数据解析15个Whales Market上的项目积分价值:哪些值得参与?如何结算?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-03-26Terakhir diperbarui pada 2024-03-26

Abstrak

一文玩转Whales Market:如何计算价值?双押机制是否有安全问题?如何结算非线性兑换的积分?

原创 | Odaily星球日报

作者 | 南枳

数据解析15个Whales Market上的项目积分价值:哪些值得参与?如何结算?

随着 Blast 引发了积分制热潮,现市面上的绝大多数未发币项目均设立了积分制度,作为用户的未来奖励凭证。而 Whales Market 凭借积分交易市场快速崛起,现已上线十多个项目的积分市场,各项目积分价值如何?积分非线性兑换情况下如何结算?双押机制是否有安全问题?Odaily 将于本文解答这些问题。

数据汇总

本节对各协议的用户持有总分和 Whales Market 积分市场价格汇总如下,按照 Whales Market 中的总交易量(Total Volume)升序,理论上总交易量越高价格越接近合理数值。

其中部分协议未有官方披露的总积分数,由 Odaily 直接对排行榜进行汇总统计,统计总数详见表中备注。由于积分具有长尾效应,例如 marginfi 前 100 名积分占 1000 名的 54% ,Parcl 前 100 名占 500 名的 93% ,因此所有用户的积分总价值预计与表中统计结果无明显差异。

根据下表,若积分总额低而融资金额高,意味着项目距离空投或其他代币激励还有一定时间,用户可根据项目背景和积分获取速度决定是否参与;若积分总额高而融资金额低,则可能存在高估风险。

数据解析15个Whales Market上的项目积分价值:哪些值得参与?如何结算?

积分结算问题

在积分如何结算方面,存在几个问题在白皮书中未有明确,在咨询项目人员后解答如下。

问题:当代币奖励与积分并非线性关系时如何结算?例如某地址拥有 100 分,而在空投规则里 100 分的地址不发放空投,但在 Whales Market 单独出售了 100 分,如何结算?

解答:对于每个项目,在项目开启基于积分的空投后,Whales Market 官方将为这个项目单独计算一个兑换系数,不论在积分市场上出售了涉及多少积分的单子,均按照统一的兑换系数计算,卖方根据换算后的应交付代币进行卖单结算。(原文:Our team will calculate the average conversion rate and move according to that)

问题:当某个项目最终决定不参考积分进行空投,此时市场上已成交的积分单如何结算?

解答:所有成交单将被撤销,然后向所有用户退款。

问题:项目已宣布空投且买卖单已成交,但迟迟不发放代币,能够撤销成交单吗?

解答:已成交单无法撤销,需等待 TGE 后开启结算。

(Whales Market 功能、机制、运行流程和代币解读详见下文:《积分制协议太多,难以定价和抉择?Whales Market 这样解决》)

安全问题

此外,Whales Market 采取了双押模式,买卖双方都需要质押资金在平台合约中,因此存在对安全方面的疑虑,对于部分问题,Odaily 咨询了安全团队 Beosin 的相关人士,问题及解答如下。

问题:买卖双方进行双押的资金合约,是否有后门,项目方是否有权转移?

解答:当前买卖双方进行双押的资金合约中并没有后门,但由于该合约是可升级合约,其风险点在于项目方或是控制了 ProxyAdmin 合约(0xeB5E772919661F455619A4cABd9B2b64715505E6)的人可以通过升级合约实现恶意的攻击。

问题:平台如果出现无法登陆的情况下,能否通过合约进行解除交割? 

解答:平台如果无法登陆,目前可以由合约的管理员调用 forceCancelOrder()解除订单,将资产返回给买卖双方。合约代码如下: https://etherscan.io/address/0x0e57fff83ae53b22c5b656745168b21a9d2ac3da#code#F 19 #L2 79 

结论

Whales Market 的积分市场极大程度地解决了积分市场的定价与锁定利润需求,但存在资金占用高、项目方仍有超级权限等瑕疵,用户可根据实际需求选择使用。

Bacaan Terkait

Arah Pasir Saham AS (23 Juni): Puncak Setelah IPO? SpaceX Kehilangan Lebih dari $800 Miliar dalam Tiga Hari, Perpecahan Keras di Dalam Saham Teknologi

**SpaceX Setelah IPO: Kisah Hilangnya Kemilau dalam 3 Hari** SpaceX, yang baru saja melantai di bursa, kehilangan pesona dengan cepat. Harga sahamnya jatuh 16,43% menjadi $154,6, menghapus lebih dari $800 miliar dari valuasi puncaknya. Penurunan tajam ini dipicu oleh kekhawatiran pasar tentang logika pendanaan perusahaan. Dana hasil IPO sebesar $85,7 miliar ternyata dialokasikan untuk akuisisi dan pembayaran utang, bukan mengurangi leverage. SpaceX kemudian menerbitkan obligasi senilai $200 miliar lagi, memperkuat narasi "pembakaran uang" dan meningkatkan biaya modal. Di tengah tekanan pada saham teknologi bernilai tinggi (seperti Google, Meta, Amazon, Microsoft), Micron bersinar dengan kenaikan 6,9% ke rekor tertinggi. Kinerja ini didorong oleh kesepakatan pasokan jangka panjang dengan Anthropic untuk HBM dan memori, menegaskan kekuatan permintaan infrastruktur AI. Secara makro, indeks saham AS beragam. Harga minyak jatuh ke $76 menyusul kesepakatan kerangka AS-Iran, meskipun pemulihan rute laut di Teluk Persia diperkirakan memakan waktu. VIX naik, menunjukkan ketidakpastian yang belum mereda. Momentum penentu pekan ini adalah RUPS Tahunan Nvidia, laporan keuangan Micron, dan data inflasi PCE AS pada hari Kamis. Panduan Micron tentang pasokan HBM dan data PCE akan sangat mempengaruhi sentimen terhadap saham teknologi. Penyesuaian harga saham pertumbuhan bernilai tinggi dinilai baru dimulai, dengan SpaceX sebagai contoh utama pergeseran fokus investor dari cerita potensi ke realitas biaya pendanaan.

