Hamster Kombat Network TPS Plummets After Briefly Overtaking Solana

mediumDipublikasikan tanggal 2025-03-13Terakhir diperbarui pada 2025-03-13

Abstrak

The network is still in its early phases, and will undergo further stress tests to see what it’s capable of. However, whether or not this will attract developers or gamers remains to be seen.

The Hamster Kombat Layer-2 (L2) is off to a slow start despite briefly outpacing the Solana network in transactions per second (TPS) as it experiences a slump in network activity and player count.

Having once led the Web3 gaming charge on Telegram in 2024, the game has struggled to maintain players following its contentious airdrop.

Network Performance

It’s been over two weeks since Hamster Kombat launched its L2, the Hamster Network. This gaming-centric blockchain is designed to support dApps and games that want to join its ecosystem, the “Hamsterverse.”

On March 4, 2025, the network hit 34,021 TPS, 3.5 times that of Solana at the time.

As of March 12, the network is recording just 1.7 TPS and has processed 56,133 transactions in the past 24 hours.

Hamster Kombat Slides

The spike in activity is likely related to the Hamster Kombat “GameDev Heroes Combo,” a recurring in-game event that offers additional incentives to players.

Having once boasted over 300 million monthly users, the game’s decline from the top highlights the challenges for tap-to-earn games seeking to lure or maintain players outside of airdrop offerings.

On Feb. 26, 2025, the game recorded 11.5 million monthly users. This figure has since fallen to 10.47 million.

The network is still in its early phases, and will undergo further stress tests to see what it’s capable of. However, whether or not this will attract developers or gamers remains to be seen.

Bacaan Terkait

Dari Kolam Penambangan ke Mars: Mengapa Wang Chun Duduk di Kabin Pilot SpaceX?

**Penulis: Winnie, CryptoPulse** Pengumuman bahwa Wang Chun, pendiri bersama F2Pool (salah satu kolam penambangan Bitcoin tertua), akan menjadi komandan misi komersial antarbintang pertama SpaceX ke Mars mengejutkan banyak orang. Namun, ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil logis dari konvergensi industri kripto dan eksplorasi luar angkasa. **Pria di Balik F2Pool:** Wang Chun adalah salah satu pionir awal Bitcoin yang membangun infrastruktur inti, bukan sekadar spekulan. F2Pool membantu membentuk jaringan komputasi global Bitcoin, menjadikan para penambang sebagai "pekerja energi" dunia digital. Visinya sebagai pembangun infrastruktur selaras dengan mentalitas jangka panjang dan rekayasa yang dibutuhkan SpaceX. **Koneksi yang Mendalam:** Industri kripto dan SpaceX semakin terkait karena keduanya mewakili **infrastruktur peradaban masa depan**. SpaceX bertujuan mengurangi biaya akses luar angkasa secara drastis, yang akan membuka ekonomi baru di orbit dan planet lain. Di sana, sistem keuangan tradisional berbasis negara mungkin tidak berlaku, dan **kripto dapat menjadi tulang punggung nilai untuk ekonomi antarbintang**. Kedua bidang juga memiliki **semangat yang sama: high-risk long-termism** – percaya pada tujuan yang tampak gila tetapi berpotensi mengubah dunia. **Pergeseran Paradigma:** Perjalanan Wang Chun melambangkan pergeseran sejarah dalam eksplorasi luar angkasa. Dari yang sebelumnya didominasi oleh program negara (seperti NASA), kini beralih ke **era peradaban komersial** yang dipimpin perusahaan swasta seperti SpaceX, didukung oleh modal teknologi global, AI, dan para visioner. Partisipasinya menegaskan bahwa peserta eksplorasi masa depan tidak lagi hanya astronot karir, tetapi juga pengusaha, insinyur, dan pemodal teknologi. **Inti dari Semua Ini:** Peristiwa ini bukan sekadar tentang seseorang yang terbang ke Mars. Ini adalah pertanda bahwa kekuatan pendorong perluasan peradaban manusia sedang bergeser dari mesin negara menuju **perusahaan teknologi, sistem AI, dan modal teknologi global**. Perjalanan Wang Chun dari kolam penambangan ke kursi pilot SpaceX mungkin adalah pratinjau dari evolusi peradaban teknologi dalam beberapa dekade mendatang.

marsbit9m yang lalu

Dari Kolam Penambangan ke Mars: Mengapa Wang Chun Duduk di Kabin Pilot SpaceX?

marsbit9m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片