Diamond Hands Mentality Backfires as Locked Token Holders Face Major Losses

ccn.comDipublikasikan tanggal 2025-04-23Terakhir diperbarui pada 2025-04-23

Key Takeaways

  • Locked token holders are now sitting on nearly 50% average losses compared to May 2024 OTC valuations.
  • Despite strong OTC demand, many investors chose not to sell, often holding out for more gains that never came.
  • Newer tokens are struggling to hold value as secondary market pressure builds.

Early access to crypto projects might sound like a golden ticket, but for many locked token investors, that promise has become a painful lesson.

New data shows that locked token holders face average losses of nearly 50% compared to over-the-counter valuations from just a year ago.

Many had opportunities to exit at much higher prices but held on, expecting more upside. Now they’re dealing with the fallout.

Locked Token Holders Face Steep Losses

According to STIX founder Taran Sabharwal , there was no shortage of demand from OTC buyers in 2024.

The problem? Sellers were scarce, often unwilling to part with tokens that had already been marked up several times. That decision has come back to haunt them.

Even projects that once drew significant hype are now trading at deep discounts, raising questions about how investors price risk in early-stage deals and whether they truly understand the limits of illiquid positions.

Locked token holders losses
Locked token holders have taken massive losses over the last 12 months. | Credit: STIX

Top Projects See Sharp Declines

These losses outpaced the broader crypto market , which saw an average sector-wide correction of 41% over the same period, even with Bitcoin (BTC) and Ethereum (ETH) factored in.

Among the worst performers:

  • SCR: -85%
  • BLAST: -88%
  • EIGEN: -75%
  • ZK: -64%
  • W: -50%
  • IO: -48%
  • TIA: -44%

Only one project, JITO, posted a gain over the last year, up +75%.

The Price of Illiquidity

The data tells a clear story: locked token rounds carry risks that aren’t always obvious on paper.

Illiquidity, vesting schedules, and speculative valuations create a minefield for early investors. When exit windows close, the downside comes fast.

Many are now rethinking their strategy, especially as fully diluted valuations (FDVs) continue to adjust downward across secondary markets.

The pressure is only growing for newer projects that are still in the lock-up phase.

Was this Article helpful? Yes No

Bacaan Terkait

Blog Baru Wong Li Usulkan 'Evolusi Diri Mulai dari Harness', Cui Tianyi dari DeepSeek Setuju dan Membagikan

**Weng Li Usulkan: "Evolusi Diri AI Mungkin Dimulai dari Harness"** Dalam blog terbarunya, Weng Li, mantan Wakil Presiden Keamanan OpenAI, membahas konsep **RSI (Recursive Self-Improvement)** dengan pendekatan yang lebih teknis dan praktis. Ia berargumen bahwa evolusi diri AI dalam waktu dekat lebih mungkin terjadi pada lapisan **Harness**, sistem eksternal yang mengatur bagaimana model menggunakan alat, mengelola konteks, memecah tugas, dan memvalidasi hasil, daripada langsung memodifikasi bobot model itu sendiri. Ia menunjukkan tren yang berkembang dari **Context Engineering** (ACE, MCE) hingga **Workflow Design** (AI Scientist, ADAS, AFlow), di mana objek optimasi berkembang menjadi lebih abstrak. Puncaknya adalah konsep **Self-Improving Harness**, di mana model dapat menganalisis kegagalannya, mengusulkan modifikasi kecil dan terukur pada kode Harness, lalu memvalidasinya sebelum diterapkan. Contoh seperti **DGM (Darwin Gödel Machine)** menunjukkan kemajuan signifikan dalam benchmark seperti SWE-bench, hanya dengan mengoptimalkan Harness. Weng Li menekankan bahwa Harness dan model akan saling memperkuat, tetapi ada tantangan besar. **Sistem evaluasi** yang lemah, risiko **reward hacking**, **keruntuhan keragaman**, serta konflik antara **kesuksesan jangka pendek dan kesehatan jangka panjang** sistem menjadi hambatan utama. Peran manusia tetap krusial, bergeser ke posisi pengawasan pada level abstraksi yang tepat. DeepSeek Researcher **Cui Tianyi** juga merespons, menegaskan bahwa evolusi diri melalui **Harness** adalah arah yang sangat menjanjikan, setara dengan evolusi pada level model. Intinya, **Harness kini menjadi variabel kritis yang menentukan performa AI secara keseluruhan.**

marsbit11m yang lalu

Blog Baru Wong Li Usulkan 'Evolusi Diri Mulai dari Harness', Cui Tianyi dari DeepSeek Setuju dan Membagikan

marsbit11m yang lalu

Obrolan Santai Redaksi Odaily (8 Juli)

