Разморозки токенов по разному влияют на цены активов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-02Terakhir diperbarui pada 2024-10-02

В криптовалютной отрасли токен-анлоки оказывают неоднозначное влияние на стоимость и производительность активов. Разные сектора показывают крайне неоднозначные результаты, несмотря на похожие объемы разморозок. Анализ экспертов Token Unlocks выявил важные тенденции, которые должны быть приняты во внимание как инвесторами, так и самими проектами.

Аналитики заявили, что децентрализованные финансы (DeFi) и децентрализованные биржи (DEX) остаются в центре внимания. В этих секторах разблокировано значительное количество активов — свыше $1,6 млрд в 2024 году. Однако, несмотря на внушительный объем, цена криптовалют демонстрирует негативную динамику. В DeFi зафиксировано падение в среднем на около 15%, а в DEX — почти 27,5%. Это может свидетельствовать о перегруженности этих рынков или о неспособности привлечь новый капитал, что приводит к снижению цен на фоне избытка предложения.

Сектора деривативов и гейминга также демонстрируют серьезные падения, несмотря на разморозки почти $1 млрд каждый. Первые потеряли 87% своей стоимости, что свидетельствует о высокой волатильности и возможных проблемах с ликвидностью в этом сегменте. В то же время игровые токены опустились в цене на 37,75%, что может быть связано с нестабильностью спроса на активы.

Однако, не все сектора демонстрируют падение. К примеру, Liquid Restaking, несмотря на скромные анлоки в размере $41 млн, показал внушительный рост стоимости токенов на 234%. Это подчеркивает интерес рынка к новым моделям участия в стейкинге и механизмам повышения доходности для инвесторов. Рост этого сектора может свидетельствовать о востребованности более сложных финансовых инструментов, которые предлагают улучшенные возможности для управления ликвидностью.

Еще одним лидером по производительности является сектор реальных активов (RWA), который показал рост на 295%. Хотя общий объем разблокировок в этом сегменте относительно небольшой, это доказывает, что привязка к реальным активам продолжает завоевывать доверие инвесторов.

Bacaan Terkait

Bitcoin Melonjak Kembali ke $64.000, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Turun Drastis?

Bitcoin memantul ke level US$64.000 didorong oleh penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga dari Federal Reserve. Setelah sempat merosot tajam, pemulihan ini dipicu oleh data lapangan kerja AS bulan Juni yang lebih lemah dari perkiraan, dengan hanya 57.000 penambahan pekerjaan baru. Data upah yang tetap kuat (kenaikan 3,5% tahun-ke-tahun) menjadi perhatian, namun pasar menafsirkan laporan secara keseluruhan sebagai sinyal potensi pelonggaran kebijakan moneter. Analis memprediksi data Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juni, yang dirilis 14 Juli, akan menjadi titik kunci. Penurunan harga bensin diperkirakan dapat menekan inflasi, sehingga memungkinkan Fed mempertahankan suku bunga dan tidak menaikkannya. Pernyataan dari Ketua Fed Kevin Warsh yang dianggap lebih lunak di konferensi bank sentral global turut mengurangi taruhan pasar pada pengencangan moneter. Sentimen pasar membaik karena biaya pinjaman yang lebih rendah diharapkan meningkatkan likuiditas dan mendukung aset berisiko seperti bitcoin. Beberapa investor mulai membangun posisi pada perdagangan "penurunan nilai dolar" yang mencakup emas dan kripto, mengantisipasi pergeseran kebijakan Fed di paruh kedua tahun ini. Namun, masa depan bitcoin tetap sangat bergantung pada tiga variabel: aliran dana ETF institusional, perkembangan geopolitik, dan yang terpenting, ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Fed.

Foresight News17m yang lalu

Bitcoin Melonjak Kembali ke $64.000, Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed Turun Drastis?

Foresight News17m yang lalu

Perubahan Sepuluh Tahun: Jalan Menuju Kepunahan Startup Kripto

**Perjalanan Satu Dekade: Transformasi Ekosistem Startup Kripto dari Masa Inovasi Bebas Menuju Era Kendala Regulasi dan Konsolidasi** Era awal industri kripto (sekitar 2017-2018) ditandai dengan kemudahan memulai bisnis: modal rendah, regulasi minimal, dan kemunculan ICO yang memungkinkan tim kecil dengan ide bagus mengumpulkan dana dari publik secara langsung. Inovasi tumbuh subur, meski banyak proyek akhirnya gagal atau curang. Kini, pada tahun 2026, realitanya berubah total. Startup yang ingin beroperasi secara legal di pasar seperti AS, UE, atau Asia harus menghadapi biaya kepatuhan yang sangat tinggi (hingga jutaan dolar), persyaratan modal minimum, dan proses perizinan yang rumit dan panjang seperti BitLicense atau MiCA. Perubahan ini didorong oleh peristiwa seperti runtuhnya Terra dan FTX, yang mengubah pola pikir regulator dan investor ventura. Aliran modal ventura kini lebih terkonsentrasi pada perusahaan matang (putaran lanjutan/C+) dan infrastruktur inti seperti bursa dan layanan kelembagaan, sementara pendanaan untuk startup tahap awal (seed) menyusut drastis. Akibatnya, inovasi teknologi saja tidak lagi cukup. Kunci sukses kini terletak pada akses ke saluran distribusi, lisensi, kemitraan perbankan, dan kepercayaan institusional—aset yang lebih mudah diperoleh melalui akuisisi ("akuisisi jembatan") daripada dibangun dari nol. Contohnya adalah akuisisi Deribit oleh Coinbase untuk mendapatkan lisensi dan basis klien institusionalnya. Industri menjadi lebih stabil dan menarik bagi investor institusi, tetapi mengorbankan kemampuan pendatang baru tanpa sumber daya besar untuk berinovasi secara bebas. Industri kripto, yang lahir untuk mendemokratisasi keuangan, kini mengikuti kurva kematangan industri tradisional: konsolidasi, hambatan masuk tinggi, dan dominasi oleh pemain mapan yang memiliki sumber daya untuk memenuhi tuntutan regulasi yang ketat. Pertanyaan besarnya adalah apakah masih ada ruang bagi inovator tanpa dukungan besar untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar baru.

Foresight News1j yang lalu

Perubahan Sepuluh Tahun: Jalan Menuju Kepunahan Startup Kripto

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片