Anti-Crypto SEC Commissioner Caroline Crenshaw To Depart, No Plans For Reappointment

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-12-18Terakhir diperbarui pada 2024-12-18

Abstrak

In a potential win for the crypto industry, the Senate Banking Committee has canceled its vote on the reappointment of...

In a potential win for the crypto industry, the Senate Banking Committee has canceled its vote on the reappointment of US Securities and Exchange Commission (SEC) Commissioner Caroline Crenshaw, known for her critical stance on Bitcoin and other digital assets. 

This development, reported by FOX Business journalist Eleanor Terrett, means that Crenshaw will not secure a nomination for her position, as Congress is scheduled to adjourn on December 20.

SEC Commissioner Crenshaw Faces Backlash Over Digital Asset Oversight

According to Terrett, a Senate aide indicated that the scheduled markup vote for Crenshaw’s reappointment has been canceled. While she remains on the commission and can serve until a replacement is confirmed or Congress reconvenes next year, her future in the role has been cast into uncertainty.

The process for nominating SEC commissioners typically involves the minority party–in this case the Democratic Party– recommending candidates to fill its seats. Although President Trump can consider their suggestions, he is not obligated to follow them. 

This leaves open the possibility that Democrats, potentially at the urging of influential figures like Elizabeth Warren, may attempt to revive Crenshaw’s nomination. Ultimately, it will be up to Trump to decide whether to renominate her.

This cancellation comes amid increasing pressure from cryptocurrency lobbyists and industry leaders who have publicly denounced Crenshaw’s record. Critics argue that her support for SEC Chairman Gary Gensler’s oversight of the industry has been detrimental. 

Crenshaw’s characterization of crypto markets as “petri dishes of fraudulent conduct” and her dissent against the approval of Bitcoin spot exchange-traded funds (ETFs) have further fueled opposition.

More Anti-Crypto Than Gensler? 

Brian Armstrong, CEO of Coinbase, voiced strong criticism of Crenshaw last week, stating, “Caroline Crenshaw was a failure as an SEC Commissioner and should be voted out.” He noted her attempts to block Bitcoin ETFs and suggested she was even more problematic than Gensler on certain issues. 

Armstrong also emphasized that any support for Crenshaw could negatively affect senators’ ratings on the Stand with Crypto scale, an initiative created by a Coinbase-affiliated group to assess political figures based on their support for cryptocurrency legislation.

In response to Crenshaw’s perceived anti-crypto stance, the Cedar Innovation Foundation, an industry-backed nonprofit, also launched a five-figure mobile ad campaign targeting her in Washington D.C. and on social media. The ads label her “more anti-crypto than Gensler.” 

Furthermore, last Monday, leaders from the Blockchain Association and the DeFi Education Fund sent a joint letter to Senate Banking leadership opposing Crenshaw’s reconfirmation. 

They stated, “Congress has a clear mandate from the American people to establish sound and reasonable cryptocurrency-related policies,” expressing concern that Crenshaw’s tenure has been marked by actions contrary to this objective.

Crenshaw’s alignment with Gensler on progressive regulatory initiatives, such as the climate disclosure rule aimed at requiring public companies to report their carbon footprints, has also caused friction with Republican lawmakers. They argue that the SEC has overstepped its congressional mandate by engaging in social issues like climate change.

With the recent cancellation of her renomination vote, the efforts of crypto lobbyists appear to be bearing fruit. The industry now anticipates the appointment of a more crypto-friendly commissioner to succeed Crenshaw in 2025, which could signal a more favorable regulatory environment for digital assets in the United States.

Crypto
The daily chart shows the total crypto market cap value at $3.55 trillion. Source: TOTAL on TradingView.com

Featured image from DALL-E, chart from TradingView.com

Ronaldo Marquez

Ronaldo Marquez

Ronaldo is a seasoned crypto enthusiast with over four years of experience in the field. He is passionate about exploring the vast and dynamic world of decentralized finance (DeFi) and its practical applications for achieving economic sovereignty. Ronaldo is constantly seeking to expand his knowledge and expertise in the DeFi space, as he believes it holds tremendous potential for transforming the traditional financial landscape.

