Arthur Hayes加入Covalent担任战略顾问:“CQT被低估了”

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-06-12Terakhir diperbarui pada 2024-06-12

Abstrak

Arthur Hayes加入Covalent担任顾问,并表示将改变CQT代币价值被相对低估这一现状。

Arthur Hayes加入Covalent担任战略顾问:“CQT被低估了”

Arthur Hayes 本人

日前,加密货币交易所 BitMEX 联合创始人兼前首席执行官、现任家族办公室 Maelstrom 首席投资官 Arthur Hayes 已加入区块链数据基础设施初创公司 Covalent 担任战略顾问。

Arthur Hayes:CQT 被相对低估了,我将帮助其改变这一局面

Covalent 此前表示,Hayes 后续将帮助 Covalent 努力成为业内(尤其是以太坊生态系统内)领先的数据基础设施初创公司,并为人工智能 (AI) 行业提供相关服务。

Hayes 对媒体相关人员表示,“Covalent 的以太坊回溯机器 ( Ethereum Wayback Machine,简称 EWM) 能够确保用户长期持续访问区块链历史数据,这将为下一代用例提供发展动力,特别是驱动人工智能模型的发展。”

当被问及是什么原因促使他加入 Covalent 担任战略顾问一职时,Hayes 表示,“Covalent 的 CQT 代币相对于其竞争对手(例如 The Graph)而言一直处于被低估的状态——很多投资者完全错过了这一叙事。现在,随着 Covalent 的不断扩张,作为一个叙事缔造者,我的目标是帮助其缩小这一差距。”

据悉,Hayes 后续将以 CQT 代币形式获得报酬,他提到,”因为就业内一般情况而言,我们只接受代币形式的回报,因为我们相信自己与团队、投资者、客户和市场散户保持一致。我们将与所有拥有相同愿景和目标的人并肩作战。”

Covalent 联合创始人兼首席执行官 Ganesh Swami 向媒体表示,Hayes 是 Covalent 目前唯一一名战略顾问。

据相关市场数据显示,CQT 代币目前价格为 0.23 美元,在过去 24 小时内上涨了 13.25% ,该代币目前市值排名第 347 位,市值约为 1.45 亿美元。

Covalent 的 AI 愿景

Covalent 成立于 2019 年,为超过 225 个区块链网络提供数据基础设施服务,包括比特币、以太坊、Polygon、Avalanche 和 Optimism。然而,Covalent 联合创始人兼首席执行官 Swami 表示,这家初创公司已经在以太坊生态系统中找到了主要发力点。

Covalent 最近推出了以太坊回溯机器(EWM),它能够确保所有以太坊生态系统数据具备可用性,并支持人工智能开发人员和用户访问所有链上历史记录。

Swami 还表示,当今的区块链网络日渐趋向于成为“广告牌而非数据库”,这意味着链上交易数据通常会在短时间内(通常是两周)存在,然后被删除。他说,EWM 将确保以太坊的交易数据以去中心化的方式长期可用。

Swami 强调道,人工智能用例是 Covalent 去中心化数据基础设施的扩展愿景。 “如果没有去中心化数据集,人工智能模型很容易受到操纵和偏见的影响。人工智能中去中心化数据的具体用例包括复制交易、NFT 取证、安全应用程序等。”

Hayes 在 Covalent 担任的具体角色

Hayes 表示,作为 Covalent 的“全方位”顾问,他正在帮助这家初创公司处理“打磨代币经济模型、市场定位、商业模式调整建议、新类型客户接触等一系列事务”。作为一名经验丰富的创始人,他计划向该项目团队传授一些“该做和不该做的事情”以帮助其快速发展。

Hayes 还对合作接触过程进行了简单的说明:Covalent 于去年东京 ETH Global 与 Maelstrom 投资主管 Akshat Vaidya 进行了首次会面,双方团队随后在 ETHCC Paris 和 Token 2049 Singapore 上以更为认真的态度对潜在合作进行了深入讨论,并于去年冬天在 ETH Denver 敲定了具体的合作细节。

Hayes 表示,Maelstrom 同时也是合成美元协议 Ethena 的创始顾问,除此以外,该家族办公室最近还宣布将为去中心化人工智能平台 Ritual 和去中心化永续交易所 Drift 提供咨询服务,(在业内拥有较为丰富的行业资源和充足经验)。

