Аналитики Bernstein рассказали о ключевом факторе влияния на биткоин в следующие три месяца

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2023-09-06Terakhir diperbarui pada 2024-08-06

Эксперты американской инвестиционной компании Bernstein заявили, что в следующие три месяца биткоин будет находиться под воздействием политического фактора.

Аналитики Bernstein Гаутам Чхугани (Gautam Chhugani), Махика Сапра (Mahika Sapra) и Санскар Чиндалия (Sanskar Chindalia) считают, что на цену первой криптовалюты будет влиять «фактор Трампа».

«По мере того, как разрыв между Трампом и Камалой Харрис на Polymarket сужался, биткоин и альткоины торговались слабо. Мы ожидаем, что рынки биткоина и криптовалют будут находиться в ограниченном диапазоне до выборов в США, меняясь в зависимости от таких катализаторов, как президентские дебаты и окончательный результат выборов», — заявили эксперты.

Кроме того, аналитики сообщили, что обвал котировок биткоина стал следствием чрезмерных опасений рецессии в США и общей нестабильности на рынках, вызванной новостями о геополитической напряженности на Ближнем Востоке.

«Реакция биткоина как рискового актива неудивительна. Это закономерность для рынка первой криптовалюты. Аналогичная ситуация наблюдалась ранее, во время внезапного обвала в марте 2020 года. Однако, мы сохраняем спокойствие», — пояснили в Bernstein.

Эксперты обратили внимание, что запуск спотовых ETF на биткоин помог упростить инвестиции в первую криптовалюту и предотвратил падение курса BTC до $45 000.

В Bernstein считают, что реакция криптоиндустрии на общие макроэкономические и политические сигналы будет сдержанной, а восстановление биржевых индексов фондовых рынков позволит криптовалютам продемонстрировать пусть незначительный, но рост.

Ранее специалисты американской криптобиржи Gemini опубликовали прогноз развития крипторынка на ближайшие два года. Эксперты с оптимизмом оценивают дальнейшие перспективы биткоина и альткоинов.

Bacaan Terkait

Momen Perdagangan: Garis Rata-Rata 200-Minggu Bitcoin Telah Berubah Menjadi Resistansi, Bisakah Juli Tetap Menjadi Bulan Naik?

Artikel ini menganalisis kondisi pasar keuangan global terkini, fokus pada aset kripto dan prospek Juli. Pasar makro menunjukkan ketegangan geopolitik mereda dengan perjanjian gencatan senjata AS-Iran, mendorong harga minyak turun ke level sebelum konflik. Emas berada di bawah tekanan akibat penguatan dolar AS dan kenaikan suku bunga riil, bahkan membentuk pola 'death cross'. Badan Analisis Ekonomi AS (BEA) juga mengumumkan revisi metodologi perhitungan inflasi inti PCE mulai September, yang diperkirakan akan menurunkan angkanya secara sistematis. Di pasar saham AS, saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor, mengalami penjualan besar-besaran oleh dana lindung nilai, mengakibatkan indeks utama turun selama beberapa hari berturut-turut. Namun, uang mengalir ke sektor defensif seperti kesehatan. SpaceX akan segera dimasukkan ke dalam Indeks Nasdaq 100, memicu antisipasi aliran dana pasif yang besar. Untuk aset kripto, Bitcoin mencatat kinerja bulanan terburuk sejak 2022 pada Juni, dengan penurunan hampir 18.42%. Bitcoin kini kesulitan merebut kembali rata-rata pergerakan 200-minggu (SMA) yang kini berubah menjadi level resistensi. Namun, secara historis, Juli adalah bulan yang kuat bagi Bitcoin dengan rata-rata kenaikan 7.6%. Analis berpendapat kondisi jenuh jual dan divergensi bullish pada RSI harian bisa menjadi dasar untuk pemulihan pada Juli, meskipun pelanggaran level $57.000 berisiko membawa harga ke $52.000. ETF spot Bitcoin juga mencatat arus keluar bersih mingguan terbesar ketiga dalam sejarah. Di Asia, pasar Korea Selatan tertekan di awal sesi tetapi pulih setelah pemerintah mengumumkan rencana investasi besar-besaran dalam semikonduktor dan pusat data AI. Pasar Jepang didukung pemulihan konsumen, sementara pasar China dan Hong Kong menunjukkan keseimbangan ulang dengan kinerja kuat dari sektor farmasi, konsumen, dan teknologi. Artikel ini juga menyoroti peristiwa penting mendatang seperti pertemuan AS-Iran di Doha (30 Juni), forum bank sentral di Sintra (1 Juli), revisi metodologi BEA (30 September), serta tanggal-tanggal penting lainnya terkait pencatatan saham, penghentian layanan, dan peluncuran token besar-besaran.

