Global Domination: Cardano (ADA) Whales Swim To Crypto’s Fastest Growing Meme Coin After Another Week of 12% Losses

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-09-05Terakhir diperbarui pada 2024-09-05

Abstrak

Cardano (ADA), once hailed as a potential game-changer in the blockchain space, is facing significant challenges despite its recent technical...

Cardano (ADA), once hailed as a potential game-changer in the blockchain space, is facing significant challenges despite its recent technical upgrades. The latest Chang-Upgrade, designed to push Cardano (ADA) further towards decentralization, has been successfully implemented. However, the market’s reaction has been less than enthusiastic, with ADA suffering another 12% drop over the past week. As uncertainty looms over Cardano (ADA)’s future, a growing number of ADA investors are shifting their focus to Mpeppe (MPEPE), the rapidly rising meme coin that’s capturing the crypto community’s attention.

Cardano (ADA)’s Struggle Despite Chang-Upgrade Success

Cardano (ADA)’s founder, Charles Hoskinson, has long envisioned a fully decentralized blockchain, and the Chang-Upgrade is a critical step in that direction. This upgrade introduces new governance structures aimed at making the Cardano (ADA) network more resilient and community-driven. The upgrade also marks the beginning of Cardano (ADA)’s “Bootstrap Phase,” where decisions will increasingly be made by the community rather than a central authority.

Despite these advancements, Cardano (ADA)’s market performance tells a different story. ADA has fallen out of the top 10 cryptocurrencies by market capitalization, now sitting at the 11th spot. This decline has raised alarms, especially when considering the warnings from experts like Bitcoin evangelist Adam Back, who predicts that ADA could see a 90% drop in value. Back’s concerns stem from what he perceives as a lack of substantial market impact from Cardano (ADA)’s numerous announcements and upgrades.

The Rise of Mpeppe: A Beacon of Hope for Disillusioned ADA Investors

In the face of these challenges, many Cardano (ADA) whales—large holders of ADA—are looking for safer and potentially more profitable havens for their investments. Enter Mpeppe (MPEPE), a meme coin that has quickly become the talk of the crypto world. Unlike traditional cryptocurrencies that rely heavily on technical upgrades and institutional backing, Mpeppe (MPEPE) has leveraged the power of community engagement and decentralized finance (DeFi) innovation to carve out its niche in the market.

Mpeppe (MPEPE)’s rapid rise is not just fueled by hype; it’s built on a robust ecosystem centered around a decentralized gaming and casino platform. This platform allows users to participate in various games and earn rewards, making it an attractive proposition for investors looking for both fun and profit. The recent presale success of Mpeppe (MPEPE) has only added to its allure, with analysts predicting that the coin could see exponential growth in the coming months.

Why Mpeppe is Gaining Traction

For ADA holders, the switch to Mpeppe (MPEPE) is more than just a reaction to Cardano (ADA)’s declining price—it’s a strategic move to diversify and tap into a growing sector of the crypto market. Mpeppe (MPEPE)’s appeal lies in its ability to combine the viral nature of meme coins with the utility of DeFi platforms. This unique combination positions Mpeppe (MPEPE) as not just another meme coin, but as a serious contender in the crypto space with real-world applications.

The community-driven nature of Mpeppe (MPEPE) also resonates with investors who are wary of the top-down approach seen in other projects. Mpeppe (MPEPE)’s developers have ensured that the coin’s growth is aligned with the interests of its holders, offering various incentives such as staking rewards and a transparent roadmap for future developments.

Cardano (ADA) at a Crossroads: What’s Next for ADA?

As Cardano (ADA) continues to navigate through its Bootstrap Phase, the next few months will be crucial in determining its long-term viability. The successful implementation of the Chang-Upgrade is undoubtedly a positive development, but it remains to be seen whether it will translate into tangible market benefits. The risk of a 90% drop, as predicted by some experts, cannot be ignored, especially if Cardano (ADA) fails to regain its position in the top 10 cryptocurrencies.

For now, Cardano (ADA)’s future hangs in the balance. The growing interest in Mpeppe (MPEPE) highlights the shifting sentiment among investors who are increasingly looking for alternative opportunities in the crypto space. While Cardano (ADA)’s journey towards decentralization is commendable, it may not be enough to stave off the looming threat of further price declines.

