Майнер Riot Platforms приобрёл ещё 1 млн акций конкурента Bitfarms

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-08-15Terakhir diperbarui pada 2024-08-15

Happycoin.club - Одна из крупнейших публичных майнинговых компаний Riot Platforms приобрела ещё 1 млн акций Bitfarms, продолжая реализовывать свою стратегию по поглощению конкурента.

Теперь Riot Platforms владеет более чем 85,29 млн акций Bitfarms. Это примерно 18,9% всех ценных бумаг майнера, находящихся в обращении. Получается, что Riot — крупнейший акционер компании-конкурента.

Это произошло всего через несколько дней после того, как Bitfarms опубликовала финансовый отчёт за второй квартал 2024 года, в котором сообщила о чистом убытке в размере $27 млн. Riot Platforms тоже отчиталась о падении прибыли и убытке в размере $84,4 млн. Для сравнения, её чистый убыток во втором квартале прошлого года составил $27,4 млн.

Несмотря на внушительные финансовые потери Riot Platforms не оставляет попыток поглотить конкурента, убрав с постов руководство Bitfarms. Так, в июле Riot назначила трёх независимых топ-менеджеров в совет директоров компании-конкурента, чтобы они сменили среди прочих соучредителя и главу Bitfarms Николаса Бонта.

В ответ компания Bitfarms инициировала проведение внеочередного собрания акционеров, которое было запланировано на 29 октября 2024 года. На нём планировалось вынести на голосование новые кандидатуры в совет директоров. Однако в начале недели Николас Бонат сам покинул свой пост.

Борьба за поглощение не помешала обеим компаниям увеличить добычу биткоинов. В июле Riot Platforms показатель увеличился на 45%, у Bitfarms — на 34%.

Читайте оригинальную статью на сайте Happycoin.club

Bacaan Terkait

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

Meskipun mengalami volatilitas pasar selama berbulan-bulan, pemegang Ethereum dan Bitcoin terus menunjukkan minat yang rendah untuk mengembalikan koin mereka ke bursa. Fenomena ini lebih dari sekadar penurunan antusiasme perdagangan investor. Persistensi penarikan koin terus mengurangi pasokan likuid yang tersedia di pasar. Saat ini, jumlah Bitcoin di bursa berada pada titik terendah sejak 2017, dan jumlah Ethereum (ETH) di bursa juga mencapai level terendah sejak 2015. Aliran bersih (Netflows) yang negatif menunjukkan bahwa pemegang institusional dan jangka panjang lebih memilih penyimpanan mandiri (seperti ETF atau treasury korporat), yang semakin mengurangi koin dari potensi penjualan dan tekanan jual jangka pendek. Di sisi Bitcoin, Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders) secara konsisten menyerap pasokan yang beredar, menggeser pola dari distribusi ke akumulasi. Indikator seperti HODL Waves dan Skor Tren Akumulasi mengonfirmasi pengumpulan aset oleh dompet yang lebih kecil dan menengah. Pasokan yang dipegang Pemegang Jangka Panjang mendekati 15 juta BTC, sementara pasokan Pemegang Jangka Pendek turun menjadi sekitar 16,75 juta BTC, mengindikasikan perpindahan kepemilikan ke tangan pemegang dengan keyakinan lebih kuat. Namun, pasokan yang semakin ketat saja tidak cukup untuk mempertahankan pemulihan Bitcoin. Tren kenaikan yang berkelanjutan tetap memerlukan permintaan beli yang lebih kuat untuk menyerap likuiditas yang tersedia. Tanpa dukungan itu, Bitcoin mungkin kesulitan menjaga momentum meskipun saldo di bursa semakin langka. Jika permintaan terus pulih, pasokan likuid yang terbatas berpotensi memperkuat penemuan harga dan mendukung siklus pasar yang digerakkan oleh struktur fundamental.

ambcrypto3j yang lalu

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

ambcrypto3j yang lalu

Trading

Spot
活动图片