读书 | 从海贝到数字货币,探索畅想跨境零售支付前景

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-09Terakhir diperbarui pada 2024-08-09

币界网报道:


《跨境支付全球史:从马尔代夫海贝到数字货币》

贺力平、赵鹞 著

中译出版社出版

跨境支付(Cross-border Payments)是指两个或两个以上的国家或地区之间因国际贸易、国际投资以及其他方面所发生的国际间债权债务,借助一定的结算工具和支付系统实现的资金跨国和跨地区转移的行为。跨境支付是国际贸易和经济活动的核心,对全球化有极其重要的意义。

纵观全球跨境支付历史演变过程,跨境支付是随着国际产业分工及国际交往活动的持续发展而兴起的。本书梳理了从贝币、金银币、纸币到汇票等非现金支付工具,再到当前发展如火如荼的数字货币的演变历程,其间也阐述了相关货币制度的发展、中央银行和商业银行在支付体系中的角色、数字人民币的发展前景。

>>内文选读

序言

文/张晓慧

清华大学五道口金融学院前院长,中国人民银行原行长助理

跨境支付活动出现于人类诞生之初,远古时期不同部落和不同部族之间的经济交往和物品交换或是最早的跨境支付。彼时,多种多样的物品曾经充当过跨境支付工具,来自印度洋岛国马尔代夫的海贝很可能就是中国商周时期使用的跨境支付工具。中世纪以来,跨境支付领域经历了数次重大创新和飞跃。从中国唐朝的"飞钱"到美第奇家族的私人跨国银行,从国际清算银行(BIS)到环球银行金融电信协会(SWIFT),从移动支付到数字货币,全球跨境支付领域的每一次变革无不生动地体现了创新驱动和创新主导在这一发展历程中所扮演的不可或缺的角色。尤其是21世纪以来,随着全球化进程的加速和数字技术的迅猛发展,特别是网络与通信技术的崛起,支付方式和跨境支付正在经历新一轮的重大历史变革,并持续推动着全球经济和金融的进一步融合发展。

首先,跨境支付为经济发展和贸易便利性提供了坚实的支持。全球产业链的建立和拓展需要一个高效、安全的国际支付体系,而跨境支付的便捷性和高效率直接影响到企业和个人的国际业务活动,为推动全球经济的增长和合作发挥着不可替代的作用。

其次,支付和跨境支付作为金融系统的核心组成部分,将全球经济与全球金融紧密连接在一起,其稳定性直接关系到全球金融体系的健康。作为全球经济的关键纽带,支付和跨境支付在全球经济中的重要性正日益彰显。

最后,跨境支付对于国际货币的地位有着直接而深远的影响。历史上,英镑和美元在20世纪前半期和后半期分别取得显著的国际货币地位,就与两国国内支付和跨境支付的快速发展密不可分。在当今世界,中国作为跻身全球前列的贸易大国和国际收支大国,未来人民币理应在世界经济和贸易中发挥更大作用。而在人民币国际化的发展过程中,中国跨境支付产业的大发展必将发挥关键作用,推动人民币在国际经济体系中被广泛使用。

作为一个具有重要地位的新兴产业,跨境支付与国内支付的互动关系日益频繁和密切,共同为中国经济高质量发展提供着重要支持。国内支付作为跨境支付的基础和出发点,其发展必须得到重视。改革开放初期和中期,由于我国国内支付发展相对滞后,涉及我国的跨境支付主要是应用跨境支付的国外成果和规范。进入21世纪以来,随着中国经济的持续增长和数字新技术的大量涌现、不断创新,我国支付产业发生了根本性的变化。一批国内企业崛起并进军国际市场,成为跨境支付全球领域中新的重要角色。可以预见,未来中国将在跨境支付全球产业中发挥更加显著的作用,为国内支付和跨境支付的良性互动提供有力支持,助力中国经济高质量发展。


