Crypto.com выпускает SDK на базе ИИ для блокчейн-разработчиков

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-03-27Terakhir diperbarui pada 2024-09-27

Crypto.com анонсировала выпуск своего нового SDK на базе искусственного интеллекта, предназначенного для упрощения и ускорения разработки блокчейн-приложений. Этот инструмент призван предоставить разработчикам мощные возможности ИИ, интегрированные непосредственно в экосистему Crypto.com Chain.

Мощь ИИ в руках блокчейн-разработчиков

Новый SDK открывает перед разработчиками доступ к широкому спектру алгоритмов ИИ, предварительно обученных и оптимизированных для работы с блокчейн-данными. Это позволит им⁚

  • Создавать более интеллектуальные и эффективные смарт-контракты⁚ ИИ может использоваться для автоматизации сложных задач, анализа данных в реальном времени и принятия решений на основе заданных параметров.
  • Улучшать пользовательский опыт⁚ Интеграция ИИ может сделать блокчейн-приложения более удобными и интуитивно понятными для конечных пользователей.
  • Повышать безопасность и надежность⁚ Алгоритмы ИИ могут использоваться для обнаружения мошенничества, анализа рисков и предотвращения несанкционированного доступа.

Преимущества SDK от Crypto.com

SDK от Crypto.com предлагает ряд преимуществ для разработчиков, желающих интегрировать ИИ в свои блокчейн-проекты⁚

  1. Простота использования⁚ SDK предоставляет простой и интуитивно понятный интерфейс для взаимодействия с алгоритмами ИИ, что позволяет разработчикам сосредоточиться на создании приложений, а не на тонкостях машинного обучения.
  2. Высокая производительность⁚ Алгоритмы ИИ, доступные через SDK, оптимизированы для работы с блокчейн-данными, что обеспечивает высокую скорость обработки и эффективность.
  3. Широкие возможности интеграции⁚ SDK легко интегрируется с другими сервисами и инструментами Crypto.com, предоставляя разработчикам доступ к комплексной экосистеме.

Перспективы развития

Выпуск SDK на базе ИИ является важным шагом для Crypto.com в развитии своей блокчейн-платформы. Компания стремится предоставить разработчикам самые передовые инструменты и технологии, чтобы стимулировать инновации и массовое внедрение блокчейна.

Ожидается, что новый SDK привлечет внимание широкого круга разработчиков, от опытных блокчейн-инженеров до новичков, желающих изучить потенциал ИИ в контексте децентрализованных технологий. Это может привести к появлению новых и инновационных блокчейн-приложений, которые изменят наше взаимодействие с цифровым миром.

Интеграция искусственного интеллекта и блокчейна открывает перед разработчиками безграничные возможности. SDK от Crypto.com предоставляет им мощный инструмент для реализации этих возможностей, делая разработку блокчейн-приложений на базе ИИ проще и доступнее, чем когда-либо прежде.

Новая эра децентрализованных приложений

Предоставление разработчикам инструментов для интеграции ИИ в блокчейн-приложения открывает путь к созданию принципиально нового класса децентрализованных приложений (dApps). Эти dApps смогут⁚

  • Анализировать огромные объемы данных⁚ dApps смогут использовать ИИ для анализа данных, хранящихся в блокчейне, выявляя скрытые закономерности и генерируя ценные сведения.
  • Автоматизировать сложные процессы⁚ ИИ позволит автоматизировать сложные транзакции и взаимодействия в рамках dApps, повышая их эффективность и снижая риск ошибок.
  • Персонализировать пользовательский опыт⁚ dApps смогут использовать ИИ для адаптации к индивидуальным потребностям пользователей, предоставляя персонализированный контент и рекомендации.

Bacaan Terkait

Ternyata Beginilah Cara Karpathy Menggunakan Claude?

Sejak bergabung dengan Anthropic, aktivitas Andrej Karpathy di komunitas terbuka berkurang drastis. Baru-baru ini, sebuah dokumen bernama CLAUDE.md yang diklaim sebagai panduan penggunaan Claude milik Karpathy beredar di komunitas. Isinya berisi sejumlah prinsip ketat untuk memandu AI dalam menulis kode, yang bertujuan mengurangi kesalahan umum model bahasa besar (LLM). Prinsip-prinsip utama mencakup: 1) **Baca dahulu sebelum menulis** – pahami struktur dan gaya kode proyek yang ada. 2) **Berpikir sebelum menulis kode** – klarifikasi asumsi, pertimbangkan trade-off, dan uraikan rencana. 3) **Tetap sederhana** – hindari desain berlebihan, abstraksi prematur, dan fleksibilitas yang tidak diperlukan. 4) **Modifikasi terarah** – lakukan perubahan minimal yang sesuai dengan gaya kode asli, jangan melakukan reformatting atau pembersihan yang tidak relevan. 5) **Verifikasi dan uji** – pastikan kode berfungsi seperti yang diharapkan dengan pengujian yang tepat. 6) **Debug secara sistematis** – jangan menebak, selidiki akar masalahnya. 7) **Hati-hati dengan dependensi** – hindari menambah dependensi yang tidak perlu. 8) **Komunikasi yang jelas** – jelaskan apa yang dilakukan dan alasannya. Dokumen ini juga menyoroti pola kegagalan umum seperti abstraksi yang salah, "optimistic path", dan "halusinasi pengetahuan". Meskipun keaslian dokumen ini diragukan, isinya sangat selaras dengan pemikiran Karpathy yang telah banyak mengkritik kelemahan LLM dalam pemrograman. Prinsip-prinsip ini, yang juga telah dijadikan template populer di GitHub, dianggap dapat meningkatkan efektivitas dan mengurangi kesalahan saat menggunakan asisten AI seperti Claude untuk pengembangan perangkat lunak.

