半年利润达 52 亿美元,Tether 王者归来

深潮Dipublikasikan tanggal 2024-08-01Terakhir diperbarui pada 2024-08-01

利润的增长主要来自以美国国债为主的传统资产类投资。

来源:cryptoslate

编译:区块链骑士

根据全球领先的独立会计师事务所 BDO 最近发布的第二季度审计报告,Tether Holdings 宣布 2024 年上半年净利润达到 52 亿美元,创下历史新高。

同时,该公司第二季度的净营业利润为 13 亿美元,创下了迄今为止的最高季度利润

利润的增长主要来自以美国国债为主的传统资产类投资,这使得 Tether 直接和间接持有的资产超过了 976 亿美元。

这一数字使 Tether 的国债持有量超过了德国、阿联酋和澳大利亚等国,在全球美债持有量排名中位列第 18 位。同时,该公司在购买 3 个月期美国国债方面排名第三,仅次于英国和开曼群岛。

截至 6 月 30 日,Tether 的综合权益达到 119 亿美元,比第一季度增加了 5.2 亿美元

尽管 BTC 价格下跌造成了 6.53 亿美元的未实现亏损,但黄金投资带来的 1.65 亿美元未实现收益部分抵消了这一亏损。

Tether 在第二季度发行了超过 83 亿美元的 USDT,并在 6 月底保持了 53 亿美元的储备盈余,以确保其通证的稳定性。

该证明再次证实了 Tether 综合财务数字和储备报告(CFFRR)的准确性,强调支持 Tether 流通通证的储备价值超过负债 53.3 亿美元。

截至 6 月 30 日,Tether 通证的储备总额为 1184.4 亿美元,而负债为 1131.0 亿美元,其中 1124.0 亿美元与已发行的数字通证有关。

Tether 将利润再投资到各种项目中,包括可持续能源、BTC mining、数据、人工智能基础设施、P2P 电信技术、神经技术和教育等,彰显了其对创新和长期发展的承诺。

第二季度报告还强调了 Tether 的财务状况,综合资产超过了综合负债

来自 BDO 的独立审计师报告确认,合并财务数据和储备报告公允列报,不存在重大误报。

Bacaan Terkait

Blockstream, Unicorn Kripto, Terjerat dalam Skandal Penipuan Berat: Kisah Lengkap

Sejak awal tahun, pionir Bitcoin Adam Back dan perusahaan yang didirikannya, Blockstream, berada di pusat perhatian komunitas kripto. Baru-baru ini, akun investigasi NatInfoSec menerbitkan artikel panjang yang menuduh Blockstream melakukan penipuan serius terkait penerbitan obligasi pertambangan Bitcoin (BMN). Tuduhan utama mencakup: 1. **Kapasitas dan Kemampuan Pembayaran yang Dipertanyakan**: Untuk memenuhi kewajiban BMN yang diterbitkan, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) lebih dari 20 EH/s, bahkan hingga 45 EH/s. Namun, dasbor mereka hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang sesuai (seperti data jaringan listrik, impor perangkat keras, atau atribusi kolam penambangan) untuk mendukung skala kewajiban tersebut. Klausul "Substitute Performance BTC" dalam BMN2 juga memungkinkan Blockstream menggunakan BTC dari sumber mana pun untuk pembayaran tanpa perlu mengungkapkan asalnya. 2. **Imbal Hasil Tinggi dengan Risiko Utang**: Beberapa tingkat obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun. Di industri pertambangan Bitcoin yang sangat siklis, imbal hasil tetap setinggi itu dianggap berisiko tinggi dan memerlukan penjelasan yang jelas. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Chris Cook**: Christopher William Cook, seorang figur kunci di bisnis pertambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional yang dipisahkan), memiliki catatan kriminal. Pada 2008, ia dihukum karena penipuan pos dengan hukuman penjara 41 bulan. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga disebutkan secara menyesatkan tentang pengalaman kerjanya di NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR/SPAC**: NatInfoSec mempertanyakan apakah catatan Cook dan kewajiban potensial BMN seharusnya diungkapkan dalam dokumen SEC untuk Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang terkait dengan Adam Back dan berencana go public melalui SPAC. Namun, analis seperti BitMEX Research berpendapat bahwa karena struktur hukum yang terpisah dan tidak adanya jaminan grup, risiko BMN tidak serta merta menjadi risiko BSTR. BitMEX Research mengakui bahwa latar belakang Cook kemungkinan benar dan menyuarakan kekhawatiran tentang imbal hasil tinggi, tetapi menilai bukti untuk tuduhan lain tidak memadai. Debat komunitas berpusat pada **kemampuan untuk memverifikasi** daya komputasi sebenarnya, sumber pendapatan, dan asal BTC yang digunakan untuk pembayaran kupon BMN. Pertanyaan inti yang belum terjawab meliputi: skala pasti dan batas tanggung jawab BMN, kecukupan daya komputasi tambang untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap 20%, keterlibatan Cook, dan verifikasi aset cadangan untuk pembayaran. Hingga saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan sistematis terhadap kontroversi ini.

链捕手58m yang lalu

Blockstream, Unicorn Kripto, Terjerat dalam Skandal Penipuan Berat: Kisah Lengkap

链捕手58m yang lalu

a16z: Di Era AI, Perebutan Talenta Perusahaan Dimulai dari Pemberian Nama Jabatan

**Ringkasan: Arbitrase Judul Pekerjaan di Era AI** Artikel ini membahas pentingnya penamaan atau "judul" (title) pekerjaan sebagai strategi dalam merebut talenta dan membentuk persepsi di era AI, yang disebut sebagai "title arbitrage". Konsep ini diilustrasikan dengan contoh **FDE (Forward-Deployed Engineer)** yang dipopulerkan Palantir. Alih-alih disebut sebagai "insinyur implementasi" atau "dukungan pelanggan", FDE mendefinisikan ulang pekerjaan teknis di lokasi klien sebagai peran inti yang kompleks dan bernilai tinggi, menarik talenta rekayasa yang juga mahir menghadapi klien. Judul pekerjaan adalah **bahasa organisasi**. Perubahannya (misalnya dari "programmer" ke "software engineer", atau "clerk" ke "data scientist") mencerminkan pergeseran nilai strategis suatu kemampuan dalam bisnis. Penamaan yang tepat mengakui dan memberi legitimasi pada kemampuan baru. Di era AI, transformasi bukan hanya tentang alat yang lebih pintar, tetapi tentang kemunculan **individu berpengaruh baru** dalam organisasi—mereka yang mahir menggunakan AI, mengotomatisasi alur kerja, dan menerjemahkan masalah kompleks menjadi sistem. Judul baru seperti **Legal Engineer** atau **GTM Engineer** membantu mengidentifikasi, memberi wewenang, dan mempertahankan talenta semacam ini. Bagi startup AI, menciptakan dan mempopulerkan judul pekerjaan baru untuk peran yang lahir dari produk mereka adalah strategi. Ini membantu klien dalam mobilisasi internal dan membangun asosiasi kuat antara perusahaan dengan kemampuan spesifik tersebut. Kesimpulannya, dalam dunia perangkat lunak AI di mana batas antara produk dan layanan kabur, kemampuan untuk mendefinisikan, menamai, dan mengorganisir peran baru—terutama yang menjembatani produk dengan masalah nyata klien—dapat menjadi pembeda kompetitif dan dasar bagi keunggulan yang berkelanjutan.

marsbit2j yang lalu

a16z: Di Era AI, Perebutan Talenta Perusahaan Dimulai dari Pemberian Nama Jabatan

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片