol on Solana, Kamino requires the most dependable oracle solution to provide users with accurate price data.”

The integration of Chainlink’s data streams and Kamino’s Multi-Price Oracle System marks a significant improvement in the platform’s reliability and security. This collaboration enhances user trust, reduces risks, and sets a new standard for oracle infrastructure in the DeFi space.

Also Read: ChainLink Labs discussed with SEC to shape Crypto Regulations



Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

Meskipun mengalami volatilitas pasar selama berbulan-bulan, pemegang Ethereum dan Bitcoin terus menunjukkan minat yang rendah untuk mengembalikan koin mereka ke bursa. Fenomena ini lebih dari sekadar penurunan antusiasme perdagangan investor. Persistensi penarikan koin terus mengurangi pasokan likuid yang tersedia di pasar. Saat ini, jumlah Bitcoin di bursa berada pada titik terendah sejak 2017, dan jumlah Ethereum (ETH) di bursa juga mencapai level terendah sejak 2015. Aliran bersih (Netflows) yang negatif menunjukkan bahwa pemegang institusional dan jangka panjang lebih memilih penyimpanan mandiri (seperti ETF atau treasury korporat), yang semakin mengurangi koin dari potensi penjualan dan tekanan jual jangka pendek. Di sisi Bitcoin, Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders) secara konsisten menyerap pasokan yang beredar, menggeser pola dari distribusi ke akumulasi. Indikator seperti HODL Waves dan Skor Tren Akumulasi mengonfirmasi pengumpulan aset oleh dompet yang lebih kecil dan menengah. Pasokan yang dipegang Pemegang Jangka Panjang mendekati 15 juta BTC, sementara pasokan Pemegang Jangka Pendek turun menjadi sekitar 16,75 juta BTC, mengindikasikan perpindahan kepemilikan ke tangan pemegang dengan keyakinan lebih kuat. Namun, pasokan yang semakin ketat saja tidak cukup untuk mempertahankan pemulihan Bitcoin. Tren kenaikan yang berkelanjutan tetap memerlukan permintaan beli yang lebih kuat untuk menyerap likuiditas yang tersedia. Tanpa dukungan itu, Bitcoin mungkin kesulitan menjaga momentum meskipun saldo di bursa semakin langka. Jika permintaan terus pulih, pasokan likuid yang terbatas berpotensi memperkuat penemuan harga dan mendukung siklus pasar yang digerakkan oleh struktur fundamental.

ambcrypto3j yang lalu

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

ambcrypto3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LINK

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian ChainLink (LINK) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli ChainLink (LINK) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan ChainLink (LINK) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan ChainLink (LINK) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading ChainLink (LINK)Lakukan trading ChainLink (LINK) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

997 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LINK

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LINK (LINK) disajikan di bawah ini.

活动图片