Банк Morgan Stanley инвестировал в биткоин-ETF $190 млн

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-08-15Terakhir diperbarui pada 2024-08-15

Happycoin.club - Американский инвестиционный банк Morgan Stanley (NYSE:MS) инвестировал около $190 млн в несколько ETF, основанных на биткоине

В отчёте, поданном Morgan Stanley 14 августа, указано, что по состоянию на конец второго квартала 2024 года фирма владела 5,5 млн паёв iShares Bitcoin Trust (IBIT) стоимостью $188 млн. Кроме того, организация вложила $1,6 млн в ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB), почти $148 000 — в Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) и менее чем по $300 — в шесть криптовалютных ETF, например, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC).

Сотрудники Morgan Stanley купили акции ETF на базе цифровых активов перед тем, как руководство банка разрешило брокерам предлагать клиентам инвестировать в деривативы на основе биткоина.

Экс-сотрудник Комиссии по ценным бумагам и биржам США Джон Рид Старк подверг критике это решение и заявил, что компания обрекла себя на тщательнейшие проверки со стороны регуляторов, которые могут закончится для фирмы крайне плачевно.

Знакомые с ситуацией люди, пожелавшие остаться анонимными, отметили, что, вероятно, для снижения юридических рисков брокерам Morgan Stanley дали добро на рекламу только двух ETF: IBIT и FBTC. Эта информация косвенно подтверждается тем, что Morgan Stanley владеет паями этих фондов, очевидно, доверяя их эмитентам.

Читайте оригинальную статью на сайте Happycoin.club

Bacaan Terkait

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

Meskipun mengalami volatilitas pasar selama berbulan-bulan, pemegang Ethereum dan Bitcoin terus menunjukkan minat yang rendah untuk mengembalikan koin mereka ke bursa. Fenomena ini lebih dari sekadar penurunan antusiasme perdagangan investor. Persistensi penarikan koin terus mengurangi pasokan likuid yang tersedia di pasar. Saat ini, jumlah Bitcoin di bursa berada pada titik terendah sejak 2017, dan jumlah Ethereum (ETH) di bursa juga mencapai level terendah sejak 2015. Aliran bersih (Netflows) yang negatif menunjukkan bahwa pemegang institusional dan jangka panjang lebih memilih penyimpanan mandiri (seperti ETF atau treasury korporat), yang semakin mengurangi koin dari potensi penjualan dan tekanan jual jangka pendek. Di sisi Bitcoin, Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders) secara konsisten menyerap pasokan yang beredar, menggeser pola dari distribusi ke akumulasi. Indikator seperti HODL Waves dan Skor Tren Akumulasi mengonfirmasi pengumpulan aset oleh dompet yang lebih kecil dan menengah. Pasokan yang dipegang Pemegang Jangka Panjang mendekati 15 juta BTC, sementara pasokan Pemegang Jangka Pendek turun menjadi sekitar 16,75 juta BTC, mengindikasikan perpindahan kepemilikan ke tangan pemegang dengan keyakinan lebih kuat. Namun, pasokan yang semakin ketat saja tidak cukup untuk mempertahankan pemulihan Bitcoin. Tren kenaikan yang berkelanjutan tetap memerlukan permintaan beli yang lebih kuat untuk menyerap likuiditas yang tersedia. Tanpa dukungan itu, Bitcoin mungkin kesulitan menjaga momentum meskipun saldo di bursa semakin langka. Jika permintaan terus pulih, pasokan likuid yang terbatas berpotensi memperkuat penemuan harga dan mendukung siklus pasar yang digerakkan oleh struktur fundamental.

ambcrypto3j yang lalu

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

ambcrypto3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片