MATIC 持有者将从 Polygon 转向 POL 中受益吗?

金色财经Dipublikasikan tanggal 2024-08-20Terakhir diperbarui pada 2024-08-20

Polygon 计划于今年 9 月 4 日将 MATIC 代币转换为 POL 代币。POL 代币将成为 Polygon 网络 PoS 链的主要 gas 和质押代币。

这次转变将增强网络性能,POL 将被视为 Polygon 的 AggLayer项目的主要贡献者之一。

MATIC 到 POL 迁移:关键细节

为了防止服务中断,从 MATIC 到 POL 的转换将逐步进行。POL 将充当网络的 gas 和质押代币,并将成为 MATIC 的后继者。

此次升级将首先影响以太坊上的 Polygon MATIC 持有者、Polygon zkEVM 以及那些需要与 CEX 进行代币交易所的人。

尽管如此,Polygon PoS 链上的 MATIC 代币持有者无需执行任何操作,因为代币将以 1:1 的比例记入他们的 POL 钱包。

此次迁移的另一个重要元素是 Polygon 的 AggLayer项目。POL 也将在这个多链系统中发挥关键作用,旨在提高 Polygon 网络内的兼容性和快速交易处理能力。

为此,Polygon 将 POL 引入 AggLayer,以增强其扩展功能,同时保持安全性和去中心化。

对 MATIC 价格和市场活动的影响

在迁移前夕,MATIC 的价格波动也很明显,表明市场存在波动。

截至发稿时,该代币的交易价格为 0.435 美元,涨幅为 4.24%。这归因于交易量的增加,交易量已上涨 30%,达到约 1.44 亿美元。对 MATIC 的兴趣日益浓厚,表明市场看涨,代币可能会继续上涨。

从技术分析来看,MATIC 或有上行潜力,MACD 指标也呈现看涨交叉迹象,表明压力位为正。

如果价格突破 0.45 美元的水平,MATIC 可能会达到 0.5 美元并可能继续上涨。不过,如果市场环境恶化,价格可能会回落至 41 美元的支撑位。

SZ1LoShUw9PLtE7m9pwFCKfwWfIDwmNI2BkO4tei.jpeg

然而,即使出现这些价格走势,Polygon 的网络活动也已降至数月来的最低水平。

8 月 19 日,Polygon PoS 链的交易量达到 2023 年 12 月以来的最低水平,这表明用户正在等待迁移。这种下跌趋势表明,用户可能会选择等到过渡结束后再继续进行交易。

代币持有者的前景

由于该项目正准备转向 POL 网络,MATIC 持有者现在正处于十字路口。这一变化可能有利于网络,因此从长远来看会增加 POL 的价值。

然而,由于市场因素会发挥作用,对 MATIC 价格的影响不会立即显现。

然而,尽管活动普遍下跌,Polygon DeFi 领域仍表现良好。该网络的总锁定价值 (TVL) 增长了 5%,去中心化交易所 (DEX) 交易量增长了 21%。

因此,这些数字表明,尽管网络进行了迁移,但对 Polygon 的 DeFi 产品仍然有需求。

Bacaan Terkait

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep seperti metaverse, Web3.0, platform data simulasi, digital twin, dan Physical AI bermunculan, menciptakan kebingungan. Konsep-konsep ini bukanlah hal yang sama dengan Model Dunia (World Model), tetapi semuanya mengarah pada tren besar: kaburnya batas antara dunia digital dan fisik. Model Dunia berperan sebagai "lapisan kognitif" atau "sistem operasi dasar" yang bertanggung jawab agar AI dapat memahami dan mensimulasikan dunia. Analisis hubungannya dengan konsep lain adalah sebagai berikut: 1. **Metaverse**: Ini adalah tujuan atau "ruang pengalaman" imersif. Model Dunia berpotensi menjadi "mesin" atau alat pembuat konten otomatisnya, menghasilkan dunia 3D yang dapat diinteraksi dari teks, sehingga mengatasi hambatan pembuatan konten yang mahal. 2. **Web3.0**: Berfokus pada kepemilikan data, identitas, dan insentif ekonomi berbasis blockchain (masalah aturan/ekonomi). Ini berada di lapisan teknis yang berbeda dengan Model Dunia (masalah rekayasa pemahaman dunia). 3. **Platform Data Simulasi** (mis. untuk mobil otonom): Dapat dilihat sebagai versi 1.0 dari Model Dunia. Platform tradisional mengandalkan pembuatan skenario manual/berbasis aturan, sedangkan Model Dunia (versi 2.0) menggunakan AI untuk menghasilkan variasi skenario yang realistis secara otomatis dan masif. 4. **Digital Twin**: Adalah cermin real-time dari objek fisik (mis. pabrik, kota). Model Dunia melangkah lebih jauh dengan menambahkan kemampuan untuk **memprediksi masa depan** dan mensimulasikan hasil dari berbagai tindakan, bukan hanya mereplikasi keadaan saat ini. 5. **Physical AI** (AI fisik seperti robot, mobil otonom): Model Dunia adalah komponen intinya, khususnya untuk fungsi "memahami" hukum dunia dan memprediksi konsekuensi sebelum bertindak. Ini adalah "korteks otak" yang mensimulasikan sebelum eksekusi. Secara hierarki, Model Dunia berada di **Lapisan Kognitif**, yang mendukung lapisan aplikasi (simulasi, digital twin), lapisan aksi (Physical AI), dan lapisan pengalaman (metaverse). Ia bergantung pada infrastruktur dasar seperti komputasi dan data. Kesimpulannya, Model Dunia bukanlah konsep-konsep tersebut, tetapi ia berpotensi menjadi **sistem operasi** atau fondasi kognitif yang dibutuhkan banyak konsep itu untuk mewujudkan janji-janjinya dalam menghubungkan dan mengaburkan batas antara dunia digital dan fisik.

