Пользователи Polymarket сделали ставки более чем на $2 млрд

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-18Terakhir diperbarui pada 2024-10-18

В преддверии президентских выборов в США объём ставок на децентрализованной платформе прогнозирования Polymarket превысил $2 млрд. Интересно, что 23 сентября этот показатель равнялся $1 млрд.

В настоящее время на кандидата от Республиканской партии Дональда Трампа игроки Polymarket поставили почти $608 млн, вероятность его победы оценивается в 62,3%. Кандидат от демократов и действующий вице-президент Камала Харрис получила от пользователей около $405 млн. Её шансы на победу оцениваются игроками Polymarket в 37,5%.

По мере приближения президентских выборов в США, которые должны состояться 5 ноября 2024 года, объём ставок на Polymarket стремительно растёт. В начале октября показатель увеличился на 113,7% и достиг $1,14 млрд по сравнению с $533,5 млн в сентябре.

рис 3

Объём ставок на Polymarket

Между тем, Polymarket не единственная платформа, на которой наблюдается повышенная активность в преддверии выборов в США. Данные другой площадки прогнозирования Kalshi показывают аналогичную тенденцию. С момента запуска ставок на результаты президентских выборов общий объём сделок на платформе составил около $20 млн.

Как и на Polymarket, пользователи Kalshi отдают Трампу 57% шансов на победу, в то время как у Харрис их 43%.

Bacaan Terkait

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

**Ringkasan: Ancaman Komputasi Kuantum terhadap Dunia Kripto dan Upaya Menghadapinya** Komputasi kuantum, yang diwakili oleh algoritme seperti Shor, berpotensi meruntuhkan fondasi kriptografi kunci publik (seperti ECC dan RSA) yang menjadi tulang punggung blockchain dan cryptocurrency. Momen ketika hal ini menjadi kenyataan dikenal sebagai "Q-Day", diprediksi terjadi sekitar tahun 2035–2045. Menggunakan ketidaksetaraan Mosca (X + Y > Z), terlihat bahwa proses migrasi ke sistem tahan-kuantum harus dimulai sekarang, mengingat data sensitif hari ini dapat dikumpukan dan dipecahkan di masa depan. Solusi praktis yang sedang dikembangkan adalah **Kriptografi Pasca-Kuantum (PQC)**, yaitu algoritme yang berjalan di komputer klasik namun tahan terhadap serangan kuantum. NIST telah menstandarisasi algoritme inti seperti ML-KEM, ML-DSA, dan SLH-DSA. Strategi migrasi melibatkan **penerapan hybrid** (menggabungkan algoritme lama dan baru) dan meningkatkan **kelincahan kriptografi** sistem. **Dampak pada Blockchain** bersifat sistemik. Bitcoin menghadapi risiko tinggi pada aset di alamat lama yang kunci publiknya sudah terpapar di chain, serta tantangan teknis (seperti pembengkakan ukuran tanda tangan) dan **tantangan politik** yang kompleks terkait bagaimana menangani aset warisan (legacy) yang tidak bermigrasi. Ethereum, dengan strategi "Lean", berencana melakukan migrasi bertahap di seluruh lapisan (eksekusi, konsensus, data) dengan memanfaatkan **abstraksi akun** dan **lapisan-2** sebagai tempat uji coba. Kesimpulannya, komputasi kuantum bukanlah "hari kiamat" bagi cryptocurrency, melainkan **ujian tekanan ekstrem** yang memaksa seluruh ekosistem untuk bermigrasi. Bitcoin diuji pada konsensus sosial dan tata kelola propertinya, sementara Ethereum diuji pada kompleksitas rekayasa seluruh tumpukan teknologinya. Jendela waktu untuk melakukan transisi yang terkoordinasi dengan baik diperkirakan hanya tersisa **5-8 tahun**, sehingga persiapan dan aksi kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan (pengembang, bursa, dompet, dan pengguna) sangat mendesak.

marsbit4j yang lalu

Menghitung Mundur Q-Day: Akankah Komputasi Kuantum Mengakhiri Mata Uang Kripto?

marsbit4j yang lalu

Trading

Spot
活动图片