与以太坊、Solana 相比,TON的DEX还需要什么?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-06-19Terakhir diperbarui pada 2024-06-19

Abstrak

TON的DEX需要向以太坊和Solana学习。

交易是 Crypto 世界的绝对核心,但在不同从业者的眼中,交易完成的渠道却有着很大不同。

在中心化交易所,几乎承载着整个行业的交易流动性,平台在中心化模式下撮合效率高、交易深度好、成交速度快。

但对于公链的原生世界来说,基于智能合约的去中心化交易所才是整条链上交易的核心,也是链上业务的流动性核心,去中心化交易所的代币上市、交易规则都和公链一样保持着无需许可的交易特点,与中心化交易所形成了鲜明的“门槛”差异。

如果单看每一条公链,都会存在一个核心的去中心化交易所,盘活整条链的业务和生态,甚至我们在以太坊、Solana 上看到了围绕 DEX 构建出的“代币业务全链条”。

在这一轮周期中,TON 公链声名鹊起,但 TON 的生态建设仍然非常早期,TON 公链上的 DEX 应用更是整体表现“少且功能单一”,相较于成熟的以太坊、Solana,TON 上的 DEX 应用还需要如何发展?

以太坊、Solana 上成熟的 DEX

毫无疑问,目前 DEX 发展最成熟的是以太坊和 Solana。

以太坊的 DEX 得益于以太坊 Defi 发展许久,而 Solana 的 DEX 发展得益于链的性能和生态热度,其 DEX 交易额一度达到了与 CEX 分庭抗礼的态势。

接下来我们分别来看两条链上的 DEX 发展。

以太坊最早期的 DEX 是 Uniswap,其首创了 AMM 模式,通过等比例投入的代币池作为交易对两种代币的流动性供应,在 Uniswap 应用的迭代中,V1 是最简易的 AMM 版本,V2 对交易撮合和 LP 等功能进行了优化,在 V3 中,则加入了可在固定价格区间提供流动性的功能,开始对专业流动性供应者提供友好的支持,也是目前运行的版本。此外,还在实现具有限价订单等功能的 V4。

从迭代版本的变化中,Uniswap 在保证用户交易顺滑的基础上,为提供流动性的 LP 不断升级提供更成熟的资产管理功能。这代表了 DEX 的优化方向。

除了 swap 和 AMM 的 LP 外,Uniswap 在 DEX 的业务上还完成很好的成绩。

首先是 MEV,AMM 池在用户交易的过程中价格随着池中代币比例随时变化,此时 MEV 会因为 AMM 池交易撮合过程中会产生套利空间而存在,代币交易价格也会对外影响链上其他应用对价格的读取。

因此,Uniswap 还在 MEV 和 Oracle 上具有天然优势。

在 MEV 上,Uniswap 保持着一定的 MEV 抗性,谨防因 MEV 带来的三明治攻击以及无常损失外更高的交易滑点。

在 Oracle 上,DEX 几乎是最快的交易对价格源和最全的交易对数据源,这使得很多 DeFi 协议并没有选择 Chainlink 等以太坊链外预言机方案而是选择基于 Uniswap 的 DEX 预言机直接报价方案。这让 DEX 可以将“预言机”能力作为输出能力之一组成其他 DeFi 的数据模块(如借贷协议和衍生品交易市场)。

Uniswap 代表了 DEX,但 DEX 业务上需要的精细化功能,是由其他 DEX 补充的。以太坊上还有很多类型的 DEX,例如 Balancer、Curve、Sushiswap 这些发展多年的 DEX 以及 1inch、MetaMaskswap、Matcha 等聚合器类 DEX。

其中,Balancer 的出现,开始让 DEX 成为链上应用的流动性中心变得更精细化。首先 Balancer 提出了对流动性供应的管理:具备不同权重、多种代币的流动性池,其大胆的将 Uniswap 的等比例流动性池向自定义比例和多种代币进行了改变,这有利于项目进行流动性供应和市值管理。再者,Balancer 还把 Launchpad 的抢购规则改为了更有利于用户获得合理代币价格的 LBP 规则,改变了 AMM 池抢跑科学家对交易价格的影响;

Curve 的存在则主要为我们呈现了链上稳定币交易的市场,其主要为各类稳定币和 pToken 提供交易流动性,稳定币和 pToken 实则是 DeFi 交易过程的中转物,是公链链上交易和业务实现的必须品,在代币的经济机制中,有些还承担了缓冲的作用。

再看 Balancer、Curve、Sushiswap、DODO 等 DEX 除了交易兑换外,另一重要业务就是为 LP 和 pToken 等多种️代币提供了质押池,以完成资产的复利。这些 DEX 不仅仅是集聚了 AMM 的 LP 流动性,还是 Defi 等应用的供应链角色。

