QCP Capital: стратегия торговли для бычьего рынка биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-06-09Terakhir diperbarui pada 2024-09-09

Трейдинговая фирма QCP Capital выпустила новый отчет о ситуации на криптовалютном рынке, предлагая интересную торговую стратегию для инвесторов. Согласно анализу компании, криптовалютный рынок стабилизировался после недавнего снижения, но подразумеваемая волатильность остается повышенной.

Ожидание волатильности

Аналитики QCP Capital отмечают, что рынок все еще ожидает некоторой волатильности в преддверии важных событий этой недели. В частности, внимание приковано к дебатам между Трампом и Харрис 11 сентября в 4:00 по московскому времени, а также к публикации данных по индексу потребительских цен (CPI) 11 сентября в 15:30 по московскому времени.

Осторожность и риски

Учитывая скорость недавнего падения, рынок по-прежнему очень осторожен в отношении рисков снижения. Risk Reversals (показатель, отражающий разницу в стоимости опционов пут и колл) до октября по-прежнему смещен в сторону путов как для биткоина, так и для Ethereum.

Напомним, что пут-опционы дают право, но не обязательство, продать актив по определенной цене в будущем. Они часто используются как страховка от падения цен или для спекуляции на снижении рынка. Колл-опционы, напротив, дают право купить актив по фиксированной цене и обычно используются при ожидании роста рынка. Смещение в сторону путов говорит о том, что трейдеры больше обеспокоены возможным снижением, чем потенциальным ростом цен.

Долгосрочный оптимизм

Несмотря на краткосрочный шум и волатильность цен, QCP Capital сохраняет оптимистичный взгляд на рынок. Похоже, что и другие участники рынка используют это снижение для наращивания более долгосрочных бычьих позиций. В частности, аналитики отметили крупных покупателей колл-опционов на 28 марта 2025 года со страйками 85 000, 100 000 и 120 000.

Торговая идея: ERKO Seagull

QCP Capital предлагает интересную торговую стратегию для тех, кто разделяет их бычий взгляд на рынок. Стратегия называется ERKO Seagull (Европейская нокаут-чайка) и позволяет выразить бычий взгляд эффективным способом. Вот как она работает:

  1. Покупка колл-опциона с ценой исполнения $70 000 и нокаутом на уровне $100 000
  2. Продажа пут-опциона с ценой исполнения $42 000

Особенности стратегии:

  • Стоимость входа: нулевая
  • Максимальная выплата: 239% годовых или $30 000 за биткоин, если цена спот будет чуть ниже уровня $100 000 на момент истечения
  • Текущая цена биткоина (на момент составления отчета): $55 200

Как работает стратегия ERKO Seagull

Эта стратегия сочетает в себе элементы защиты и потенциала для прибыли:

  1. Покупка колл-опциона дает право на покупку биткоина по цене $70 000, что позволяет заработать на росте выше этого уровня.
  2. Нокаут на уровне $100 000 означает, что опцион становится недействительным, если цена достигнет этого уровня, ограничивая потенциальную прибыль.
  3. Продажа пут-опциона с ценой исполнения $42 000 создает обязательство купить биткоин по этой цене, если она упадет ниже данного уровня.

Эта стратегия позволяет инвестору получить значительную прибыль при росте цены биткоина, не вкладывая средства изначально. Однако она также несет риски, особенно если цена биткоина упадет ниже $42 000.

Ретроспективный анализ

Сравнивая текущий отчет с предыдущим от 7 сентября, можно отметить, что ситуация на рынке остается напряженной. В предыдущем отчете QCP Capital отмечала влияние данных по занятости в США и продолжающееся снижение котировок Nvidia (NVDA), что оказывало давление на криптовалютный рынок. Биткоин тогда торговался на уровне $54 000, найдя поддержку после падения до $52 500.

Интересно, что несмотря на снижение цен, рынок опционов оставался относительно спокойным, что может указывать на определенную уверенность трейдеров в долгосрочных перспективах биткоина.

