Вилли Ву ожидает установление биткоином новых ценовых рекордов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-04-28Terakhir diperbarui pada 2025-04-28

Известный криптоаналитик Вилли Ву отметил существенный положительный сдвиг в настроениях рынка по отношению к биткоину:

Фундаментальные показатели BTC стали бычьими, неплохая установка для прорыва исторических максимумов.

Opera Снимок_2025-04-28_091241_x.com

Потоки капитала в сеть нарастают. Как общие, так и спекулятивные потоки достигли дна, когда оба они выравниваются, они объединяют усилия, чтобы создать бычью среду, закреплённую на фундаментальных показателях.

Другими словами, он видит не только возвращение спекулятивного интереса, но, что более важно, фундаментальные инвестиции, укрепляющие рынок.

Наши среднесрочные целевые показатели 90 тыс. и 93 тыс. были достигнуты. Целевой показатель 108 тыс. всё ещё в игре, а новый промежуточный целевой показатель 103 тыс. формируется.

По мнению Ву, достижение этих рубежей свидетельствует о том, что биткоин движется по пути возрождения ликвидности и доверия инвесторов.

BTC готовится к очередному прорыву исторических максимумов, особенно если тенденция движения капитала сохранится.

Вместе с тем Ву не исключает небольших откатов в ближайшем будущем, которые будут являться исключительно возможностями, а не предупреждающими знаками. Лично он воспринимает это как возможность для покупки.

Bacaan Terkait

Model Besar AS Menuju Keterbatasan, Atas Nama Keamanan

Penulis: Xiao Jing, Editor: Xu Qingyang Pada akhir Juni 2026, pemerintah AS melakukan intervensi langsung terhadap model AI terdepan. Anthropic harus menarik model Fable 5 dan Mythos 5, sementara OpenAI meluncurkan GPT-5.6 dengan akses API terbatas hanya untuk mitra yang disetujui pemerintah. Proses ini menciptakan siklus "hentikan – negosiasi – izin bersyarat" dalam waktu kurang dari sebulan. Inti masalahnya adalah apakah model-model ini benar-benar terlalu kuat dan berbahaya. OpenAI dan Anthropic menyatakan, berdasarkan kerangka keamanan mereka sendiri, model-model ini tidak melewati ambang batas risiko yang tidak dapat diterima. Namun, pemerintah AS, yang dianggap kurang memiliki keahlian teknis di bidang AI terdepan, tetap memberlakukan pembatasan. Keputusan ini didorong oleh beberapa faktor: kemampuan model yang dapat didemonstrasikan, laporan keamanan dari pesaing (seperti Amazon), dan perintah eksekutif AI baru dari Presiden Trump yang membutuhkan contoh penegakan hukum. Situasi ini mengingatkan pada "Perang Kripto" tahun 1990-an, di mana pemerintah AS berusaha membatasi ekspor algoritma enkripsi kuat dengan alasan keamanan nasional. Upaya itu akhirnya gagal karena teknologi menyebar secara global, dan pembatasan justru merugikan perusahaan AS. Para ahli memperingatkan bahwa pembatasan serupa pada model AI dapat menghambat inovasi, mengganggu logika investasi industri, dan memperlambat difusi teknologi yang penting untuk keunggulan kompetitif jangka panjang. Dean W. Ball, mantan penasihat AI Gedung Putih, mengkritik proses persetujuan yang tidak transparan, tanpa standar jelas, dan tidak memiliki batas waktu. Dia memperingatkan bahwa jika hanya segelintir orang dan lembaga yang memiliki akses ke AI terdepan, hal itu justru dapat meningkatkan risiko konsentrasi kekuasaan. Sementara itu, model AI China terus berkembang dengan pendekatan sumber terbuka. Insiden Juni 2026 ini mungkin menandai dimulainya era di mana pemerintah AS menjadi gerbang wajib untuk peluncuran model AI terdepan, mengubah dinamika industri yang sebelumnya lebih terbuka.

链捕手2j yang lalu

Model Besar AS Menuju Keterbatasan, Atas Nama Keamanan

链捕手2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片