Bitcoin 'Bart Simpson' returns as BTC price dives 7% in hours

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2022-06-07Terakhir diperbarui pada 2022-06-07

Abstrak

Bitcoin price action fails to crack $32,000 and heads back to square one, sparking $60 million of long liquidations in the process.

Bitcoin (BTC) firmly recommitted to its trading range on June 7 after a fresh move higher was met with a swift sell-off.

BTC/USD 1-hour candle chart (Bitstamp). Source: TradingView

"Some of the best chop we've seen"

Data from Cointelegraph Markets Pro and TradingView showed BTC/USD rejecting decisively at resistance it last encountered on June 1.

The pair had delivered daily gains in excess of 6%, but the approach to $32,000 changed the mood and Bitcoin gave back almost $2,500 in a matter of hours.

A classic “Bart Simpson” structure thus formed on hourly timeframes as frustrated traders came to terms with the existing paradigm remaining unchallenged.

“Standard price action again on Bitcoin in which all the lows are swept,” Cointelegraph contributor Michaël van de Poppe wrote in a Twitter update.

“If we hold around $29K, still presumably enough reason to go for a slight run. (And $29K area is still CME gap territory).”

CME Bitcoin futures 4-hour candle chart with unfilled gap highlighted. Source: TradingView

In addition to the CME futures gap providing a potential target at levels seen before the gains, on-chain analytics resource Material Indicators noted significant buyinterest already lined up at those levels.

Should that not hold, targets focused on the area around $28,000 next.

“I will simply be looking for short opportunities in this range”, fellow trading account Crypto Tony continued, nodding to the overall downtrend continuing.

“Either we lose the range low and will short a retest, or if we retest the EQ of the range and reject i will look for a short position. Flat until one of these triggers plays out.”

One market participant not at all surprised by the short-timeframe action was Filbfilb, co-founder of trading platform Decentrader.

“Some of the best chop we’ve seen tbh, high quality stuff,” he joked.

“I’d say it’s always the same, people desperate not to miss the ‘bottom’ but this one is particularly funny how it’s instantly reversing. Trade chasers getting absolutely ruined.”

Long traders battling volatility sparked 24-hour liquidations totalling $60 million for BTC and another $158 million on altcoins, data from analytics platform Coinglass confirmed.

Stocks correlation blurred

Bitcoin altcoins thus severely underperformed compared to notionally correlated United States equities.

Related: BTC price snaps its longest losing streak in history — 5 things to know in Bitcoin this week

Both the S&P 500 and the Nasdaq Composite Index finished the June 6 trading session above the open, putting their relationship with crypto in question.

Yassine Elmandjra, a crypto asset analyst at ARK Invest, nonetheless noted that Bitcoin's overall correlation to the S&P had reached new all-time highs on a rolling 30-day basis.

Discussing BTC price action further, he argued that "major" trendlines remained intact on BTC/USD, even given May's dip to $23,800. This, as Cointelegraph reported, was still ripe for a retest in the eyes of many.

Bacaan Terkait

Proposal Pendanaan Yayasan Arbitrum Minta $16 Juta, 1.700 ETH, dan 230 Juta Token ARB

**Ringkasan Proposal Pendanaan Yayasan Arbitrum** Yayasan Arbitrum sedang mengajukan proposal pendanaan besar untuk satu tahun operasional berikutnya melalui proses tata kelola DAO. Proposal yang disebut "Pendanaan Lanjutan untuk Yayasan Arbitrum" ini meminta alokasi senilai $16 juta dalam aset dunia nyata (RWA), 1.700 ETH, dan 230 juta token ARB. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai fungsi inti yayasan, termasuk pengembangan teknologi, kemitraan, pendanaan ekosistem, serta biaya operasi untuk jaringan Arbitrum One dan Arbitrum Nova. Menariknya, proyeksi biaya menunjukkan bahwa 54% dari total pengeluaran yang diantisipasi pada tahun 2027 akan dialokasikan untuk biaya teknis, menggarisbawahi kompleksitas dan kebutuhan pengembangan berkelanjutan dari jaringan Layer 2. Pemungutan suara on-chain saat ini sedang berlangsung dan dijadwalkan ditutup pada 25 Juni 2026. Hasilnya akan menjadi indikator penting tentang bagaimana komunitas ARB menyeimbangkan kebutuhan pendanaan operasional pusat dengan prinsip desentralisasi dan akuntabilitas. Proposal ini memiliki implikasi langsung bagi pemegang token ARB, karena besarnya permintaan, terutama untuk 230 juta token ARB, dapat memengaruhi persepsi pasar dan tata kelola treasury. Keputusan ini akan membentuk kemampuan Yayasan Arbitrum untuk mendukung pertumbuhan dan daya saing ekosistemnya dalam lanskap penskalaan Ethereum yang kompetitif.

bitcoinist10j yang lalu

Proposal Pendanaan Yayasan Arbitrum Minta $16 Juta, 1.700 ETH, dan 230 Juta Token ARB

bitcoinist10j yang lalu

TRM Memperingatkan Penipu Kripto Tengah Menyebar Perangkap Tiket dan Taruhan Piala Dunia 2026

TL;DR: Menurut TRM Labs, penipu kripto sudah mulai menyiapkan skema penjualan tiket palsu, taruhan, dan meme coin terkait Piala Dunia 2026. Lembaga analisis blockchain TRM Labs telah memperingatkan kemunculan awal penipuan kripto yang menargetkan penggemar sepak bola menjelang Piala Dunia 2026. Dalam laporan 11 Juni, TRM mengidentifikasi empat alamat dompet digital yang terhubung ke tiga operasi penipuan aktif. Meskipun jumlah uang yang berhasil dikumpulkan masih relatif kecil (sekitar $1.700), aktivitas ini dinilai sebagai infrastruktur awal yang perlu diwaspadai. Jenis penipuan yang terdeteksi meliputi: 1. **Portal Tiket Palsu:** Halaman checkout tiruan yang mengalihkan pembayaran ke alamat kripto penipu. Salah satu alamat di jaringan Polygon dilaporkan menerima $1.562. 2. **Skema Taruhan Pertandingan "Dijamin" Menang:** Janji informasi dalam atau hasil yang sudah diatur dengan imbalan pembayaran kripto di muka. 3. **Token Komemoratif Spekulatif:** Token seperti $WORLDCUP yang tidak berafiliasi resmi dengan FIFA dan berisiko tinggi terhadap skema "pump-and-dump". Penipu diduga menggunakan taktik familiar seperti alur pembayaran palsu, akun pertukaran, dan pertukaran antar-rantai (cross-chain swaps) untuk mengaburkan jejak. TRM menekankan bahwa peringatan ini bersifat pencegahan dini. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap permintaan pembayaran kripto untuk tiket, tip taruhan, atau token penggemar tidak resmi seiring dengan meningkatnya hype menjelang turnamen.

bitcoinist11j yang lalu

TRM Memperingatkan Penipu Kripto Tengah Menyebar Perangkap Tiket dan Taruhan Piala Dunia 2026

bitcoinist11j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片