LUNA 2.0 falls by 77% in 14 days as Do Kwon takes Twitter account private

cryptoslateDipublikasikan tanggal 2022-06-08Terakhir diperbarui pada 2022-06-08

Abstrak

Trust in Terra's new ecosystem is dwindling as new allegations emerge against Do Kwon, who has taken his Twitter account private.

Two weeks after Terra’s ecosystem restarted through LUNA 2.0 airdrop, the coin has seen its value plummet to new lows after its price dropped by 77%. According to Coingecko data, the coin is currently trading for $4.33.

Although the overall performance of the crypto market has played a role in the decline, the level of FUD surrounding the new coin is also worth watching.

Trust in the new ecosystem is low as speculations have emerged about Do Kwon’s role in making the new Terra network.

The speculations came into light after self-proclaimed Terra insider FatMan alleged that Kwon and Terraform Labs lied about making the new network community-owned. He claimed that “TFL owns 42M LUNA, worth over $200m.”

He also claimed that Kwon was active in the relaunch and used his holdings of LUNA to vote in support of the hard fork, which was contrary to the community calls for him to burn the tokens.

However, all these claims are yet to be verified, but they have generated enough uncertainty to cause a massive sell-off of the token. Do Kwon’s decision to take his Twitter account private might have also added to the fears surrounding the ecosystem.

Those allegations were not the first FatMan made about Do Kwon. A few days ago, he alleged that Kwon’s rise to the top was due to nepotism.

He mentioned that Kwon became popular after winning a $550,000 Infobank grant for his first startup, Annify. But he questioned how he got the grant since the startup had no product at that time. According to him, Kwon got the funding due to his connections with Infobank.

Meanwhile, South Korea’s law enforcement authorities are reportedly investigating a Terraform Labs employee over the possible embezzlement of Bitcoin belonging to the company. Aside from that, the authorities have also sought to know whether Do Kwon knew the crash would happen.

LUNA 2.0 is not the only token associated with the Terra project that has fallen due to these speculations. While LUNA Classic has already lost 100% of its value, the coin’s price further plummeted by 11.3% in the last 24 hours as any hope of recovery grows dimmer.

Bacaan Terkait

IOSG Founder: Web3 Sedang 'Kehilangan Darah', Bagaimana Pelaku Industri Bisa Bertahan dengan Lebih Baik?

Pendiri IOSG menyoroti kondisi kritis yang dihadapi industri Web3 saat ini, dengan metafora "pekerja kedinginan di jalanan dan penjual minuman kehausan di pinggir jalan". Berdasarkan pengamatan di acara MuShanghai, banyak pelaku crypto yang beralih label menjadi founder biotech, pembangun AI, atau penggiat robotika sebagai bentuk "penyelamatan diri". Masalah utama bukan sekadar bear market, melainkan rusaknya mekanisme umpan balik positif ekosistem. Beberapa poin kritis yang diidentifikasi: 1. Banyak pengembang Web3 China (50-60%) beralih ke AI dan kemungkinan tidak kembali. 2. Ethereum kehilangan momen menciptakan aplikasi mainstream karena fokus berlebihan pada narasi teknis seperti ZK dan L2. 3. Terdapat kekhawatiran bahwa Vitalik Buterin berada dalam "gelembung informasi" tanpa akses ke umpan balik jujur tentang kesulitan industri. 4. Stigma negatif melekat pada pelaku Web3 di berbagai negara, bahkan memengaruhi penerimaan generasi berikutnya. 5. Krisis regenerasi: sulit bersaing merebut talenta muda dengan AI yang menawarkan prospek karir lebih jelas. Perbedaan mencolok terlihat antara OG Amerika yang terus membangun ekosistem versus banyak OG China yang memilih keluar setelah sukses. Untuk bertahan, penulis menyarankan: - Temukan alasan mendasar mengapa tetap di industri ini. - Jaga keseimbangan hidup dan terus belajar keterampilan baru (seperti AI). - Bentuk aliansi kecil dengan 5-6 pihak terpercaya untuk dukungan bersama. - Terima realita bahwa pasar sering menghadiahkan spekulan, tapi jangan biarkan itu mengikis keyakinan. Seruan akhir mengajak setiap pelaku, terutama OG, menjadi "mercuses" dengan memberikan dukungan konkret—mulai dari waktu konsultasi, grant, hingga referensi—untuk memberi harapan bagi generasi penerus. Kelangsungan Web3 bergantung pada kolektif, bukan individu.

marsbit46m yang lalu

IOSG Founder: Web3 Sedang 'Kehilangan Darah', Bagaimana Pelaku Industri Bisa Bertahan dengan Lebih Baik?

marsbit46m yang lalu

Defisit, Inflasi, dan Fed Baru: Logika Mendalam di Balik Yield Obligasi AS Melampaui 5% dan Reset Pasar

