Cardano Development And Research Are ‘Dramatically Speeding Up,’ Says Hoskinson

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-10-15Terakhir diperbarui pada 2024-10-15

Abstrak

Charles Hoskinson, the founder of Cardano, has revealed substantial progress in the development and research of new protocols. Via X,...

Charles Hoskinson, the founder of Cardano, has revealed substantial progress in the development and research of new protocols. Via X, Hoskinson stated: “Ouroboros Peras is one of the best prototyped protocols we have—a literate Agda specification, a CIP, simulations, and a working prototype prior to the final paper being published. Already negotiating implementation SoW.”

Moreover, Hoskinson made public that human resources are now allocated to Ouroboros Leios. “Research and innovation are dramatically speeding up. The team is now moving all resources to Leios, and 6.8 FTEs are already working on rapid innovation,” he remarked.

The mention of “implementation SoW” refers to the negotiation of an Implementation Statement of Work, a formal document that outlines the specific tasks, deliverables, timelines, and resources required to implement Ouroboros Peras into the Cardano network. Thus, Hoskinson indicates that the protocol is moving beyond theoretical research and into practical application stages.

Cardano’s Next Leap: Ouroboros Peras

Ouroboros Peras represents an enhancement to the existing Ouroboros Praos protocol, introducing a voting layer designed to achieve fast settlement of transactions. According to the project’s GitHub repository: “We propose Ouroboros Peras, an enhancement to the Ouroboros Praos protocol that introduces a voting layer for fast settlement. It is adaptively secure, supports dynamic participation, and integrates self-healing.”

The primary motivation behind Ouroboros Peras is to address the probabilistic nature of block settlement in the current Ouroboros Praos protocol. Under Praos, the probability that a Cardano block will be rolled back decreases exponentially as the blockchain grows beyond that block. However, this can lead to potentially lengthy wait times before a transaction is considered settled or finalized, which is less than ideal for certain use cases that require rapid confirmation.

Peras introduces a mechanism where blocks can receive a “boost” through a quorum of votes, dramatically reducing the likelihood of those blocks and their predecessors being rolled back. This enhancement is particularly significant for scenarios that demand high assurance in a brief period, such as partner chains, bridges, and centralized exchanges that currently require multiple confirmations before considering a transaction settled.

The protocol is designed to be adaptively secure, supporting dynamic participation and integrating self-healing capabilities. It operates effectively even when adversaries control up to one-quarter of the network’s stake. In cases where adversaries prevent voting quorums, the protocol gracefully falls back to Praos-like behavior, entering a “cool-down period” until the chain heals and achieves chain quality and a common prefix.

For realistic settings of the Peras protocol parameters, blocks can be identified post facto as being settled versus rolled back after as little as two minutes, with overwhelming probability. This post facto settlement probability is crucial for use cases where entities can monitor the ledger for a fixed time to ascertain the permanence of transactions.

Ouroboros Leios

Building on the momentum from Ouroboros Peras, Hoskinson announced that the development team is reallocating all resources to focus on Ouroboros Leios, with 6.8 Full-Time Equivalents (FTEs) dedicated to rapid innovation in this new project.

Ouroboros Leios is a new variant within the Ouroboros family of protocols and is currently in an experimental and exploratory phase. The motivation for developing Leios is to substantially increase throughput—both in terms of data and CPU processing—while maintaining or enhancing the security properties of previous Ouroboros variants.

Existing Ouroboros protocols, including Praos and Genesis, are limited in the throughput they can achieve due to inherent data and communication dependencies within the distributed algorithm. Leios aims to overcome these limitations by redesigning the algorithm to reduce these dependencies, thereby enabling higher data throughput and more efficient CPU processing.

Additionally, Leios presents an opportunity to incorporate modern features into the Cardano blockchain, such as tiered transaction fees with corresponding levels of service priority and faster chain synchronization by eliminating the need to execute every smart contract during synchronization.

At press time, ADA traded at $0.3611.

Cardano price
Cardano price, 1-day chart | Source: ADAUSDT on TradingView.com
Featured image from YouTube, chart from TradingView.com
Jake Simmons

