План реорганизации FTX поддержали 94,5% кредиторов FTX.com с претензиями на $6,8 млрд

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-01-01Terakhir diperbarui pada 2024-10-01

Порядка 94,48% клиентов FTX.com проголосовали за план реорганизации платформы. Слушания по его утверждению пройдут 7 октября.

Группа клиентов FTX.com имеет претензии на активы стоимостью $6,83 млрд.

Примерно 89,1% пользователей FTX.US и ~95,88% кредиторов категории «связанные с обслуживанием FTX.com» проголосовали «за». Обязательства перед ними эквивалентны $60,99 млн и $223,6 млн соответственно.

Около 98% кредиторов получат не менее 118% от стоимости требований наличными. Претензии оценивались исходя из цен цифровых активов на дату объявления о банкротстве.

28 сентября один из участников процесса — Сунил Кавури — подсчитал, что пострадавшие пользователи FTX получат от 10% до 25% от депонированных криптовалют.

FTX is transferring 18% of DOJ forfeiture funds up to $230m to FTX equity holders (Plan supplement)

FTX crypto holders are getting 10% to 25% of their crypto back pic.twitter.com/3f6BePpoNU

— Sunil (FTX Creditor Champion) (@sunil_trades) September 28, 2024

Владельцы привилегированных акций могут рассчитывать на возмещение 100% активов.

(1/3) The FTX Debtors are providing an update on the proposed settlement with the preferred shareholders. FTX will be returning 100% of the assets under FTX’s control to creditors in the Ch. 11 plan. The DOJ is in control of the distribution of assets forfeited through the…

— FTX (@FTX_Official) September 30, 2024

Согласно руководству, указанная группа является жертвами мошеннической схемы Сэма Бэнкмана-Фрида и экс-руководства платформы наряду с ее кредиторами.

В FTX отметили, что претензии клиентов и владельцев привилегированных акций конкурируют между собой. Специалистам компании и представителям Минюста США предстоит найти компромиссное для всех участников решение.

Биржа предлагает использовать централизованный процесс распределения, чтобы ускорить выплаты и уйти от «избыточных расходов».

Напомним, в конце августа FTX объявила о подавляющей поддержке кредиторами обновленного плана реорганизации.

В сентябре связанный с биржей и Alameda кошелек вывел из стейкинга 177 693 SOL ($23,75 млн) для последующей продажи на CEX.

Bacaan Terkait

Kartu Pembayaran Kripto dengan Transaksi Rp240 Triliun per Bulan, Terjebak di Era 1990-an

**Ringkasan:** Kartu pembayaran kripto saat ini memiliki volume transaksi bulanan sekitar $1,5 miliar, tetapi perkembangannya masih setara dengan kartu debit pada awal 1990-an. Masalah utamanya adalah mereka belum menjadi "akun utama" bagi pengguna, karena tidak mendukung hubungan keuangan rutin seperti penerimaan gaji atau pembayaran otomatis. Pasar didominasi oleh pemain seperti RedotPay, dengan pengguna terkonsentrasi di negara-negara berkembang (seperti Bangladesh, India, Mesir) yang memiliki akses terbatas ke mata uang dolar atau layanan perbankan tradisional. Di pasar maju, kartu kripto masih sulit menemukan pijakan yang kuat. Ada empat model bisnis utama: 1. **Infrastruktur Penerbitan Kartu:** Lapisan yang menyediakan teknologi dasar (contoh: Rain). Persaingan ketat, dan hanya penyedia dengan fitur unik (seperti penyelesaian T+0) yang akan bertahan. 2. **Kartu Pendamping Pertukaran:** Digunakan oleh bursa (contoh: Binance) untuk mempertahankan pengguna, dengan pendapatan utama berasal dari biaya perdagangan, bukan transaksi kartu. 3. **Dompet & DeFi:** Kartu terhubung ke dompet terdesentralisasi (contoh: MetaMask Card), memungkinkan pembayaran langsung dari aset on-chain. Namun, biaya gas dan kompleksitas teknis membatasi daya tariknya bagi pengguna biasa. 4. **Bank Digital Stablecoin:** Model yang paling sukses secara volume (contoh: RedotPay). Fokusnya adalah akun serba bisa untuk stablecoin dengan fitur seperti transfer lintas batas, dengan kartu sebagai saluran pembayaran. Kekuatannya ada di pasar berkembang. Kesimpulannya, hanya fungsi pembayaran tidak cukup untuk pertumbuhan jangka panjang. Untuk menjadi infrastruktur keuangan yang matang, pemain industri harus: (1) mengontrol aliran dana di hulu, (2) mempertahankan keunggulan di ceruk pasar berkembang, dan (3) yang paling penting, membangun hubungan akun inti dengan pengguna—mirip dengan bagaimana rekening bank tradisional menjadi pusat kehidupan keuangan sehari-hari. Tanpa ini, kartu pembayaran kripto hanya akan tetap menjadi alat isi ulang untuk ceruk pasar tertentu.

