Tinjauan Kuartal I 2026 Ethereum: Aktivitas On-Chain Capai Rekor Tertinggi, Aset Tokenisasi Memimpin Industri
**Ringkasan Laporan Kuartal I 2026 Ethereum: Aktivitas On-Chain Tembus Rekor, Aset Tokenisasi Memimpin**
Laporan oleh Token Terminal menganalisis kinerja Ethereum pada kuartal pertama 2026, yang ditandai dengan dinamika unik: lonjakan aktivitas pengguna berbarengan dengan kontraksi dalam nilai aset yang diukur dalam dolar.
**Aktivitas On-Chain Mencapai Rekor Tertinggi:**
* Pengguna aktif bulanan (alamat unik): 13.2 juta, naik 53.5% secara kuartalan.
* Total transaksi lapisan utama (L1): 200.4 juta, naik 38% secara kuartalan.
* Throughput jaringan (TPS rata-rata): 25.78, naik 41.2%.
Peningkatan ini didorong oleh penerapan upgrade "Blob Parameter Fork" (BPO#2) yang meningkatkan kapasitas penyimpanan data dan menurunkan biaya transaksi secara signifikan. Meskipun volume transaksi naik, total biaya gas di L1 justru turun 47.9%, menunjukkan manfaat skalabilitas yang mulai terasa.
**Nilai Aset dan Pendapatan dalam Dolar Mengalami Kontraksi:**
* Total nilai terkunci (TVL) di ekosistem: $316.2 miliar, turun 11%.
* Volume perdagangan di bursa terdesentralisasi (DEX): $134.5 miliar, turun 24%.
* Pendapatan fee dari seluruh aplikasi: $2 miliar, turun 16.9%.
* Kapitalisasi pasar ETH (FDV): $290 miliar, turun 30.3%.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh koreksi harga aset kripto secara luas pada kuartal tersebut, yang mengurangi nilai nominal aset yang diukur dalam dolar.
**Dominasi dalam Aset Tokenisasi Tetap Kuat:**
Ethereum mempertahankan posisinya sebagai platform utama untuk aset tokenisasi:
* Total kapitalisasi pasar aset tokenisasi: $203.4 miliar (hampir stabil, turun 0.7%).
* **Stablecoin:** $178.9 miliar (87.9% dari total), dipimpin USDT dan USDC.
* **Dana Tokenisasi:** $19.4 miliar (naik 4.9%), dengan produk dari BlackRock (BUIDL), WisdomTree, dan lainnya.
* **Komoditas Tokenisasi (terutama emas):** $4.7 miliar (naik 60%).
* **Saham Tokenisasi:** $365.1 juta (naik 16.5%).
Ethereum mendominasi pangsa pasar aset tokenisasi di antara lima blockchain teratas, memegang lebih dari 60% untuk stablecoin dan lebih dari 70% untuk dana dan komoditas tokenisasi.
**Prospek dan Kesimpulan:**
Laporan ini menyoroti "Paradoks Jevons" di Ethereum: peningkatan efisiensi (biaya lebih rendah) justru mendorong permintaan yang lebih besar (lebih banyak pengguna dan transaksi). Strategi jangka panjang Ethereum adalah mengorbankan pendapatan fee jangka pendek untuk memperluas adopsi dan mengukuhkan posisinya sebagai lapisan penyelesaian inti untuk keuangan on-chain. Dengan roadmap peningkatan skalabilitas seperti upgrade Glamsterdam yang akan datang, Ethereum bertujuan untuk mendukung adopsi keuangan institusional yang terus berkembang, sebagaimana dibuktikan oleh peluncuran berbagai dana dan stablecoin baru oleh institusi besar seperti BlackRock, JPMorgan, dan aliansi bank Eropa pada bulan-bulan berikutnya.
Foresight News38m yang lalu