Grass 上线空投查询,我的电费能回本吗?

深潮Dipublikasikan tanggal 2024-09-05Terakhir diperbarui pada 2024-09-05

大批用户被「反撸」,社区成员怨气值拉满。

撰文:Asher,Odaily 星球日报

今日凌晨,Grass(社区俗称小草)在 X 平台发文宣布代币空投查询已上线(点击此处跳转空投查询链接),查询页面仅反映测试 Alpha 赛季和第 1-7 赛季的分配情况,不包括正在进行的奖励赛季和待公布分配。GRASS 代币总供应量为 10 亿枚,其中 10% 面向第一次空投,其详细空投分配如下:

  • 测试 Alpha 赛季:1.5%;

  • 第 1-7 赛季 :7%;

  • 奖励赛季(目前):0.5%;

  • 待公布:1%。

「小草」也算这段时间撸空投热度很高的项目,因此代币查询消息一出,各大「撸毛」社区一下子热闹起来,参与交互的用户们纷纷去查询所获代币数量,但随之而来的是各种怨气在社交媒体上弥漫:

  • 「5.8 个 GRASS 我没看错吧,妥妥的反撸啊,还有人比我更少的吗?」

  • 「批量搞了一堆号,怎么一亿积分就给了几十个币,到底咋算的?」

  • 「从第一赛季开始就开始做宣传推广,一共邀请了 101 个朋友参加,电脑挂了快一年,期间经常开 VPN,只有一个号,总共 700 多万积分,结果只空投了 63 个 GRASS,电费都不够,真是绝了。」

  • 「小草成功反撸,我就是网络乞丐,我是个小丑。」

  • ……

某社区成员查询截图

可以说,目前社交媒体上,无论是单号的个人还是批量撸毛的工作室,几乎都在吐槽小草空投代币的数量太少,充满着怨气。下面,Odaily 星球日报将带大家简单了解 Grass 项目、场外价格情况等信息。

Grass 项目简介

图源:官推

Grass 是部署在 Solana 上的第一个结合 AI、Depin 和 Solana 技术的项目,定位为 AI 的数据层。作为一个去中心化的网络,Grass 旨在通过访问公共网络,提供 AI 模型训练所需的数据。这使得 Grass 在扩展至清理和准备结构化数据集的过程中,成为 AI 数据层的重要组成部分,奠定了其在 AI 领域的基础地位。

根据 ROOTDATA 数据显示,目前,Grass 已完成二次融资,总金额为 450 万美元,分别为:

  • 2023 年 7 月,Grass 宣布完成 100 万美元 Pre-Seed 轮融资,No Limit Holdings、Big Brain Holdings、Builder Capital、Cogitent Ventures、Kyle Samani、Neel Somani、Rahim Noorani 等参与投资;

  • 2023 年 12 月,Grass 宣布完成 350 万美元种子轮融资,Polychain Capital 和 Tribe Capital 领投,Bitscale、Big Brain、Advisors Anonymous、Typhon V 和 Mozaik 等参投。

场外价格

目前,Grass 代币场外交易均没有上线大家所熟知的场外交易平台 AEVO 与 Whales Market,Whales Market 仅在之前上线了 Grass 积分的场外交易市场,随着代币空投消息的释放,其场外价格大幅下跌,现报每积分 0.00015 美元,24 小时跌幅近 40%。

Grass 积分场外交易价格 K 线

目前,社区自发组织的 OTC 情况,在 0.2-0.25 美元有买盘,但根据社区反馈,卖家似乎并不愿意在如此低的价格进行场外交易,部分卖家想要卖出的价格在 0.5 美元附近。

某社区场外 OTC 价格表

因此,若按照 0.5 美元一枚卖出,大部分用户查询的空投数量集中在 10-100 枚之间,约获得 5-50 美元的空投奖励,妥妥的「猪脚饭」。

值得一提,Grass 隐形发射的 NFT 项目 GigaBuds 在代币空投查询消息释放后,并没有下降,而是出现小幅上涨,暂报 2.472 SOL,24 小时涨幅 12.18%。在空投的 10% 代币中有 1% 代币目前官方给的是“待公布”,因此 GigaBuds 价格不跌反涨或许是期待这 1% 会给 NFT 持有者。

GigaBuds NFT K 线图

Bacaan Terkait

Microsoft Kehilangan Arah dalam Persaingan AI, Bisakah Copilot Membawa Mereka Kembali ke Jalur?

