「新美联储通讯社」:既不鸽也不鹰,鲍威尔现在看起来更像「鸭子」

marsbitDipublikasikan tanggal 2025-03-18Terakhir diperbarui pada 2025-03-19

鲍威尔正陷入经济危机、政治压力与内部分歧的三重困境。

3 月 18 日,有「新美联储通讯社」之称的 Nick Timiraos 在《华尔街日报》发表文章,深入剖析了美联储主席鲍威尔所面临的困境。


文章指出,在鲍威尔的任期仅剩一年之际,他正面临职业生涯中最复杂的挑战:一方面是可能导致滞胀的关税威胁,另一方面是来自特朗普政府咄咄逼人的政治压力,更令人担忧的是,他的 18 位政策委员会同僚们正走向截然不同的方向。


这意味着,鲍威尔需要在贸易战和潜在的政策干预中维护美联储的独立性,并在内部不同的声音中保持平衡。


Timiraos 将鲍威尔比作一只「鸭子」:表面看似平静,既不鸽也不鹰,实则在浑浊的水下不断划水。


滞胀威胁升温


Timiraos 的文章开篇就点出了鲍威尔面临的核心困境:经济滞胀的威胁。


文章指出,贸易战带来的关税上涨可能推高物价,而经济增长却可能因此停滞或放缓。这迫使美联储官员们需要在降低利率以刺激需求,还是维持高利率以抑制通货膨胀之间做出艰难选择。


文章引用了 GlobalData TS Lombard 经济学家 Dario Perkins 的观点称:


「如果美联储现在降息,那很可能只是因为经济形势变得更糟。」


这句话准确地概括了鲍威尔面临的困境——他必须在控制通胀和维持经济增长之间找到平衡,否则美联储将面临进退两难的局面。


Timiraos 表示,通胀重燃的风险正在积聚:移民减少和政府削减计划可能影响劳动力供需,而大幅提高关税可能创造出「经济停滞与物价上涨的最糟组合。」


文章还特别提及了 2021 年期间美联储在应对疫情后通货膨胀时的失误。


当时,美联储认为价格上涨是「暂时性」的,最终被迫迅速收紧政策、大幅加息。 这种「前车之鉴」使得鲍威尔及其同事们在制定政策时更加谨慎,也更加关注贸易战对通胀的影响。


Timiraos 认为,如今,新任财长建议美联储应将关税引起的通胀视为暂时现象,但这可能是一个危险的建议。


特朗普「搅局」干预独立性


与特朗普首个任期相比,现在美联储面临的政治压力可能更大。 


尽管特朗普政府表示不会干预利率政策,但其行动似乎已间接威胁到美联储的独立性。


据文章描述,特朗普的前国家经济委员会主任 Kevin Hassett 在接受采访时批评了美联储在通货膨胀问题上的处理方式。


特朗普政府上月发布的一项行政命令赋予政府监督美联储监管议程的权力,虽然豁免货币政策,但执行方式仍存模糊性,间接限制了美联储的独立性。


更令人担忧的是,特朗普的司法部正在寻求推翻 1935 年出台的一项保护监管机构独立性的法律先例。如果这一先例被推翻,将极大地削弱美联储的自主性,使其更容易受到政治干预。


「同床异梦」的同僚


鲍威尔面临的挑战不仅来自外部,还来自内部。


Timiraos 指出,FOMC 成员的立场正出现分化,一些曾经的「鸽派」变成了「鹰派」,反之亦然。


文章还特别提及两位美联储理事:沃勒和鲍曼。


沃勒被一些人视为鲍威尔的潜在继任者,他最近表现出对降息的更为「鸽派」的姿态。去年 12 月时,沃勒曾使用特朗普风格的比喻形容美联储对抗通胀:


「我感觉像一个 MMA 格斗士,把通胀卡在锁喉状态,等待它认输。」


而鲍曼则在特朗普上任后被提名为美联储监管副主席,她公开反对美联储的降息政策。


这些不同的立场和政治抱负,使得鲍威尔在制定政策时需要更加谨慎,也增加了他在美联储内部协调的难度。

Bacaan Terkait

Hitungan Mundur RUU CLARITY: Bagaimana Pasar Kripto Jika Belum Tuntas Sebelum Reses Agustus?

**CLARITY Act dalam Hitungan Mundur: Apa Dampaknya bagi Pasar Kripto Jika Tidak Lolos Sebelum Reses Agustus?** Undang-Undang Pasar Aset Digital (*CLARITY Act*), yang bertujuan memperjelas batas regulasi antara SEC dan CFTC serta memberikan jalur hukum untuk token terdesentralisasi, menghadapi tenggat waktu ketat. RUU ini harus melewati proses di Senat AS sebelum reses 10 Agustus, namun negosiasi terakhir terhambat oleh isu etika kepemilikan kripto pejabat dan klausul perlindungan pengembang (*developer*). Kemungkinan lolos tahun ini turun menjadi sekitar 40%. Jika gagal lolos sebelum reses, dampak utama di pasar diperkirakan bukan kejatuhan drastis, melainkan aliran keluar modal berkelanjutan dari produk seperti ETF, yang sudah terlihat dengan rekor penarikan dari ETF Bitcoin AS pada Juni. Aset seperti XRP, yang sangat bergantung pada kepastian status komoditas dari RUU ini, berpotensi kehilangan "premium" positif regulasinya. Sementara itu, Bitcoin dan Ethereum yang sudah diklasifikasikan sebagai komoditas mungkin terdampak lebih ringan, meski inovasi di sektor DeFi bisa terus terbebani ketidakpastian. Ada tiga skenario ke depan: (1) lolos sebelum reses Agustus, memicu pemulihan harga; (2) tertunda hingga 2027, memperpanjang periode ketidakpastian; atau (3) gagal total dan harus diajukan kembali di Kongres mendatang. Meski menghadapi rintangan politik dan waktu yang sempit, proses RUU ini hingga tahap lanjut menunjukkan upaya serius AS dalam menjawab keraguan regulasi di sektor kripto.

