Искусственный интеллект обозначил цену Shiba Inu к концу 2024 года

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-10-28Terakhir diperbarui pada 2024-10-28

Happycoin.club - Инструмент искусственного интеллекта (ИИ) компании OpenAI ChatGPT-4 прогнозирует, что криптовалюта-мем Shiba Inu (SHIB), скорее всего, покажет рост к концу 2024 года.

Согласно анализу ИИ, к 31 декабря SHIB может вырасти более чем на 70% и торговаться в «реалистичном диапазоне» от $0,000005 до $0,00003.

Прогноз цены SHIB на конец 2024 года. Источник: ChatGPT-4O

Признавая спекулятивную природу таких токенов, как SHIB, ChatGPT-4 выявил несколько катализаторов, способных повлиять на оценку токена.

К ним относятся рыночные настроения, изменения в регулировании, макроэкономические условия, принятие и полезность. Модель ИИ также отметила, что мониторинг торговых моделей инвесторов-китов может повлиять на волатильность SHIB.

Прогноз аналитика SHIB KNIGHT повторяет выводы ИИ, так как он уверен, что SHIB может сформировать параболическую кривую, потенциально готовя токен к прорыву.

Ценовой анализ SHIB. Источник/SHIB KNIGHT

В случае сохранения бычьего тренда и усиления рыночных настроений вокруг SHIB, токен может привлечь больше инвесторов, стремящихся извлечь выгоду из потенциального ралли.

Если цена Shiba Inu действительно вырастет, восходящий импульс может прокатиться по всему сектору монет-мемов.

Сжигания токенов последние семь дней, которые вывели из оборота 95,44 млн токенов, способствуют усилению ожиданий роста.

Читайте оригинальную статью на сайте Happycoin.club

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit1j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片