综上,我们可以非常清晰的看到,以太坊上,基于 DEX 发展出的成熟链条,但以太坊上交易确认速度慢,当交易确认足够快的时候,或者链上数据反馈足够快的时候,对应的业务可能会换成另外一种发展形式。例如 Solana。

Solana 上的 DEX,与以太坊最大的不同是,体验和 CEX 几乎相同,并且,如果交易确认足够快,DEX 和聚合器发挥的作用是一致的,这时候 DEX 最在意的从“都在我的平台”转变为更在乎“交易对和对应的 LP 池在哪里。”

所以对 LP 的支持就会更加精细化。

自 Uniwap V3 开始提出了固定价格区间的 LP 之后,所有后续有创新的 DEX 都在 LP 的基础上加入了对价格的管理。

在 Solana 上,设计最为精细的 DEX 是 Jupiter,流动性池功能设置最精细是 Meteora,两者相比较,Meteora 主要的功能就是提供相应交易对的流动性,其对 LP 提供的精细设置,除了价格区间,还包括代币波动曲线、比例等;Jupiter 除了 LP 功能的丰富之外,还主打代币发行,会为用户的需求设计,例如用户可以使用美元成本平均法(DCA)来进行批量多次的代币买入。

除了 DEX 之外,Solana 链上的所有钱包,几乎都有链上交易对的交易聚合功能,在交易确认速度极快的情况下,用户已经不需要再进入 DEX 去完成 swap 操作。

这体现了高速区块链的 DEX 应用的设计特点:在设计功能时,要留下模块化的开口,功能可以插拔式组合,让所有用户的入口可以快速集成 DEX 交易模块,以让用户需要 swap 时,使用自己 DEX 上的流动性。

TON 的 DEX 现状

以太坊和 Solana 的 DEX 已经在周期中如此成熟,那 TON 现在情况如何?相差多少,又差在了哪里?

TON 的性能和承压能力,是当下所有公链中,唯一能与 Solana 并肩的,但 TON 的生态是 Web2 模式和 Web3 模式的组合型生态,这种组合在技术上会在使用中淡化 Web3,在技术上深入 Web3。

TON 生态中的 DEX,这个特征很明显。

例如 Telegram 内置了中心化的交易池完成稳定币和 TON 的充值,继而完成 TON 和其他代币的兑换,从功能上看,已经是简化版本,操作体验上和 CEX 的闪兑几乎一致。

这个功能是 Telegram 的 Wallet 的第一功能,第二功能是通过与 TON 公链钱包 TON Space 完成与链上的交互,体验基本与在 PC 端、移动端使用 MetaMask 一致。如果需要兑换代币,生态内 STON、Dedust 较为常用,但功能基本和 Uniswap V1 相似。

显然,这体现出了 TON 在 DEX 方面的不足,如果说 Telegram Wallet 的承担了 CEX 体验,TON Space 和 DEX 可以在 PC 端和移动端交互,最后,Telegram 的 Mini App 和 Bot 也会是 DEX 或者 CEX 功能的交易前端。这几项设计满足了在交易体验上的优化,但后端链上原生交互的部分,明显是较为落后的。

目前,看到的所有 DEX,例如 STON、Dedust 等都只提供类似 Uniswap V1 的交易功能,在我们对 Soalna DEX 生态的分析中看到的是,对于高速区块链的 DEX,重要的是提供交易的流动性,或将交易功能模块化,让流动性的优势成为用户选择的原因。

而在 TON 上的交易,其前端入口一定大量存在于 Telegram 内,DEX 还是要像 Jupiter、Balancer 等一样,增加业务的精细化程度,做到所有用户的平衡,无论是用户、还是代币提供者、还是流动性提供者,或者平台开发者,每个角色都需要一定的精细化功能加以配合。

TON 上有什么项目在完善 DEX?

相较于 Uniswap、Balancer、Jupiter 等 DEX,TON 还未出现(或还未上线)完全可以的补足所有功能的项目,但经过对全生态中公开的项目设计思路进行查阅后,笔者发现,即将要推出的 DEX 链上交易中间件 LayerPixel 有希望完成 TON DEX 功能补充。

LayerPixel 由 TON 公链的 launchpad TonUP 参与孵化,是一套为 Telegram Mini App 设计的 DeFi 解决方案,官方称其为 Layer 1.5 。可以提供包括钱包、DEX(多种交易算法)服务,除了直接面向 C 端推出 PixelSwap,同时还为其他应用提供基于 Telegram Mini App 的嵌入式 SDK 套件用于开发 swap 功能。