Conclusion: A Shift in the Crypto Landscape

The transition of Cardano (ADA) whales to Mpeppe (MPEPE) underscores a broader trend in the crypto market—investors are prioritizing projects that offer immediate utility and community engagement over long-term promises. Mpeppe (MPEPE), with its blend of meme culture and DeFi innovation, is well-positioned to capitalize on this shift.

For more information on the Mpeppe (MPEPE) Presale: 

Visit Mpeppe (MPEPE)

Join and become a community member: 

https://t.me/mpeppecoin

https://x.com/mpeppecommunity?s=11&t=hQv3guBuxfglZI-0YOTGuQ

 

Bitcoinist

Bitcoinist

Bitcoinist is the ultimate news and review site for the crypto currency community!

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Sekelompok Insinyur Suzhou Mendapat Kebebasan Finansial Secara Tak Terduga

Kejutan spektakuler terjadi di pasar saham China. Perusahaan alat uji komunikasi optik, Lianxun Instruments, mengalami kenaikan harga saham 30 kali lipat hanya dalam dua bulan setelah IPO, menjadi saham termahal di A-Shares (melebihi 2.000 RMB). Hal ini membuat sekitar 100 insinyur dan karyawan inti di Suzhou meraih kebebasan finansial yang luar biasa. Untuk mempertahankan talenta teknis, perusahaan telah mempersiapkan platform kepemilikan saham karyawan sejak lama. Melalui tiga platform tersebut, para karyawan kini menguasai 15.91% saham perusahaan, senilai lebih dari 36 miliar RMB. Hampir 40 karyawan menjadi miliarder, dan yang memiliki saham terkecil pun nilainya melebihi 5 juta RMB. Pendiri perusahaan, Hu Haiyang, Huang Jianjun, dan Yang Jian, masing-masing menjadi miliarder baru di Suzhou. Kesuksesan ini didorong oleh ledakan permintaan daya komputasi AI. Pendapatan Lianxun melonjak dari 276 juta RMB (2023) menjadi 1,194 miliar RMB (2025). Investor awal, termasuk modal negara bagian Suzhou, menikmati imbal hasil ratusan kali lipat. Fenomena ini menandai era baru di mana kekayaan diciptakan oleh teknologi. Berbeda dengan era internet dan properti sebelumnya, kini insinyur dan tenaga teknis mulai menjadi pemeran utama dalam kisah sukses finansial. Perusahaan-perusahaan di bidang komunikasi optik, AI, chip, dan semikonduktor lainnya juga melahirkan kisah serupa, memberi imbalan pada para talenta teknis yang selama ini menjadi tulang punggung inovasi China.

marsbit1j yang lalu

Sekelompok Insinyur Suzhou Mendapat Kebebasan Finansial Secara Tak Terduga

marsbit1j yang lalu

Makalah Paling 'Berbahaya' Tahun Ini dari Nvidia: AI Mereproduksi Kode Sendiri, Berevolusi Tanpa Batas