图源:视觉中国

令人遗憾的是,支付,尤其是跨境支付问题,过去在我国学术界却相对被忽视且研究不足。这主要源于改革开放初期和中期,支付多为银行的"附属"业务,中小企业和普通民众的支付则主要依赖现金。当时的"国际结算"学科能够应对跨境支付的大多数问题。相对于经济和货币金融领域中的其他问题,国内支付和跨境支付的重要性并未得到应有的重视,也鲜少有人进行深入的研究。今天,学界与业界都有必要加强对支付和跨境支付的全面研究。因为,对跨境支付的学术溯源研究,能帮助我们更好地理解和应对全球经济中不断变化的支付环境,为构建更加稳健和创新的金融体系提供有力的支持;对跨境支付的创新产业研究,能让我们紧紧抓住数字技术与数字经济所带来的高质量发展新机遇,更好地服务实体经济与民生建设;对跨境支付的前瞻政策研究,则敦促我们在各种复杂国际环境中把握历史主动,为金融强国建设目标奠定坚实的发展条件与安全基础。

贺力平教授长期从事国际金融的研究与教学,在国内外享有很高的声誉。他带领博士生赵鹞,遨游史海、历时数年最终撰写成这部《跨境支付全球史》,填补了我国跨境支付领域历史研究的一项空白。在这部著作即将面世之际,谨向他们表示衷心的祝贺!这部著作的出版不仅有着重要的学术价值,更对推动我国跨境支付领域的创新研究、促进数字货币等新技术应用具有深远的现实意义。这本书值得感兴趣的读者认真阅读和思考,一定开卷有益。

  作者:

文:贺力平、赵鹞 编辑:金久超 责任编辑:朱自奋

Bacaan Terkait

Taruhan Gila-Gilaan Perusahaan Tambang di AI: Valuasi Mulai Terbelah, Perjuangan Balik Tak Mudah

Penulis: Nancy, PANews Dengan aset kripto yang terus melemah, perusahaan pertambangan kripto menghadapi tekanan hidup yang semakin berat. Untuk mencari kurva pertumbuhan baru, semakin banyak perusahaan tambang yang beralih ke bidang AI. Narasi transformasi ini dengan cepat mendapatkan daya tarik di pasar modal, mendorong kenaikan tajam harga saham banyak perusahaan tambang, bahkan mencapai rekor tertinggi baru. Namun, meskipun bisnis AI menyuntikkan imajinasi pertumbuhan baru, kebutuhan akan pengeluaran modal yang besar, investasi berkelanjutan, dan siklus pengembalian yang panjang justru mendorong perusahaan tambang ke dalam perang pengurasan dana lainnya. Di tengah profitabilitas bisnis penambangan yang terus tertekan, taruhan besar pada transformasi AI ini sedang menguji kekuatan keuangan dan kemampuan eksekusi perusahaan tambang. Harga saham perusahaan tambang telah melampaui kinerja Bitcoin, menandakan tahap diferensiasi valuasi. Perusahaan seperti CoreWeave, Applied Digital, dan Bitdeer termasuk yang lebih awal bertransformasi, sementara Iris Energy, Terawulf, Hut 8, Riot Platforms, dan Bitfarms mulai menggencarkan pada tahun 2025. Rata-rata kenaikan harga saham 11 perusahaan tambang mencapai 75,97% tahun ini, jauh melampaui Bitcoin. CoreWeave, sebagai perwakilan transformasi yang sukses, memiliki kapitalisasi pasar hingga $62,8 miliar, sementara yang lain membentuk kelompok nilai pasar antara $10-20 miliar. Pasar tampaknya lebih fokus pada ruang pertumbuhan jangka panjang sebagai operator infrastruktur komputasi daripada profitabilitas jangka pendek. Perang hidup perusahaan tambang meningkat, dan transformasi AI masih perlu melewati banyak hambatan. Profitabilitas penambangan Bitcoin terus menyusut, mendorong konsolidasi sumber daya ke pemain besar. Meskipun demikian, ledakan permintaan pusat data AI membuat pasar menilai ulang nilai perusahaan tambang, karena aset seperti sumber daya listrik, akses gardu listrik, dan infrastruktur pusat data menjadi sumber daya inti yang langka. Laporan VanEck menunjukkan bahwa klien AI bersedia membayar tarif listrik dan sewa yang jauh lebih tinggi daripada bisnis penambangan tradisional. Namun, jalan transformasi tidak mudah. Logika valuasi industri diperkirakan akan berkembang dari "kapasitas daya" menjadi "kemampuan pengiriman proyek", dan akhirnya kembali ke metrik inti seperti arus kas dan kualitas penyewa. Kesenjangan pendanaan jangka pendek untuk transformasi diperkirakan sekitar $50 miliar, dengan kebutuhan modal jangka panjang mencapai $221 miliar. Banyak perusahaan tambang mulai mengumpulkan dana melalui penerbitan obligasi konversi, penjualan Bitcoin, serta menandatangani kontrak jangka panjang AI/HPC untuk mengamankan pendapatan masa depan dan mengurangi risiko. Singkatnya, meskipun AI menawarkan jalur pengembangan yang lebih menarik, transformasi ini pada dasarnya adalah kompetisi jangka panjang yang berputar sekitar dana, sumber daya, dan kemampuan eksekusi.