TON 需要的,是在资产相关的全链路场景下存在对应的角色。这个全链路包含资产发行、资产交易、交易流动性供应、预言机、资产池、钱包等等。

IDO 的功能在于发行,在以太坊上有普通抢购式 IDO 和 LBP 式竞价 IDO,抢购时,极易推高 gas 和代币价格,很容易造成开盘后价格虚高随后暴跌,所以 LBP 的采用,从机制上,让交易者减少争抢,价格符合预期后再考虑买入。在 LayerPixel 提供的场景链路里,TonUP 可以提供 IDO 发行,其为 TON 的 Launchpad 的发行中加入了 LBP 规则。

IDO 后,代币开始提供流动性和组合交易,此时需要 DEX 介入。

LayerPixel 的 Pixelswap 是基于权重池的 DEX,与 Balancer 功能一致,支持 LBP 的资产发行方式,并且,这一类荷兰式拍卖的发行方式适合 FDV 不高的中小型项目使用,Telegram 生态内最多的便是这类游戏 /GameFi 项目。

越精细的设计,是让 DEX LP 更像中心化交易所中成熟的 LP,可以主动保证资金的收益率并且隔离风险。

在 DEX 上代币交易开始后,接下来将是 Oracle、Pool 和钱包业务。

Oracle 是将 AMM 中实时价格向外部的 DeFi、DEX、聚合器、借贷、资产桥等等提供价格源的过程,基于丰富的 AMM,天然具备这一能力;Pool 则是用户可以将其他的多资产进行复利质押的工具,链上 DeFi 多的情况下,会出现多种 pToken,例如很多以太坊 DEX 会为 Lido 的 stETH 提供兑换和质押;最后,钱包则是在所有的交易平台之外,在高速区块链的支持下,提供一个用户操作的入口,通过交易聚合,Launchpad 组合等部分,可以将功能都设计在钱包内,与其他应用组合使用。

以上,IDO、代币交易、钱包、预言机、Pool 等多个部分,LayerPixel 都设计在了其业务链中,在和其团队联系沟通后发现,其目标是补足 TON 上 DEX 的设计不足,并希望通基于 LayerPixel 的多个功能成为 TON 的 DeFi 中间件。

目前还获取到的消息是,LayerPixel 的代码部分已开发完毕并提交审计公司审计。出于安全考虑,审计是由两个审计公司交叉审计,将在审计结果完成之后正式上线主网。

写在最后

观察 TON 的应用之后,会发现 TON 很依赖 Web2,这样的设计是为了让 Telegram 的用户降低门槛,但基于多条高速公链发展的经验看,Telegram 的官方钱包未来可能更多的是作为钱包验证工具,辅助用户进行更多直接的链上原生交易,以保证资产的安全和 Web3 交互的正确性。

对于公链来说,DEX 是链上活力释放的场所,每个 DEX 的目标,都是成为成熟的金融交易平台,让使用的用户拥有精准、成熟的资产管理能力。

TON 一直在 ATH,生态价值也在不断增长,在 TON 发展如日中天的时候,项目价值的数据表现,会集中在 DEX 的交易对上,正因如此,DEX 的发展越成熟,投资者抓住机会的几率才会成倍的增加。

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

**Ringkasan: 15 Protokol Kripto Penghasil Pendapatan yang Dinilai Terlalu Rendah Menurut Grayscale** Grayscale Research melaporkan bahwa 15 protokol on-chain dengan pendapatan tertinggi saat ini diperdagangkan pada kelipatan pendapatan (revenue multiple) yang sangat rendah, banyak di antaranya hanya 1x hingga 9x. Protokol seperti Pump.fun, PancakeSwap, dan Meteora bahkan memiliki kapitalisasi pasar yang hampir setara dengan pendapatan satu tahun mereka. Rendahnya valuasi ini terjadi meskipun protokol-protokol ini menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar dengan biaya operasional minimal. Grayscale berpendapat bahwa potensi disahkannya *CLARITY Act* (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) pada bulan depan bisa menjadi katalis. Regulasi yang lebih jelas diharapkan dapat mengurangi hambatan bagi lembaga keuangan tradisional, mendorong lebih banyak aktivitas dan nilai terkunci (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan protokol-protokol ini. Laporan ini mengelompokkan protokol berdasarkan kelipatan pendapatannya: - **"Klub 1x"**: Pump.fun (PUMP), PancakeSwap (CAKE), Meteora (MET), Collector Crypt (CARDS). - **Kelipatan satu digit**: Raydium (RAY), Lido Finance (LDO), Aerodrome (AERO), Sky (SKY), Jupiter (JUP), Ether.fi (ETHFI), Lighter (LIT), Aave (AAVE). - **Kelipatan tinggi**: Hyperliquid (HYPE, 15x), World Liberty Financial (WLFI, 17x), dan Uniswap (UNI, 37x) yang dinilai berdasarkan narasi dan nilai opsi masa depan. Grayscale juga memberikan analisis valuasi DCF (Discounted Cash Flow) untuk Aave, dengan target harga sekitar $175. Namun, penting dicatat bahwa Grayscale memiliki kepentingan komersial dalam laporan ini sebagai perusahaan pengelola aset kripto, dan katalis regulasi (CLARITY Act) belum tentu terwujud. Investor disarankan untuk melakukan penilaian mandiri.

