DeFi-протокол Dolomite расширится на экосистему биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-28Terakhir diperbarui pada 2025-03-28

Децентрализованная лендинговая платформа Dolomite запускается в экосистеме биткоина за счет интеграции EVM-совместимого решения второго уровня Spiderchain от Botanix Labs.

We're excited to announce that Dolomite is expanding to @BotanixLabs! 🕷️

The first decentralized EVM L2 on Bitcoin will be the newest home for our next-gen money market protocol, bringing DeFi-native rights to the Bitcoin ecosystem.

⤵️⤵️ pic.twitter.com/tlJOVyJWVx

— Dolomite 🏔️ (@Dolomite_io) March 27, 2025

Протокол предоставляет услуги денежного рынка и децентрализованной биржи. Стоимость заблокированных в смарт-контрактах Dolomite средств превышает $800 млн.

Согласно заявлению, платформа присоединится к уже работающим на базе сети Botanix проектам Chainlink, Ankr и Graph Protocol, чтобы «помочь раскрыть огромный потенциал экосистемы биткоина стоимостью более $1 трлн для DeFi-приложений».

В декабре 2024 года разработчики из Botanix Labs запустили тестнет Aragog и находятся на пути к созданию основной сети. Протокол использует ряд инноваций вроде криптографической сигнатуры FROST (Flexible Round-Optimized Schnorr Threshold). Это вид мультисиг-технологии, которая объединяет доли нескольких держателей ключей в один адрес.

В сентябре 2023 года на концепцию Spiderchain обратил внимание сооснователь и технический директор Casa Джеймсон Лопп. Эксперт в целом высоко оценил решение для масштабирования биткоина от Botanix, способное открыть для первой криптовалюты пространство DeFi.

Станет ли BTCFi новым топливом для роста биткоина?

Однако Лопп отметил несколько потенциальных рисков, включая тенденцию к централизации, свойственную блокчейнам на алгоритме Proof-of-Stake.

Сеть управляется так называемыми «оркестраторами», которые вносят залог в биткоине для участия в механизме консенсуса. В отличие от традиционных сайдчейнов, Spiderchain генерирует новый мультисиг-кошелек для каждого блока с рандомизированным подмножеством валидаторов в качестве держателей ключей.

Напомним, ForkLog рассмотрел развитие DeFi в 2024 году в специальном материале.

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit2j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片