marsbit9m yang lalu

Model Dunia, Metaverse, Digital Twin, Fisika AI: Apakah Mereka Hal yang Sama?

marsbit9m yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

Pada 26 Juni, saham sektor CPO di A-Shares jatuh lebih dari 6%, dipicu oleh peluncuran platform interkoneksi optik "Glass Bridge" oleh raksasa serat optik AS, Corning. Teknologi ini menggunakan pandu gelombang kaca wafer-level untuk penyelarasan pasif antara serat optik dan chip fotonik, yang berpotensi menyederhanakan arsitektur CPO tradisional yang bergantung pada unit array serat (FAU) dan perangkat penyelarasan aktif presisi. Pasar khawatir hal ini akan mengurangi permintaan jangka panjang untuk komponen FAU tradisional. Inti Glass Bridge terletak pada tiga karakteristik: manufaktur wafer-level untuk konsistensi produksi massal, antarmuka koneksi fisik TMT yang terstandarisasi untuk integrasi yang mudah, dan arsitektur konektor densitas tinggi yang dapat dilepas untuk fleksibilitas. Corning menegaskan bahwa Glass Bridge melengkapi, bukan sepenuhnya menggantikan, solusi FAU yang ada, terutama dalam skenario kepadatan sangat tinggi. Reaksi pasar mencerminkan pergeseran nilai dalam industri interkoneksi optik AI. Dana mengalir keluar dari saham CPO dan PCB menengah, beralih ke saham terkait substrat kaca seperti Kaishan Tech dan Dier Laser. Analis melihat substrat kaca sebagai material inti kemasan generasi berikutnya, menawarkan peluang diferensiasi bagi industri domestik, terutama di tengah meningkatnya permintaan komputasi AI dan tantangan paten substrat silikon.

marsbit9m yang lalu

Membuat CPO "Kaget dan Turun", Bagaimana Cara Kerja Glass Bridge? Penjelasan Resmi dari Corning Telah Tiba

marsbit9m yang lalu

Sekelompok Insinyur Suzhou Mendapat Kebebasan Finansial Secara Tak Terduga

Kejutan spektakuler terjadi di pasar saham China. Perusahaan alat uji komunikasi optik, Lianxun Instruments, mengalami kenaikan harga saham 30 kali lipat hanya dalam dua bulan setelah IPO, menjadi saham termahal di A-Shares (melebihi 2.000 RMB). Hal ini membuat sekitar 100 insinyur dan karyawan inti di Suzhou meraih kebebasan finansial yang luar biasa. Untuk mempertahankan talenta teknis, perusahaan telah mempersiapkan platform kepemilikan saham karyawan sejak lama. Melalui tiga platform tersebut, para karyawan kini menguasai 15.91% saham perusahaan, senilai lebih dari 36 miliar RMB. Hampir 40 karyawan menjadi miliarder, dan yang memiliki saham terkecil pun nilainya melebihi 5 juta RMB. Pendiri perusahaan, Hu Haiyang, Huang Jianjun, dan Yang Jian, masing-masing menjadi miliarder baru di Suzhou. Kesuksesan ini didorong oleh ledakan permintaan daya komputasi AI. Pendapatan Lianxun melonjak dari 276 juta RMB (2023) menjadi 1,194 miliar RMB (2025). Investor awal, termasuk modal negara bagian Suzhou, menikmati imbal hasil ratusan kali lipat. Fenomena ini menandai era baru di mana kekayaan diciptakan oleh teknologi. Berbeda dengan era internet dan properti sebelumnya, kini insinyur dan tenaga teknis mulai menjadi pemeran utama dalam kisah sukses finansial. Perusahaan-perusahaan di bidang komunikasi optik, AI, chip, dan semikonduktor lainnya juga melahirkan kisah serupa, memberi imbalan pada para talenta teknis yang selama ini menjadi tulang punggung inovasi China.

marsbit2j yang lalu

Sekelompok Insinyur Suzhou Mendapat Kebebasan Finansial Secara Tak Terduga

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片