marsbit30m yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

marsbit30m yang lalu

Insinyur Mantan SpaceX Merekonstruksi Sistem Eksekusi Keuangan dengan Prinsip Pertama

Proyek infrastruktur keuangan Plan Execution Lab telah menyelesaikan putaran pendanaan angel yang dipimpin oleh keluarga ternama Singapura, dengan valuasi pasca-investasi mencapai $50 juta. Pendanaan ini akan digunakan untuk mengakselerasi pengembangan protokol eksekusi keuangan PlanX dan runtime keuangan otonom Xgent. Didirikan oleh mantan insinyur SpaceX Lex Li, pendekatan tim berakar pada pemikiran prinsip pertama. Mereka mempertanyakan premis dasar pasar keuangan: bahwa fungsi intinya bukan perdagangan, melainkan alokasi modal, dengan eksekusi sebagai kunci. Sementara aset, likuiditas, dan penyelesaian telah bermigrasi ke blockchain, lapisan eksekusi tetap bergantung pada alur kerja manusia yang terfragmentasi. Dengan berkembangnya AI Agent, kecepatan peluruhan strategi meningkat. Tantangan masa depan beralih dari memperoleh informasi menjadi eksekusi yang berkelanjutan dan efisien. Tim berpendapat bahwa strategi bukanlah unit terkecil; ia terdiri dari kemampuan eksekusi modular (seperti manajemen risiko, alokasi modal) yang membentuk grafik eksekusi. Kompetisi di masa depan akan terjadi pada level jaringan eksekusi. PlanX adalah protokol eksekusi keuangan yang bertujuan menjadi infrastruktur untuk migrasi volume perdagangan dari pertukaran terpusat (CEX) ke pasar on-chain, menyediakan kemampuan eksekusi, akses likuiditas, dan manajemen risiko. Xgent adalah runtime keuangan otonom yang dibangun di atas PlanX, mengotomatisasi proses dari niat pengguna hingga eksekusi otonom melalui grafik eksekusi. Visi jangka panjangnya adalah menciptakan "lingkungan operasi" untuk era keuangan otonom, analog dengan Bloomberg Terminal untuk keuangan manusia. Infrastruktur ini dirancang untuk dibangun bersama oleh berbagai peserta seperti node eksekusi, penyedia likuiditas, dan agen keuangan otonom. Inti kompetisi keuangan generasi berikutnya bukanlah strategi tunggal terbaik, melainkan jaringan eksekusi terkuat.

链捕手1j yang lalu

Insinyur Mantan SpaceX Merekonstruksi Sistem Eksekusi Keuangan dengan Prinsip Pertama

链捕手1j yang lalu

Mantan Insinyur SpaceX Merekonstruksi Sistem Eksekusi Keuangan dengan Prinsip Pertama

