深入理解V神点赞的Orb Land的灵感来源——哈伯格税,共享所有权和反垄断

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-05-26Terakhir diperbarui pada 2024-05-26

Abstrak

Orb Land的背后是一种政治倾向偏左的所有权制度——共享所有权机制,并搭配哈伯格税模型,旨在解决资源过渡垄断而造成的社会不公平问题。而这对于解决当前Web3行业面临的问题是有启发的,例如最近热度很高的高估值VC币等。

原文作者:@Web3 Mario

引言: 2024 年 5 月 21 日 Vitalik 在 Warpcast 中点赞了一个项目 orb.land,深入研究了一下,对其背后的设计思想颇感兴趣。所以花了一段时间阅读了一下《激进市场》这本书,有些心得体会,希望与大家分享。当然对项目本身的介绍我找到了一篇比较详尽的文章,方便大家阅读了解。总的来说,这本书所提出的一种政治倾向偏左的所有权制度——共享所有权机制,并搭配哈伯格税模型,旨在解决资源过渡垄断而造成的社会不公平问题。而这对于解决当前 Web3 行业面临的问题是有启发的,例如最近热度很高的高估值 VC 币等。

《激进市场》到底讲了些什么?

首先我希望简单介绍一下关于这本书的一些基本信息,全名叫做《激进市场:打破资本主义与民主的权力斗争,重塑我们的经济》,是由格伦·韦尔和埃里克·波斯纳于 2020 年合著出版的,其中格伦·韦尔是微软研究院首席研究员和耶鲁大学客座教授,专注于市场设计和公共政策的创新研究。而埃里克·波斯纳则是芝加哥大学法学院教授,知名法学家,研究领域涵盖合同法、国际法和法律理论。

总的来说这本书旨在解决现代资本主义和民主制度中的一系列深层次问题。具体而言,主要涉及到以下几个关键问题:

  • 财富和收入不平等:现代社会中,财富和收入的不平等现象日益严重。传统的资本主义制度往往导致少数人积累大量财富,而多数人则面临经济压力。作者们认为这种不平等不仅是不公的,而且会导致社会和经济的不稳定。

  • 资源和资产的低效配置:许多资源和资产在现有的市场制度下无法得到有效利用。例如,土地和房地产市场中,许多资产因为投机和囤积行为而闲置,未能充分发挥其经济潜力。这不仅浪费了宝贵的资源,还加剧了住房和土地的短缺问题。

  • 民主制度的缺陷:现行的民主制度存在许多问题,如投票制度的缺陷、政治极化和利益集团的过度影响。这些问题使得民主制度难以真正代表民众的利益,导致政策制定缺乏效率和公平性。

  • 全球移民问题:现有的移民政策通常受到严格的国家控制,限制了劳动力的自由流动。这不仅影响了个人的经济机会,也阻碍了全球经济的整体发展。作者们认为,移民的自由流动可以显著提高全球资源的配置效率,促进经济增长和社会进步。

  • 数据和隐私权的问题:在大数据时代,个人数据成为了一种重要的经济资源。然而,目前大多数数据的控制权掌握在少数大公司手中,个人对自己数据的使用权和收益权受到了限制。作者们提出应赋予个人更多的数据权利,以实现更公平的数据使用和收益分配。

  • 市场垄断和竞争不足:许多行业存在严重的市场垄断问题,大型企业通过兼并和收购等手段控制市场,阻碍了公平竞争和创新。作者们认为,需要更严格的反垄断政策来打破这种垄断,促进市场的公平和健康发展。

针对这些问题,本书分别给出了一些解决方案,总结来说共包括五点:

  • 共享所有权:韦尔和波斯纳建议采用一种称为“结合自评估税制的共享所有权”(Common Ownership Self-Assessed Tax,COST)的制度。这种制度通过自我评估和公开定价,使所有资产处于持续公开拍卖状态,从而减少垄断行为,促进资源的有效利用,其中这种自评估税制即为所谓的“哈伯格税”。