**Ringkasan: Makalah NVIDIA yang Mengkhawatirkan tentang AI yang Berkembang Biak Sendiri dan Berevolusi Tanpa Henti** Sebuah makalah penelitian baru yang ditulis bersama oleh Universitas Cambridge, NVIDIA, dan lembaga lainnya, berjudul **"Red Queen Gödel Machine (RQGM)"**, telah memicu perdebatan serius. Makalah ini menggambarkan sistem AI yang dapat **menulis dan memutasi kode algoritma belajarnya sendiri** secara mandiri. Mekanismenya menyerupai permainan evolusi yang kejam: 1. AI menghasilkan varian kode baru (keturunan dengan mutasi). 2. Varian ini diuji dalam lingkungan terbatas (sandbox). 3. Varian yang gagal dihapus, yang berhasil dipertahankan untuk reproduksi dan evolusi lebih lanjut. Yang paling mengkhawatirkan adalah langkah selanjutnya: AI kemudian **secara aktif mengembangkan "penguji" atau "wasit"-nya sendiri**. Ia menciptakan standar evaluasi yang lebih ketat untuk menilai kode yang lebih maju yang dihasilkannya. Hal ini menciptakan **lingkaran rekursif tanpa akhir** di mana baik "peserta" (agen AI) maupun "penguji" secara bersama-sama berevolusi dan saling mendorong menuju kemampuan yang semakin tinggi—seperti dalam **"Hipotesis Ratu Merah"** di biologi: "Kita harus terus berlari secepat mungkin hanya untuk tetap di tempat yang sama." Dalam eksperimen, RQGM menunjukkan peningkatan kinerja dalam beberapa tugas: * **Penulisan Kode:** Meningkatkan tingkat kelulusan pada kumpulan tes. * **Penulisan Makalah Akademik:** Meningkatkan tingkat "penerimaan" makalah yang dihasilkan AI oleh panel peninjau. * **Pembuktian Matematika:** Menghasilkan sistem penilaian yang lebih akurat dan agen pembuktian yang berkinerja lebih baik. Makalah ini dilihat sebagai langkah signifikan menuju **Recursive Self-Improvement (RSI)**, di mana AI dapat meningkatkan dirinya sendiri secara berulang. Beberapa ahli, seperti Jack Clark dari Anthropic, memprediksi kemungkinan 60% bahwa AI dengan kemampuan evolusi mandiri yang tinggi akan muncul pada akhir tahun 2028. Karya RQGM dianggap sebagai langkah konkret yang memperpendek jarak menuju skenario semacam itu, menimbulkan pertanyaan mendalam tentang masa depan dan potensi kemunculan Kecerdasan Buatan Super (ASI).

marsbit1j yang lalu

Makalah Paling 'Berbahaya' Tahun Ini dari Nvidia: AI Mereproduksi Kode Sendiri, Berevolusi Tanpa Batas

marsbit1j yang lalu

Keseimbangan Kekuatan Kembali Apple dan "Micron cs": Membongkar Struktur Profit di Balik iPhone

Pernahkah Anda mempertanyakan bagaimana keuntungan dari penjualan iPhone didistribusikan di antara berbagai pemasok komponen? Sebuah analisis menunjukkan pergeseran kekuatan dalam rantai pasokan Apple. Dulu, pemasok memori seperti Micron (MU) hanya menerima bagian kecil, sekitar 1.6%-2.3% dari harga iPhone X. Laporan dari akun media sosial @BluthCapital menyoroti ketidakseimbangan ini, dengan menyebut Apple membeli chip seharga $5 dan menjualnya kembali seharga $99 kepada konsumen. Data terbaru menunjukkan, dari total keuntungan satu unit iPhone, Apple mengambil porsi terbesar sekitar 25%, sedangkan raksasa memori seperti Micon hanya memperoleh kurang dari 3%. Laporan keuangan Apple Q2 2026 mengungkapkan, laba bersih per unit iPhone sekitar $320-340, dengan margin bersih mencapai 33%-36%. Sementara itu, biaya memori telah meningkat secara signifikan. Pada era iPhone X (2017), biaya memori hanya sekitar 2% dari Biaya Material (BOM). Namun, pada iPhone 17 (2026), proporsi ini melonjak menjadi 12%-15% dari BOM, sekitar $60-80, didorong oleh kenaikan harga memori secara global. Peningkatan tajam harga memori ini, yang disebut CEO Apple Tim Cook sebagai fenomena "sekali dalam 40 tahun", utamanya dipicu oleh permintaan yang sangat besar dari industri AI. Server AI membutuhkan DRAM 8-10 kali lebih banyak dibandingkan server tradisional, menyebabkan pemasok seperti Samsung, SK Hynix, dan Micon mengalihkan produksi ke produk berpenghasilan tinggi seperti HBM (High Bandwidth Memory), yang mengurangi pasokan untuk elektronik konsumen seperti iPhone. Ketimpangan pasokan ini mengubah dinamika kekuatan, memberikan leverage negosiasi yang lebih besar kepada produsen memori. Bahkan, dikabarkan Apple sedang mencoba mendiversifikasi pasokannya dengan mengajukan izin untuk membeli chip memori dari perusahaan China, CXMT. Singkatnya, era di mana Apple mendominasi dengan menekan harga pemasok komponen seperti memori sedang mengalami perubahan. Kekuatan kini bergeser seiring dengan melonjaknya permintaan memori dari sektor AI, memaksa perusahaan seperti Apple untuk menyesuaikan strategi dan menghadapi kenaikan biaya yang signifikan.

