Управляющий ETF назвал условия для нового витка роста биткоина

RBK-cryptoDipublikasikan tanggal 2024-08-06Terakhir diperbarui pada 2024-08-06

В Bitwise заявили, что сильные коррекции биткоина каждый раз приводили к новому витку роста

Несмотря на существенную коррекцию рынка, директор по инвестициям Bitwise Мэт Хуган увидел в этом новые инвестиционные возможности и назвал ключевые факторы, которые могут подтолкнуть биткоин к новой волне роста. Об этом он написал в аналитической записке для инвесторов.

Bitwise — одна из компаний-эмитентов, запустивших собственные спотовые ETF на биткоин и криптовалюту Ethereum (тикер BITB и ETHW на NYSE). Совокупная стоимость активов в криптовалютных фондах компании на 6 августа составляет $2,2 млрд.

В своем анализе Хуган утверждает, что биткоин может стать одним из главных бенефициаров текущей рыночной турбулентности.

Телеграм-канал РБК-Крипто — подпишитесь и будьте в курсе самых главных и актуальных новостей о криптовалюте

«Исторически всякий раз, когда мы наблюдали подобную панику, криптовалюты сначала снижались в цене, но по итогам следующего года демонстрировали рост», — написал Хуган.

Хуган определил несколько факторов, в пользу оптимистичного прогноза — ожидание снижения процентных ставок Федеральной резервной системой (ФРС) США и повторение ралли периода пандемии.

Из-за обвала на фондовых рынках стало больше призывов к ФРС снизить процентные ставки и влить ликвидность в финансовую систему. Криптовалюты, которые часто рассматриваются как более рискованные активы, как правило, растут в условиях мягкой денежно-кредитной политики.

«Если история чему-то и учит, то мы ожидаем, что ФРС смягчит денежно-кредитную политику в ответ на экономическую нестабильность как это было в 2010 и 2020 годах», — написал Хуган, добавив, что рынок значительно повысил вероятность снижения ставки на заседании центрального банка в сентябре.

Директор по инвестициям Bitwise провел параллели между текущими рыночными условиями и началом пандемии COVID-19. В марте 2020 года биткоин переживал падение, но впоследствии начался параболический рост. Цена первой криптовалюты выросла более чем на 1000% за год.

«Оглядываясь назад, можно сказать, что тогда, в марте 2020 года не было оснований для паники. Такая возможность купить биткоин возникает раз в десять лет», — отметил Хуган.

В конечном счете, попытка определить идеальный момент для входа на рынок — это пустая трата времени, сказал Хуган. «Избавьтесь от желания смотреть на цены в течение дня и сосредоточьтесь на том, где может оказаться биткоин через год, пять и десять лет», — сказал Хуган.

Оптимистичная оценка Хугана контрастирует с преобладающим настроением страха и неопределенности, охватившими участников критовалютного рынка.

Значение индекса страха и жадности на крипторынке 6 августа опустилось до уровней января 2023 года и находится в зоне «экстремальнго страха» (extreme fear) — 17 баллов из 100. В марте, когда курс биткоина достиг максимума, значение индекса находилось в зоне «экстремальной жадности» — 90 баллов.

Индекс страха и жадности предназначен для защиты инвесторов от чрезмерных эмоциональных реакций. А именно: «покупать в моменты общей эйфории» и «продавать в моменты общей паники».

Рынок криптовалют испытал крупнейшее падение капитализации с 2022-го

На графике биткоина обнаружили фигуру «крест смерти»

Майнинговый пул криптобиржи Binance объявил о старте добычи токена KAS

Какие монеты лучше всего пережили обвал рынка. Топ-5

«РБК-Крипто» запустил мониторинг криптовалютных обменников. Выбирайте надежный обменный сервис с выгодным курсом на yourcryptoex.ru или в удобном телеграм-боте.

Bacaan Terkait

Baru Saja, Model Dunia Pertama di Dunia dengan Frame Tinggi Super Lahir, Konten NVIDIA 0, Melaju 50 FPS

MoWorld, model dunia "Flash World Model" pertama di dunia yang dikembangkan oleh MoXin Tech bersama tim akademisi Pan Yunhao dari Universitas Zhejiang, telah mencapai terobosan signifikan dalam kecepatan dan efisiensi. Model ini mampu melakukan inferensi real-time dengan kecepatan >50 FPS, mengatasi tantangan utama model dunia sebelumnya yang sering terhambat pada 5-10 FPS. Yang membedakan, MoWorld dibangun sepenuhnya menggunakan platform NPU (Neural Processing Unit) dalam negeri Tiongkok (seperti Huawei Ascend), tanpa bergantung pada GPU Nvidia. Pendekatan "full-stack" ini—mulai dari pelatihan, distilasi, hingga penyebaran—telah menurunkan biaya inferensi hingga 70% dibandingkan solusi GPU skala sebanding. Model 14B parameter ini didukung oleh pipeline data yang dikumpulkan dan diberi anotasi 3D secara mandiri, serta optimasi sistem seperti perhatian paralel ultra-padat dan kuantisasi presisi campuran dinamis untuk NPU. Kemampuannya termasuk kontrol kamera 6-DoF, konsistensi geometri tinggi, dan pembangkit adegan hingga 2000 frame. Aplikasi potensialnya mencakup: * **Game & Hiburan Interaktif:** Eksplorasi imersif real-time. * **Kecerdasan Berwujud & Mobil Otonom:** Simulator dunia virtual untuk pelatihan. * **Pembuatan Film:** Pra-preview real-time dan pengeditan lensa. * **Kembaran Digital & Rekonstruksi 3D:** Solusi rekonstruksi spasial yang presisi dan hemat biaya. Pencapaian MoWorld membuktikan kelayakan platform komputasi domestik untuk model dunia canggih dan membuka peluang untuk standar teknologi kecerdasan spasial generasi berikutnya. Model ini menandai pergeseran industri dari sekadar "kemampuan" menuju "keterjangkauan dan penerapan praktis" dalam interaksi real-time dengan dunia.

