Когда введут цифровой рубль. Сроки и требования

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-03-12Terakhir diperbarui pada 2024-09-12

Регулятор планирует запустить широкое использование новой формы нацвалюты к 1 июля 2025 года

Банк России назвал окончательные сроки внедрения цифрового рубля и направил соответствующие предложения по изменению законодательства в Минфин.

ЦФА, стейблкоин и цифровой рубль. Где разница и при чем тут криптовалюта

Широкое использование цифровой национальной валюты планируется запустить с 1 июля 2025 года, говорится в сообщении регулятора. К этому моменту 13 крупнейших банков России должны будут обеспечить своих клиентов готовой инфраструктурой для операций с цифровыми рублями. Пользователи должны получить возможность открывать и пополнять счета цифрового рубля, делать переводы.

rbc.group

В перечень крупнейших банков входят ЮниКредит Банк, Банк ГПБ, Совкомбанк, Банк ВТБ, Альфа-Банк, Сбербанк, Московский Кредитный Банк, Банк Открытие, РОСБАНК, Т-Банк, Промсвязьбанк, Райффайзенбанк и Россельхозбанк.

Остальным банкам с универсальной лицензией регулятор предоставит больше времени на доработку своих систем — до 1 июля 2026 года, прочим кредитным организациям — до 1 июля 2027 года.

Цифровой рубль — это еще одна форма национальной валюты России, помимо наличных и безналичных рублей, выпускаемая Банком России. Эта форма представляет собой уникальный электронный код — токен, созданный с использованием технологии блокчейн. Хранение и оборот этих токенов будет происходить на специально созданной для этого платформе Банка России.

Что такое деньги и какие у них функции в экономике

Также Банк России планирует установить сроки обязательного приема оплаты в цифровых рублях для торговых и сервисных предприятий (ТСП). Компании с годовой выручкой более 30 млн рублей должны будут это делать с 1 июля 2025 года, более 20 млн рублей — с 1 июля 2026 года, все прочие — с 1 июля 2027 года.

Регулятор напомнил, что оплата покупок цифровыми рублями будет проходить по универсальному QR-коду, и все операции с цифровыми рублями для граждан будут бесплатными.

Bacaan Terkait

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

Laporan BIS mengingatkan bahwa risiko utama stablecoin bukan hanya ketidakstabilan nilai (de-pegging), tetapi kemampuan untuk diintegrasikan ke dalam sistem keuangan yang teridentifikasi, termonitor, dapat dipertanggungjawabkan, dan teregulasi. Dari perspektif kepatuhan, uang memerlukan kerangka institusional yang menjamin unit akun, pembayaran pasti, likuiditas, regulasi, dan integritas keuangan. Stablecoin, yang banyak beredar di blockchain tanpa izin, menghadapi tantangan dalam KYC, AML/CFT, dan kejelasan tanggung jawab karena pseudo-anonimitas, dompet non-tahanan, dan bridging antar-rantai. Transparansi data rantai-blok (on-chain) tidak secara otomatis berarti transparansi kepatuhan. Alamat yang terlihat tidak sama dengan identitas yang diketahui. Risiko dari ekosistem stablecoin dapat berpindah kembali ke keuangan tradisional melalui titik on-ramp/off-ramp (pintu masuk/keluar dana). Oleh karena itu, arah masa depan yang diusulkan BIS adalah mengintegrasikan teknologi tokenisasi ke dalam sistem moneter berbasis bank sentral dan lembaga teratur, dengan menanamkan aturan sejak awal ("embedded rules"). Ini termasuk identifikasi klien, pra-skrining transaksi, penilaian risiko, jejak data yang dapat diaudit, serta mekanisme kolaborasi lintas lembaga dan yurisdiksi. Intinya, bagi profesional kepatuhan, setiap inovasi keuangan baru harus menjawab pertanyaan mendasar: Siapa yang mengidentifikasi klien, memantau transaksi, menangani anomali, dan bertanggung jawab? Kepatuhan bukanlah penghalang inovasi, melainkan infrastruktur dasar agar inovasi keuangan dapat berkelanjutan dan aman.

链捕手Baru saja

Laporan BIS: Risiko Nyata Stablecoin Bukan Hanya 'Decoupling'

链捕手Baru saja

Bitcoin Incar Lonjakan Makro ke $70K Setelah Jatuh di Bawah $60K – Apa yang Menunggu BTC Selanjutnya?

Harga Bitcoin (BTC) sempat turun di bawah $60.000 ke level $58.000, namun berhasil pulih ke $61.540 pada saat laporan. Meski menunjukkan kenaikan 2% dalam 24 jam, BTC masih mengalami penurunan 8% dalam sebulan, memicu kekhawatiran. Analisis teknis menunjukkan sinyal campuran. RSI di atas 55 dan MACD hijau mengisyaratkan kekuatan bull, namun tidak kuat karena garis sinyal dan MACD hampir menyatu. Bollinger Bands yang melebar menandakan volatilitas mendatang. Data on-chain dari CryptoQuant mengungkapkan reset pasar. Eksposur bersih panjang manajer aset di futures CME turun ke level terendah sejak peluncuran ETF spot AS, menunjukkan penurunan keyakinan, bukan pergeseran bearish. Minat terbuka turun drastis 63.5%, menandakan pengurangan leverage di pasar derivatif. Posisi hedging juga ringan, menciptakan "kekosongan posisi" yang bisa memicu pergerakan besar berikutnya jika institusi kembali. Penahan jangka panjang (LTH) diduga membeli di harga lebih rendah, membantu membentuk dasar harga dan meredakan tekanan jual. BTC kini berada di atas rata-rata bergerak 7-hari, tetapi masih di bawah rata-rata 30-hari, mengindikasikan momentum jangka pendek membaik meski tren belum sepenuhnya bullish. Di sisi lain, terjadi perpindahan aset besar-besaran, termasuk transfer 1.000 BTC ke Coinbase Prime yang dikaitkan dengan Tim Draper dan pergerakan serupa dari dompet terkait Clifton Collins. Meski berpotensi menambah pasokan, transfer ini tidak selalu berarti penjualan segera. Analis Axel Adler Jr. memperingatkan bahwa metrik on-chain menunjukkan risiko penurunan masih ada, karena BTC belum mencapai kondisi jenuh jual parah seperti di dasar siklus sebelumnya. **Kesimpulan Utama:** * Bitcoin berada di atas $61.500, tetapi masih di bawah rata-rata bergerak 30-hari. * Penarikan dan pelepasan aset dari ETF tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga BTC saat ini dan mendatang.

ambcrypto15m yang lalu

Bitcoin Incar Lonjakan Makro ke $70K Setelah Jatuh di Bawah $60K – Apa yang Menunggu BTC Selanjutnya?

ambcrypto15m yang lalu

Trading

Spot
活动图片