Bitpanda: Банки Евросоюза не могут удовлетворить спрос на криптовалюты

investing.ruDipublikasikan tanggal 2025-03-27Terakhir diperbarui pada 2025-03-27

Аналитики Bitpanda провели опрос, в котором приняли участие более 10 000 розничных и корпоративных инвесторов из 13 европейских стран. Результаты продемонстрировали значительный рост заинтересованности частных и институциональных инвесторов к криптовалютам.

Более 40% опрошенных инвесторов уже владеют криптовалютами, а ещё 18% планируют инвестировать в них в ближайшем будущем. 27% респондентов предпочли бы инвестировать в криптовалюты через традиционный банк, в то время как только 14% выбрали бы криптобиржу.

Респонденты Bitpanda отметили, что кредитно-финансовые учреждения Еврозоны недооценивают потенциал рынка и не способны удовлетворить растущий спрос инвесторов на криптовалюты.

В ходе проведения опроса подтвердилось, что лишь 19% финансовых учреждений ЕС фиксируют повышенный спрос на инвестиции в криптопродукты со стороны своих клиентов. Это свидетельствует о разрыве в 30% между реальными запросами клиентов и восприятием интереса к криптовалютам со стороны банков.

Заместитель генерального директора Bitpanda Лукас Энцерсдорфер-Конрад (Lukas Enzersdorfer-Konrad) заявил, что основными препятствиями для принятия криптовалют со стороны финансовых учреждений Европы являются не внешние проблемы, такие как регулирование, а внутренние, такие как «отсутствие ресурсов или знаний».

Ранее управляющий директор постоянно действующего фонда Европейского стабилизационного механизма Пьер Граменья (Pierre Gramegna) заявил, что поддержка администрацией американского президента Дональда Трампа цифровых активов и долларовых стейблкоинов может негативно повлиять на валютный суверенитет ЕС.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Pemilik Dompet Perangkat Keras Kehilangan Uang: Nuansa Penyimpanan Dingin Bitcoin di Tahun 2026

Pemilik dompet perangkat keras kehilangan uang: Nuansa penyimpanan dingin Bitcoin pada tahun 2026. Gelombang serangan peretasan menargetkan penyimpanan perangkat keras Coldcard dari perusahaan Kanada, Coinkite, yang mengakibatkan kehilangan hingga 2.417,35 BTC (sekitar $153 juta). Kerentanan utama terdapat pada proses pembuatan frasa benih (seed phrase) di firmware, di mana tingkat entropi kriptografi turun drastis dari 128 bit menjadi hanya 40-72 bit pada beberapa perangkat, sehingga rentan terhadap serangan brute-force. Masalah ini ternyata telah ada sejak 2021 tetapi baru dieksploitasi besar-besaran pada 2026. Produsen dompet perangkat keras utama lain seperti Trezor dan Ledger merespons dengan menegaskan keamanan perangkat mereka, yang menggunakan generator angka acak perangkat keras (TRNG) dengan entropi 128-256 bit. Insiden terpisah juga melibatkan kebocoran data pelanggan SafePal (sekitar 40.000 pengguna) dan Trezor (sekitar 14.000 pengguna) melalui pihak ketiga, meski tanpa membocorkan kunci privat atau aset kripto. Artikel menyimpulkan bahwa meskipun insiden-insiden ini mengguncang kepercayaan, dompet perangkat keras tetap menjadi opsi penyimpanan non-kustodial yang relatif lebih aman dibandingkan alternatif seperti dompet panas atau bursa terpusat (CEX). Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) juga disebut memiliki peran ganda: membantu pengembang meningkatkan keamanan sekaligus memperluas kemampuan peretas dalam menemukan kerentanan baru.

cryptonews.ru22m yang lalu

Pemilik Dompet Perangkat Keras Kehilangan Uang: Nuansa Penyimpanan Dingin Bitcoin di Tahun 2026

cryptonews.ru22m yang lalu

Prakiraan harga Bitcoin $100.000 mungkin terlalu rendah setelah 'short squeeze' rekor

Harga Bitcoin melonjak tajam baru-baru ini, memicu likuidasi posisi short (short squeeze) terbesar dalam catatan data sejak Juni 2021, dengan nilai mendekati $1,44 miliar untuk kontrak BTC saja. Analis Standard Chartered, Geoffrey Kendrick, menyatakan bahwa peristiwa ini meningkatkan kemungkinan target akhir tahunnya sebesar $100.000 untuk Bitcoin mungkin terlalu rendah. Kendrick mencatat bahwa pemulihan harga ini dipicu oleh dua faktor utama: pengumuman Departemen Keuangan AS yang meningkatkan pembelian obligasi pemerintah untuk mendukung likuiditas, dan acara di Gedung Putih yang dihadiri Presiden Trump bersama para pemimpin industri crypto, yang mendorong adopsi regulasi yang lebih jelas. Selain itu, permintaan institusional juga bangkit kembali, ditandai dengan arus masuk bersih ke ETF spot Bitcoin AS yang mencapai sekitar $1,92 miliar dalam lima sesi perdagangan. Kendrick menggambarkan Bitcoin sebagai "barang Giffen" di mata investor jangka panjang, di mana kenaikan harga justru menarik lebih banyak permintaan. Dia berpendapat bahwa momentum ini bisa mendorong harga Bitcoin tidak hanya menuju $100.000, tetapi berpotensi menantang level all-time high sekitar $126.000 pada akhir tahun, terutama setelah melewati tanggal 6 Oktober (peringatan 12 bulan dari rekor sebelumnya). Bank tersebut mempertahankan proyeksi jangka panjang yang sangat optimis, dengan perkiraan harga Bitcoin mencapai $500.000 pada tahun 2030.

cryptonews.ru25m yang lalu

Prakiraan harga Bitcoin $100.000 mungkin terlalu rendah setelah 'short squeeze' rekor

cryptonews.ru25m yang lalu

Trading

Spot
活动图片