marsbit20m yang lalu

Momen Perdagangan: Garis Rata-Rata 200-Minggu Bitcoin Telah Berubah Menjadi Resistansi, Bisakah Juli Tetap Menjadi Bulan Naik?

marsbit20m yang lalu

Huang Renxun: Prompt Sudah Mati, Seluruh Dunia AI Gila-Gilaan Mengejar Loop

Prompt sudah mati, seluruh industri AI kini gila-gilaan mengejar "Loop". Konsep Loop Engineering, yang dinamai oleh Addy Osmani dari Google pada Juni 2026, kini menjadi fokus utama. Para tokoh seperti Jensen Huang (NVIDIA), Andrew Ng, Andrej Karpathy, dan insinyur dari Anthropic menyatakan bahwa pekerjaan masa depan bukan lagi menulis prompt, tetapi merancang dan menangani sistem loop yang mandiri. Inti dari Loop Engineering adalah menggeser peran manusia dari pengendali AI harian menjadi arsitek sistem. Alih-alih terus-menerus menulis prompt, manusia mendesain sebuah siklus otomatis di mana AI dapat secara mandiri menemukan tugas, mengeksekusi, memverifikasi (dengan agen penilai terpisah untuk objektivitas), mempertahankan memori, dan menjadwalkan ulang—berjalan 24/7. Sebuah "buku putih" 11 halaman dan panduan 14 langkah praktis tengah viral, merinci komponen kunci loop: penemuan, penyerahan tugas, verifikasi, persistensi, dan penjadwalan. Tantangan terbesarnya adalah menghindari "utang verifikasi" dan "penyerahan kognitif" di mana manusia berhenti memahami kode yang dihasilkan AI. Contoh dari Anthropic menunjukkan bahwa meski loop memakan waktu dan biaya lebih besar (6 jam/$200 vs 20 menit/$9), kualitas outputnya jauh lebih unggul. Paradigma ini menggeser leverage dari menulis kata-kata untuk AI menjadi merancang sistem yang secara otomatis memberi makan AI, menjadikan penilaian manusia sebagai sumber daya paling berharga.

marsbit25m yang lalu

Huang Renxun: Prompt Sudah Mati, Seluruh Dunia AI Gila-Gilaan Mengejar Loop

marsbit25m yang lalu

GPT5.6 Dioperasi Otak, Fable 5 Kembali Bakal Jadi Versi Lembek?