Proyek infrastruktur keuangan Plan Execution Lab baru-baru ini mengumumkan penyelesaian pendanaan angel yang dipimpin oleh kantor keluarga terkenal di Singapura, dengan valuasi pasca-investasi mencapai $50 juta. Pendanaan ini akan digunakan terutama untuk mempercepat pengembangan dan pembangunan ekosistem Protokol Eksekusi Keuangan PlanX dan Runtime Keuangan Otonom Xgent. Didirikan oleh Lex Li, mantan insinyur SpaceX, perusahaan ini menerapkan metode berpikir Prinsip Pertama dari SpaceX ke dalam keuangan. Perspektif intinya adalah bahwa fungsi pasar keuangan bukanlah sekadar perdagangan, tetapi alokasi modal, di mana eksekusi adalah proses kritis untuk mengubah keputusan menjadi tindakan. Meskipun aset, likuiditas, dan penyelesaian telah bermigrasi ke on-chain dalam dekade terakhir, lapisan eksekusi tetap sangat bergantung pada alur kerja manusia yang terfragmentasi. Dengan berkembangnya model AI dan agen otonom, kecepatan peluruhan strategi semakin meningkat, membuat eksekusi yang berkelanjutan dan efisien menjadi tantangan utama di masa depan. Plan Execution Lab berpendapat bahwa unit fundamental bukanlah strategi tunggal, tetapi terdiri dari kemampuan eksekusi modular (seperti manajemen risiko, alokasi dana, akuisisi likuiditas). Kemampuan-kemampuan ini membentuk "Grafik Eksekusi", dan sistem keuangan di masa depan akan bersaing di tingkat "Jaringan Eksekusi". PlanX diposisikan sebagai Protokol Eksekusi Keuangan, menargetkan migrasi besar volume perdagangan dari pertukaran terpusat (CEX) ke pasar on-chain dengan menyediakan infrastruktur eksekusi seperti kemampuan eksekusi on-chain, akses likuiditas, dan manajemen risiko. Xgent adalah Runtime Keuangan Otonom yang dibangun di atas PlanX. Pengguna hanya perlu mendefinisikan tujuan, toleransi risiko, dan aturan alokasi modal. Xgent kemudian secara otomatis membangun logika eksekusi, memverifikasi risiko, mengoordinasi likuiditas, dan mengeksekusi serta mengoptimalkan strategi secara mandiri. Visi jangka panjangnya adalah menciptakan "Bloomberg Terminal untuk era keuangan otonom" – sistem operasi yang melayani agen, bukan manusia. Infrastruktur ini akan dibangun bersama oleh berbagai peserta seperti node eksekusi, penyedia likuiditas, kontributor strategi, dan agen keuangan otonom. Inti kompetisi keuangan di masa depan bukan lagi strategi perdagangan terbaik, tetapi jaringan eksekusi terkuat. PlanX dan Xgent bercita-cita menjadi infrastruktur dasar untuk transformasi ini, menuju masa depan di mana jaringan eksekusi otonom akan mendominasi.

marsbit1j yang lalu

Mantan Insinyur SpaceX Merekonstruksi Sistem Eksekusi Keuangan dengan Prinsip Pertama