Foresight News6m yang lalu

Kartu Pembayaran Kripto dengan Transaksi Rp240 Triliun per Bulan, Terjebak di Era 1990-an

Foresight News6m yang lalu

7.8 Miliar Dollar Kerugian Mengungkap Kebenaran: Biaya Keamanan Telah Menjadi Pajak Likuiditas yang Tak Terhindarkan bagi DeFi

**Ringkasan: Biaya Keamanan Menjadi Pajak Likuiditas yang Tak Terhindarkan di DeFi** Berdasarkan data DeFiLlama, kuartal kedua tahun ini mencatat 88 serangan peretasan dengan total kerugian mencapai $780,3 juta. Rangkaian peristiwa ini membuktikan bahwa **kerugian akibat masalah keamanan kini telah menjadi bagian dari biaya modal di ekosistem DeFi**. Biaya tersembunyi ini secara langsung memengaruhi pendapatan pengguna, pemilihan rute aset, dan keputusan dalam menyediakan likuiditas. Risiko utama berasal dari dua area: **kerentanan infrastruktur** (seperti jembatan lintas rantai/ *cross-chain bridge*) yang menyebabkan kerugian besar per insiden, dan **cacat logika kontrak** yang lebih sering terjadi. Serangan terhadap infrastruktur kritis—saluran perpindahan aset, sistem verifikasi, antarmuka—telah mengubah logika pasar. Partisipan kini mulai memasukkan **premi risiko** ke dalam perhitungan mereka, mengevaluasi kembali biaya sebenarnya untuk berpartisipasi di ekosistem *on-chain*. **Keandalan rute aset** kini menjadi bagian integral dari pertimbangan transaksi. Insiden pada jembatan lintas rantai seperti KelpDAO, LayerZero, dan THORChain membuat likuiditas cenderung berpindah ke platform dengan jalur yang lebih jelas dan risiko lebih rendah. Agar tetap kompetitif, platform harus menanggung **biaya distribusi** yang lebih tinggi untuk menarik likuiditas, yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan anggaran audit, program *bug bounty*, asuransi aset, dan mekanisme pemantauan. Singkatnya, masalah peretasan di DeFi telah berevolusi dari sekadar isu keamanan teknis menjadi **tekanan struktural** pada pasar. Ini berfungsi seperti **pajak likuiditas implisit** yang dikenakan pada seluruh aliran aset, perolehan hasil, dan sistem kepercayaan di ruang *on-chain*. Masa depan akan didominasi oleh protokol yang dapat secara transparan mengungkap risiko dan menerapkan solusi pengendalian yang komprehensif.

Foresight News35m yang lalu

7.8 Miliar Dollar Kerugian Mengungkap Kebenaran: Biaya Keamanan Telah Menjadi Pajak Likuiditas yang Tak Terhindarkan bagi DeFi

Foresight News35m yang lalu

Trading

Spot
活动图片