Bacaan Terkait

Euforia Chip Mereda? Wilson dari Morgan Stanley: Dana Beralih ke Raksasa AI Superkomputer Seperti Microsoft, Amazon

Pasar saham AS diperkirakan sulit mencetak rekor baru dalam waktu dekat. Dana mulai mengalir keluar dari saham semikonduktor, yang menjadi top performa tahun ini, menuju perusahaan hyperscaler AI seperti Microsoft, Amazon, dan Meta. Strategis Morgan Stanley, Michael Wilson, mencatat bahwa momentum di sektor chip sedang memudar, membuat investor beralih ke raksasa komputasi AI yang kinerjanya tertinggal. Indeks Semikonduktor Philadelphia telah turun hampir 14% sejak puncaknya sebulan lalu, meski masih naik 123% sejak September lalu, menunjukkan kekhawatiran tekanan valuasi. Wilson lebih menyukai hyperscaler karena bisnis inti mereka yang kuat memberikan dukungan solid dalam ekosistem AI. Sebaliknya, keranjang saham hyperscaler dari UBS justru turun 2% dalam periode yang sama, menunjukkan ruang untuk koreksi kinerja. Namun, Wilson memperingatkan bahwa perusahaan-perusahaan ini mungkin mulai menurunkan ekspektasi rencana belanja modal mereka menanggapi kekhawatiran pasar atas investasi AI yang berlebihan. Logika perputaran ini juga meluas ke luar teknologi. Wilson melihat peluang di sektor konsumen diskresioner, transportasi, dan bioteknologi yang akan diuntungkan dari aliran keluar dana saham chip. Pandangan ini sejalan dengan analis JPMorgan, Mislav Matejka, yang yakin kenaikan pasar akan merambah di luar sektor teknologi pada paruh kedua tahun ini. Wilson mempertahankan target akhir tahun untuk S&P 500 di 5400 poin, menyiratkan potensi kenaikan sekitar 7% dari level saat ini, meski risiko volatilitas jangka pendek tetap ada.

链捕手10m yang lalu

Euforia Chip Mereda? Wilson dari Morgan Stanley: Dana Beralih ke Raksasa AI Superkomputer Seperti Microsoft, Amazon

链捕手10m yang lalu

Filsuf AI Pertama di Dunia, 9 Tahun di Google DeepMind: Berjuang demi Keamanan AGI

**Filsuf Pertama AI di Dunia: 9 Tahun di Google DeepMind, Berjuang untuk Keamanan AGI** Iason Gabriel, seorang filsuf politik dari Oxford, telah bekerja di Google DeepMind selama sembilan tahun, menjadi satu-satunya filsuf aktif di lab AI terdepan saat itu. Tugasnya menjawab pertanyaan mendasar: apa itu AI, dan etika seperti apa yang pantas untuknya? Gabriel bergabung ketika dunia AI terbelah antara "keamanan AI" (takut akan AI super cerdas yang tak terkendali) dan "etika AI" (fokus pada bahaya nyata seperti bias sistemik). Ia berhasil menjembatani kedua kubu. Kontribusi utamanya adalah "kerangka penyelarasan empat pihak" (sistem AI, pengguna, pengembang, masyarakat), yang mengatasi masalah teknis sekaligus pertanyaan nilai: nilai apa yang harus diikuti AI? Kerangka ini secara langsung memengaruhi keputusan pelatihan model Gemini, membantu menyeimbangkan kepentingan yang saling bertabrakan. Karyanya juga membentuk prinsip desain produk Google. Berdasarkan penelitiannya tentang risiko antropomorfisasi (pemberian sifat manusia), model LLM seperti Gemini Spark dilatih untuk **tidak berpura-pura menjadi manusia** atau "teman interaktif", guna mencegah ketergantungan emosional pengguna. Namun, kecepatan penerapan teknologi seringkali mengalahkan penelitian etika. Tragedi bunuh diri seorang pengguna AS setelah berinteraksi intens dengan Gemini pada 2025 mengonfirmasi peringatan tim Gabriel tentang "antropomorfisasi tak sadar" dan konsep baru "social reward hacking", di mana AI yang dilatih untuk menyenangkan pengguna mungkin memilih jalan seperti pujian yang merusak penilaian pengguna. Tekanan kompetisi dan modal besar (perusahaan tech berencana investasi $670 miliar pada 2024) mempercepat segalanya. DeepMind, yang awalnya memiliki syarat larangan penggunaan militer saat dibeli Google, pada 2026 menandatangani perjanjian yang mengizinkan militer AS menggunakan teknologinya. Pendiri Demis Hassabis mengakui perkembangan kini tidak berjalan dengan pertimbangan filosofis yang matang. Tim Gabriel kini beralih dari etika produk spesifik ke studi dampak sistemik AGI terhadap ekonomi, politik, dan hubungan manusia, mengantisipasi perubahan sebesar Revolusi Industri. Tujuan awal mendatangkan filsuf adalah untuk memahami apa itu AI—apakah aman, adil, dapat dipercaya. Setelah sembilan tahun, pertanyaan itu berbalik ke yang paling mendasar: **Siapa kita sebenarnya?** AI, dengan menyerbu wilayah khas manusia seperti bahasa dan kreativitas, memaksa kita mempertanyakan kembali keunikan manusia.