Jake Simmons

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Bacaan Terkait

Vitalik Tegaskan Ethereum Harus 'Mengesankan', Tapi Yayasan Bukanlah Pusatnya

Vitalik Buterin menanggapi kritik komunitas terhadap Yayasan Ethereum (EF) dengan menekankan bahwa Ethereum harus "menakjubkan" dan EF bukanlah pusat kendali, melainkan sebuah simpul dengan tujuan jelas dalam ekosistem yang terdesentralisasi. Dalam esainya, Vitalik mengakui kekhawatiran mengenai kinerja harga ETH dan peran EF. Dia menarik analogi dengan Google, menyatakan bahwa Ethereum harus menghindari jalur yang mengorbankan idealisme awal untuk keuntungan finansial semata. EF, yang hanya memegang sekitar 0.16% dari total pasokan ETH, akan beralih fokus pada tujuan jangka panjang yang krusial bagi keberhasilan Ethereum sebagai sistem yang terbuka, privat, aman, dan tahan sensor. Vitalik menegaskan bahwa "menakjubkan" bagi Ethereum bukan sekadar tentang kecepatan dan skalabilitas tinggi, melainkan keunggulan dalam dimensi CROPS: konsensus yang dapat dibuktikan bebas bug (didukung verifikasi formal berbasis AI), konsensus rantai dengan ketersediaan tinggi, dan minimalisasi perantara. Pendekatan teknis yang teguh ini dimaksudkan untuk membangun "kepastian" tertinggi yang pada akhirnya memberikan premium modal. Menanggapi kritik bahwa EF tidak sejalan dengan kepentingan ekonomi pemegang ETH, Vitalik menyatakan EF akan berhenti menjual ETH dalam jumlah besar dan berkonsentrasi pada area yang tanpanya kemajuan penting tidak akan terjadi. Namun, pertanyaan tentang siapa atau organisasi mana yang akan mengisi kekosongan untuk mewakili dan menyelaraskan kepentingan ekonomi pemegang ETH di ekosistem yang matang ini tetap terbuka dan dianggap kunci bagi pemulihan Ethereum.

链捕手8j yang lalu

Vitalik Tegaskan Ethereum Harus 'Mengesankan', Tapi Yayasan Bukanlah Pusatnya

链捕手8j yang lalu

Galxe: Bagaimana Sebuah Platform Quest Berevolusi Menjadi Infrastruktur Pertumbuhan Web3

**Ringkasan: Galxe – Dari Platform Quest Menjadi Infrastruktur Pertumbuhan Web3** Awalnya dikenal sebagai Project Galaxy pada 2021, Galxe sering disalahpahami hanya sebagai platform *quest* Web3 biasa tempat pengguna menyelesaikan tugas untuk mendapatkan NFT atau imbalan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, platform ini telah berkembang menjadi infrastruktur pertumbuhan inti bagi banyak ekosistem besar seperti Optimism, Arbitrum, dan Linea. Inti nilai Galxe bukanlah pada mekanisme tugasnya, tetapi pada kemampuannya mengubah perilaku pengguna yang terfragmentasi dan sekali pakai menjadi data identitas jangka panjang yang dapat dicatat, diverifikasi, dan digunakan kembali. Melalui *credential*, OAT, Passport, dan sistem skor, setiap tindakan pengguna—dari interaksi media sosial hingga transaksi on-chain—menjadi aset yang terakumulasi dalam *wallet* mereka. Ini menciptakan perubahan psikologis: pengguna tidak hanya mencari imbalan instan, tetapi juga membangun riwayat partisipasi yang dapat meningkatkan peluang mereka mendapatkan akses atau manfaat di masa depan. Bagi proyek, Galxe menyediakan kumpulan pengguna yang dapat disaring berdasarkan riwayat perilaku mereka, memungkinkan kampanye pertumbuhan yang lebih tepat sasaran. Galxe menerapkan jalur pertumbuhan bergaya *gamifikasi*, memandu pengguna secara bertahap dari tugas sederhana (seperti *follow* Twitter) ke interaksi on-chain yang lebih kompleks (seperti *swap* atau *staking*). Pendekatan ini mendidik pengguna, menyaring kualitas mereka, dan pada akhirnya membangun hubungan jangka panjang antara proyek dan komunitas. Dengan meluncurkan produk seperti Passport (verifikasi identitas), Starboard (analitik komunitas), dan Earndrop (distribusi imbalan), Galxe bercita-cita menjadi sistem operasi pertumbuhan yang lengkap untuk Web3. Jaringannya menciptakan *flywheel effect*: semakin banyak proyek yang bergabung, semakin kaya data pengguna; data yang lebih kaya menghasilkan penyaringan yang lebih tepat, yang menarik lebih banyak proyek. Singkatnya, Galxe tidak sekadar menjual lalu lintas pengguna, tetapi membangun tatanan pertumbuhan baru berbasis identitas di Web3, di mana perilaku pengguna bernilai akumulatif dan pertumbuhan berkembang menjadi jaringan hubungan jangka panjang.

marsbit9j yang lalu

Galxe: Bagaimana Sebuah Platform Quest Berevolusi Menjadi Infrastruktur Pertumbuhan Web3

marsbit9j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli ADA

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Cardano (ADA) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Cardano (ADA) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Cardano (ADA) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Cardano (ADA) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Cardano (ADA)Lakukan trading Cardano (ADA) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.4k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli ADA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ADA (ADA) disajikan di bawah ini.

活动图片