当美元失去信任,黄金 RWA 悄悄成为新的压舱石

深潮TechFlowDipublikasikan tanggal 2025-04-29Terakhir diperbarui pada 2025-04-29

Abstrak

截至 2025 年 4 月,黄金 RWA 赛道的整体市值已达到 14.5 亿美元。


撰文:ChandlerZ,Foresight News
4 月 28 日,Tether 发布了其首份针对 Tether Gold(XAU₮)的官方审计报告。数据显示,截至一季度末,Tether Gold 流通量达到 246,523.33 盎司,折合 7.7 吨实物黄金,总市值 7.7 亿美元,每枚代币价值 3123.57 美元,并在 4 月 21 日触及 3423 美元的历史新高。每一枚 XAU₮均由实物黄金 1:1 托管,黄金存放于瑞士世界级金库,由伦敦金银市场协会(LBMA)认证并接受定期独立审核。
表面上,这只是另一份规范合规、数据扎实的财务披露;但在更深的层面,它透露了两个趋势的交汇,即黄金作为全球财富基石的复归,以及链上世界对可信价值锚的渴望。
黄金的回归,不只是情绪
从数据看,黄金正在经历一场静悄悄的结构性回流。2024 年,全球央行净购金量达到 1044.6 吨,连续第二年刷新纪录,其中 BRICS 国家尤为积极。央行的持续囤金,并不只是短期金融波动的反射,而更像是对未来国际货币秩序变化的本能应对。
而在民间市场,黄金价格也在以更猛烈的姿态重塑存在感。4 月 22 日,COMEX 黄金期货价格盘中最高触及 3504.2 美元 / 盎司,上海黄金交易所现货金价亦飙升至 832.42 元 / 克,均刷新历史纪录。黄金的狂飙,背后是关税战引发的供应链恐慌、美元信用体系裂痕加剧,以及滞胀风险重新浮现的三重动力交织。


高盛、瑞银等国际金融机构纷纷上调黄金目标价,高盛预计到 2025 年底黄金或升至 3700 美元,极端情形甚至上看 4500 美元。而更深远的变量在于,美国财政赤字率突破 6.6%,美元指数跌至 2023 年以来最低,去美元化潮流渐次展开。黄金作为无国界信用资产,正在重新获得各方青睐。
RWA 逻辑:现实资产的链上重塑
在这一轮黄金复兴浪潮中,不仅是传统金条、ETF 受益,数字化的黄金资产也开始加速生长。Tether Gold 只是其中的领跑者。
数据显示,截至 2025 年 4 月,黄金 RWA 赛道的整体市值达到 14.5 亿美元,较 30 天前增长 13.28%。月度链上转账量激增至 13.1 亿美元,同比增长 127.37%。虽然月活跃地址数有所下降,但总持币地址仍维持在 69,660 个,显示出链上黄金更多成为一种长期持有而非短期交易的配置工具。


市场结构上,黄金 RWA 呈现出高度集中化的格局。PAXG(Paxos 发行)与 XAU₮(Tether 发行)合计占据了 95% 以上的市值份额,远远领先于其他项目。PAXG 目前市值约 4.6 亿美元,XAU₮市值约 3.8 亿美元,其它如 Cache Gold(CGO)、TXAU、WTGOLD 等项目体量微小,流动性与合规性参差不齐。
更为关键的是,这一赛道正在伴随黄金现货价格同步膨胀。尤其是在 2024 年至 2025 年初金价连续突破历史新高的背景下,链上黄金需求爆发式增长,成为资本市场上不可忽视的新现象。
不过,这样的爆发式成长也提醒市场,不同项目在托底资产真实性、审计透明度、法律保障等方面存在巨大差异。真正能在动荡周期中脱颖而出的黄金 RWA,必须兼具强实物背书与高合规标准。
变局之中:黄金 RWA 的战略意义
宏观来看,Tether Gold 所代表的,不只是一个成功的产品实验,而是全球金融结构深层变化的映射。黄金在数字世界的标准化、模块化、可交易化,意味着一种新的资本自由度的诞生:跨越主权体系,抵御法币贬值,服务全球资金流动。
更值得注意的是,这一趋势发生的时间点,正值美元利率政策走向不确定、全球关税壁垒重新抬头之时。在全球金融体系加速碎片化、主权货币信用边界不断收缩的背景下,黄金重新成为超主权信任体系的一部分。而黄金 RWA,则为这种信任体系提供了新的技术承载方式。
但黄金 RWA 的道路并非一片坦途。伪 RWA 项目的风险、法律治理的滞后、标准化清算体系的缺失,都可能成为这个赛道走向成熟的隐秘障碍。链上黄金更需要的是信任体系的重建、规则框架的搭建,以及传统金融与数字世界的真正融合。
更深远的挑战在于,黄金虽然具备价值储存的特性,却天然缺乏「收益生息」的机制,与数字金融时代追求高周转、高杠杆的资本逻辑存在一定张力。黄金 RWA 的成功,需要在资产定价、流通场景、跨境结算等层面,开辟出真正契合新一代全球资本需求的应用空间。

