Президент Сальвадора в Tesla: Букеле и Маск обсудили следующий шаг после биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-08-21Terakhir diperbarui pada 2024-09-21

Пока внимание криптосообщества приковано к колебаниям курса биткоина, президент Сальвадора Найиб Букеле (Nayib Bukele) строит амбициозные планы на будущее своей страны. В поисках новых технологических решений он отправился в самое сердце инноваций — штаб-квартиру Tesla.

21 сентября Букеле опубликовал в соцсети X видео своего визита на гигафабрику Tesla в Остине, штат Техас. На кадрах видно, как сам Илон Маск (Elon Musk) встречает высокого гостя и проводит для него экскурсию по предприятию. Неужели президент небольшой центральноамериканской страны решил закупить электромобили для всего правительства? Не тут-то было!

О чем же они говорили?

По словам Маска, беседа с Букеле вышла далеко за рамки обсуждения характеристик новой Model S. Основатель Tesla назвал президента Сальвадора «удивительным лидером» и поделился подробностями их разговора:

«Мы много говорили о природе реальности, будущем человечества и о том, как технологии вроде искусственного интеллекта и робототехники повлияют на мир».

Вот так поворот! Казалось бы, при чем тут президент страны, известной своими криптовалютными экспериментами? Но не стоит удивляться — Букеле давно зарекомендовал себя как прогрессивный политик, не боящийся инноваций.

Сальвадор: от биткоина к ИИ

После исторического решения о принятии биткоина в качестве законного платежного средства, Сальвадор не остановился на достигнутом. Теперь Букеле делает ставку на искусственный интеллект и другие передовые технологии для стимулирования экономического роста. И эта стратегия, похоже, приносит плоды.

Еще в конце мая Кэти Вуд (Cathie Wood), генеральный директор ARK Invest, сделала смелый прогноз: ВВП Сальвадора может увеличиться десятикратно к 2029 году. Цифра кажется фантастической, но вспомним — речь идет о стране, которая уже не раз удивляла мир своими смелыми решениями. Возможно, сочетание криптовалют и ИИ действительно станет формулой экономического прорыва, которую ищут многие развивающиеся страны?

Биткоин приносит плоды

За три года с момента легализации биткоина Сальвадор заработал $93 млн прибыли. Неплохо для эксперимента, который многие называли авантюрой, не правда ли?

Главной целью Букеле при внедрении криптовалюты было содействие финансовой инклюзивности, упрощение денежных переводов и привлечение финансовых инноваций. И, судя по всему, эти цели постепенно достигаются.

Подарки и впечатления

Но вернемся к встрече Букеле и Маска. Как истинный дипломат, президент Сальвадора не приехал с пустыми руками — он привез Маску кофе местного производства. А что же Илон? Он ответил… банкой Coca-Cola. Вот уж действительно, непредсказуемый миллиардер!

Эта встреча состоялась в рамках визита Букеле в США для участия в 79-й сессии Генеральной Ассамблеи ООН в Нью-Йорке. Но согласитесь, разговор о будущем человечества с Илоном Маском — это куда интереснее, чем очередная речь с трибуны ООН.

Bacaan Terkait

Konsep Model Dunia untuk Pemula: Sebuah Kisah dari Psikologi hingga Medan Utama AI

