ZAN 与 Mysten Labs 合作推进 Web3 基础设施开发

深潮Dipublikasikan tanggal 2024-08-14Terakhir diperbarui pada 2024-08-14

ZAN是蚂蚁数字科技的Web3技术品牌,计划与Mysten Labs一起在Sui上运行RPC节点。

中国香港 – 2024年8月13日,星期二 - Mysten Labs是一家Web3基础设施公司,也是Sui区块链的开发公司,今天宣布与蚂蚁数字科技的技术品牌ZAN建立合作伙伴关系。

通过整合Sui,ZAN旨在加速其Web3应用程序的开发和采用。该合作将专注于为Mysten Labs在两个关键领域提供技术支持:KYC基础设施和RPC节点服务。ZAN将为在Sui上构建的项目提供KYC服务,帮助区块链提供必要的合规解决方案。此外,ZAN还将正式推出Sui的RPC节点服务,增强区块链在亚太地区开发者和用户的可扩展性和可访问性。

ZAN首席运营官Cobe Zhang表示:“我们很高兴能与Mysten Labs建立合作关系。Sui是一个致力于技术和价值创造的明星公链,拥有丰富的生态系统和多样的应用。同样,ZAN源自一个技术驱动的团队,我们致力于为Web3行业构建下一代技术基础设施。我们期待彼此之间的更多技术交流,共同推动整个行业的创新和发展。”

Mysten Labs和ZAN将共同探索支付、数据、数字身份等领域的合作机会,目标是提供创新解决方案,惠及消费者、企业和本地社区,并着眼于发掘和支持Web3超级应用的机会。双方致力于培养一个合作环境,并期待在实现合作伙伴关系的里程碑时分享最新进展。

Mysten Labs的首席产品官兼联合创始人Adeniyi Abiodun表示:“我们很高兴能与ZAN团队和更广泛的蚂蚁数字科技合作,将e-KYC解决方案推向更广泛的数字资产生态市场。这次合作标志着Sui和香港及更广泛的亚太地区Web3生态的重要里程碑。通过结合我们的优势,我们可以加速创新应用的开发,这些应用将惠及数百万用户。”

关于Sui

Sui是基于第一原理从头重新设计和构建的L1公链,旨在使数字资产的拥有变得快速、私密、安全且人人可及。其基于Move编程语言的以对象为中心的模型,支持并行执行、亚秒级最终确定性和丰富的链上资产。凭借水平可扩展的处理和存储能力,Sui以低成本支持广泛的应用程序,并以无与伦比的速度运行。Sui是区块链领域的跨越式进步,是一个为创作者和开发者提供构建用户友好体验的平台。了解更多信息: https://sui.io

关于Mysten Labs

Mysten Labs是由分布式系统、编程语言和密码学专家组成的团队,其创始人曾是开创性区块链项目的高级管理人员和首席架构师。Mysten Labs 的使命是创建 Web3 的基础设施。了解更多信息:https://mystenlabs.com

关于ZAN

作为蚂蚁数字科技的Web3产品和服务技术品牌,并由蚂蚁链开放实验室的TrustBase开源技术栈提供支持,ZAN为商业创新提供丰富且可靠的服务以及Web3发展平台。ZAN产品系列包括ZAN eKYC、ZAN KYT、ZAN智能合约审查、ZAN 节点服务,并且还有更多产品即将推出。了解更多信息: https://zan.top

关于蚂蚁数字科技

蚂蚁数字科技是蚂蚁集团的数字技术子公司。蚂蚁数字科技继续推动数字技术的发展和应用,基于其在AI、隐私计算和安全技术方面的专业知识,推出 ZOLOZ、mPaaS和ZAN等领先产品。蚂蚁数字科技致力于与不同行业的合作伙伴合作,支持中小金融机构的数字化转型,帮助服务行业的中小企业实现数字化运营,并促进跨行业的数字化协作。蚂蚁数字科技的国际业务运营收入在2023年增长了300%。

媒体联系

lexi.wangler@mystenlabs.com

Bacaan Terkait

Saham Chip Memimpin Penurunan Saham AS, Apakah Perdagangan AI Sedang Dikalahkan Ganda oleh Suku Bunga dan Imbal Hasil?