Diskusi Santai Redaksi Odaily (8 Juli) Bagian informal ini berisi berbagi pemikiran anggota redaksi Odaily mengenai berita, data, dan tren industri secara real-time. Konten didasarkan pada pengamatan dan pengalaman pribadi, bukan saran investasi, dan bertujuan untuk memperluas perspektif. **Wenser (@wenser2010):** * **Saham AS/Korea:** Percaya saham memori (DRAM) masih dalam fase koreksi mendalam (deep squat), didukung kolaborasi ChangXin-Apple yang mengindikasikan permintaan masih tinggi. * **Pasar Prediksi (Piala Dunia):** Menyadari sulitnya bertaruh buta karena faktor komersial. Lebih memilih Prancis sebagai juara. * **Saham Kripto:** Cenderung bearish pada saham terkait kripto (kecuali Circle, Coinbase untuk trading rebound). * **Saham Perangkat Lunak:** Mempertanyakan apakah kinerja baik Microsoft, Salesforce, dll adalah rebound sesaat atau pemulihan fundamental. **Bcxiongdi (@bcxiongdi):** * **Meme Coin:** Melihat peluang trading volume kecil di ekosistem SOL dan BSC, juga di chain baru seperti Robinhood. * **Pasar Prediksi (Piala Dunia):** Menemukan pasar prediksi lebih sulit daripada trading meme coin. Saran: beli selama pertandingan jika ada peluang, bukan sebelum mulai. **Azuma (@azuma_eth):** * **Saham AS/Semikonduktor:** Yakin permintaan memori (DRAM) tetap kuat meski terjadi koreksi. Berencana average down, menunggu konfirmasi rencana belanja modal (capex) dari perusahaan besar. * **Sinyal Rotasi Sektor:** Hedge fund mulai membeli saham teknologi lagi, bisa dipertimbangkan untuk diikuti. * **Saham RKLB:** Melanjutkan akumulasi saham Rocket Lab setelah periode jendela penjualan pendiri berakhir, melihat potensi naik dengan risiko turun terbatas pada level harga saat ini.

Odaily星球日报29m yang lalu

Obrolan Santai Redaksi Odaily (8 Juli)

Odaily星球日报29m yang lalu

Menyoal Wawancara DeepSeek, "Jenius Muda" Huawei Terseret dalam "Serangan" Investor Web3

Mantan "Bakat Jenius" Huawei, Li Bojie, menjadi sorotan setelah mengkritik pengalaman wawancaranya dengan DeepSeek pada 6 Juli. Ia mengeluhkan penjadwalan yang tertunda dan merasa dihina karena dituding menyontek selama tes coding, yang membuatnya menghentikan wawancara. Kontroversi membesar ketika Du Jun, pendiri ABCDE Capital, menuduh Li sebagai "pendiri paling tidak memiliki semangat kontrak" pada 7 Juli. Mereka berseteru mengenai proyek Web3+AI Li, Metagent. ABCDE berinvestasi US$1,5 juta, tetapi hanya US$500.000 yang dicairkan. Du Jun menyebut demo Juni 2024 berkualitas buruk, perkembangan lambat, dan Li kemudian menghilang dari komunikasi. Li Bojie membela diri dengan menyatakan dana yang tidak lancar menghambat operasi, dan ia mengundurkan diri dari Metagent pada Oktober 2024 karena alasan keluarga dan risiko kepatuhan. Mantan peneliti ABCDE, HarryM, mengungkapkan tim lebih fokus pada pencairan dana sisa daripada pengembangan produk. ArkStream Capital juga mengungkapkan ketidakprofesionalan Li selama proses due diligence untuk Metagent. Proyek tersebut kini mandek. Li kemudian beralih ke proyek baru, Pine AI (sebelumnya Logenic AI), platform agen AI untuk konsumen. Meski disebutkan mencapai 150.000 pengguna dan mengamankan pendanaan, Li menyatakan ia hanya bergabung sebagai penasihat dan ilmuwan utama, bukan pendiri, dan telah mengundurkan diri karena minat penelitiannya beralih ke model dasar.

Foresight News59m yang lalu

Menyoal Wawancara DeepSeek, "Jenius Muda" Huawei Terseret dalam "Serangan" Investor Web3

Foresight News59m yang lalu

Trading

Spot
活动图片