**Ringkasan Konsep Model Dunia: Dari Psikologi ke Medan Utama AI** Model Dunia adalah konsep yang sangat hangat di dunia AI namun sering membingungkan banyak orang. Pada dasarnya, model dunia bertujuan memberi mesin "papan pasir mental" untuk mensimulasikan dan memprediksi kejadian di dunia nyata sebelum bertindak. Kemampuan ini, yang dalam psikologi disebut "model mental", memungkinkan AI berlatih dan bereksperimen secara virtual, mengurangi ketergantungan pada data dunia nyata yang mahal dan terbatas. Konsep ini berakar dari ide psikolog Kenneth Craik (1943) tentang bagaimana otak membangun model internal untuk memprediksi peristiwa. Di AI, pionir seperti Marvin Minsky dengan "Teori Kerangka" dan peneliti seperti David Ha serta Jürgen Schmidhuber (2018) menghidupkan kembali konsep ini dalam pembelajaran mendalam. Para ahli memiliki pandangan berbeda: * **Yann LeCun** (Meta) mengkritik LLM dan mengadvokasi model prediktif seperti JEPA yang memahami struktur fisika dunia, bukan hanya menghasilkan konten. * **Fei-Fei Li** (Stanford/World Labs) mengklasifikasikan model dunia menjadi tiga jenis berdasarkan siklus "aksi-observasi": **Perender** (menghasilkan piksel/visual), **Simulator** (menghasilkan status dunia dengan akurasi struktural/fisik), dan **Perencana** (menghasilkan aksi). * **Tim FIB-Lab Tsinghua** membaginya menjadi dua fungsi inti: **Memahami Dunia** (mendukung pengambilan keputusan) dan **Memprediksi Masa Depan** (menghasilkan status/video masa depan). Perusahaan teknologi besar juga mendefinisikannya sesuai kebutuhan: * **OpenAI** menyebut **Sora** sebagai "simulator dunia" berbasis video. * **Google DeepMind** membangun **Genie 3** sebagai model dunia 3D interaktif waktu-nyata. * **NVIDIA** mengembangkan **Cosmos** sebagai platform "model fondasi dunia" untuk AI fisik. * **Perusahaan China** seperti Alibaba, Tencent, Huawei, dan pembuat mobil (NIO, XPeng, Li Auto) mengembangkan solusi serupa untuk simulasi mengemudi, robotika, dan dunia virtual, meski sering menggunakan nama berbeda. Secara teknis, ada tiga jalur pendekatan utama: 1. **"Melukis" (Generatif)**: Model pembuat video seperti Sora. Keunggulan visual, tetapi konsistensi fisika lemah. 2. **"Kalkulasi Mental" (Prediktif Abstrak)**: Seperti JEPA LeCun. Memprediksi representasi abstrak, efisien dan lebih stabil mempelajari fisika, tetapi kurang terinterpretasi. 3. **"Menyusun Balok" (Simulasi 3D Eksplisit)**: Seperti NVIDIA Omniverse. Menghasilkan lingkungan 3D dengan properti geometri dan fisika. Tepat dan dapat dikontrol, tetapi memerlukan data khusus dan mahal. Perkembangan terkini bergerak menuju **Model Aksi Dunia (WAM)** yang menggabungkan prediksi keadaan masa depan dan pembuatan aksi dalam satu model, mencapai "pengetahuan dan tindakan yang selaras" untuk robotika. Industri model dunia mulai terbentuk dalam tiga lapisan: * **Lapisan Dasar**: Data, daya komputasi (didominasi GPU NVIDIA), dan sensor. * **Lapisan Platform Teknis**: Platform serbaguna (Omniverse, Pangu) dan platform vertikal (untuk mobil otonom, konstruksi). * **Lapisan Aplikasi**: Mobil otonom (paling matang), robotika, game, konstruksi cerdas, layanan spasial, simulasi medis. Kekacauan dalam penamaan dan definisi sebenarnya adalah tanda awal revolusi teknologi, mirip dengan fase awal komputasi awan atau AI. Semua pendekatan, meski berbeda, mengarah pada tujuan yang sama: memberdayakan mesin dengan model internal dunia yang dapat disimulasikan untuk bertindak lebih aman, efisien, dan cerdas di dunia nyata. Konsep akan menyatu ketika teknologinya matang. Saat ini, ketidakseragaman justru menandakan bahwa model dunia telah memasuki medan pertempuran utama pengembangan AI.