  • 投票改革:他们提出了“平方投票法”(Quadratic Voting),即每个公民在每次投票中拥有一定数量的投票积分,可以根据对某一问题的重要性进行分配。这样能够更精准地反映公众对不同议题的偏好程度,避免少数人的意见被忽视。

  • 移民政策:作者建议建立“劳工市场拍卖”(Labor Market Auction),通过竞价的方式决定移民的数量和条件。这种方法旨在更有效地利用移民的经济潜力,促进全球劳动资源的优化配置。

  • 数据权利:书中还讨论了个人数据的产权问题,提倡赋予个人对其数据的所有权和控制权,确保数据的使用能够真正惠及数据的创造者,而非仅由大型科技公司获利。

  • 反托拉斯政策:他们强调需要更强有力的反托拉斯法来防止市场垄断,提倡分散大型企业的经济权力,以促进公平竞争和创新。

可以说 Orb Land 所设计的针对 Web3 个人咨询服务场景的经济模型就是参考了其中第一个机制,即所谓的结合自评估税制的共享所有权制度,以下简称共享所有权制度。那么何为共享所有权制度,其效果又是什么呢?

共享所有权制度通过强制的手段为资产带来流动性,避免垄断带来的不公平问题

共享所有权制度是一种社会资源分配制度,其制度设计主要包括以下三个方面:

  • 自我评估与公开定价:这种制度要求每个资产的所有者需要对自己的资产的价值进行公开的自我评估。这包括所有类型的财产,如房屋、土地、商业资产等。这项自我评估的价格不仅是所有者自己确定的,而且是公开的,任何人都可以看到这个价格。

  • 持续拍卖机制:任何时候,任何人都可以以资产所有者的自评估价格购买该资产。这意味着所有者必须非常谨慎地设置他们的评估价格,因为如果设置得太低,他们可能会失去他们的财产。同时为了防止所有者通过高估其资产的价值,从而规避潜在的成交可能,他们会被要求支付一个基于自我评估价格的一定比例的税款。这一税款可以是资产价值的 1% 到 7% ,具体比例视具体政策而定,这个税款也被称为“哈伯格税”,灵感来源于经济学家阿诺德·哈伯格在 20 世纪 60 年代提出的概念。

  • 税收用途:收取的税款将作为公共收入,用于提供公共服务和基础设施,或者分配给社区以支持经济发展。与此同时这种税收机制可以替代或补充传统的财产税,从而简化税收制度,并增加政府的财政收入。

通过上述机制设计带来了几个方面好处,首先这个机制可以有效的减少垄断与资源浪费,由于所有资产都在持续公开拍卖,垄断性持有资源的行为将被减少,资源的分配将更加高效。除此之外人们也会更积极地使用和开发他们的资产,因为持有不使用的资产成本变高。其次在于促进经济流动性,公开的自我评估资产定价和持续拍卖机制将促进市场的流动性,使得资产可以更迅速地转手,减少市场的僵化。同时企业和个人可以更容易地获得资源,推动创新和经济活动。最后是增加公平性与社会福利,通过这种制度收集的税款可以用于公共项目和福利,提高社会整体的生活质量。通过这个方式可以帮助减少财富和资源的极端不平等现象。

共享所有权制度对 Web3 世界的潜在影响

接下来让我们来看一下 Orb Land 如何利用这个概念来设计 Web3 个人咨询服务系统的。简单来讲,一些专家用户可以通过 Orb Land 生成一种 NFT,任何持有该 NFT 的人都可以向其发行人咨询问题。该 NFT 具备共享所有权机制,首先当用户购买 NFT 后需要设定一个公开售卖价格,其他人随时随地都可以以该价格买走该 NFT,其次当持有该 NFT 时,持有人需要承担高昂的哈伯格税,从而避免了用户通过设置天价售卖价来避免 NFT 被成交。所有哈伯格税以及 NFT 交易时的版税都将归属于发行人,同时 NFT 持有人拥有给发行人的回答打分的能力。