Pada minggu 15-19 Mei 2026, imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang meroket ke level tertinggi bertahun-tahun. Yield obligasi 10-tahun mencapai 4.687%, sementara 30-tahun melonjak ke 5.2%, level tertinggi sejak 2007. Pasar saham turun sebagai respons. Analisis mengidentifikasi empat penyebab mendasar: 1) Inflasi yang bandel, dengan data produsen menunjukkan tekanan harga hulu 6% yang memicu spekulasi kenaikan suku bunga Fed; 2) Kepemimpinan baru Fed di bawah Kevin Warsh yang menghadapi situasi kompleks; 3) Masalah defisit anggaran dan utang AS yang memburuk, diperparah oleh undang-undang pemotongan pajak yang menambah triliunan utang; 4) Penurunan peringkat kredit AS oleh Moody's. Kenaikan yield ini menekan pasar saham melalui beberapa saluran: efek diskonto yang menurunkan nilai sekarang saham, kompetisi dengan aset bebas risiko, meningkatnya biaya pinjaman bagi perusahaan dan konsumen, serta penguatan dolar yang memengaruhi laba perusahaan multinasional. Bagi investor, lingkungan ini kurang menguntungkan bagi saham pertumbuhan bernilai tinggi, tetapi memberi peluang menarik bagi investor pendapatan tetap dengan yield yang lebih tinggi. Perkembangan kunci yang perlu dipantau termasuk pertemuan Fed pertama di bawah Warsh, data inflasi, dan lelang obligasi Departemen Keuangan AS. Pasar obligasi mengirimkan sinyal jelas: era pinjaman pemerintah murah telah berakhir, dan pasar saham harus beradaptasi.

marsbit47m yang lalu

Defisit, Inflasi, dan Fed Baru: Logika Mendalam di Balik Yield Obligasi AS Melampaui 5% dan Reset Pasar

marsbit47m yang lalu

Mengapa Zhipu AI Bisa Meroket Hampir 30% dalam Satu Hari?

Hari ini, saham "Glodon" (02513.HK), yang dijuluki "saham model besar global pertama", melonjak hampir 30%. Pemicu utamanya adalah peluncuran API "GLM-5.1-highspeed" yang menawarkan kecepatan generasi hingga 400 token per detik, mencatat rekor baru untuk API model besar. Kecepatan ini sangat penting karena pergeseran paradigma dari AI chatbot ke era Agen (Agent), di mana tugas kompleks memerlukan puluhan hingga ratusan panggilan model. Setiap penghematan latensi akan terakumulasi dan secara signifikan memengaruhi efisiensi keseluruhan. Pencapaian 400 token/detik ini kira-kira 3-5 kali lebih cepat dari rata-rata industri (OpenAI GPT-4o: 100-150, Claude Sonnet: 80-120) dan dicapai tanpa mengorbankan kemampuan model inti. Lonjakan performa ini didukung oleh tiga inovasi teknis: 1. **TileRT**: Mesin inferensi yang mengkompilasi seluruh model menjadi pipeline kontinu, menghilangkan overhead start/stop antar operator dan menerapkan "Warp Specialization" untuk paralelisasi optimal dalam GPU. 2. **Strategi Paralel Heterogen untuk MLA (Multi-head Latent Attention)**: Mengatasi tantangan komputasi sparse dalam mekanisme perhatian MLA dengan menugaskan GPU berbeda untuk tugas "pengindeksan" dan "komputasi padat", meminimalkan sinkronisasi. 3. **Arsitektur Jaringan ZCube**: Mengganti topologi jaringan standar ROFT (Fat-Tree) dengan desain datar tanpa lapisan Spine. Desain ini menciptakan "jalur tunggal optimal" antara GPU mana pun, secara fundamental menghilangkan kemacetan jaringan. Hasilnya, pada perangkat keras yang sama, ZCube meningkatkan throughput cluster sebesar 15% (setara dengan peningkatan kapasitas gratis), mengurangi latensi ekor sebesar 40,6% (meningkatkan stabilitas), dan memotong biaya perangkat jaringan hingga sepertiga. Secara jangka panjang, inovasi perangkat lunak ini berpotensi mengikis dominasi NVIDIA di ekosistem jaringan (seperti InfiniBand) dan membuka jalan bagi integrasi yang lebih mudah dengan chip AI domestik seperti Huawei Ascend.

marsbit2j yang lalu

Mengapa Zhipu AI Bisa Meroket Hampir 30% dalam Satu Hari?

marsbit2j yang lalu

Era Powell Berakhir: Warsh Meneruskan Jabatan di The Fed, Apa Artinya Bagi Keuangan Global dan Pasar Kripto?

