Elon Musk Wins Legal Battle Over $258 Billion Dogecoin Price Manipulation

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2024-08-30Terakhir diperbarui pada 2024-08-30

Abstrak

A federal judge threw out a $258 billion lawsuit that had accused Elon Musk of orchestrating a racketeering scheme to...

A federal judge threw out a $258 billion lawsuit that had accused Elon Musk of orchestrating a racketeering scheme to manipulate the price of Dogecoin, a win for the billionaire in a high-stakes legal fight.

The class action suit, according to a Reuters report, first filed in June 2022, has had a long and circuitous history, until its final arguments before Manhattan District Judge Alvin Hellerstein on August 30, 2024.

One Keith Johnson filed a class-action complaint against Musk alleging that his constant support of Dogecoin set off a rocketing price frenzy followed by a dizzying drop that cost many investors much.

Decision Of The Court

Judge Hellerstein reasoned that allegations against Musk were unfounded and characterized Musk’s remarks about Dogecoin as “aspirational puffery.”

In other words, the judge claimed that Musk’s publicly published comments and tweets were more about hype than actual hard data.

The class-action lawsuit claimed that Musk operated a “pump and dump” scheme by inflating the value of Dogecoin using his social media profile and then selling his interest to turn a profit.

The judge did, however, note that the claims were light on information and nebulous in nature, not supported by the relevant detail necessary to move forward with such a suit.

In the case of Musk, whose tweets usually send the Dogecoin community abuzz, especially after he appeared on “Saturday Night Live” and Musk briefly turned Twitter’s logo into the Dogecoin logo, were viewed as seminal moments in the coin’s stratospheric rise.

The judge said no reasonable investor could rely on Musk’s public statements as the basis for securities fraud despite its outlandish claims.

Elon Musk Happy

The mood flipped dramatically after the ruling. Alex Spiro, Musk’s lawyer, said that his client was relieved and pleased. He added that today was “extremely fantastic for Dogecoin.”

By contrast, the plaintiffs-who amended their complaint several times-walked away from court today with no clear avenue forward. It was dismissed with prejudice, meaning they can’t reopen action, slams the door on their allegations against Musk and Tesla.

DOGE market cap currently at $14.7 billion. Chart: TradingView

Formally known as Johnson v. Musk, this ruling received quite a lot of media attention due in large part to Musk’s fame and his very long relationship with Dogecoin-a cryptocurrency that began as a joke but became quite serious to its devotees.

The result of this case may set a dramatic precedent for the decisions of future cases involving meme coin investing and social media promotion.

Broader Implications

The settlement has raised serious questions over the responsibilities of high-profile figures promoting cryptocurrency. Musk is renowned for his light-hearted, sometimes erratic tweets about Dogecoin, which have equally given cause for investor glee and frustration.

Though his comments might amuse some as light-hearted entertainment, others say they had the potential to carry significant financial consequences.

Just as Dogecoin searches for its place in the crowded cryptocurrency landscape, the legal landscape with regard to endorsements will also continue to shift.

Investors may have to be more careful and do their own research before making trading decisions based on celebrity endorsements.

The decision by the court lets not only Elon Musk but also Tesla off serious allegations, underlining the complex connection between social media influence and financial markets.

A reminder of the many risks in investments tied to digital currency, particularly with the whim of famous characters, this story makes many investors temper excitement over Dogecoin, realizing that the market can be quite unpredictable, and caution is thus rather significant.

Featured image from Technext, chart from TradingView

Christian Encila

Christian Encila

Christian, a journalist and editor with leadership roles in Philippine and Canadian media, is fueled by his love for writing and cryptocurrency. Off-screen, he's a cook and cinephile who's constantly intrigued by the size of the universe.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Model Besar AS Menuju Keterbatasan, Atas Nama Keamanan

Penulis: Xiao Jing, Editor: Xu Qingyang Pada akhir Juni 2026, pemerintah AS melakukan intervensi langsung terhadap model AI terdepan. Anthropic harus menarik model Fable 5 dan Mythos 5, sementara OpenAI meluncurkan GPT-5.6 dengan akses API terbatas hanya untuk mitra yang disetujui pemerintah. Proses ini menciptakan siklus "hentikan – negosiasi – izin bersyarat" dalam waktu kurang dari sebulan. Inti masalahnya adalah apakah model-model ini benar-benar terlalu kuat dan berbahaya. OpenAI dan Anthropic menyatakan, berdasarkan kerangka keamanan mereka sendiri, model-model ini tidak melewati ambang batas risiko yang tidak dapat diterima. Namun, pemerintah AS, yang dianggap kurang memiliki keahlian teknis di bidang AI terdepan, tetap memberlakukan pembatasan. Keputusan ini didorong oleh beberapa faktor: kemampuan model yang dapat didemonstrasikan, laporan keamanan dari pesaing (seperti Amazon), dan perintah eksekutif AI baru dari Presiden Trump yang membutuhkan contoh penegakan hukum. Situasi ini mengingatkan pada "Perang Kripto" tahun 1990-an, di mana pemerintah AS berusaha membatasi ekspor algoritma enkripsi kuat dengan alasan keamanan nasional. Upaya itu akhirnya gagal karena teknologi menyebar secara global, dan pembatasan justru merugikan perusahaan AS. Para ahli memperingatkan bahwa pembatasan serupa pada model AI dapat menghambat inovasi, mengganggu logika investasi industri, dan memperlambat difusi teknologi yang penting untuk keunggulan kompetitif jangka panjang. Dean W. Ball, mantan penasihat AI Gedung Putih, mengkritik proses persetujuan yang tidak transparan, tanpa standar jelas, dan tidak memiliki batas waktu. Dia memperingatkan bahwa jika hanya segelintir orang dan lembaga yang memiliki akses ke AI terdepan, hal itu justru dapat meningkatkan risiko konsentrasi kekuasaan. Sementara itu, model AI China terus berkembang dengan pendekatan sumber terbuka. Insiden Juni 2026 ini mungkin menandai dimulainya era di mana pemerintah AS menjadi gerbang wajib untuk peluncuran model AI terdepan, mengubah dinamika industri yang sebelumnya lebih terbuka.