marsbit12m yang lalu

Hitungan Mundur RUU CLARITY: Bagaimana Pasar Kripto Jika Belum Tuntas Sebelum Reses Agustus?

marsbit12m yang lalu

Pengaruh OUSD terhadap Circle, Tether, dan Paxos: Bukan Hanya Sisi Negatif, Melainkan Kompetisi yang Lebih Kompleks

Pengaruh OUSD terhadap Circle, Tether, dan Paxos bukanlah sekadar dampak negatif sederhana, melainkan kompleks dan mengubah lanskap persaingan. Bagian utama dari artikel ini membahas bahwa pengumuman OUSD (Open Dollar) tidak serta merta menjadi "vonis mati" bagi Circle (CRCL). Meskipun harga saham Circle turun 15-20%, perusahaan tetap memiliki keunggulan likuiditas yang dalam, integrasi yang ada, dan keunggulan sebagai pelopor. Bahkan, renegosiasi atau pengakhiran kemitraan dengan Coinbase berpotensi mendekatkan pendapatan bersihnya. Namun, OUSD berpotensi menjadi pilihan stablecoin default dalam ekosistem Stripe karena keunggulan rekayasa dan produknya, mengancam pangsa USDC di segmen tersebut. Tantangan inti adopsi korporat, yaitu eksposur kredit terhadap penerbit yang bukan berperingkat investasi, tetap belum terpecahkan oleh OUSD. Untuk Tether, OUSD tidak langsung menargetkan pasar intinya. Tether diperkirakan akan tetap fokus pada saluran distribusi yang tidak diprioritaskan oleh Stripe atau Circle, meski pangsa pasarnya mungkin turun seiring pertumbuhan pasar secara keseluruhan. Paxos dianggap menghadapi tekanan yang lebih signifikan. OUSD berpotensi melemahkan proposisi nilai utama USDG, dan keunggulan regulasi Paxos juga dapat terkikis seiring waktu, menjadikannya tantangan yang lebih mendasar dibandingkan bagi para pesaingnya. Artikel menyimpulkan bahwa Circle perlu mempercepat pengembangan produk pembayaran dan fintech serta mempertimbangkan akuisisi defensif untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat.

marsbit16m yang lalu

Pengaruh OUSD terhadap Circle, Tether, dan Paxos: Bukan Hanya Sisi Negatif, Melainkan Kompetisi yang Lebih Kompleks

marsbit16m yang lalu

Dampak OUSD terhadap Circle, Tether, dan Paxos: Bukan Sekadar Berita Negatif, Melainkan Persaingan yang Lebih Kompleks

**Ringkasan: Pengaruh OUSD terhadap Circle, Tether, dan Paxos: Bukan Hanya Berita Buruk, Melainkan Dinamika Kompetisi yang Kompleks** Artikel ini menganalisis dampak peluncuran OUSD (diperkirakan terkait Stripe) terhadap para penerbit stablecoin utama. Intinya, dampaknya berbeda-beda dan kompleks: * **Terhadap Circle (USDC):** Bukanlah "vonis mati". Meski harga saham CRCL turun 15-20%, reaksi pasar dianggap wajar. Circle masih punya keunggulan likuiditas dalam, integrasi yang ada, dan first-mover advantage. Bahkan, jika kerja sama dengan Coinbase dihentikan, pendapatan bersih Circle bisa hampir dua kali lipat dalam jangka pendek, memberinya lebih banyak ruang untuk bersaing. Namun, OUSD berpotensi menjadi pilihan default di ekosistem Stripe karena keunggulan produk dan rekayasa Stripe. Circle perlu mempercepat pengembangan produk pembayaran/fintech dan mempertimbangkan akuisisi defensif. * **Terhadap Tether (USDT):** Dampaknya minimal. OUSD tidak langsung menarget pasar inti Tether, yang tetap fokus pada saluran distribusi yang tidak diprioritaskan oleh Stripe atau Circle. Pangsa pasar Tether mungkin terus turun seiring waktu, tetapi dalam pasar stablecoin yang secara keseluruhan terus tumbuh. * **Terhadap Paxos (USDP, USDG):** Tekanan justru lebih besar. OUSD berpotensi melemahkan keunggulan utama USDG. Seiring kerangka regulasi menjadi matang, keunggulan regulasi Paxos juga bisa terkikis. Oleh karena itu, tantangan dari OUSD bagi Paxos lebih mendekati tingkat eksistensial, yang menjelaskan mengapa Paxos kini lebih fokus pada bisnis *brokerage-as-a-service*. Artikel juga menyoroti bahwa hambatan utama adopsi stablecoin korporat—yaitu paparan kredit terhadap penerbit yang (seperti Circle dan Bridge) bukan berperingkat investasi—tetap belum terpecahkan oleh OUSD. Peluang terbesar justru ada di pasar hijau (*greenfield*) yang belum terjamah dengan baik.

链捕手17m yang lalu

Dampak OUSD terhadap Circle, Tether, dan Paxos: Bukan Sekadar Berita Negatif, Melainkan Persaingan yang Lebih Kompleks

链捕手17m yang lalu

Trading

Spot
活动图片