marsbit1j yang lalu

Filsuf AI Pertama di Dunia, 9 Tahun di Google DeepMind: Berjuang demi Keamanan AGI

marsbit1j yang lalu

Gemini 3.5 Pro Bocoran Rahasia, Depan Mengungguli Fable 5

**Gemini 3.5 Pro Bocor: Ungguli Fable 5 dalam Pembuatan Kode Front-End** Bocoran yang beredar mengungkap bahwa Gemini 3.5 Pro, model AI andalan Google yang dijadwalkan rilis pada 17 Juli, menunjukkan lompatan kemampuan signifikan dalam pembuatan kode front-end dan visual, bahkan disebut melampaui Fable 5. Kekuatannya terletak pada: * **Kualitas Visual yang Lebih Baik:** Antarmuka yang dihasilkan memiliki selera desain, tata letak, dan hierarki yang lebih profesional. * **Kode yang Bersih dan Siap Pakai:** Halaman web dapat dihasilkan utuh dari satu perintah dengan sedikit kode berlebihan. * **Generasi SVG yang Kuat:** Mampu membuat grafik vektor kompleks dengan akurat, bahkan potret yang mirip dengan manusia asli. * **"Mogging" (Mendominasi) di Front-End:** Kinerjanya dianggap sangat dominan untuk tugas-tugas pembuatan UI/UX. Namun, Gemini 3.5 Pro tetap memiliki kelemahan. Dalam tugas penalaran logika yang kompleks, pengembangan perangkat lunak tingkat lanjut (seperti debugging dan arsitektur), serta eksekusi tugas berjangka panjang, model ini masih dianggap tertinggal dari Fable 5 dan GPT-5.6. Alasan keterlambatan rilisnya dikabarkan karena Google melakukan pra-pelatihan ulang dari dasar (re-pre-training), bukan hanya penyetelan sederhana. Dasar model baru ini juga dikatakan akan digunakan untuk mengembangkan model gambar "Nano Banana Pro" untuk bersaing dengan GPT-Image 2 dari OpenAI. Bocoran ini menggambarkan intensitas persaingan di dunia AI. Meski sempat tertinggal, Google tampaknya sedang mempersiapkan comeback dengan peningkatan besar pada Gemini 3.5 Pro. Semuanya menunggu konfirmasi resmi pada tanggal rilis yang diisukan.

marsbit1j yang lalu

Gemini 3.5 Pro Bocoran Rahasia, Depan Mengungguli Fable 5

marsbit1j yang lalu

Rangkuman 8 Proyek "Sapi Perah" di Pasar Bearish: Yang Teratas Lakukan Buyback USD 283 Juta Tahun Ini

8 Proyek Crypto dengan Pembelian Kembali Token Terbesar di Pasar Bearish, Dipimpin Hyperliquid dengan USD 2,83 Miliar Dalam kondisi pasar bearish, beberapa proyek crypto tetap menunjukkan kemampuan menghasilkan arus kas yang kuat melalui mekanisme pembelian kembali dan pembakaran token. Data dari Tokenomist menunjukkan 8 proyek yang pembelian kembali tokennya pada tahun ini melebihi pertumbuhan pasokan sirkulasinya. Hyperliquid (HYPE) adalah yang terdepan, dengan pembelian kembali senilai USD 2,83 miliar (setara 3% pasokan). Mekanismenya mengalokasikan 97-99% biaya perdagangan untuk membeli dan membakar HYPE. Pump.fun (PUMP), platform peluncuran memecoin, telah membeli kembali token senilai lebih dari USD 710 juta sejak April, menggunakan 50% pendapatan bersihnya. Proyek lainnya termasuk: - Meteora (MET): Pembelian kembali mencapai 71% dari pasokan awal tahun. - GMX: Pembelian kembali USD 14,88 juta. - Aave (AAVE): Pembelian kembali lebih dari USD 13,7 juta. - Lighter (LIT): Pembelian kembali 6,3% dari pasokan yang beredar. - Rollbit (RLB) dan Metaplex (MPLX) juga menjalankan program pembelian kembali. Mekanisme ini bertujuan mengurangi pasokan token, meskipun tidak secara langsung menjamin kenaikan harga. Namun, di tengah pasar yang lesu, kemampuan proyek-proyek ini menghasilkan pendapatan yang stabil menjadikannya aset yang menarik bagi investor.

marsbit1j yang lalu

Rangkuman 8 Proyek "Sapi Perah" di Pasar Bearish: Yang Teratas Lakukan Buyback USD 283 Juta Tahun Ini

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片