Bacaan Terkait

Mengapa Staking Ethereum Akan Berubah pada Tahun 2026

Staking Ethereum (ETH) semakin menjadi topik praktis bagi penasihat keuangan dan investor institusional, bukan hanya sekadar ceruk bagi para penggemar kripto. Ini berubah menjadi alat untuk menghasilkan pendapatan dari aset ETH yang dimiliki, yang tercermin dalam laporan keuangan perusahaan seperti Bitmine, di mana 98% pendapatannya berasal dari staking. **Cara Kerja dan Potensi Pendapatan:** Staking ETH melibatkan penempatan aset untuk berpartisipasi dalam jaringan Proof-of-Stake sebagai validator, dengan imbalan sekitar 2–5% per tahun. Pilihan termasuk menjalankan validator mandiri (memerlukan 32 ETH), bergabung dengan pool staking, atau menggunakan bursa dan protokol likuid. **Tantangan dan Model Likuiditas:** Staking asli membatasi likuiditas karena ETH terkunci, sementara staking likuid memberikan token representatif yang dapat diperdagangkan sambil tetap mendapatkan imbalan. **Perkembangan Penting 2026:** Pembaruan jaringan yang diantisipasi, seperti "Glamsterdam" pada paruh kedua 2026, bertujuan meningkatkan skalabilitas, desentralisasi, dan ketahanan pasca-kuantum. Hal ini akan semakin menarik bagi partisipasi institusional. Perkembangan peraturan mengenai penyimpanan aset digital dan perlindungan dari serangan kuantum juga perlu dipantau. **Pertimbangan bagi Penasihat:** Sebelum merekomendasikan produk staking, penting untuk mengevaluasi: siapa yang menanggung risiko jika validator dihukum, bagaimana penyedia memastikan keandalan, struktur likuiditas, sumber dan prediktabilitas imbalan, serta keamanan penyimpanan aset. Singkatnya, staking ETH berkembang dari aktivitas khusus menjadi sumber pendapatan yang sah dan terintegrasi dalam strategi keuangan, menghadirkan peluang sekaligus kompleksitas yang perlu dipahami dengan baik.

cryptonews.ru50m yang lalu

Mengapa Staking Ethereum Akan Berubah pada Tahun 2026

cryptonews.ru50m yang lalu

Operasi Berisiko Pembelian Obligasi oleh Bessent Dapat Memicu Kenaikan Harga Bitcoin

Bitcoin kembali mencapai level USD 80.000 pada Kamis, mengatasi level resistensi kunci di USD 79.000. Pemulihan ini terjadi menjelang lelang surat utang Treasury AS senilai USD 92 miliar yang dijadwalkan pada 31 Agustus. Harga sempat menyentuh USD 80.808 sebelum dikoreksi, dan kini diperdagangkan di atas USD 80.400 dengan peningkatan kapitalisasi pasar menjadi USD 1,61 triliun. Volatilitas menyebabkan likuidasi posisi leveraged Bitcoin senilai USD 105 juta dalam 24 jam, sebagian besar adalah posisi short. Analis pasar memperkirakan lelang Treasury skala besar dapat mengurangi likuiditas jangka pendek dan berpotensi menekan aset digital jika permintaannya lemah. Sementara itu, sebuah artikel di The Economist memperingatkan bahwa kebijakan Menteri Keuangan AS Scott Bessent berisiko merusak kepercayaan terhadap sistem keuangan AS. Kebijakan tersebut, seperti menggandakan batas pembelian obligasi untuk menekan hasil imbal hasil jangka panjang dan mengalihkan struktur utang baru ke surat utang jangka pendek, diduga membuat AS rentan terhadap kenaikan suku bunga di masa depan. Langkah-langkah ini juga dikritik karena berpotensi mendistorsi mekanisme harga pasar dan menggeser kepercayaan investor jangka panjang. Tokoh seperti Ray Dalio berpendapat bahwa kebijakan tersebut mengurangi daya tarik imbal hasil obligasi tradisional, sehingga dapat mengalihkan modal ke aset safe-haven alternatif seperti emas dan Bitcoin, yang harganya memang telah menunjukkan tren naik sejak pengumuman kebijakan Kementerian Keuangan AS.

cryptonews.ru51m yang lalu

Operasi Berisiko Pembelian Obligasi oleh Bessent Dapat Memicu Kenaikan Harga Bitcoin

cryptonews.ru51m yang lalu

Perusahaan Charles Schwab Memperluas Aktivitasnya di Sektor Kripto, Menambahkan Perdagangan Saham SOL, AVAX, dan LINK ke dalam Portofolionya

Perusahaan Charles Schwab (NYSE: SCHW) mengumumkan akan memperluas penawaran perdagangan kripto di platformnya, Schwab Crypto, dengan menambahkan aset Solana ($SOL), Avalanche ($AVAX), dan Chainlink ($LINK) dalam beberapa bulan mendatang. Sebelumnya, platform ini hanya mendukung Bitcoin ($BTC) dan Ethereum ($ETH). Kebijakan ini akan membuka akses perdagangan tiga aset kripto tersebut bagi sekitar 39 juta pemilik akun di aplikasi yang sama yang mereka gunakan untuk perdagangan saham. Perdagangan akan dikenakan biaya 0,75% per transaksi, yang diklaim sebagai salah satu yang terendah di industri. Schwab, dengan aset klien senilai lebih dari $12 triliun, merupakan salah satu perusahaan pialang terbesar di AS. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan jangkauan ketiga aset kripto tersebut, yang terlihat dari kenaikan harga masing-masing token setelah pengumuman. Namun, layanan Schwab Crypto tidak tersedia untuk residen di negara bagian New York dan Louisiana, serta di luar Amerika Serikat. Perusahaan juga tetap bersikap hati-hati, menekankan dalam laporannya bahwa kripto adalah aset spekulatif berisiko tinggi dan tidak dijamin oleh FDIC atau SIPC. Schwab berencana menambah aset kripto lainnya di masa depan, tetapi berhak menunda atau menariknya berdasarkan pertimbangan regulasi dan risiko.

cryptonews.ru1j yang lalu

Perusahaan Charles Schwab Memperluas Aktivitasnya di Sektor Kripto, Menambahkan Perdagangan Saham SOL, AVAX, dan LINK ke dalam Portofolionya

cryptonews.ru1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片