marsbit3m yang lalu

Taruhan Gila-Gilaan Perusahaan Tambang di AI: Valuasi Mulai Terbelah, Perjuangan Balik Tak Mudah

marsbit3m yang lalu

Siapa yang Paling Mahir Menggunakan Claude Code? Jawabannya Mungkin Bukan Programmer

Laporan ini menganalisis sekitar 400.000 sesi Claude Code dari Oktober 2025 hingga April 2026, mengungkap pola penggunaan alat pemrograman AI ini. Inti temuan menunjukkan adanya pembagian kerja yang jelas: manusia (pengguna) bertanggung jawab atas sekitar 70% keputusan perencanaan (apa yang harus dikerjakan), sementara Claude menangani sekitar 80% keputusan eksekusi (bagaimana cara mengerjakannya). Artinya, AI mengambil alih tugas implementasi teknis seperti menulis kode, menjalankan perintah, dan debugging, namun tujuan dan penilaian hasil tetap bergantung pada manusia. Yang mengejutkan, keberhasilan menggunakan Claude Code tidak hanya bergantung pada latar belakang pemrograman. Pengguna dari profesi non-teknis seperti hukum, keuangan, manajemen, dan penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan yang mendekati insinyur perangkat lunak dalam tugas yang menghasilkan kode. Faktor kunci keberhasilan justru adalah keahlian domain pengguna—pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin dipecahkan. Pengguna yang dinilai sebagai "ahli" dalam suatu sesi memiliki tingkat keberhasilan terverifikasi dua kali lipat lebih tinggi daripada pengguna "pemula", dan mereka dapat memandu Claude untuk melakukan lebih banyak pekerjaan per instruksi. Selama periode tujuh bulan, penggunaan Claude Code bergeser dari sekadar memperbaiki kode (debugging) ke tugas yang lebih kompleks dan bernilai tinggi seperti pengoperasian perangkat lunak, analisis data, dan penulisan dokumen. Nilai tugas rata-rata yang dilakukan meningkat sekitar 25%. Temuan ini menunjukkan bahwa alat pemrograman cerdas seperti Claude Code menurunkan hambatan implementasi teknis, tetapi justru memperbesar nilai keahlian domain. Masa depan mungkin akan lebih menguntungkan mereka yang memahami bisnis dan konteks masalah, dibandingkan sekadar mereka yang hanya mahir menulis kode.

marsbit8m yang lalu

Siapa yang Paling Mahir Menggunakan Claude Code? Jawabannya Mungkin Bukan Programmer

