Суд Дубая признал криптовалюту допустимой формой выплаты заработной платы

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-02-16Terakhir diperbarui pada 2024-08-16

В качестве существенного обновления судебного подхода Объединенных Арабских Эмиратов к криптовалюте, Дубайский суд первой инстанции признал выплаты заработной платы в криптовалюте действительными по трудовым договорам. Ирина ХИВЕР, партнер юридической фирмы NeosLegal из ОАЭ, пояснила, что решение по делу № 1739 от 2024 года демонстрирует отход от предыдущей позиции суда в 2023 году, когда аналогичный иск был отклонен, поскольку задействованная криптовалюта не имела точной оценки.

Хивер считает, что это демонстрирует «прогрессивный подход» к интеграции цифровых валют в правовую и экономическую систему страны. Хивер сказала, что дело касалось сотрудника, который подал иск, утверждая, что работодатель не выплатил ему заработную плату, компенсацию за неправомерное увольнение и другие льготы. Трудовой договор работника предусматривал ежемесячную зарплату в фиатных деньгах и 5250 в токенах EcoWatt. Спор возник из-за неспособности работодателя выплатить часть зарплаты работника в токенах в течение шести месяцев.

В 2023 году суд признал включение токенов EcoWatts в договор. Тем не менее, он не обеспечил выплату в криптовалюте, поскольку сотрудник не предоставил четкого метода оценки валюты в фиатных деньгах. Хивер добавила, что ссылка суда на Закон ОАЭ о гражданских сделках и Федеральный указ-закон № 33 от 2021 года в обоих решениях свидетельствует о последовательном применении правовых принципов при определении заработной платы. По словам Хивер, это решение также создает положительный прецедент, который поощряет дальнейшую интеграцию цифровых валют в повседневные финансовые транзакции. Юрист считает, что это способствует более инклюзивной и инновационной деловой среде.

Изображение: Forbes

Bacaan Terkait

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Lewatkan Sebuah Era yang Hebat

**Intisari Pidato Dan Bin: Jangan Lewatkan Era Hebat (Generasi AI)** Pada 29 Juni, Dan Bin, Chairman Dongfang Harbor, menyampaikan pidato bertajuk "Jangan Lewatkan Era Hebat" di forum strategis Gelonghui. **Inti Argumen:** Daripada mengkhawatirkan gelembung jangka pendek di pasar AI, risiko terbesar adalah justru **kehilangan keseluruhan era teknologi ini.** AI dipandang sebagai gelombang disruptif yang lebih dahsyat daripada era elektronik, internet, dan mobile internet. **Perspektif Utama:** 1. **Siklus Industri Panjang:** Kemajuan teknologi, bukan suku bunga atau faktor makro jangka pendek, adalah pendorong utama pertumbuhan pasar. Era AI diperkirakan akan memiliki siklus panjang, berpotensi mengikuti ritme era internet (sekitar 10 tahun). Titik kritis risiko dapat muncul sekitar tahun 2033 (dihitung sejak peluncuran ChatGPT akhir 2022), bukan hanya dalam 3-4 tahun. 2. **Visi Peradaban "Kehidupan Silikon":** Dari sudut pandang peradaban jangka panjang, kecerdasan berbasis silikon (AI) memiliki kemungkinan besar untuk menggantikan atau menjadi tenaga produktif dominan dibandingkan kehidupan berbasis karbon (manusia), terutama untuk kelangsungan peradaban di masa depan yang sangat jauh. 3. **Persaingan Global & Aturan Baru:** Kompetisi AI antara AS dan Tiongkok dianggap sangat krusial sehingga tidak ada pihak yang boleh kalah. AI juga mengubah aturan perang, seperti terlihat dalam konflik terkini. 4. **Pelajaran dari Sejarah Investasi:** Dan Bin mengutip "penyesalan" figur seperti Charlie Munger yang melewatkan peluang besar di perusahaan teknologi (misalnya Microsoft) sebagai pengingat akan pentingnya memperluas batas kognitif dalam berinvestasi. **Kesimpulan & Seruan:** Investasi harus fokus pada penyebab utama (teknologi) dan menghormati inovasi serta common sense pasar. Di tengah fluktuasi jangka pendek, penting untuk menjaga perspektif jangka panjang. Kita hidup di era transformatif yang istimewa. Jangan biarkan keraguan dan pandangan sempit membuat kita melewatkan era besar yang penuh kemungkinan ini. "Gelombang tidak pernah mengalir mundur. Roda zaman bergerak maju tanpa suara... Jangan lewatkan era agung yang penuh gejolak dan milik kita ini."

marsbit47m yang lalu

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Lewatkan Sebuah Era yang Hebat

marsbit47m yang lalu

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Sia-siakan Era yang Hebat Ini

Dalam pidato bertajuk "Jangan Lewatkan Era yang Hebat" pada Konferensi Strategi "2026 – All in Era Silikon Baru" Glonghui, ketua Dongfang Harbor, Dan Bin, menekankan pentingnya menyikapi era kecerdasan buatan (AI) dari perspektif siklus industri jangka panjang. Ia berpendapat bahwa risiko kehilangan peluang di era AI jauh lebih besar daripada kekhawatiran atas gelembung jangka pendek. Menurut Dan Bin, kemajuan teknologi, bukan suku bunga atau kebijakan makro, adalah pendorong utama pertumbuhan pasar modal jangka panjang. Era AI, yang dimulai dengan peluncuran ChatGPT akhir 2022, dinilainya lebih mengganggu dan transformatif dibandingkan era elektronik, internet, atau ponsel. Ia memprediksi siklus industri AI kemungkinan akan berlangsung sekitar sepuluh tahun, dengan titik risiko potensial sekitar tahun 2033. Dari sudut pandang peradaban, Dan Bin menyatakan bahwa kehidupan berbasis silikon (AI/robot) pada akhirnya akan menggantikan atau mendominasi kehidupan berbasis karbon (manusia) sebagai kekuatan produktif utama, terutama untuk kelangsungan peradaban dalam skala waktu kosmik yang sangat panjang. Ia juga menyingkat persaingan AI antara AS dan Tiongkok, menyatakan kedua negara tidak akan mengalah karena implikasi strategisnya, termasuk dalam peperangan. Sambil merefleksikan "penyesalan" Warren Buffett dan Charlie Munger yang melewatkan saham teknologi seperti Microsoft, Dan Bin menekankan perlunya investor memperluas batas kognitif dan berfokus pada penyebab utama. Pidato ditutup dengan seruan untuk tetap tenang, menjaga perspektif luas, dan merangkul peluang yang ditawarkan era transformatif ini, karena melewatkannya akan menjadi kerugian besar.

链捕手52m yang lalu

Pidato Terbaru Dan Bin: Jangan Sia-siakan Era yang Hebat Ini

链捕手52m yang lalu

Trading

Spot
活动图片