Bacaan Terkait

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

**Tinjauan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Percuma', Uang Lari ke AI dan On-Chain?** Pasar kripto memasuki kuartal kedua 2026 dengan baik, di mana Bitcoin (BTC) sempat pulih ke level sekitar $82,000 pada April. Namun, pemulihan ini tidak bertahan. BTC akhirnya turun sekitar 11% di Q2, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 justru naik signifikan. Penurunan ini didorong oleh tiga faktor: harga minyak yang tinggi, pergeseran pandangan suku bunga Fed yang lebih hawkish, dan perputaran modal menuju saham-saham AI. Aliran dana ke pasar melemah secara signifikan. ETF spot Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar $4,08 miliar, dengan Juni sebagai bulan terburuk. Perusahaan seperti Strategy memperlambat akumulasi BTC dan bahkan melakukan penjualan, merusak sentimen pasar. Selain itu, kapitalisasi pasar stablecoin menyusut sekitar $4,2 miliar, mengurangi likuiditas yang mendukung aktivitas on-chain. Volume perdagangan spot di bursa turun 28% secara quarter-to-quarter (QoQ), sementara volume futures turun 11,6%. Rasio spot/futures yang mengecil mengindikasikan peningkatan posisi derivatif, bukan permintaan spot. Hyperliquid (HYPE) menjadi pengecualian, dengan volume futures on-chain-nya terus meningkat. Total likuidasi posisi long untuk BTC dan ETH mencapai $8,35 miliar, menyebabkan deleveraging yang signifikan. Likuiditas pasar juga memburuk, terlihat dari kedalaman order book Bitcoin yang menurun. Di tengah tantangan ini, perkembangan struktural baru muncul. Aset kelas baru seperti tokenisasi saham (diperkenalkan Coinbase) dan kontrak perpetual untuk aset dunia nyata (RWA) seperti saham dan komoditas mulai berkembang di on-chain. Selain itu, pasar pinjaman on-chain dengan vault sebagai lapisan inti untuk modal institusional juga semakin matang, menandakan perluasan ekosistem di luar aset kripto tradisional.