Bacaan Terkait

a16z Kucurkan Dana $356 Juta untuk Borong HYPE, Geser Paradigm sebagai Institusi Pemuatan Eksternal Terbesar

Pada 21 Mei, token HYPE meroket di atas $59, mencapai level tertinggi baru sejak September 2025 dengan kenaikan 24 jam >20% dan kapitalisasi pasar mendekati $150 miliar. Analis menyebut *short squeeze* dan aliran dana ETF sebagai pemicu langsung. Yang mencolok, a16z secara agresif mengakumulasi HYPE, dengan total 9.18 juta token (senilai ~$356 juta), sehingga menjadi lembaga eksternal pemegang terbesar, melampaui Paradigm. Institusi lain seperti Goldman Sachs, Grayscale, dan Galaxy Digital juga melakukan pembelian besar-besaran. Bitwise CIO Matt Hougan menilai HYPE sebagai aset kripto yang "salah harga paling parah", karena platform Hyperliquid telah berkembang jauh melampaui sekadar DEX perpetual, dengan sekitar setengah volume perdagangannya kini berasal dari aset non-kripto seperti komoditas, indeks saham, dan RWA. Protokol ini membelikan kembali dan memusnahkan token HYPE secara agresif menggunakan 97% pendapatan biaya, dengan total pembelian kembali sejak 2025 mencapai $2.49 miliar. Namun, ekspansi pesat ke pasar komoditas telah memicu tekanan regulasi dari CME dan ICE ke CFTC AS. Sementara itu, likuiditas dari beberapa market maker utama telah ditarik dari platform. Risiko operasional meningkat seiring dengan kenaikan harga HYPE >125% YTD, dan beberapa pelaku besar mulai melakukan lindung nilai dengan posisi short. Ketidakpastian regulasi tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai.

链捕手16m yang lalu

a16z Kucurkan Dana $356 Juta untuk Borong HYPE, Geser Paradigm sebagai Institusi Pemuatan Eksternal Terbesar

链捕手16m yang lalu

Lanskap AI Silicon Valley Berubah: Karpathy Pindah, Musk Berkontribusi, Son Menjadi Penjaga Tunggal

Dua berita mengguncang Silicon Valley: Anthropic diperkirakan meraih profitabilitas kuartal pertama dengan penjualan $10,9 miliar, sementara OpenAI bergegas menuju IPO dengan valuasi yang menargetkan triliunan dolar. Perubahan lanskap ini makin jelas dengan pindahnya Andrej Karpathy, mantan pendiri OpenAI, ke Anthropic secara penuh. Karpathy, figur kunci yang diyakini dapat mempercepat iterasi model, akan bergabung dengan tim pra-pelatihan Anthropic untuk mengeksplorasi penggunaan Claude guna mempercepat pelatihan model generasi berikutnya, suatu pendekatan yang berpotensi menurunkan biaya pelatihan secara signifikan. Di sisi lain, OpenAI, yang kini menjadi perusahaan AI bernilai tertinggi ($852 miliar), menghadapi tekanan finansial. Meski pendapatan melonjak, biaya komputasi yang tinggi menyebabkan pemotongan proyek seperti Sora. SoftBank's Masayoshi Son, mengabaikan kekhawatiran internal, telah menginvestasikan lebih dari $60 miliar ke OpenAI, sebuah taruhan besar yang membuatnya seperti "penjaga terakhir" yang terisolasi. Sementara itu, Elon Musk, melalui SpaceX, menyewakan pusat komputasi Colossus 1 (dilengkapi >220.000 GPU Nvidia) senilai $40-45 miliar ke Anthropic. Langkah strategis ini tidak hanya menghasilkan pendapatan sewa besar, tetapi juga memperkuat pesaing utama OpenAI. Anthropic, dengan fokus pada produk B2B seperti pembuatan kode, kini mencatat pendapatan tahunan lebih dari $300 miliar (melebihi OpenAI) dan biaya pelatihan yang lebih efisien. Perpindahan Karpathy ke Anthropic menandakan pergeseran prioritas dari sekadar membakar uang untuk komputasi ke arah pendekatan rekayasa yang lebih cerdas dan berkelanjutan dalam perlombaan AI.

marsbit21m yang lalu

Lanskap AI Silicon Valley Berubah: Karpathy Pindah, Musk Berkontribusi, Son Menjadi Penjaga Tunggal

marsbit21m yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli WIN

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian WINkLink (WIN) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli WINkLink (WIN) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan WINkLink (WIN) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan WINkLink (WIN) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading WINkLink (WIN)Lakukan trading WINkLink (WIN) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

405 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli WIN

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga WIN (WIN) disajikan di bawah ini.

活动图片