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Apa Itu ETH 2.0

ETH 2.0: Era Baru untuk Ethereum Pendahuluan ETH 2.0, yang dikenal luas sebagai Ethereum 2.0, menandai peningkatan monumental pada blockchain Ethereum. Transisi ini bukan sekadar tampilan baru; tujuannya adalah untuk secara fundamental meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan keberlanjutan jaringan. Dengan peralihan dari mekanisme konsensus Proof of Work (PoW) yang mengkonsumsi energi tinggi ke Proof of Stake (PoS) yang lebih efisien, ETH 2.0 menjanjikan pendekatan transformasional terhadap ekosistem blockchain. Apa itu ETH 2.0? ETH 2.0 adalah kumpulan pembaruan yang berbeda dan saling terhubung yang fokus pada pengoptimalan kemampuan dan kinerja Ethereum. Perombakan ini dirancang untuk mengatasi tantangan kritis yang dihadapi mekanisme Ethereum yang ada, khususnya terkait dengan kecepatan transaksi dan kemacetan jaringan. Tujuan ETH 2.0 Tujuan utama dari ETH 2.0 berputar di sekitar perbaikan tiga aspek inti: Skalabilitas: Bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan jumlah transaksi yang dapat ditangani jaringan per detik, ETH 2.0 berusaha untuk melampaui batasan saat ini yang kira-kira 15 transaksi per detik, berpotensi mencapai ribuan. Keamanan: Langkah-langkah keamanan yang diperkuat merupakan bagian integral dari ETH 2.0, terutama melalui peningkatan ketahanan terhadap serangan siber dan pelestarian etos terdesentralisasi Ethereum. Keberlanjutan: Mekanisme PoS yang baru dirancang tidak hanya untuk meningkatkan efisiensi tetapi juga untuk secara drastis mengurangi konsumsi energi, menyelaraskan kerangka operasional Ethereum dengan pertimbangan lingkungan. Siapa Pencipta ETH 2.0? Penciptaan ETH 2.0 dapat diperkirakan dari Ethereum Foundation. Organisasi nirlaba ini, yang memainkan peran penting dalam mendukung pengembangan Ethereum, dipimpin oleh co-founder terkenal Vitalik Buterin. Visi beliau untuk Ethereum yang lebih skalabel dan berkelanjutan telah menjadi kekuatan pendorong di balik peningkatan ini, melibatkan kontribusi dari komunitas pengembang dan penggemar di seluruh dunia yang berdedikasi untuk meningkatkan protokol. Siapa Investor ETH 2.0? Sementara rincian seputar investor untuk ETH 2.0 belum dipublikasikan, Ethereum Foundation dikenal menerima dukungan dari berbagai organisasi dan individu di ruang blockchain dan teknologi. Mitra-mitra ini mencakup perusahaan modal ventura, perusahaan teknologi, dan organisasi filantropi yang memiliki minat bersama untuk mendukung pengembangan teknologi terdesentralisasi dan infrastruktur blockchain. Bagaimana ETH 2.0 Bekerja? ETH 2.0 dikenal karena memperkenalkan serangkaian fitur kunci yang membedakannya dari pendahulunya. Proof of Stake (PoS) Peralihan ke mekanisme konsensus PoS adalah salah satu perubahan utama dari ETH 2.0. Berbeda dengan PoW, yang bergantung pada penambangan yang mengkonsumsi energi untuk verifikasi transaksi, PoS memungkinkan pengguna untuk memvalidasi transaksi dan membuat blok baru sesuai dengan jumlah ETH yang mereka pertaruhkan dalam jaringan. Ini menghasilkan efisiensi energi yang lebih baik, mengurangi konsumsi hingga sekitar 99,95%, menjadikan Ethereum 2.0 sebagai alternatif yang jauh lebih ramah lingkungan. Shard Chains Shard chains adalah inovasi kritis lainnya dari ETH 2.0. Rantai yang lebih kecil ini beroperasi secara paralel dengan rantai utama Ethereum, memungkinkan beberapa transaksi untuk diproses secara bersamaan. Pendekatan ini meningkatkan kapasitas keseluruhan jaringan, mengatasi kekhawatiran skalabilitas yang telah mengganggu Ethereum. Beacon Chain Di inti ETH 2.0 adalah Beacon Chain, yang mengoordinasikan jaringan dan mengelola protokol PoS. Ini berfungsi sebagai semacam organisasi: ia mengawasi para validator, memastikan bahwa shard tetap terhubung ke jaringan, dan memantau kesehatan keseluruhan ekosistem blockchain. Jadwal ETH 2.0 Perjalanan ETH 2.0 telah ditandai oleh beberapa tonggak kunci yang menggambarkan evolusi peningkatan signifikan ini: Desember 2020: Peluncuran Beacon Chain menandai pengenalan PoS, mempersiapkan jalan untuk migrasi ke ETH 2.0. September 2022: Penyelesaian dari “The Merge” merupakan momen penting di mana jaringan Ethereum berhasil beralih dari kerangka PoW ke PoS, menyambut era baru untuk Ethereum. 2023: Peluncuran yang diharapkan dari shard chains bertujuan untuk lebih meningkatkan skalabilitas jaringan Ethereum, mengukuhkan ETH 2.0 sebagai platform yang kuat untuk aplikasi dan layanan terdesentralisasi. Fitur Kunci dan Manfaat Skalabilitas yang Ditingkatkan Salah satu keuntungan paling signifikan dari ETH 2.0 adalah skalabilitasnya yang ditingkatkan. Kombinasi PoS dan shard chains memungkinkan jaringan untuk memperluas kapasitasnya, memungkinkan untuk menampung volume transaksi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan sistem lama. Efisiensi Energi Implementasi PoS merupakan langkah besar menuju efisiensi energi dalam teknologi blockchain. Dengan secara drastis mengurangi konsumsi energi, ETH 2.0 tidak hanya mengurangi biaya operasional tetapi juga lebih selaras dengan tujuan keberlanjutan global. Keamanan yang Ditingkatkan Mekanisme yang diperbarui ETH 2.0 berkontribusi pada peningkatan keamanan di seluruh jaringan. Penerapan PoS, bersamaan dengan langkah pengendalian inovatif yang ditetapkan melalui shard chains dan Beacon Chain, memastikan tingkat perlindungan yang lebih tinggi terhadap potensi ancaman. Biaya yang Lebih Rendah bagi Pengguna Seiring dengan perbaikan skalabilitas, efek pada biaya transaksi juga akan terlihat. Peningkatan kapasitas dan pengurangan kemacetan diharapkan dapat diterjemahkan menjadi biaya yang lebih rendah bagi pengguna, membuat Ethereum lebih mudah diakses untuk transaksi sehari-hari. Kesimpulan ETH 2.0 menandai evolusi signifikan dalam ekosistem blockchain Ethereum. Saat ini menangani isu-isu penting seperti skalabilitas, konsumsi energi, efisiensi transaksi, dan keamanan secara keseluruhan, pentingnya peningkatan ini tidak dapat diabaikan. Peralihan ke Proof of Stake, pengkenalan shard chains, dan kerja dasar dari Beacon Chain menunjukkan masa depan di mana Ethereum dapat memenuhi permintaan yang meningkat dari pasar terdesentralisasi. Dalam industri yang didorong oleh inovasi dan kemajuan, ETH 2.0 berdiri sebagai bukti kemampuan teknologi blockchain dalam membuka jalan menuju ekonomi digital yang lebih berkelanjutan dan efisien.