Saham chip memimpin penurunan di pasar saham AS, dengan indeks Nasdaq jatuh 2,2% dan S&P 500 turun 1,4%. Tekanan terjadi di seluruh rantai perangkat keras AI, termasuk Nvidia (turun ~4%), Micron (anjlok 13,2%), Qualcomm, serta saham memori dan penyimpanan. Pasar Asia juga terdampak, dengan KOSPI Korea turun hampir 10% dan raksasa chip seperti SK Hynix serta Samsung Electronics mencatat penurunan dua digit. Penjualan difokuskan pada aset dengan valuasi tinggi dan kepemilikan padat, dipicu oleh dua tekanan utama: Pertama, ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih agresif, meningkatkan tekanan diskonto pada arus kas masa depan perusahaan teknologi. Kedua, investor mulai mempertanyakan kapan pengeluaran modal besar-besaran untuk AI oleh vendor cloud akan diterjemahkan menjadi keuntungan yang jelas, menggeser fokus dari "hanya membeli pertumbuhan" ke "harus melihat imbal hasil". Meski demikian, ini lebih dilihat sebagai koreksi setelah kenaikan tajam daripada tanda pecahnya gelembung. Permintaan dasar untuk perangkat keras AI masih ada. Titik kunci selanjutnya adalah laporan keuangan Micron yang akan datang untuk konfirmasi permintaan, serta data inflasi AS yang akan mempengaruhi jalur kebijakan Fed. Pasar kini mempertimbangkan narasi AI dengan lebih realistis, menyeimbangkannya dengan tekanan suku bunga dan garis waktu imbal hasil.

marsbit52m yang lalu

Saham Chip Memimpin Penurunan Saham AS, Apakah Perdagangan AI Sedang Dikalahkan Ganda oleh Suku Bunga dan Imbal Hasil?

marsbit52m yang lalu

OpenAI Publikasi Makalah Baru: Bagaimana Melatih AI yang 'Tetap Baik di Bawah Tekanan'?

OpenAI menerbitkan makalah tentang cara melatih AI agar tetap bermanfaat dan aman di bawah tekanan atau skenario baru. Penelitian ini berfokus pada penggunaan _reinforcement learning_ untuk membentuk sifat-sifat bermanfaat yang luas dan persisten dalam model, bukan sekadar daftar larangan. Sifat-sifat ini mencakup kejujuran, transparansi, kesadaran risiko, dan kemampuan untuk dikoreksi. Makalah ini memperkenalkan konsep "penyimpangan muncul" (_emergent misalignment_), di mana perilaku buruk di satu bidang dapat menyebar ke bidang lain. OpenAI bertanya apakah perilaku baik juga dapat digeneralisasi secara lintas domain. Mereka membuat dataset dialog sintetis multi-domain untuk mengevaluasi dan melatih 15 sifat bermanfaat. Eksperimen menunjukkan bahwa dengan hanya mengganti 5% data pelatihan standar dengan data sifat bermanfaat, model menunjukkan peningkatan signifikan dalam 83% evaluasi. Yang penting, pelatihan di satu bidang (misalnya, kesehatan) meningkatkan kinerja di bidang lain yang tidak terkait, menunjukkan adanya transfer perilaku yang bermanfaat. Model ini juga menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap petunjuk yang bermusuhan (_adversarial prompting_) dan penyetelan halus yang berbahaya (_harmful finetuning_), dengan penurunan performa yang lebih kecil dan lebih sedikit penyebaran kerusakan ke domain lain. Penelitian ini menekankan bahwa AI yang baik bukan tentang selalu menolak atau selalu mematuhi pengguna, tetapi tentang membuat penilaian yang lebih kuat antara menjadi berguna, jujur, dan aman. Ini mewakili pergeseran dari memperbaiki masalah keamanan setelah fakta menuju membentuk perilaku yang diinginkan sejak awal, yang merupakan langkah penting sebelum AI digunakan dalam tugas berisiko tinggi.

