Bitdeer Eyes US Manufacturing as Crypto Mining Faces Tariff Pressure

ccn.comDipublikasikan tanggal 2025-04-15Terakhir diperbarui pada 2025-04-15

Key Takeaways

  • Singapore-based Bitdeer pivots to self-mining amid falling demand for Bitcoin rigs.
  • Ongoing tariff tensions are prompting miners to manufacture and operate within the U.S.
  • Industry experts say the shift could help decentralize global Bitcoin mining power.

Bitdeer Technologies Group, a Singapore-based Bitcoin (BTC) mining firm listed on Nasdaq, is shifting its focus to the United States in response to intensifying global tariff tensions and declining demand for mining equipment.

The company said it plans to ramp up both its self-mining operations and domestic manufacturing efforts in the U.S., where more firms are now opting to build and mine rather than import equipment from traditional hubs like China.

Pivot From Sales to Self-Mining

The move comes as the market for Bitcoin mining rigs continues to cool, prompting a strategic pivot at Bitdeer. Rather than selling equipment to third-party miners, the company will focus on mining BTC for itself.

“Our plan going forward is to prioritize our self-mining,” said Jeff LaBerge, head of capital markets and strategic initiatives at Bitdeer, in comments to Bloomberg.

Bitcoin’s recent market dip—dropping nearly 30% from its all-time highs—has deeply cut into mining profitability. The April 2024 halving event reduced block rewards to 3.125 BTC, adding further pressure on already thin margins.

The combination of lower profitability and equipment oversupply has made selling rigs less attractive, pushing more companies to mine independently.

Tariffs Push Manufacturing to U.S. Soil

Beyond price pressures, geopolitics are playing a growing role. Donald Trump’s administration has leveled tariffs on tech equipment imported from China, where most Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) miners are produced.

In response, many Bitcoin mining firms are relocating or expanding their manufacturing base to the U.S. and other countries to reduce exposure to supply chain disruptions and rising costs.

Bitdeer’s decision to localize production is part of a broader effort to mitigate these risks. The company expects to begin U.S.-based manufacturing in the second half of 2025.

Last year, China-based Bitmain Technologies, the world’s largest maker of Bitcoin mining hardware, also announced plans to open a U.S. production line, though details remain scarce.

A Step Toward Decentralization?

While the U.S. already controls more than half of the global Bitcoin network’s hash rate, industry observers say that increased domestic production could lead to a more even global distribution of mining power over time.

Experts argue that tariff pressures may inadvertently drive decentralization—one of Bitcoin’s foundational principles—by encouraging diverse geographic sourcing and manufacturing of mining infrastructure.

As the crypto mining industry evolves amid tighter margins and geopolitical constraints, Bitdeer’s strategy signals a growing trend: survival will increasingly depend on vertical integration, self-reliance and manufacturing closer to home.

Was this Article helpful? Yes No

Bacaan Terkait

Infrastruktur Stablecoin Circle Baru Saja Mendapat Pembaruan Besar di Eropa — Dan Sudah Memproses Triliunan

Platform pembayaran global Orbital telah memilih Banking Circle sebagai mitra perbankan utamanya untuk memperluas kemampuan penyelesaian stablecoin dan pembayaran multivaluta di Eropa. Kemitraan ini menghubungkan lapisan orkestrasi pembayaran Orbital ke layanan penyelesaian stablecoin Banking Circle yang baru diaktifkan, yang diluncurkan pada 27 April 2026 setelah bank yang berbasis di Luksemburg ini memperoleh lisensi Penyedia Layanan Aset Kripto. Sebagai institusi pertama di Luksemburg yang secara bersamaan memegang lisensi perbankan, token uang elektronik, dan CASP, Banking Circle menawarkan infrastruktur yang sepenuhnya mematuhi peraturan MiCA. Integrasi ini memungkinkan penyelesaian instan dua arah antara mata uang fiat dan stablecoin seperti USDC Circle, USDG Paxos, dan EURI milik Banking Circle, dengan eksekusi waktu nyata 24/7. Kemitraan ini menghilangkan titik gesekan struktural dengan menyediakan akses ke infrastruktur SEPA, IBAN bernama, serta pemeriksaan kepatuhan AML dan KYC dalam satu lapisan terintegrasi. Hal ini terjadi saat regulasi MiCA Eropa memasuki fase penegakan operasional, menciptakan kerangka pengawasan tunggal untuk aktivitas stablecoin dan pembayaran tradisional Orbital. Perkembangan ini menandai momen penting dalam integrasi infrastruktur keuangan Eropa yang teregulasi dengan sektor aset kripto, menunjukkan penyempitan jarak antara infrastruktur pembayaran kripto dan penyelesaian keuangan tradisional.

bitcoinist2j yang lalu

Infrastruktur Stablecoin Circle Baru Saja Mendapat Pembaruan Besar di Eropa — Dan Sudah Memproses Triliunan

bitcoinist2j yang lalu

Kebenaran Pembayaran Global Dibongkar oleh Airwallex

Ringkasan: Artikel ini membahas strategi Airwallex dalam membangun infrastruktur pembayaran global, melalui analisis tiga jalur berbeda di industri. 1. **Permukaan serupa, fondasi berbeda:** Banyak platform pembayaran terlihat mirip di permukaan (seperti penerimaan global, akun multi-mata uang), namun kemampuan inti dan stabilitas jaringan dasarnya sangat bervariasi. 2. **Tiga Jalur Pembayaran Global:** * **Jalur 1: Pembayaran Crypto/Web3:** Berusaha memotong rantai tradisional, namun menghadapi gesekan regulasi besar dan sulit bersaing dengan platform utama. * **Jalur 2: Mengemas infrastruktur lama (paling umum):** Bergantung pada kemitraan dan perantara, mengoptimalkan antarmuka pengguna tetapi tidak mengubah logika dasar yang rumit dan bergantung pada pihak ketiga. * **Jalur 3: Membangun infrastruktur sendiri (jalur Airwallex):** Memperoleh lisensi lokal, mengoperasikan secara lokal, dan mengembangkan jaringan kepatuhan serta teknologi inti secara mandiri. Jalur ini lebih berat dan membutuhkan waktu lebih lama. 3. **"Berat" platform untuk "Ringan" klien:** Pendekatan Airwallex yang "berat" (investasi besar dalam lisensi, tim lokal, teknologi) bertujuan untuk menyerap kompleksitas dan risiko (seperti pembekuan rekening, penundaan, perubahan regulasi) di dalam sistemnya sendiri, sehingga memberikan stabilitas, efisiensi biaya, dan kepastian yang lebih besar kepada klien bisnis. 4. **Nilai bagi klien:** Bisnis membutuhkan fondasi pembayaran yang **lebih stabil** (tidak bergantung pada hubungan perantara yang berubah-ubah), **lebih hemat** (mengurangi biaya sistem, komunikasi, dan kepatuhan berulang), dan **lebih pasti** (dapat mengatasi perubahan pasar dan regulasi). 5. **Kesimpulan:** Memilih platform pembayaran adalah memilih mitra jangka panjang. Meskipun jalur membangun infrastruktur sendiri lebih sulit, ini menciptakan nilai berkelanjutan bagi klien dengan memberikan landasan yang andal dan merupakan pembeda sejati dalam industri pembayaran global.

marsbit5j yang lalu

Kebenaran Pembayaran Global Dibongkar oleh Airwallex

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片