我想做这样的机制设计的原因在于 Orb Land 想为作为 NFT 发行人的专家们带来一个持续的现金流收益,从而保证其积极输出价值回答的动力。然而我认为这并没有很好的利用该机制的核心优势,因为在这个场景中,NFT 承载的是向某个专家用户咨询问题的权利,然而这并不是稀缺资源,很难通过垄断的方式攫取垄断利润,例如假设你拥有了 Vitalik 所发行的 NFT,你可以垄断其发言权,他将变成一名你的专属顾问,其他人都没办法从他那里收到任何建议,这显然是荒谬的事情!因此该模型的价值在这个使用场景中就显得不尽如人意,因为其只是希望通过课税的方式促进 NFT 快速流通,并为发行人多增加收益,因此这个机制就显得对持有人非常不友好,与此同时如果只是利用该机制为某资产做价格发现,那你会发现这个效率将远低于通过自由市场政策,即通过市场中的供需关系来定价。

那么共享所有权制度对 Web3 世界的潜在影响是什么呢?简单来讲,哪里因为垄断所产生的问题最严重,哪里就适用该机制。在这里我抛砖引玉一个场景,即最近比较热门的高估值 VC 币问题。高估值 VC 币之所以是割散户韭菜的利器,原因大部分的 We 3 项目的通证经济学设计导致后续随着 VC Token 的不断解锁逐渐演变称为寡头垄断市场,与此同时由于 VC 的资金量相比于散户有明显优势。这就让 VC 有了定价的能力,因此 VC 可以通过高估值来抬升二级市场成交价格,进而赚取垄断利润,而之所以出现低流通量的情况是因为接盘的散户毕竟有限,无法承接短期内 VC 大量的抛售,因此为了维护利润。VC 通常选择细水长流的方式出售,在这个场景中,如果 Web3 项目结合共享所有权制度来重新设计通证经济模型将是令人兴奋的!至于具体的方案,欢迎大家共同讨论。

Bacaan Terkait

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

**Rangkuman: Tuduhan Penipuan dan Pertanyaan Seputar Blockstream** Tahun ini, Blockstream, perusahaan kripto yang didirikan oleh perintis Bitcoin Adam Back, menjadi sorotan. Awalnya, karena investasi Jeffrey Epstein pada 2014 dan spekulasi bahwa Back bisa jadi Satoshi Nakamoto. Namun, kontroversi utama muncul dari laporan investigasi oleh akun NatInfoSec yang menuduh skema obligasi penambangan Bitcoin Blockstream (BMN) berpotensi penipuan mirip Ponzi. **Titik Tuduhan Utama:** 1. **Kapasitas dan Pembayaran yang Dipertanyakan:** NatInfoSec menyatakan untuk memenuhi kewajiban BMN, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) 20-45 EH/s, tetapi dashboard perusahaan hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang memadai (data listrik, impor perangkat keras, atribusi pool penambangan) untuk mendukung skala yang diklaim. Klausul dalam kontrak BMN juga memungkinkan Blockstream membayar dengan Bitcoin dari sumber mana pun, mempertanyakan asal hasil yang dibayarkan kepada investor. 2. **Imbal Hasil Tinggi yang Mencurigakan:** Obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun, angka yang sulit dipertahankan di industri penambangan Bitcoin yang sangat fluktuatif. Beberapa penawaran juga diklaim melibatkan perpanjangan pokok ke obligasi baru dengan imbal lebih tinggi. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Eksekutif:** Christopher William Cook, figur kunci di divisi penambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional terkait), memiliki catatan kriminal. Ia dihukum pada 2008 karena penipuan surat (mail fraud) dan menjalani hukuman penjara. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga diduga membesar-besarkan keterkaitan Cook dengan NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR dan SPAC:** NatInfoSec mempertanyakan apakah potensi liabilitas BMN dan latar belakang Cook telah diungkapkan dengan benar dalam proses persiapan IPO perusahaan terkait Bitcoin, Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang melibatkan Adam Back. **Tanggapan dan Debat Komunitas:** BitMEX Research menganalisis tuduhan tersebut, mengakui kemungkinan catatan kriminal Cook dan kekhawatiran atas imbal hasil tinggi. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa tuduhan kurang bukti atau menyesatkan, menekankan pemisahan struktur hukum antara BMN, Blockstream, dan BSTR. Perdebatan di komunitas berfokus pada **kemampuan untuk memverifikasi** hashrate dan hasil penambangan yang sebenarnya yang mendasari BMN. Para pendukung seperti Samson Mow membela operasi penambangan Blockstream, sementara para pengkritik meminta bukti verifikasi independen yang jelas. **Pertanyaan yang Belum Terjawab untuk BMN:** Kontroversi ini menyisakan beberapa pertanyaan kunci tentang BMN: skala sebenarnya dan batas tanggung jawab, kecukupan hashrate penambangan untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap yang tinggi, kemampuan memverifikasi aset Bitcoin yang digunakan untuk pembayaran, serta peran dan kepentingan Cook. Sampai saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan resmi yang menyeluruh terhadap berbagai tuduhan ini.