marsbit55m yang lalu

OpenAI Publikasi Makalah Baru: Bagaimana Melatih AI yang 'Tetap Baik di Bawah Tekanan'?

marsbit55m yang lalu

Goldman Sachs Bicara Lagi tentang Kondisi Demam AI: Sebelum Siklus Investasi Capai Puncak, 'Laba Kuat Akan Mengalahkan Kekhawatiran Valuasi', Volatilitas Akan Naik Lebih Lanjut

Penelitian Goldman Sachs menggarisbawahi bahwa gelombang investasi AI saat ini tidak sama dengan gelembung teknologi 1999-2000. Perbedaan kuncinya terletak pada fundamental: laba dan pengeluaran modal (capex) perusahaan terkait AI masih kuat dan terus dinaikkan, mendorong pasar, sementara valuasi forward P/E tidak melonjak ekstrem karena kenaikan harga saham didorong oleh kenaikan ekspektasi laba. Namun, risikonya tetap ada. Pasar telah mengantisipasi banyak hal optimis, dengan peningkatan nilai pasar AI (sekitar $27 triliun) melebihi perkiraan manfaat makroekonomi dasar. Harga saat ini bergantung pada asumsi bahwa perusahaan pemenang AI dapat mempertahankan pangkat laba tinggi dalam jangka panjang dari lonjakan produktivitas. Sinyal utama yang mirip era 1990-an adalah intensitas investasi. Capex AI, terutama dari penyedia cloud hyperscale, meningkat sangat cepat dan bisa mendekati puncak era dot-com. Namun, sinyal gelembung lain seperti penurunan margin makro, peningkatan leverage korporat, atau defisit neraca berjalan yang membesar belum terlihat. Risiko utama telah bergeser dari "gelembung valuasi" ke kemungkinan "gelembung laba". Selama siklus capex belum mencapai puncaknya, laba kuat kemungkinan masih mendominasi kekhawatiran valuasi. Namun, begitu siklus investasi memuncak, kelangsungan laba tinggi akan diuji. Selain itu, ekonomi non-AI AS relatif lemah, sehingga AI mungkin menutupi kelemahan di sektor lain. Mengingat ketergantungan pada narasi optimis ini, volatilitas saham diperkirakan meningkat. Investor disarankan untuk tetap berada dalam tren, tetapi meningkatkan perlindungan downside, misalnya melalui opsi put atau menggunakan opsi call sebagai pengganti sebagian eksposur spot. Risiko terbalik juga ada di sisi suku bunga, yang bisa turun signifikan jika kerapuhan ekonomi non-AI terungkap setelah puncak investasi AI berlalu.

marsbit57m yang lalu

Goldman Sachs Bicara Lagi tentang Kondisi Demam AI: Sebelum Siklus Investasi Capai Puncak, 'Laba Kuat Akan Mengalahkan Kekhawatiran Valuasi', Volatilitas Akan Naik Lebih Lanjut

