Bernstein: В просадке биткоина виновата Камала Харрис

investing.ruDipublikasikan tanggal 2024-08-14Terakhir diperbarui pada 2024-08-14

9 августа курс первой криптовалюты смог преодолеть отметку в $62 000, однако не сумел удержать позиции и откатился до уровня $59 000, обратили внимание в Bernstein.

«Мы интерпретируем рыночные настроения так: победа Трампа — оптимистичный прогноз, победа Харрис — пессимистичный (по крайней мере с точки зрения немедленной реакции)», — сказано в отчете Bernstein.

Аналитики считают, что растущие шансы Камалы Харрис (Kamala Harris) на победу воспринимается рынком криптовалют как медвежий сигнал, поскольку неясна личная позиция вице-президента по отношению к индустрии. Победа Харрис на президентских выборах в ноябре 2024 года может обернуться существенным ударом по рынку, считают специалисты организации. Это сулит новые законодательные сложности, уверены в Bernstein.

Эксперты обратили внимание, что команда Дональда Трампа (Donald Trump), а вместе с ней большинство Республиканской партии открыто заявили о поддержке участников рынка. Офис Харрис, в свою очередь, избегает публичных выступлений на этот счет, отметили аналитики.

Ранее соучредитель аналитической компании Delphi Digital Том Шонесси-младший (Tom Shaughnessy Jr) заявил, что обе крупные американские политические партии должны поддерживать криптовалюты. Сейчас кандидат от Республиканской партии видится бизнесмену единственным сторонником крипторынка.

Читайте оригинальную статью на сайте Bits.media

Bacaan Terkait

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

Meskipun mengalami volatilitas pasar selama berbulan-bulan, pemegang Ethereum dan Bitcoin terus menunjukkan minat yang rendah untuk mengembalikan koin mereka ke bursa. Fenomena ini lebih dari sekadar penurunan antusiasme perdagangan investor. Persistensi penarikan koin terus mengurangi pasokan likuid yang tersedia di pasar. Saat ini, jumlah Bitcoin di bursa berada pada titik terendah sejak 2017, dan jumlah Ethereum (ETH) di bursa juga mencapai level terendah sejak 2015. Aliran bersih (Netflows) yang negatif menunjukkan bahwa pemegang institusional dan jangka panjang lebih memilih penyimpanan mandiri (seperti ETF atau treasury korporat), yang semakin mengurangi koin dari potensi penjualan dan tekanan jual jangka pendek. Di sisi Bitcoin, Pemegang Jangka Panjang (Long-Term Holders) secara konsisten menyerap pasokan yang beredar, menggeser pola dari distribusi ke akumulasi. Indikator seperti HODL Waves dan Skor Tren Akumulasi mengonfirmasi pengumpulan aset oleh dompet yang lebih kecil dan menengah. Pasokan yang dipegang Pemegang Jangka Panjang mendekati 15 juta BTC, sementara pasokan Pemegang Jangka Pendek turun menjadi sekitar 16,75 juta BTC, mengindikasikan perpindahan kepemilikan ke tangan pemegang dengan keyakinan lebih kuat. Namun, pasokan yang semakin ketat saja tidak cukup untuk mempertahankan pemulihan Bitcoin. Tren kenaikan yang berkelanjutan tetap memerlukan permintaan beli yang lebih kuat untuk menyerap likuiditas yang tersedia. Tanpa dukungan itu, Bitcoin mungkin kesulitan menjaga momentum meskipun saldo di bursa semakin langka. Jika permintaan terus pulih, pasokan likuid yang terbatas berpotensi memperkuat penemuan harga dan mendukung siklus pasar yang digerakkan oleh struktur fundamental.

ambcrypto2j yang lalu

Ethereum dan Bitcoin hadapi krisis pasokan bersejarah – 2 METRIK ini ungkap langkah selanjutnya

ambcrypto2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片