Odaily星球日报3j yang lalu

Keseimbangan Kekuatan Kembali Apple dan "Micron cs": Membongkar Struktur Profit di Balik iPhone

Odaily星球日报3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu MEME 2.0

Memecoin 2.0: Kebangkitan $MEME 2.0 di Dunia Cryptocurrency Pendahuluan Dalam lanskap cryptocurrency yang terus berkembang, sebuah pesaing baru telah muncul. Memecoin 2.0, yang disimbolkan sebagai $MEME 2.0, membawa konsep koin meme ke tingkat yang menarik. Sebagai produk sampingan dari Memecoin yang asli, proyek ini telah menarik perhatian komunitas kripto dengan mengalihkan fokus dari insentif finansial yang biasa ke pengalaman yang menarik dan menghibur. Beroperasi di blockchain Ethereum, Memecoin 2.0 dengan berani mendefinisikan kembali keterlibatan komunitas di ranah kripto. Apa itu Memecoin 2.0, $MEME 2.0? Pada intinya, Memecoin 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang memprioritaskan semangat komunitas dan kesenangan yang terkait dengan budaya meme. Berbeda dengan cryptocurrency konvensional, yang berkonsentrasi pada kasus penggunaan praktis dan manfaat yang nyata, Memecoin 2.0 membedakan dirinya dengan menerima sisi yang lebih ringan dari mata uang digital. Proyek ini ada tanpa janji utilitas, peta jalan yang terstruktur, atau pengembalian finansial, tetapi lebih fokus pada pengembangan komunitas yang dinamis yang berpusat pada meme dan kesenangan yang dibagikan. Dengan melakukan hal ini, proyek ini memanfaatkan tren budaya meme yang berkembang di ruang online, menjadikannya pemain yang unik di dunia aset digital. Pencipta Memecoin 2.0, $MEME 2.0 Meskipun telah dilakukan penelitian mendalam tentang asal-usul Memecoin 2.0, identitas eksplisit penciptanya tetap tidak diketahui. Anonimitas ini tidak jarang terjadi di komunitas kripto, di mana banyak proyek dipimpin oleh individu atau kelompok yang lebih memilih untuk tetap berada di belakang layar. Kurangnya informasi yang tersedia untuk umum mengenai pencipta proyek ini dapat dipandang sebagai langkah strategis, menyoroti keterlibatan komunitas daripada ketenaran individu dalam ruang ini. Investor Memecoin 2.0, $MEME 2.0 Informasi mengenai para investor atau dukungan finansial untuk Memecoin 2.0 jarang ditemui. Ketidakadaan detail ini mungkin menunjukkan bahwa proyek ini didanai sendiri atau bahwa fokusnya pada komunitas daripada struktur investasi tradisional telah menarik jenis pendukung yang berbeda. Karena dunia koin meme biasanya melibatkan lebih banyak keterlibatan akar rumput daripada investasi institusional, pendekatan ini sejalan dengan etos proyek yang digerakkan oleh komunitas. Bagaimana Memecoin 2.0, $MEME 2.0 Bekerja? Memecoin 2.0 beroperasi sepenuhnya di blockchain Ethereum, memanfaatkan fitur keamanan dan skalabilitas yang kuat. Dengan memanfaatkan kekuatan Ethereum, Memecoin 2.0 dapat menawarkan lingkungan yang aman untuk interaksi pengguna sambil memastikan bahwa transaksi efisien dan hemat biaya. Salah satu atribut unik dari Memecoin 2.0 terletak pada strukturnya yang digerakkan oleh komunitas. Nilai dan popularitas token $MEME 2.0 berasal dari partisipasi aktif penggunanya, bukan dari utilitas yang melekat. Desain ini memperkuat fokus proyek pada aspek hiburan dari cryptocurrency, menunjukkan bahwa tawa dan keterlibatan komunitas adalah mata uang sejati yang mendorong kesuksesannya. Selain itu, proyek ini cocok dalam ekosistem yang lebih luas dari koin meme, di mana nilai setiap koin meme berfluktuasi berdasarkan budaya, tren, dan keterlibatan komunitas daripada prinsip ekonomi tradisional. Garis Waktu Memecoin 2.0, $MEME 2.0 Untuk lebih memahami evolusi dan tonggak sejarah Memecoin 2.0, berikut adalah garis waktu yang menyoroti peristiwa signifikan dalam sejarahnya: 2024: Proses penciptaan Memecoin 2.0 diakui sebagai cabang dari Memecoin yang asli, menetapkan dirinya di dalam konteks koin meme yang berkembang pesat sambil beroperasi di blockchain Ethereum. 