Криптоинвесторы из Дании платят самый большой налог в мире

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-11-03Terakhir diperbarui pada 2024-11-03

Happycoin.club - Владельцам криптовалют из Дании приходится платить самый высокий налог в мире за свой доход от цифровых активов. Согласно исследованию, проведённому компаниями Coincub и Blockpit, датские криптоинвесторы отдают до 53% в виде налога на прирост капитала.

Датское налоговое агентство рассматривает прибыль от криптовалют как личный доход и облагает его теми же прогрессивными ставками, что и другие виды дохода. Такой высокий уровень соответствует общему подходу Дании к налогообложению, которое является одним из самых высоких в мире, — написано в исследовании Coincub и Blockpit.

Второй по величине налог на криптовалюту платят держатели цифровых активов из Исландии — 38,5%. Замыкает тройку лидеров Ирландия со ставкой 33%.

Налоги на криптовалюты в разных странах

В исследовании также упоминаются страны, которые выгодны для криптоинвесторов с точки зрения налогообложения. Это Бахрейн, Бермудские острова, Швейцария, Каймановы острова и Объединённые Арабские Эмираты. В этих юрисдикциях благоприятная нормативно-правовая среда и нулевой налог на прирост капитала от инвестиций в цифровые активы.

В некоторых странах Евросоюза также предусмотрены налоговые льготы для долгосрочных держателей криптовалют. Например, в Германии ставка на прибыль от активов, которыми инвестор владел более года, составляет 0%. Однако, если он переводил активы в течение года, то налог вырастает до 45%. Похожая система налогообложения действует в Бельгии, Люксембурге, Хорватии, на Кипре и Мальте.

Читайте оригинальную статью на сайте Happycoin.club

Bacaan Terkait

1600 Baris Kode Menciptakan Manhattan Bawah Air, Fable 5 Bikin Karpathy Terpana

Fable 5, model AI baru yang baru saja diluncurkan ulang, memukau komunitas teknologi dengan kemampuannya menghasilkan dunia 3D yang kaya dan interaktif hanya dari deskripsi teks. Andrej Karpathy dari Anthropic menyebutnya sebagai "fablemaxxing" tingkat tinggi setelah menyaksikan video demonstrasi oleh Peter Gostev dari Arena.ai. Dalam video tersebut, Gostev menunjukkan 63 dunia 3D yang dihasilkan Fable 5, sebagian besar langsung berhasil dalam sekali percobaan. Dunia-dunia ini mencakup enam tema: kota raksasa (seperti Manhattan bawah air yang dibuat hanya dengan 1.600 baris kode), adegan interaktif (seperti parkour dan simulator penerbangan), lukisan dunia yang bisa dijelajahi (seperti "Starry Night" van Gogh), perspektif unik (dari sudut pandang semut), keajaiban alam, serta elemen dan alam semesta. Kemampuan Fable 5 untuk secara koheren mengelola sejumlah besar elemen dalam satu adegan dan "membuka" karya seni 2D menjadi dunia 3D yang dapat dinavigasi sangat mengejutkan. Meskipun demikian, Gostev mengakui bahwa model ini masih memiliki kelemahan dalam menciptakan gameplay yang menarik untuk waktu lama dan terkadang tampak "malas", perlu didorong untuk menggunakan kemampuannya secara maksimal. Pencapaian Fable 5, yang juga memuncaki peringkat Arena.ai, menimbulkan pertanyaan mendalam tentang sejauh mana pemahaman AI tentang dunia dan kemampuannya menerjemahkan pemahaman itu ke dalam kode dan simulasi. Baik Karpathy maupun Gostev percaya bahwa eksplorasi batas kemampuan model semacam ini baru saja dimulai.

marsbit3m yang lalu

1600 Baris Kode Menciptakan Manhattan Bawah Air, Fable 5 Bikin Karpathy Terpana

marsbit3m yang lalu

Bitcoin Melonjak Kembali ke $64.000, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Turun Drastis?