marsbit57m yang lalu

Mark Zuckerberg Masuk ke Pasar Prediksi

Meta, perusahaan teknologi sosial terbesar di dunia, secara resmi memasuki arena pasar prediksi. CEO Mark Zuckerberg telah menginstruksikan pembentukan tim kecil untuk mengembangkan aplikasi smartphone bernama "Arena", yang akan bersaing dengan platform seperti Polymarket dan Kalshi. Aplikasi ini, yang masih dalam tahap eksperimen awal, akan beroperasi secara independen dari aplikasi inti Meta seperti Facebook dan Instagram. Pada versi awal, pengguna dapat memprediksi hasil berbagai peristiwa seperti pemilihan politik, pertandingan olahraga, dan urusan dunia. Namun, alih-alih menggunakan uang sungguhan, Arena akan menerapkan sistem poin seperti dalam permainan video, di mana pengguna mengumpulkan poin, peringkat, dan prestasi berdasarkan prediksi akurat mereka. Meskipun demikian, Meta tidak menutup kemungkinan untuk memperkenalkan taruhan dengan uang nyata di masa depan. Langkah Meta ini terjadi di tengah pertumbuhan pesat industri pasar prediksi, dengan volume perdagangan online di platform utama melonjak menjadi lebih dari $130 miliar pada tahun 2026. Arena berpotensi memanfaatkan basis pengguna aktif harian Meta yang lebih dari 3,56 miliar untuk pertumbuhan cepat. Selain potensi pendapatan dari biaya transaksi (jika menggunakan uang sungguhan) atau barang virtual, data yang dihasilkan dari aktivitas prediksi pengguna dapat memperkaya sistem iklan inti Meta. Strategi ini selaras dengan pendekatan Meta untuk mengikuti tren pengguna dan mengembangkan aplikasi independen untuk menguji perilaku sosial baru. Namun, tantangan seperti risiko regulasi yang ketat dari badan seperti CFTC di AS, tekanan hukum di berbagai yurisdiksi, dan kesulitan dalam menarik serta mempertahankan pengguna untuk aplikasi independen tetap menjadi hambatan yang signifikan. Ini bukan upaya pertama Meta di bidang ini, setelah aplikasi serupa bernama Forecast ditutup pada tahun 2022.

Foresight News1j yang lalu

Mark Zuckerberg Masuk ke Pasar Prediksi

Foresight News1j yang lalu

Rebound Saham Semikonduktor: Akhir Koreksi Teknis atau Pembalikan Tren?

**Ringkasan (sekitar 1500 karakter):** Pasar saham semikonduktor, terutama di Korea Selatan (seperti Samsung dan SK Hynix), mengalami penjualan besar dan pemulihan cepat pada akhir Juni. Inti gejolak ini bukan pada fluktuasi harian, melainkan pergeseran fase penentuan harga saham semikonduktor setelah perdagangan tema AI menjadi sangat ramai. Pemulihan setelah anjlok lebih mencerminkan perbaikan posisi (teknis) dan ekspektasi pembagian hasil pemegang saham (seperti pada Samsung), bukan konfirmasi bahwa tren naik telah berlanjut. Validasi sesungguhnya berasal dari musim laporan keuangan, khususnya dari Micron Technology. HBM (High Bandwidth Memory) adalah variabel kunci. Komponen penting untuk server AI ini telah memberi produsen memori seperti Micron, Samsung, dan SK Hynix kekuatan penetapan harga yang kuat. Pertanyaan pasar sekarang adalah apakah kekuatan ini dan siklus pengeluaran modal AI dapat terus mendukung valuasi tinggi sektor ini. Laporan keuangan Micron (24 Juni) menjadi titik uji utama. Investor tidak hanya mencari hasil kuartal yang kuat, tetapi lebih pada panduan ke depan (guidance) dan konfirmasi bahwa visibilitas pesanan, harga memori, dan margin keuntungan masih kokoh. Jika Micron dapat memberikan sinyal kuat bahwa permintaan HBM dan kekuatan penetapan harganya masih berlanjut, rebound dapat diartikan sebagai akhir koreksi teknis dan tren naik berlanjut. Namun, jika panduannya mulai hati-hati atau ekspektasi kenaikan laba tertinggal dari valuasi, pemulihan saat ini mungkin hanya bersifat sementara sebelum tren melemah. Singkatnya, rebound saham semikonduktor Asia masih berupa perbaikan teknis yang menunggu konfirmasi fundamental lebih lanjut. Nasib perdagangan tema AI dalam waktu dekat sangat bergantung pada kemampuan rantai pasokan, terutama di segmen memori, untuk terus melampaui ekspektasi tinggi yang telah dibangun pasar.

marsbit1j yang lalu

Rebound Saham Semikonduktor: Akhir Koreksi Teknis atau Pembalikan Tren?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片