13 Juli 2024: Memecoin 2.0 secara resmi memposisikan dirinya sebagai koin meme yang berfokus pada komunitas di jaringan Ethereum, menekankan pendekatan yang berfokus pada hiburan yang mengundang pengguna untuk terlibat dan berpartisipasi dalam pertumbuhannya. Poin Kunci Tentang Memecoin 2.0, $MEME 2.0 Beberapa karakteristik penting yang mendefinisikan Memecoin 2.0: Pendekatan Berfokus pada Komunitas: Misi utama Memecoin 2.0 adalah menciptakan pengalaman komunitas yang menyenangkan dan menarik, memanfaatkan kesenangan kolektif yang bersumber dari budaya memetik. Dibangun di atas Ethereum: Beroperasi di blockchain Ethereum memberikan proyek ini infrastruktur penting yang memastikan keamanan dan skalabilitas. Kurangnya Utilitas atau Peta Jalan: Dalam suatu perubahan yang mencolok dari cryptocurrency tradisional, Memecoin 2.0 tidak menjanjikan fitur utilitarian atau pengembalian finansial, menegaskan kembali komitmennya terhadap keterlibatan komunitas dan interaksi sosial. Fokus pada Budaya Memetik: Dengan menerima aspek humor dan budaya dari fenomena meme, Memecoin 2.0 menyediakan platform bagi pengguna untuk terlibat dengan kripto secara offline dan online. Konteks Tambahan: Signifikansi Koin Meme Koin meme telah muncul sebagai kelas cryptocurrency yang berbeda, sering kali didorong oleh humor dan pendekatan ringan terhadap perdagangan. Koin-koin ini umumnya tidak memiliki utilitas signifikan atau peta jalan pengembangan, menarik pengguna dengan janji kesenangan, interaksi komunitas, dan relevansi budaya. Dalam lanskap ekosistem kripto yang lebih luas, koin meme menghidupkan kembali pentingnya keterlibatan komunitas, menolak pendekatan yang hanya berorientasi keuntungan. Proyek-proyek seperti Memecoin 2.0 membuka era di mana hiburan dapat harmonis dengan aspirasi finansial, menjadikan blockchain sebagai taman bermain untuk kreativitas dan interaksi sosial. Kesimpulan Memecoin 2.0, atau $MEME 2.0, mewujudkan gelombang baru cryptocurrency yang memprioritaskan keterlibatan komunitas di atas struktur finansial yang kaku. Dengan fokus pada humor dan interaksi sosial, proyek ini memanfaatkan daya tarik yang mengelilingi budaya meme. Dengan beroperasi di blockchain Ethereum, Memecoin 2.0 memanfaatkan kemampuan teknologi sambil tetap teguh dalam komitmennya terhadap nilai hiburan dari mata uang digital. Seiring ruang seputar cryptocurrency terus berkembang, Memecoin 2.0 menjadi sebuah bukti bahwa masa depan aset digital mungkin sangat bergantung pada pengalaman bersama, tawa, dan hubungan komunitas yang kuat. Di dunia kripto yang tidak dapat diprediksi, mungkin kebahagiaan dapat sama berharganya dengan keuntungan finansial tradisional.

143 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.04Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu MEME 2.0

Cara Membeli MEME

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Memeland (MEME) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Memeland (MEME) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Memeland (MEME) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Memeland (MEME) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Memeland (MEME)Lakukan trading Memeland (MEME) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

511 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli MEME

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga MEME (MEME) disajikan di bawah ini.

活动图片