链捕手1j yang lalu

Model Besar AS Menuju Keterbatasan, Atas Nama Keamanan

链捕手1j yang lalu

Ethereum Turun 45% Sejak Awal Tahun – Lalu Mengapa SharpLink dan Paus Masih Membeli?

Meskipun harga Ethereum (ETH) turun 20-45% sejak awal tahun, minat institusional terhadap aset kriptu terkemuka ini tetap kuat. SharpLink, setelah jeda delapan bulan, kembali membeli 5.000 ETH senilai sekitar $7,88 juta, diikuti penambahan 26.324 LSETH senilai $45,54 juta. Total kepemilikannya kini mencapai 876.285 ETH, menunjukkan keyakinan pada utilitas jangka panjang dan pendapatan staking Ethereum, meski menghadapi kerugian belum terealisasi hampir $1,71 miliar. Tren akumulasi ini juga tercermin pada aktivitas "paus" (whale), dengan satu dompet baru mengakumulasi 18.361 ETH senilai $28,9 juta dalam sembilan hari terakhir, menandakan persiapan untuk pergerakan harga di masa depan. Namun, kepercayaan yang kembali bangun ini belum sepenuhnya tercermin dalam permintaan institusional yang lebih luas. ETF Spot Ethereum justru mencatat arus keluar bersih, dengan penarikan $12,85 juta pada 26 Juni. Meski demikian, total aset yang dipegang penerbit ETF masih signifikan, senilai lebih dari $8,38 miliar, yang mengindikasikan penyesuaian posisi berkelanjutan daripada pelepasan total. Pada intinya, akumulasi oleh treasury perusahaan dan paus mendukung prospek jangka panjang Ethereum, tetapi pemulihan berkelanjutan masih bergantung pada membaiknya sentimen pasar dan arus masuk ETF yang lebih kuat untuk mengimbangi tekanan penjualan institusional yang masih ada.

ambcrypto6j yang lalu

Ethereum Turun 45% Sejak Awal Tahun – Lalu Mengapa SharpLink dan Paus Masih Membeli?

ambcrypto6j yang lalu

Baru Saja, DeepSeek V4 Perbarui DSpark, Kecepatan Inference Meningkat 80%

Baru-baru ini, DeepSeek V4 diperbarui dengan framework *Speculative Decoding* baru bernama **DSpark**, yang diklaim meningkatkan kecepatan inferensi hingga 80%. Pembaruan ini, yang juga disertai open-sourcing framework **DeepSpec**, berfokus pada optimasi teknikal dan peningkatan performa, bukan perubahan arsitektur model inti. DSpark mengimplementasikan **Semi-Autoregressive Generation** untuk menjaga throughput tinggi dan meningkatkan akurasi token yang dihasilkan oleh model draf (*draft model*). Inovasi utamanya adalah **Confidence-Scheduled Verification**, yaitu sistem penjadwalan yang cerdas dan adaptif. Sistem ini menggunakan *Confidence Head* untuk memperkirakan probabilitas penerimaan setiap token kandidat dan secara dinamis menyesuaikan panjang verifikasi berdasarkan beban kerja sistem (*hardware-aware*), sehingga mengalokasikan daya komputasi hanya ke token yang paling potensial. Dalam pengujian di berbagai domain (penalaran matematika, generasi kode, percakapan), DSpark menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan model *state-of-the-art* seperti Eagle3 dan DFlash. Pada kondisi *throughput* yang setara, DSpark meningkatkan kecepatan respons pengguna sebesar 57%-85% untuk model DeepSeek-V4 Flash dan Pro. DeepSpec, yang dirilis bersamaan, adalah *codebase* lengkap untuk melatih dan mengevaluasi model draf *speculative decoding*. Framework ini menyediakan pipeline standar (persiapan data, pelatihan, evaluasi) dan mendukung beberapa algoritma (DSpark, DFlash, Eagle3) serta model target (Qwen3, Gemma), memudahkan peneliti dan insinyur untuk mengembangkan dan menerapkan teknik percepatan inferensi pada model bahasa besar mereka sendiri.

marsbit7j yang lalu

Baru Saja, DeepSeek V4 Perbarui DSpark, Kecepatan Inference Meningkat 80%

marsbit7j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ELON

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Dogelon Mars (ELON) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Dogelon Mars (ELON) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Dogelon Mars (ELON) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Dogelon Mars (ELON) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Dogelon Mars (ELON)Lakukan trading Dogelon Mars (ELON) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

327 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2025.03.21

Cara Membeli ELON

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ELON (ELON) disajikan di bawah ini.

活动图片