Bitcoin memantul ke level US$64.000 didorong oleh penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga dari Federal Reserve. Setelah sempat merosot tajam, pemulihan ini dipicu oleh data lapangan kerja AS bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan, dengan hanya 57.000 penambahan pekerjaan baru. Data upah yang tetap kuat (kenaikan 3,5% tahun-ke-tahun) menjadi perhatian, namun pasar menafsirkan laporan secara keseluruhan sebagai sinyal potensi pelonggaran kebijakan moneter. Analis memprediksi data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juni, yang dirilis 14 Juli, akan menjadi titik kunci. Penurunan harga bensin diperkirakan dapat menekan inflasi, sehingga memungkinkan Fed mempertahankan suku bunga dan tidak menaikkannya. Pernyataan dari Ketua Fed Kevin Warsh yang dianggap lebih lunak di konferensi bank sentral global turut mengurangi taruhan pasar pada pengencangan moneter. Sentimen pasar membaik karena biaya pinjaman yang lebih rendah diharapkan meningkatkan likuiditas dan mendukung aset berisiko seperti bitcoin. Beberapa investor mulai membangun posisi pada perdagangan "penurunan nilai dolar" yang mencakup emas dan kripto, mengantisipasi pergeseran kebijakan Fed di paruh kedua tahun ini. Namun, masa depan bitcoin tetap sangat bergantung pada tiga variabel: aliran dana ETF institusional, perkembangan geopolitik, dan yang terpenting, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Fed.

Foresight News49m yang lalu

Bitcoin Melonjak Kembali ke $64.000, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Turun Drastis?

Foresight News49m yang lalu

Perubahan Sepuluh Tahun: Jalan Menuju Kepunahan Startup Kripto

**Perjalanan Satu Dekade: Transformasi Ekosistem Startup Kripto dari Masa Inovasi Bebas Menuju Era Kendala Regulasi dan Konsolidasi** Era awal industri kripto (sekitar 2017-2018) ditandai dengan kemudahan memulai bisnis: modal rendah, regulasi minimal, dan kemunculan ICO yang memungkinkan tim kecil dengan ide bagus mengumpulkan dana dari publik secara langsung. Inovasi tumbuh subur, meski banyak proyek akhirnya gagal atau curang. Kini, pada tahun 2026, realitanya berubah total. Startup yang ingin beroperasi secara legal di pasar seperti AS, UE, atau Asia harus menghadapi biaya kepatuhan yang sangat tinggi (hingga jutaan dolar), persyaratan modal minimum, dan proses perizinan yang rumit dan panjang seperti BitLicense atau MiCA. Perubahan ini didorong oleh peristiwa seperti runtuhnya Terra dan FTX, yang mengubah pola pikir regulator dan investor ventura. Aliran modal ventura kini lebih terkonsentrasi pada perusahaan matang (putaran lanjutan/C+) dan infrastruktur inti seperti bursa dan layanan kelembagaan, sementara pendanaan untuk startup tahap awal (seed) menyusut drastis. Akibatnya, inovasi teknologi saja tidak lagi cukup. Kunci sukses kini terletak pada akses ke saluran distribusi, lisensi, kemitraan perbankan, dan kepercayaan institusional—aset yang lebih mudah diperoleh melalui akuisisi ("akuisisi jembatan") daripada dibangun dari nol. Contohnya adalah akuisisi Deribit oleh Coinbase untuk mendapatkan lisensi dan basis klien institusionalnya. Industri menjadi lebih stabil dan menarik bagi investor institusi, tetapi mengorbankan kemampuan pendatang baru tanpa sumber daya besar untuk berinovasi secara bebas. Industri kripto, yang lahir untuk mendemokratisasi keuangan, kini mengikuti kurva kematangan industri tradisional: konsolidasi, hambatan masuk tinggi, dan dominasi oleh pemain mapan yang memiliki sumber daya untuk memenuhi tuntutan regulasi yang ketat. Pertanyaan besarnya adalah apakah masih ada ruang bagi inovator tanpa dukungan besar untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar baru.

Foresight News1j yang lalu

Perubahan Sepuluh Tahun: Jalan Menuju Kepunahan Startup Kripto

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片