Microsoft, yang pernah menjadi pemimpin awal dalam perlombaan AI berkat kemitraan dengan OpenAI, kini menghadapi tantangan signifikan. Keunggulan awal mereka tergerus oleh persaingan langsung dari OpenAI sendiri, kemajuan cepat model seperti Claude dan Gemini, serta munculnya AI Agent yang mengganggu model bisnis SaaS tradisional Microsoft. Penetrasi berbayar Copilot yang lebih lambat dari perkiraan dan kehilangan kepemimpinan di alat pemrograman AI menambah tekanan. Artikel ini berfokus pada pergeseran strategi Microsoft di bawah CEO Satya Nadella. Daripada hanya bergantung pada satu model (seperti GPT dari OpenAI), Microsoft kini beralih ke strategi platform AI perusahaan yang "tidak terikat model". Tujuannya adalah menjadi lapisan dasar yang menghubungkan model (dari berbagai pemasok), data, keamanan, alur kerja, dan komputasi awan. Nilai inti mereka terletak pada perangkat lunak perusahaan, platform kerja, aset data, dan kerangka keamanan—bukan hanya model AI itu sendiri. Nadella kini terlibat langsung dalam pengembangan produk Copilot untuk mempercepat inovasi. Microsoft meluncurkan produk seperti Copilot Tasks dan Copilot Cowork untuk merespons ancaman dari pesaing seperti Claude Code. Mereka juga merevisi kemitraan dengan OpenAI, berinvestasi di Anthropic, dan membangun tim "Superintelligence" sendiri untuk mengurangi ketergantungan. Namun, jalan ini mahal. Microsoft meningkatkan pengeluaran modal secara besar-besaran untuk infrastruktur data center dan chip guna mendukung model dan Agent AI yang mutakhir. Tantangan terbesarnya adalah berinovasi secepat startup sambil tetap menjadi mitra yang andal bagi perusahaan-perusahaan besar. Masa depan Microsoft dalam era AI bergantung pada kemampuannya mempertahankan pintu masuk utama ke perangkat lunak perusahaan, bahkan saat dasar teknologi terus berubah dengan cepat.

marsbit4j yang lalu

Microsoft Kehilangan Arah dalam Persaingan AI, Bisakah Copilot Membawa Mereka Kembali ke Jalur?

marsbit4j yang lalu

Mengapa Stablecoin Valas Belum Pernah Benar-Benar Mengudara?

Judul: Mengapa Stablecoin Valas Tidak Pernah Lepas Landas? Artikel ini membahas mengapa stablecoin valas (mata uang asing) seperti EURC kesulitan berkembang, berbeda dengan dominasi stablecoin berbasis dolar (USDT/USDC) yang mencapai $400 miliar. Masalah utama mencakup likuiditas rendah, penerimaan terbatas di bursa dan platform fintech, kompleksitas kepatuhan lintas negara, serta mekanisme penjaminan yang belum teruji. Solusi yang diusulkan adalah pendekatan sintetis menggunakan Non-Deliverable Forwards (NDF), seperti yang umum di pasar valas tradisional. Dengan NDF, pengguna dapat mempertahankan dana dalam USDT/USDC di lapisan dasar, sementara saldo rekening mereka dikonversi dan dilacak menurut mata uang pilihan mereka (mis., Euro, Franc Swiss) melalui kontrak derivatif yang diselesaikan secara tunai. Ini memberikan keterikatan yang kuat melalui oracle, mempertahankan akses ke likuiditas dan hasil dolar, serta memungkinkan skalabilitas lintas mata uang tanpa memerlukan infrastruktur perbankan lokal. Pengguna potensial termasuk bank digital, dompet, dan platform pembayaran yang membutuhkan akun multi-mata uang untuk menarik pengguna internasional dan meningkatkan deposito. Selain itu, strategi carry trade valas dapat menawarkan hasil yang stabil, dan bisnis global dapat menggunakannya untuk pembayaran dan lindung nilai valas, mirip dengan model yang digunakan Stripe. Intinya, infrastruktur valas sintetis berbasis NDF dianggap sebagai kunci untuk membuka adopsi stablecoin berikutnya dan pertumbuhan keuangan on-chain, melayani tidak hanya kripto asli tetapi juga bisnis dan pengguna ritel sehari-hari, dengan potensi mencapai skala triliunan dolar.

链捕手4j yang lalu

Mengapa Stablecoin Valas Belum Pernah Benar-Benar Mengudara?

链捕手4j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片