Era Powell berakhir, digantikan oleh Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve AS. Podcast ini membahas implikasi pergantian kepemimpinan ini terhadap pasar keuangan global dan aset kripto. Analis Noelle Acheson menyoroti beberapa poin kunci: **Kondisi Makro & Pasar:** - Terjadi divergensi besar antara pasar saham (didorong euforia AI) dan pasar obligasi (yang mencerminkan kekhawatiran inflasi dan pengetatan global). - Inflasi inti AS tetap tinggi (2.6%-3%) dan tidak turun dengan cepat, didorong oleh tren deglobalisasi, tarif, dan krisis geopolitik. - "Bliss Trade" menggantikan "Taco Trade", yaitu ekspektasi struktural bahwa pemerintah akan selalu menyelamatkan ekonomi/pasar dalam krisis, menciptakan risiko moral dan mendorong apetite risiko. **Masa Jabatan Powell:** - Diakui mempertahankan independensi Fed, namun juga dikritik sebagai dalang di balik 'debanking' perusahaan kripto dan salah menilai inflasi sebagai 'sementara'. **Prospek di Bawah Warsh:** - Warsh ingin Fed fokus pada kebijakan moneter dan mengurangi intervensi fiskal, serta mungkin mengurangi panduan ke depan (forward guidance). - Namun, pasar obligasi akan menjadi penentu utama, membatasi ruang geraknya. Kemungkinan besar suku bunga akan bertahan tinggi (*higher for longer*), tanpa pemotongan atau kenaikan signifikan dalam waktu dekat. **Dampak pada Aset Kripto:** - Bitcoin telah menjadi aset makro, berfungsi sebagai lindung nilai terhadap depresiasi mata uang akibat stimulus. - Namun, status ini juga membuat Bitcoin sekadar satu dari banyak pilihan aset makro. Investor yang mencari volatilitas tinggi kini beralih ke tema lain seperti AI. - RUU Clarity Act, jika disahkan, akan lebih menguntungkan Ethereum daripada Bitcoin (yang sudah memiliki kejelasan regulatif), dan dapat mendorong eksperimen tokenisasi. **Perhatian & Peringatan:** - Inflasi tetap menjadi indikator kritis yang harus dipantau. - Kesenjangan yang melebar antara indeks S&P 500 berbasis kapitalisasi pasar dan berbasis bobot sama menjadi sinyal peringatan, mengingatkan pada gelembung dot-com tahun 1999.

marsbit2j yang lalu

Era Powell Berakhir: Warsh Meneruskan Jabatan di The Fed, Apa Artinya Bagi Keuangan Global dan Pasar Kripto?

marsbit2j yang lalu

Meninggalkan “Perjudian Abu-abu”!Polymarket Berlari ke Jalur Kepatuhan, Bagaimana Mempengaruhi Seluruh Industri Kripto?

Polymarket, platform pasar prediksi crypto terdesentralisasi, telah menyelesaikan perjalanan transformatif dari zona abu-abu ke jalur kepatuhan. Didirikan pada 2020 oleh Shayne Coplan, platform ini dengan cepat populer, terutama selama Pemilu AS 2024, dengan volume perdagangan melonjak dan akurasi prediksi yang mengungguli jajak pendapat tradisional. Namun, keberhasilannya diwarnai tantangan regulasi. Pada 2022, CFTC menjatuhkan denda $1,4 juta kepada Polymarket dan mengusirnya dari pasar AS karena menawarkan kontrak derivatif tanpa izin. Puncaknya, pada November 2024, penyelidikan oleh FBI dan CFTC diluncurkan terkait dugaan pelanggaran perjanjian sebelumnya. Perubahan politik membuka jalan bagi resolusi. Pada 2025, Polymarket mengakuisisi bursa berlisensi CFTC, QCX, senilai $112 juta, sekaligus mendapatkan status kepatuhan dan izin untuk beroperasi kembali di AS. Pergeseran sikap regulator, termasuk penarikan proposal larangan kontrak terkait pemilu oleh CFTC pada 2026, semakin memudahkan integrasi industri. Kisah Polymarket mencerminkan pola yang lebih luas dalam inovasi crypto: nilai nyata pada akhirnya akan dicari untuk dimasukkan ke dalam kerangka regulasi. Langkahnya, baik melalui perolehan lisensi (seperti Polymarket) atau aplikasi langsung (seperti Kalshi), menunjukkan berbagai jalur menuju kepatuhan. Investasi $2 miliar dari ICE (induk perusahaan NYSE) menandakan pengakuan institusional atas potensi data pasar prediksi. Transformasi Polymarket dari "permainan crypto" menjadi infrastruktur finansial yang diatur menandai babak baru untuk industri pasar prediksi dan inovasi crypto pada umumnya.

marsbit2j yang lalu

Meninggalkan “Perjudian Abu-abu”!Polymarket Berlari ke Jalur Kepatuhan, Bagaimana Mempengaruhi Seluruh Industri Kripto?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片