243 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.04Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu ETH 2.0

Apa Itu ETH 3.0

ETH3.0 dan $eth 3.0: Sebuah Pemeriksaan Mendalam tentang Masa Depan Ethereum Pendahuluan Dalam lanskap cryptocurrency dan teknologi blockchain yang berkembang pesat, ETH3.0, yang sering disingkat sebagai $eth 3.0, telah muncul sebagai topik yang menarik perhatian dan spekulasi. Istilah ini mencakup dua konsep utama yang perlu dijelaskan: Ethereum 3.0: Ini mewakili upgrade potensial di masa depan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan blockchain Ethereum yang ada, khususnya fokus pada peningkatan skalabilitas dan kinerja. ETH3.0 Meme Token: Proyek cryptocurrency yang berbeda ini berusaha memanfaatkan blockchain Ethereum untuk menciptakan ekosistem yang berfokus pada meme, mempromosikan keterlibatan dalam komunitas cryptocurrency. Memahami aspek-aspek ini dari ETH3.0 sangat penting tidak hanya untuk para penggemar crypto tetapi juga bagi mereka yang mengamati tren teknologi yang lebih luas di ruang digital. Apa itu ETH3.0? Ethereum 3.0 Ethereum 3.0 dianggap sebagai upgrade yang diusulkan untuk jaringan Ethereum yang sudah ada, yang telah menjadi tulang punggung banyak aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan kontrak pintar sejak berdirinya. Peningkatan yang dibayangkan terutama berkonsentrasi pada skalabilitas—mengintegrasikan teknologi canggih seperti sharding dan zero-knowledge proofs (zk-proofs). Inovasi teknologi ini bertujuan untuk memfasilitasi jumlah transaksi per detik (TPS) yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang berpotensi mencapai jutaan, sehingga mengatasi salah satu batasan paling signifikan yang dihadapi oleh teknologi blockchain saat ini. Peningkatan ini tidak hanya bersifat teknis tetapi juga strategis; ini bertujuan untuk mempersiapkan jaringan Ethereum untuk adopsi dan utilitas yang luas dalam masa depan yang ditandai dengan meningkatnya permintaan akan solusi terdesentralisasi. ETH3.0 Meme Token Berbeda dengan Ethereum 3.0, ETH3.0 Meme Token menjelajahi domain yang lebih ringan dan lebih bermain dengan menggabungkan budaya meme internet dengan dinamika cryptocurrency. Proyek ini memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan meme di blockchain Ethereum, menyediakan platform yang mendorong keterlibatan komunitas melalui kreativitas dan minat bersama. ETH3.0 Meme Token bertujuan untuk menunjukkan bagaimana teknologi blockchain dapat berinteraksi dengan budaya digital, menciptakan kasus penggunaan yang menghibur dan finansial yang layak. Siapa Pencipta ETH3.0? Ethereum 3.0 Inisiatif menuju Ethereum 3.0 sebagian besar didorong oleh konsorsium pengembang dan peneliti dalam komunitas Ethereum, yang mencakup Justin Drake. Dikenal karena pandangannya dan kontribusinya terhadap evolusi Ethereum, Drake telah menjadi tokoh terkemuka dalam diskusi tentang transisi Ethereum ke lapisan konsensus baru, yang disebut sebagai “Beam Chain.” Pendekatan kolaboratif dalam pengembangan ini menunjukkan bahwa Ethereum 3.0 bukanlah produk dari satu pencipta tetapi merupakan manifestasi dari kecerdasan kolektif yang terfokus pada kemajuan teknologi blockchain. ETH3.0 Meme Token Detail mengenai pencipta ETH3.0 Meme Token saat ini tidak dapat dilacak. Sifat token meme sering kali mengarah pada struktur yang lebih terdesentralisasi dan didorong oleh komunitas, yang dapat menjelaskan kurangnya atribusi spesifik. Ini sejalan dengan ethos komunitas crypto yang lebih luas, di mana inovasi sering kali muncul dari upaya kolaboratif daripada individu. Siapa Investor ETH3.0? Ethereum 3.0 Dukungan untuk Ethereum 3.0 sebagian besar berasal dari Yayasan Ethereum bersama dengan komunitas pengembang dan investor yang antusias. Asosiasi dasar ini memberikan derajat legitimasi yang signifikan dan meningkatkan prospek implementasi yang sukses karena memanfaatkan kepercayaan dan kredibilitas yang dibangun selama bertahun-tahun operasi jaringan. Dalam iklim cryptocurrency yang berubah cepat, dukungan komunitas memainkan peran penting dalam mendorong pengembangan dan adopsi, memposisikan Ethereum 3.0 sebagai pesaing serius untuk kemajuan blockchain di masa depan. ETH3.0 Meme Token Sementara sumber