Circle предложила технологию конфиденциальных транзакций в Эфириуме

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-28Terakhir diperbarui pada 2024-10-28

Токены стандарта Confidential ERC-20 могут действовать как обернутые версии оригинальных, добавляя «защитный слой» для данных, а система сможет подтверждать корректность переводов без раскрытия деталей, заверили в Circle. Одновременно у транзакций сохранится возможность контроля, несмотря на то, что они будут проводиться с максимально возможной конфиденциальностью, заверила команда проекта.

Пользователи получат возможность сохранить баланс между прозрачностью и приватностью, а правила борьбы с отмыванием денег и лимит на переводы можно запрограммировать на уровне смарт-контракта, сказали разработчики концепции.

В Circle считают, что новая технология сделает транзакции в Эфириуме более адаптированными к требованиям контролирующих ведомств США и Европейского союза.

Ранее руководитель отдела глобальной политики компании Circle Данте Диспарте (Dante Disparte) заявил, что роль стейблкоинов в ближайшее время изменится — стабильные монеты смогут стать основным платежным средством на финансовых рынках.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit59m yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit59m yang lalu

Trading

Spot
活动图片