marsbit55m yang lalu

Baru Saja, Model Dunia Pertama di Dunia dengan Frame Tinggi Super Lahir, Konten NVIDIA 0, Melaju 50 FPS

marsbit55m yang lalu

Samudera Pasifik 'Demam', Bagaimana Cuaca Ekstrem Menjadi Mesin Uang bagi Wall Street?

**Ringkasan:** Suhu pasifik yang menghangat akibat fenomena El Nino memicu cuaca ekstrem global pada tahun 2026, seperti banjir di China, kekeringan di Asia Tenggara, dan gangguan perikanan di Peru. Perubahan iklim ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari, tetapi juga menciptakan peluang finansial besar di Wall Street. Para investor dan hedge fund, seperti Moreton Capital Partners, mulai mengumpulkan dana miliaran dolar untuk bertaruh pada komoditas pertanian seperti minyak sawit Malaysia, gandum Australia, dan jagung Afrika Selatan yang diperkirakan akan terdampak. Strategi ini terbukti menguntungkan secara historis, seperti yang dilakukan oleh legenda trader Richard Dennis pada tahun 1970-an dan Anthony Ward ("Chocfinger") di pasar kakao. Meskipun data stok aktual untuk komoditas seperti minyak sawit dan gula masih tinggi, harga telah naik karena antisipasi dampak El Nino yang akan mengurangi produksi 6-12 bulan ke depan. Fenomena ini memiliki efek berbeda di berbagai wilayah: menyebabkan kekeringan dan mengurangi hasil panen di Asia, tetapi dapat meningkatkan curah hujan dan produksi di Amerika Selatan. Pasar memantau beberapa indikator kunci seperti indeks suhu laut Niño3.4, data musim hujan India, dan laporan stok minyak sawit Malaysia untuk mengonfirmasi tren. Sementara peluang trading berfokus pada 2026-2027, narasi yang lebih luas memperingatkan potensi risiko ketahanan pangan global akibat kombinasi El Nino, kelangkaan pupuk, dan gangguan rantai pasokan energi, yang pada akhirnya dapat memengaruhi biaya hidup semua orang.

marsbit56m yang lalu

Samudera Pasifik 'Demam', Bagaimana Cuaca Ekstrem Menjadi Mesin Uang bagi Wall Street?

marsbit56m yang lalu

Samudra Pasifik "Demam", Bagaimana Cuaca Ekstrem Menjadi Mesin Pencetak Uang Wall Street?

**Laut Pasifik 'Demam', Cuaca Ekstrem Jadi Mesin Uang Wall Street** Musim panas 2026 diawali cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia, dari banjir besar di Cina hingga kekeringan di Asia Tenggara. Pola cuaca tak biasa ini didorong oleh fenomena El Niño yang kuat, di mana suhu permukaan laut di Pasifik tengah-timur menghangat secara signifikan, mengganggu pola iklim global. El Niño kali ini diprediksi bisa menjadi salah satu yang terkuat sejak 1950. Dampaknya beragam: menyebabkan kekeringan yang mengurangi produksi kelapa sawit dan karet di Asia Tenggara, melemahkan muson di India (mengancam gula dan kapas), serta menghangatkan perairan Peru sehingga mengganggu tangkapan ikan anchovy. Namun, di Brasil dan Argentina, El Niño justru bisa mendatangkan hujan yang baik untuk tanaman. Perubahan cuaca ini telah menjadi peluang finansial besar. Dana lindung nilai seperti Moreton Capital Partners mengumpulkan miliaran dolar untuk bertaruh pada komoditas pertanian yang terdampak. Kisah sukses serupa telah terjadi sejak 1970-an, seperti trader legendaris Richard Dennis yang meraup keuntungan dari lonjakan harga kedelai akibat El Niño. Baru-baru ini pada 2024, cuaca kering di Afrika Barat mendorong harga kakao meroket, menghasilkan keuntungan besar bagi dana-dana tren. Meskipun pasar telah bereaksi lebih dulu dengan kenaikan harga beberapa komoditas seperti minyak sawit dan gula, data riil penurunan produksi biasanya baru terlihat setelah puncak El Niño. Para pelaku pasar kini memantau ketat indikator kunci seperti indeks Niño3.4, data hujan muson India, dan laporan stok minyak sawit Malaysia. Di balik peluang trading, narasi yang lebih besar muncul: kombinasi El Niño yang ekstrem, kelangkaan pupuk, dan ketegangan geopolitik di jalur suplai energi berpotensi memicu risiko kekurangan pangan global dalam beberapa bulan ke depan. Badai cuaca yang awalnya diabaikan ini pada akhirnya berdampak pada kehidupan banyak orang, dari harga pangan hingga biaya hidup sehari-hari.

链捕手1j yang lalu

Samudra Pasifik "Demam", Bagaimana Cuaca Ekstrem Menjadi Mesin Pencetak Uang Wall Street?

链捕手1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片