**Ringkasan Artikel: GPT5.6 Dibatasi, Fable 5 Kembali dalam Versi "Dikebiri"?** Model AI terkuat dari OpenAI dan Anthropic, GPT-5.6 dan Fable 5, menghadapi pembatasan ketat dari regulator. GPT-5.6 Sol, model ujung tombak OpenAI, tidak sepenuhnya diluncurkan ke publik. Aksesnya dibatasi hanya untuk daftar pengguna yang disetujui, sebagai bagian dari kerangka keamanan AI AS yang baru. Model ini terbagi menjadi tiga varian: Sol (terdepan), Terra (seimbang untuk pekerjaan harian), dan Luna (ekonomis untuk tugas berat). Sebelumnya, model mitologi Anthropic, **Fable 5**, bahkan mengalami larangan global selama 72 jam setelah peluncurannya. Alasannya, kemampuan ofensifnya dianggap menakutkan. Dalam demo tertutup, pendahulunya, **Mythos 5**, dikabarkan mampu menemukan dan mengeksploitasi celah keamanan sistem perbankan. Akibatnya, Fable 5 yang akan kembali diperkirakan merupakan versi yang telah "dikebiri" atau dilobotomi, dengan pagar pengaman (safety guardrails) yang diperkuat secara ekstrem. Kekhawatiran terbesar adalah bahwa pembatasan ini akan mengurangi kecerdasan dan kemampuan eksplorasi mendalam model, mengubahnya dari alat yang cerdas menjadi "boneka" yang patuh namun terbatas. Pengembang dan pengguna juga cemas tentang akses dan biaya di masa depan. Fable 5 awalnya ditawarkan gratis untuk pelanggan berbayar Claude, tetapi statusnya setelah kembali tidak jelas—mungkin memerlukan verifikasi identitas ketat atau biaya tambahan. Analisis perbandingan awal oleh Shopify CTO menunjukkan bahwa sementara Fable 5 unggul dalam pengkodean, GPT-5.6 telah mengejar ketertinggalan dan lebih baik dalam tugas-tugas agen otonom. Era di mana AI canggih dapat diakses dengan mudah mungkin akan segera berakhir, digantikan oleh "rezim penjatahan algoritma" di mana hanya versi yang telah dibatasi dan diawasi dengan ketat yang tersedia untuk publik.

marsbit26m yang lalu

GPT5.6 Dioperasi Otak, Fable 5 Kembali Bakal Jadi Versi Lembek?

marsbit26m yang lalu

Laporan Terbaru Anthropic Menguak Kehidupan Pekerja Global: Cari Cara Tidur Pukul 5 Pagi, Tanya Resep Masakan Pukul 6 Sore

Laporan terbaru Anthropic menganalisis jutaan percakapan pengguna AI Claude per jam, mengungkap ritme harian dan pola penggunaan AI global: **Ritme Harian:** - Pukul 5 pagi: Pertanyaan teratas adalah cara agar bisa tidur. - Pukul 7 pagi: Mencari berita terkini. - Pukul 10-11 pagi: Puncak permintaan bantuan menulis email. - Pukul 6 sore: Lonjakan terbesar untuk mencari resep masakan. - Malam hari: Permintaan rekomendasi film/serial meningkat. - Akhir pekan: Penggunaan pribadi naik signifikan (~50%) dibanding hari kerja (~35%). Topik beralih dari tugas kantor ke dukungan emosional, saran medis, dan pengembangan game. **Pola Pekerjaan:** - Pekerjaan bergaji tinggi (manajer pemasaran, programmer) tetap menggunakan AI di luar jam kerja, sementara pekerjaan bergaji rendah turun. - Pengguna bergaji tinggi cenderung memiliki percakapan lebih panjang dan kompleks dengan AI. - 93% percakapan menghasilkan "artefak" (dokumen, kode, saran). Sebagian besar untuk pekerjaan, kecuali "penulisan kreatif" yang 80%-nya untuk penggunaan pribadi (fan fiction, puisi). **Temuan Lain:** - Tanggal pajak (14 April) menyebabkan lonjakan 8x percakapan terkait pajak. - Jawaban Claude umumnya memiliki tingkat keterbacaan lebih tinggi (+1 tahun pendidikan) daripada pertanyaan pengguna. - Data per jam ini merekam tidak hanya aktivitas ekonomi, tetapi juga siklus emosi, kecemasan, dan kehidupan pengguna, seperti buku harian digital yang tidak disengaja.

marsbit43m yang lalu

Laporan Terbaru Anthropic Menguak Kehidupan Pekerja Global: Cari Cara Tidur Pukul 5 Pagi, Tanya Resep Masakan Pukul 6 Sore

marsbit43m yang lalu

Trading

Spot
活动图片