yang tersedia saat ini tidak memberikan informasi eksplisit mengenai dasar investasi atau organisasi yang mendukung ETH3.0 Meme Token, ini mencerminkan model pendanaan tipikal untuk token meme, yang sering kali bergantung pada dukungan akar rumput dan keterlibatan komunitas. Investor dalam proyek semacam itu biasanya terdiri dari individu yang termotivasi oleh potensi inovasi yang didorong oleh komunitas dan semangat kerjasama yang terdapat dalam komunitas crypto. Bagaimana ETH3.0 Bekerja? Ethereum 3.0 Fitur pembeda dari Ethereum 3.0 terletak pada implementasi yang diusulkan dari sharding dan teknologi zk-proof. Sharding adalah metode untuk membagi blockchain menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan dapat dikelola atau “shards,” yang dapat memproses transaksi secara bersamaan daripada secara berurutan. Desentralisasi pemrosesan ini membantu mencegah kemacetan dan memastikan jaringan tetap responsif bahkan di bawah beban berat. Teknologi zero-knowledge proof (zk-proof) memberikan lapisan kecanggihan lain dengan memungkinkan validasi transaksi tanpa mengungkapkan data mendasar yang terlibat. Aspek ini tidak hanya meningkatkan privasi tetapi juga meningkatkan efisiensi keseluruhan jaringan. Ada juga pembicaraan tentang memasukkan Ethereum Virtual Machine zero-knowledge (zkEVM) dalam upgrade ini, yang lebih memperkuat kemampuan dan utilitas jaringan. ETH3.0 Meme Token ETH3.0 Meme Token membedakan dirinya dengan memanfaatkan popularitas budaya meme. Ini mendirikan pasar bagi pengguna untuk terlibat dalam perdagangan meme, tidak hanya untuk hiburan tetapi juga untuk potensi keuntungan ekonomi. Dengan mengintegrasikan fitur seperti staking, penyediaan likuiditas, dan mekanisme tata kelola, proyek ini menciptakan lingkungan yang mendorong interaksi dan partisipasi komunitas. Dengan menawarkan perpaduan unik antara hiburan dan kesempatan ekonomi, ETH3.0 Meme Token bertujuan untuk menarik audiens yang beragam, mulai dari penggemar crypto hingga penggemar meme kasual. Garis Waktu ETH3.0 Ethereum 3.0 11 November 2024: Justin Drake memberi sinyal tentang upgrade ETH 3.0 yang akan datang, yang berpusat pada peningkatan skalabilitas. Pengumuman ini menandai awal diskusi formal mengenai arsitektur masa depan Ethereum. 12 November 2024: Proposal yang diantisipasi untuk Ethereum 3.0 diharapkan akan diungkapkan di Devcon di Bangkok, menetapkan panggung untuk umpan balik komunitas yang lebih luas dan langkah-langkah selanjutnya dalam pengembangan. ETH3.0 Meme Token 21 Maret 2024: ETH3.0 Meme Token resmi terdaftar di CoinMarketCap, menandai langkahnya ke domain crypto publik dan meningkatkan visibilitas bagi ekosistem yang berbasis meme. Poin Kunci Sebagai kesimpulan, Ethereum 3.0 mewakili evolusi signifikan dalam jaringan Ethereum, yang fokus pada mengatasi batasan terkait skalabilitas dan kinerja melalui teknologi canggih. Upgrade yang diusulkan mencerminkan pendekatan proaktif terhadap permintaan dan kegunaan di masa depan. Di sisi lain, ETH3.0 Meme Token mencerminkan esensi budaya yang dipimpin komunitas di ruang cryptocurrency, memanfaatkan budaya meme untuk menciptakan platform yang menarik yang mendorong kreativitas dan partisipasi pengguna. Memahami tujuan dan fungsi berbeda dari ETH3.0 dan $eth 3.0 sangat penting bagi siapa saja yang tertarik dengan perkembangan yang sedang berlangsung dalam ruang crypto. Dengan kedua inisiatif yang membuka jalan yang unik, mereka secara kolektif menggarisbawahi sifat dinamis dan multi-faceted dari inovasi blockchain.

217 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.04Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu ETH 3.0

Cara Membeli ETH

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Ethereum (ETH) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Ethereum (ETH) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Ethereum (ETH) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Ethereum (ETH) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Ethereum (ETH)Lakukan trading Ethereum (ETH) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

5.7k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ETH

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ETH (ETH) disajikan di bawah ini.

活动图片