marsbit2j yang lalu

Rincian Kasus Penipuan Parah yang Melanda Unicorn Kripto Blockstream

marsbit2j yang lalu

Kelompok Reddit yang Pernah Memaksa Tembok Bursa Wall Street, Apakah Telah Menemukan GME Berikutnya?

**Ringkasan Artikel: Komunitas Reddit r/wallstreetbets Menargetkan Wendy's (WEN), Apakah Ini GME Berikutnya?** Pada 24 Juni, saham Wendy's (WEN) melonjak setelah sebuah postingan berjudul "We need to save Wendy's" viral di subreddit r/wallstreetbets (WSB), memicu spekulasi bahwa ini bisa menjadi "meme stock" atau sasaran "short squeeze" berikutnya, mirip dengan fenomena GameStop (GME) pada 2021. Postingan tersebut, yang menggunakan guyonan lama di komunitas WSB tentang bekerja di Wendy's setelah investasi gagal, berhasil menarik perhatian dan mendorong diskusi untuk membeli saham atau opsi beli (call options). Saham WEN naik lebih dari 20% dalam perdagangan pra-pasar, dengan volume perdagangan yang sangat tinggi. Artikel ini menganalisis apakah WEN memiliki potensi untuk menjadi "squeeze" sistematis seperti GME. Beberapa faktor pendukung yang teridentifikasi adalah: * **Rasio Short Interest yang Cukup Tinggi:** Sekitar 31.83% saham beredar dipinjam untuk dijual (short), yang dapat menjadi bahan bakar jika harga naik dan para pedagang short terpaksa membeli kembali saham. * **Perhatian Komunitas yang Kuat:** Wendy's memiliki identitas merek yang mudah dikenali dan cocok dengan budaya meme di WSB. Namun, analisis menunjukkan bahwa situasi WEN **tidak sama ekstremnya dengan GME tahun 2021**: * **Struktur Short yang Tidak Seekstrem GME:** Rasio short interest WEN (31.83%) jauh di bawah level GME yang pernah melebihi 100%, sehingga tekanan untuk menutup posisi short tidak separah saat itu. * **Bukti untuk "Gamma Squeeze" Masih Lemah:** Meski ada diskusi tentang opsi beli, belum ada bukti kuat bahwa pembelian opsi tersebut sudah cukup masif untuk memaksa market maker (penjual opsi) membeli saham dalam jumlah besar sebagai lindung nilai, yang dapat memicu akselerasi harga berkelanjutan. * **Sejarah sebagai Meme Stock:** WEN pernah mengalami lonjakan serupa pada 2021 yang akhirnya mereda, menunjukkan bahwa antusiasme komunitas tidak selalu diterjemahkan menjadi kenaikan harga yang berkelanjutan. * **Narasi Dasar yang Terbatas:** Kampanye "selamatkan Wendy's" lebih merupakan lelucon komunitas daripada didasarkan pada kesulitan finansial perusahaan yang nyata. **Kesimpulan:** Pergerakan harga WEN menunjukkan bahwa perhatian dari komunitas retail seperti WSB masih dapat dengan cepat menggerakkan harga saham. Namun, bukti saat ini lebih mengarah pada **"meme pop" jangka pendek atau "squeeze" ringan**, bukan tekanan short sistematis skala penuh seperti GME. Keberlanjutan rally akan bergantung pada apakah diskusi berkembang di luar satu postingan panas, volume perdagangan tinggi bertahan selama beberapa hari, dan aktivitas opsi beli meningkat secara signifikan untuk menciptakan putaran umpan balik yang memperkuat kenaikan harga.