marsbit8m yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

Penulis: Azuma, Odaily Planet Daily Saham preferen STRC milik MicroStrategy terus mengalami "de-pegging" (lepas dari patokan). Sejak 15 Mei, harga STRC telah menyimpang dari nilai target US$100, dan diskonnya semakin dalam, bahkan sempat menyentuh US$83,26 dan ditutup di US$88,59, atau terlepas lebih dari 11% dari nilai target. STRC dirancang sebagai sekuritas pendapatan yang beroperasi di sekitar nilai US$100. Pelepasannya dari patokan ini menantang logika produk ini. Sebagai saluran pendanaan utama MicroStrategy untuk menambah cadangan Bitcoin, harga STRC mencerminkan kepercayaan pasar terhadap model operasi modal perusahaan. STRC adalah mesin dari "flywheel" (roda gila) modal MicroStrategy. Ia memungkinkan penerbitan berkelanjutan melalui mekanisme ATM selama harganya stabil di atas US$100, menciptakan daya beli tanpa mengencerkan ekuitas pemegang saham biasa (MSTR). Roda gila ini bergantung pada stabilitas harga STRC di sekitar US$100. Untuk mempertahankannya, MicroStrategy menerapkan mekanisme penyesuaian dividen bulanan. Namun, meskipun dividen dinaikkan menjadi 11,5% dan frekuensinya menjadi dua minggu sekali, de-pegging tetap berlanjut. Penyebab de-pegging terutama adalah masalah kepercayaan. Selain tekanan jual dari pelaku arbitrase yang menggunakan leverage, kekhawatiran utama adalah likuiditas MicroStrategy. Laporan JPMorgan menyebut kewajiban dividen tahunan sekitar US$1,7 miliar, dengan cadangan tunai hanya cukup untuk sekitar 6,3 bulan. MicroStrategy membantah, menyatakan cadangan Bitcoin-nya dapat menutupi dividen selama 32 tahun, namun itu mengasumsikan penjualan Bitcoin jika diperlukan. Baru-baru ini, MicroStrategy untuk pertama kalinya menjual 32 Bitcoin, yang mengguncang pasar karena bertentangan dengan narasi "HODL" (hold/tahan) jangka panjang mereka. STRC yang terus terdiskonto akan melemahkan kemampuan pendanaan MicroStrategy. Jika situasi ini berlanjut sementara cadangan tunai terkuras, kekhawatiran akan penjualan Bitcoin lebih lanjut untuk membayar dividen akan meningkat. Sebagai pembeli besar Bitcoin, pergeseran potensial MicroStrategy dari pembeli menjadi penjual dapat memberikan tekanan signifikan pada harga Bitcoin.

marsbit53m yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

marsbit53m yang lalu

Baru Saja, Pemenang Nobel Bergabung sebagai Karyawan Baru Anthropic

Baru-baru ini, John Jumper, pemenang Hadiah Nobel Kimia dan pemimpin inti AlphaFold, mengumumkan keluar dari Google DeepMind setelah hampir 9 tahun untuk bergabung dengan Anthropic. Langkah ini terjadi hanya dua hari setelah Noam Shazeer, salah satu penulis kunci makalah "Attention Is All You Need", meninggalkan Google untuk OpenAI. Kedua kepindahan ini menjadi pukulan besar bagi Google, dengan para pengamat menilai perusahaan kehilangan dua aset berharga dalam 72 jam. Jumper bergabung dengan DeepMind pada 2017, hanya 6 bulan setelah meraih gelar PhD, dan langsung ditunjuk untuk memimpin tim AlphaFold. Di bawah kepemimpinannya, AlphaFold 2 pada 2020 memecahkan masalah pelipatan protein yang telah berlangsung 50 tahun. Pada 2024, ia dan Demis Hassabis memenangkan Hadiah Nobel Kimia atas karyanya. Prestasinya dikatakan mempercepat penemuan struktur protein hingga 1000 kali lipat. Kepindahan Jumper ke Anthropic memperkuat ambisi perusahaan tersebut di bidang ilmu kehidupan. Sebelumnya, Anthropic telah mengakuisisi Coefficient Bio seharga $400 juta dan meluncurkan produk khusus seperti Claude for Life Sciences. Di sisi lain, OpenAI juga gencar berinvestasi di sektor ini dengan model GPT-Rosalind dan komitmen dana miliaran dolar. Sementara itu, Google DeepMind melalui Isomorphic Labs tetap menjadi pemain kuat berkat teknologi AlphaFold. Perpindahan para peneliti top dari Google memicu pertanyaan tentang daya tarik perusahaan besar versus lab AI yang lebih gesit. Seorang investor berkomentar bahwa lab AI frontier menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki Google: perasaan bahwa satu orang dapat mengubah jalur perusahaan. Industri kini menyaksikan persaingan sengit antara Anthropic, OpenAI, dan Google DeepMind untuk mendominasi revolusi AI di bidang ilmu kehidupan.

marsbit59m yang lalu

Baru Saja, Pemenang Nobel Bergabung sebagai Karyawan Baru Anthropic

marsbit59m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片