marsbit22m yang lalu

Konsep Model Dunia untuk Pemula: Sebuah Kisah dari Psikologi hingga Medan Utama AI

marsbit22m yang lalu

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

IBIT, ETF Bitcoin terbesar dari BlackRock, menyumbang 73% dari total aliran keluar bersih ETF Bitcoin spot AS pekan lalu, dengan penarikan dana sebesar $1,3 miliar dalam satu minggu. Hal ini mengubah narasi ETF yang sebelumnya menjadi saluran masuk utama modal institusional menjadi sumber tekanan jual potensial. Aliran keluar yang terkonsentrasi di produk terbesar dan paling likuid ini menguji ketahanan Bitcoin di level kritis sekitar $60.000. Data dari Farside Investors menunjukkan bahwa pada sesi perdagangan 26 Juni, seluruh aliran keluar bersih harian sebesar $444,5 juta berasal dari IBIT. Tekanan ini muncul saat harga Bitcoin sudah tertekan, memperumit upaya pemulihan. Mekanisme ETF memungkinkan penebusan dilakukan baik secara tunai maupun dalam bentuk Bitcoin fisik, sehingga aliran keluar tidak selalu sama dengan penjualan spot langsung. Namun, ini menciptakan risiko transmisi dan pertanyaan tentang siapa yang akan menyerap likuiditas jika pemegang ETF terus keluar. Skenario ke depan terbagi dua: Jika aliran keluar IBIT melambat dan Bitcoin berhasil bertahan di atas $59.000-$62.000, tekanan pekan ini dapat dilihat sebagai proses pembersihan. Namun, jika IBit terus mendominasi aliran keluar dan Bitcoin gagal reclaim level $60.000, narasi "dinding tekanan jual" akan menguat, mengharuskan pembeli di luar ekosistem ETF untuk menopang pasar tanpa bantuan narasi permintaan institusional yang sebelumnya didorong oleh ETF. Hari-hari perdagangan mendatang akan menentukan jalurnya.

marsbit1j yang lalu

IBIT Alami Outflow Rp 185 Triliun dalam Seminggu, ETF Bitcoin Terbesar Berubah Menjadi Tembok Tekanan Jual yang Harus Ditembus Bull

marsbit1j yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Pada 29 Juni, alamat terkait Arthur Hayes, pendiri BitMEX, membeli sekitar 6,16 juta token SYN senilai $2,2 juta melalui platform OTC Flowdesk dengan harga rata-rata $0,3573. Hayes kemudian memposting di X bahwa SYN adalah salah satu investasi paling asimetris yang dia lihat sejak HYPE, dan menyatakan bahwa Hypercall adalah penantang untuk menggoyang dominasi Deribit di pasar opsi. Harga SYN melonjak lebih dari 40% dalam 24 jam, dengan kenaikan 10x pada Juni 2026, meningkatkan FDV-nya menjadi sekitar $110 juta. Synapse Protocol, diluncurkan pada 2021, awalnya adalah infrastruktur lintas rantai. Kini, timnya mengembangkan Hypercall, protokol opsi on-chain di ekosistem Hyperliquid, yang menawarkan perdagangan opsi 24/7 untuk berbagai aset tanpa risiko likuidasi bertingkat. Meski masih dalam tahap Alpha, Hypercall diklaim telah mencatat volume perdagangan kumulatif lebih dari $55 miliar. Deribit, platform opsi terpusat yang berdiri sejak 2016, masih mendominasi sekitar 85% pasar opsi crypto dengan aset total $3,588 miliar. Keunggulannya terletak pada likuiditas yang dalam dan alat profesional, namun memiliki keterbatasan seperti risiko custodial dan persyaratan KYC. Hayes melihat peluang bagi platform opsi on-chain seperti Hypercall untuk bersaing, khususnya di segmen aset DeFi-native dan aset baru seperti RWA. Namun, menggeser Deribit yang telah mapan akan menjadi tantangan besar. Aksi 'call' Hayes baru-baru ini menuai kontroversi. Dia sebelumnya mempromosikan HYPE, lalu menjualnya, sebelum membeli kembali. Laporan penelitian Maelstrom tentang CARDS yang memprediksi harga $4 juga diikuti penurunan harga aset tersebut. Kritik muncul, menuduhnya menciptakan 'likuiditas keluar' bagi pengikutnya, meski Hayes membalas bahwa itu hanyalah aktivitas trading biasa.

Foresight News1j yang lalu

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片