marsbit2j yang lalu

Kelompok Reddit yang Pernah Memaksa Tembok Bursa Wall Street, Apakah Telah Menemukan GME Berikutnya?

marsbit2j yang lalu

Blockstream, Unicorn Kripto, Terjerat dalam Skandal Penipuan Berat: Kisah Lengkap

Sejak awal tahun, pionir Bitcoin Adam Back dan perusahaan yang didirikannya, Blockstream, berada di pusat perhatian komunitas kripto. Baru-baru ini, akun investigasi NatInfoSec menerbitkan artikel panjang yang menuduh Blockstream melakukan penipuan serius terkait penerbitan obligasi pertambangan Bitcoin (BMN). Tuduhan utama mencakup: 1. **Kapasitas dan Kemampuan Pembayaran yang Dipertanyakan**: Untuk memenuhi kewajiban BMN yang diterbitkan, Blockstream membutuhkan daya komputasi (hashrate) lebih dari 20 EH/s, bahkan hingga 45 EH/s. Namun, dasbor mereka hanya menunjukkan 15 EH/s. Tidak ada bukti publik yang sesuai (seperti data jaringan listrik, impor perangkat keras, atau atribusi kolam penambangan) untuk mendukung skala kewajiban tersebut. Klausul "Substitute Performance BTC" dalam BMN2 juga memungkinkan Blockstream menggunakan BTC dari sumber mana pun untuk pembayaran tanpa perlu mengungkapkan asalnya. 2. **Imbal Hasil Tinggi dengan Risiko Utang**: Beberapa tingkat obligasi BMN menawarkan imbal hasil tetap hingga sekitar 20% per tahun. Di industri pertambangan Bitcoin yang sangat siklis, imbal hasil tetap setinggi itu dianggap berisiko tinggi dan memerlukan penjelasan yang jelas. 3. **Masalah Pengungkapan dan Masa Lalu Chris Cook**: Christopher William Cook, seorang figur kunci di bisnis pertambangan Blockstream dan CEO Exacore (entitas operasional yang dipisahkan), memiliki catatan kriminal. Pada 2008, ia dihukum karena penipuan pos dengan hukuman penjara 41 bulan. Informasi ini tidak diungkapkan dalam dokumen penawaran BMN. Materi pemasaran juga disebutkan secara menyesatkan tentang pengalaman kerjanya di NASA. 4. **Keterkaitan dengan BSTR/SPAC**: NatInfoSec mempertanyakan apakah catatan Cook dan kewajiban potensial BMN seharusnya diungkapkan dalam dokumen SEC untuk Bitcoin Standard Treasury Company (BSTR), yang terkait dengan Adam Back dan berencana go public melalui SPAC. Namun, analis seperti BitMEX Research berpendapat bahwa karena struktur hukum yang terpisah dan tidak adanya jaminan grup, risiko BMN tidak serta merta menjadi risiko BSTR. BitMEX Research mengakui bahwa latar belakang Cook kemungkinan benar dan menyuarakan kekhawatiran tentang imbal hasil tinggi, tetapi menilai bukti untuk tuduhan lain tidak memadai. Debat komunitas berpusat pada **kemampuan untuk memverifikasi** daya komputasi sebenarnya, sumber pendapatan, dan asal BTC yang digunakan untuk pembayaran kupon BMN. Pertanyaan inti yang belum terjawab meliputi: skala pasti dan batas tanggung jawab BMN, kecukupan daya komputasi tambang untuk mendukung pembayaran, sumber imbal hasil tetap 20%, keterlibatan Cook, dan verifikasi aset cadangan untuk pembayaran. Hingga saat ini, Blockstream belum memberikan tanggapan sistematis terhadap kontroversi ini.

链捕手3j yang lalu

Blockstream, Unicorn Kripto, Terjerat dalam Skandal Penipuan Berat: Kisah Lengkap

链捕手3j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片