Foresight News15m yang lalu

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

Foresight News15m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

Tahun lalu, profesor Xing Bo mengkritik arsitektur model dunia AI. Kini, ia dan tim kembali menerbitkan makalah "Kritik terhadap Model Agen", mempertanyakan apakah sistem yang saat ini disebut "agen" benar-benar memiliki kemampuan otonomi. Makalah membedakan dua jenis: sistem **agentic** (hanya tampak seperti agen, mengandalkan alur kerja eksternal) dan **agentive** (memiliki otonomi internal sejati). Sebagai contoh, insiden perusahaan PocketOS—di mana asisten AI menghapus basis data produksi—menunjukkan bahwa mengetahui aturan tidak sama dengan menginternalisasi dan mematuhinya. Kritik difokuskan pada lima aspek utama desain agen saat ini: 1. **Tujuan:** Dari instruksi langkah-demi-langkah menuju dekomposisi hierarkis tujuan jangka panjang. 2. **Identitas:** Dari identitas statis dalam "prompt sistem" menuju evaluasi diri yang berkembang berdasarkan pengalaman. 3. **Pengambilan Keputusan:** Dari Chain-of-Thought menuju penalaran berbasis **model dunia** untuk mensimulasikan konsekuensi tindakan. 4. **Alokasi Sumber Daya Kognitif:** Perlunya **modul meta-kognitif** (Sistem III) yang secara mandiri memutuskan kapan harus merencanakan secara mendalam atau bertindak cepat. 5. **Pembelajaran:** Dari pelatihan tetap menuju **pembelajaran mandiri yang berkelanjutan**, menggabungkan latihan di simulator dengan kalibrasi di dunia nyata. Berdasarkan analisis ini, tim mengusulkan arsitektur **GIC (Goal-Identity-Configurator)** yang mengintegrasikan enam komponen: encoder kepercayaan, dekomposer tujuan, evolusi identitas, konfigurator (Sistem III), perencana simulasi (Sistem II), dan pelaksana (Sistem I). Arsitektur ini menekankan pelatihan bertahap—seperti pilot—dari simulator ke dunia nyata, dengan keamanan yang dapat diaudit karena modul-modulnya eksplisit. Kesimpulannya, makalah ini menyerukan standar yang lebih ketat untuk istilah "agen". Otonomi sejati bukan tentang menyelesaikan tugas kompleks, tetapi tentang menginternalisasi tujuan, identitas, dan penilaian ke dalam struktur keputusan sistem itu sendiri.

marsbit55m yang lalu

Xing Bo Kembali Beraksi: Setelah ‘Mengkritik’ World Model, Kini Giliran Agent

marsbit55m yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

**Ringkasan Artikel: Bagaimana Collector Crypt Menciptakan Ilusi Pertumbuhan dengan "Buyback Berulang"** Data menunjukkan bahwa pertumbuhan GMV Collector Crypt (CC) yang pesat terutama didorong oleh paket kartu bernilai tinggi ($250, $1.000, $2.500), yang memiliki tingkat retensi platform per dolar yang lebih rendah dibanding paket murah. Paket $2.500 "Mythic" menyumbang 36,7% GMV Juni hanya dalam 13 hari. Pertumbuhan ini didukung oleh sejumlah kecil pengguna dengan dompet besar dan frekuensi tinggi, bukan perluasan basis pengguna yang luas. Tingkat laba bersih CC turun dari 11,2% (Q3 2025) menjadi 5,6% (Q2 2026), meski GMV naik 4,7 kali. Penebusan kartu fisik menguras 41,6% dari pendapatan bersih pra-pembakaran Mei, menciptakan kebutuhan untuk mengisi ulang inventaris. Pada Juni, hanya 75 dari ~6.000 dompet yang melakukan penebusan fisik, dengan empat pengguna teratas menyumbang 47,1% dari total kartu yang ditebus pengguna. Model ekonomi CC rentan. Jika dua dari tiga tekanan berikut terjadi bersamaan, modelnya bisa menjadi negatif: biaya penggantian inventaris mendekati harga pasar, tingkat penebusan melebihi 9%, dan tingkat buyback paket tinggi tetap sekitar 93%. Pendapatan mitra kumulatif hanya $1,83 juta, sebagian besar terkait Moonbirds. Strategi API dan distribusi B2B belum membuktikan dapat menghasilkan pendapatan berulang yang ringan inventarisnya, karena integrasi yang terverifikasi masih sangat bergantung pada CC untuk penyediaan kartu, penyimpanan, pemenuhan, dan layanan buyback. Pertumbuhan CC saat ini bergantung pada siklus modal berulang oleh pengguna besar, bukan kedalaman pasar kolektor yang sebenarnya. Untuk berkelanjutan, CC perlu membuktikan partisipasi kolektor yang lebih luas, perdagangan sekunder yang lebih dalam, dan nilai kepemilikan on-chain, serta menghasilkan GMV tambahan tanpa terus menekan margin atau beban inventaris.

Foresight News1j yang lalu

Collector Crypt Bagaimana "Pembelian Kembali Berputar" Menciptakan Ilusi Pertumbuhan

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片