marsbit58m yang lalu

Ternyata Beginilah Cara Karpathy Menggunakan Claude?

marsbit58m yang lalu

Riset BIT: Halving 2028 Bukanlah Akhir, Perombakan Sejati Industri Pertambangan Bitcoin Baru Dimulai

Industri penambangan Bitcoin sedang mengalami penyesuaian struktural paling kompleks sejak kelahiran protokolnya. Meski harga Bitcoin bertahan di sekitar $61.000 dan hash rate global mendekati 1 ZH/s (hampir rekor tertinggi), profitabilitas penambang terus memburuk. Beberapa indikator—seperti biaya produksi, pendapatan dari biaya transaksi, ekspansi hash rate, dan anggaran keamanan industri—menunjukkan bahwa sektor ini beroperasi di ambang titik impas. Pengurangan hadiah blok (halving) 2028 diprediksi akan mempercepat proses konsolidasi ini. Masalah utamanya bukan hanya berasal dari penurunan subsidi blok pasca-halving, tetapi juga transisi yang belum tuntas ke model pendapatan berbasis biaya transaksi. Banyak perusahaan penambangan kini beralih dari sekadar memproduksi Bitcoin menjadi operator infrastruktur, operator energi, dan penyedia infrastruktur komputasi untuk AI/HPC. Dengan demikian, fokus kompetisi bergeser dari ekspansi hash rate menuju peningkatan model bisnis. Data menunjukkan bahwa dengan harga Bitcoin sekitar $61.000, pendapatan teoritis harian penambang seharusnya sekitar $78 juta, namun kenyataannya hanya sekitar $33 juta—terjadi selisih sekitar 136%. Pendapatan dari biaya transaksi juga rendah, hanya sekitar $220.000 per hari, jauh di bawah perkiraan historis sebesar $9,7 juta. Biaya listrik sendiri menyerap 71,5% dari total pendapatan industri pada tahun 2025. Setelah halving 2028, biaya produksi dasar Bitcoin diproyeksikan naik menjadi sekitar $93.289, yang akan mendorong konsolidasi industri ke perusahaan-perusahaan besar dengan modal kuat dan pendapatan yang terdiversifikasi. Masa depan industri ini terletak pada transformasi dari bisnis "penambangan" murni menjadi bisnis "infrastruktur", yang mengandalkan sumber pendapatan lain seperti manajemen energi dan layanan hosting komputasi AI/HPC. Bagi investor, pertanyaan kuncinya adalah perusahaan mana yang dapat berhasil bertransformasi dan membangun keunggulan kompetitif yang lebih tangguh dalam lanskap baru ini.

marsbit1j yang lalu

Riset BIT: Halving 2028 Bukanlah Akhir, Perombakan Sejati Industri Pertambangan Bitcoin Baru Dimulai

marsbit1j yang lalu

Gelombang PHK Melanda Dunia Kripto, Wall Street Membeli Aset Inti Sektor dengan Miliaran Dollar

Gelombang PHK melanda industri kripto, sementara Wall Street melakukan akuisisi besar-besaran terhadap aset infrastruktur inti senilai miliaran dolar. Harga Bitcoin yang terus rendah memicu pemutusan hubungan kerja dan otomatisasi di berbagai perusahaan kripto. Namun, berlawanan dengan tren tersebut, aktivitas merger dan akuisisi (M&A) justru meningkat pesat, dengan total transaksi mencapai $9.37 miliar pada paruh pertama 2026. Lembaga keuangan tradisional seperti bank dan penyedia pembayaran menjadi penggerak utama gelombang akuisisi ini. Mereka lebih memilih membeli perusahaan startup yang sudah memiliki lisensi, layanan kustodian, dan saluran pembayaran yang mapan daripada membangun sistem dari nol. Contohnya termasuk akuisisi BVNK senilai $1.8 miliar oleh Mastercard. Tren ini didorong oleh kerangka regulasi yang semakin jelas, seperti MiCA di Uni Eropa. Di sisi lain, pasar tenaga kerja kripto menyusut drastis, dengan hanya 2.932 lowongan aktif yang tersisa secara global pada Juni 2026. Banyak perusahaan seperti Coinbase dan Gemini melakukan PHK, didorong oleh tekanan harga dan efisiensi operasional dari AI. Permintaan talenta kini sangat terkonsentrasi pada posisi teknis dan kepatuhan (compliance). Perusahaan kripto yang kesulitan keuangan menjadi target akuisisi dengan harga diskon besar, seperti akuisisi Messari oleh Blockworks. Modal juga mengalir sangat selektif, hampir secara eksklusif ke bisnis yang menjembatani aset tradisional dan digital, seperti penyedia layanan tokenisasi (contoh: Superstate, Alpaca). Sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi) murni dan protokol layer-1 baru hampir tidak menerima pendanaan. Intinya, pasar bearish ini telah menyaring industri: perusahaan dengan model bisnis lemah dan kurang kepatuhan bergabung atau menyusut, sementara mereka yang membangun infrastruktur keuangan yang mematuhi regulasi menarik minat akuisisi dan investasi.

Foresight News1j yang lalu

Gelombang PHK Melanda Dunia Kripto, Wall Street Membeli Aset Inti Sektor dengan Miliaran Dollar

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片