TronLending荣誉冠名参与WebX2024:塑造区块链未来的国际盛会

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-11Terakhir diperbarui pada 2024-08-11

币界网报道:

随着数字经济的快速发展,Web3不仅预示了技术前沿的转变,也代表了全球商业和社会结构未来的重大演进。2024年8月28日至29日,东京Prince Park Tower将举办由日本领先的加密货币和Web3媒体CoinPost策划的WebX2024。此次盛会是亚洲最大的Web3会议之一,将汇聚来自全球的商业巨头、投资人及媒体创新者,共同探讨Web3的发展和前景。

xM8BsLEOs4WYWCDgPsWQJwmXMV9JDCYVkHm1lgbQ.png

在这场区块链技术的国际对话中,TronLending不仅作为冠名赞助商参与分会场活动,更以其在区块链领域的深厚积累和技术实力,展示其对推动Web3技术和应用发展的承诺。自2019年成立以来,TronLending一直致力于提供安全、高效的能量租赁和交易解决方案。通过创新的区块链技术,TronLending使用户能够以极低的成本实现高效的USDT转账,显著降低交易费用,提高了交易效率。

在即将到来的WebX2024中,TronLending不仅加深了与全球区块链社区的联系,也强化了其在区块链技术推广和应用方面的领导地位。通过冠名DeInsight2024 Tokyo这一官方分会场活动,TronLending将连接全球的技术开发者和行业领袖,通过多媒体形式交流最新的区块链技术发展和实践应用。

此外,TronLending利用其深厚的技术积累,不断推动技术研发和创新,力求在降低用户交易成本的同时,提升交易安全性和便捷性。在WebX2024上,TronLending将分享如何通过区块链技术优化传统金融和商业操作,以及如何利用其Token经济模型和社区构建增强用户参与和忠诚度。

TronLending在区块链行业的活跃参与不仅限于即将到来的WebX2024。此前,TronLending已成功联合主办了电音节,并在ABS024峰会上展示了其深厚的行业影响力和技术实力。电音节是一场集技术交流与文化娱乐为一体的大型活动,成功吸引了来自全球的区块链爱好者和专业人士。在ABS024峰会上,TronLending与其他行业领导者共同探讨了区块链技术的最新趋势和应用,强化了其在全球区块链社区中的领导地位。这些活动不仅增强了TronLending的品牌影响力,也促进了其技术解决方案的全球认可和应用。

c2FMehiA67nIWBZxpwrWWXUNmSSUi9UNTvcVDZZr.png

WebX2024不仅为TronLending提供了一个展示其技术成果和业务愿景的平台,也为参与者提供了一个深入了解和探讨区块链未来潜力的机会。通过这次会议,TronLending期望与全球的合作伙伴和参与者共同开启区块链技术的新篇章,推动全球经济向更加开放、透明和互联的数字未来迈进。

随着会议的临近,TronLending与全球的区块链爱好者共同期待这场技术与创新的盛宴,一起探索和塑造Web3世界的未来。让我们在东京,这个科技与创新的交汇点,见证区块链技术如何改变世界。

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit9j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit9j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit11j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit11j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

Artikel ini membahas dilema utama yang dihadapi ketua Federal Reserve terbaru, Christopher Warsh, dalam menanggapi ledakan AI. Inti persoalannya adalah apakah kemajuan AI saat ini mirip dengan situasi 1996 — di mana Alan Greenspan membiarkan ekonomi tumbuh tanpa menaikkan suku bunga karena percaya pada pertumbuhan produktivitas — atau lebih mirip 1999, ketika Greenspan akhirnya menaikkan suku bunga secara agresif untuk mencegah overheating ekonomi. Warsh cenderung pada pendekatan 1996, berargumen bahwa manfaat produktivitas AI membutuhkan waktu untuk terlihat dalam data resmi, dan menaikkan suku bunga terlalu dini justru dapat meredam pertumbuhan yang sebenarnya membantu menekan inflasi. Namun, konteks makroekonominya berbeda: tekanan tarif, defisit fiskal yang membesar, dan memudarnya manfaat globalisasi membuat risiko inflasi lebih tinggi daripada era 1990-an. Di sisi lain, kritikus seperti Austan Goolsbee dari Bank Sentral Chicago berpendapat bahwa ledakan AI yang sudah diantisipasi banyak orang justru dapat memicu kenaikan pengeluaran di muka, mendorong overheating ekonomi dan mengharuskan kenaikan suku bunga yang lebih tajam nantinya. Perdebatan ini mencerminkan perpecahan internal di Fed. Paradoks terakhir bagi Warsh adalah keinginannya untuk menghapus "forward guidance" (panduan kebijakan ke depan), suatu praktik yang justru dibuat pada 1999. Jika ekonomi memburuk, ia harus memilih antara menggunakan alat yang ingin dihapusnya atau menghadapi gejolak pasar akibat ketidakpastian. Jawaban atas semua ini bergantung pada penilaiannya: apakah kita berada di tahun 1996 atau 1999?

marsbit14j yang lalu

1996 atau 1999? Ujian Pertama Wash adalah 'Bagaimana Melihat AI'

marsbit14j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片