marsbit6m yang lalu

Arah Pasir Saham AS (23 Juni): Puncak Setelah IPO? SpaceX Kehilangan Lebih dari $800 Miliar dalam Tiga Hari, Perpecahan Keras di Dalam Saham Teknologi

marsbit6m yang lalu

Wawancara Eksklusif CEO Strategy: Kesimpulan Akhir Bitcoin Bukanlah Gejolak Penjualan 32 BTC, Melainkan 6 Triliun Agen AI Cerdas

Wawancara dengan CEO MicroStrategy (MSTR) Phong Le membahas penjualan 32 BTC baru-baru ini dan visi jangka panjang perusahaan. Le menekankan bahwa keputusan jual beli Bitcoin diambil dengan sangat hati-hati, melibatkan dewan direksi dan analisis data mendalam, bukan keputusan sepihak. Penjualan kecil ini bertujuan membuktikan likuidasi aset ke pemegang utang dan menguji proses internal, sekaligus berharap pasar tidak lagi bereaksi berlebihan terhadap aktivitas jual beli rutin perusahaan. Le menjelaskan bahwa MicroStrategy memiliki banyak pilihan pendanaan (saham, obligasi konversi) dan bisa memilih untuk "tidak melakukan apa-apa", seperti yang dilakukan selama bear market 2022. Keyakinannya terhadap Bitcoin tetap kuat karena diyakininya sebagai aset langka superior dan alat untuk kedaulatan finansial. Visi masa depan terletak pada konvergensi AI dan Bitcoin. Le membayangkan dunia dengan triliunan agen AI (seperti robot di Mars) yang akan melakukan transaksi menggunakan jaringan keuangan terdesentralisasi dengan Bitcoin sebagai penyimpan nilai inti. Produk STRC (MicroStrategy's Preferred Stock) adalah langkah awal dalam eksplorasi ini, yang dikembangkan lebih cepat berkat bantuan AI. Tujuan akhirnya adalah mendorong adopsi Bitcoin seluas mungkin melalui berbagai cara (saham, ETF, DeFi, dll.) tanpa memandang latar belakang pengguna.

marsbit32m yang lalu

Wawancara Eksklusif CEO Strategy: Kesimpulan Akhir Bitcoin Bukanlah Gejolak Penjualan 32 BTC, Melainkan 6 Triliun Agen AI Cerdas

marsbit32m yang lalu

Wawancara Eksklusif dengan CEO MicroStrategy: Lewati Kontroversi Penjualan 32 BTC, Masa Depan Bitcoin Ada pada 6 Triliun Agen Cerdas AI

Wawancara dengan Phong Le, CEO MicroStrategy, membahas kontroversi penjualan 32 BTC perusahaan dan visi jangka panjangnya tentang peran Bitcoin di masa depan AI. Le menekankan bahwa penjualan kecil (sekitar $2.5 juta) itu adalah uji coba proses internal dan demonstrasi likuiditas untuk kreditur, bukan reaksi terhadap kekhawatiran pasar. MicroStrategy, sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar, tetap berkomitmen pada strategi akuisisi jangka panjang, dengan pembelian $1 miliar dan $1.5 miliar dalam beberapa minggu sebelumnya. Le menggarisbawahi filosofi "tidak melakukan apa-apa" sebagai opsi strategis penting, terutama selama pasar bearish. Ia membahas mekanisme tata kelola yang ketat di balik keputusan perusahaan, melibatkan dewan direksi dan analisis data menyeluruh, berbeda dengan model kepemimpinan terpusat di beberapa perusahaan crypto lainnya. Visi masa depan Le berpusat pada konvergensi AI dan Bitcoin. Ia membayangkan dunia dengan triliunan agen AI otonom (seperti robot di Mars) yang akan melakukan transaksi nilai melalui jaringan terdesentralisasi, dengan Bitcoin sebagai penyimpan nilai dasar. Produk preferen MicroStrategy, STRC, terinspirasi oleh alat AI internal dan dirancang untuk menawarkan eksposur yield-bearing ke Bitcoin. Le menegaskan komitmen perusahaan untuk menyebarkan adopsi Bitcoin ("Spread Bitcoin with love") melalui berbagai saluran, baik itu saham, ETF, atau aset crypto seperti STRC, yang ia harap akan stabil kembali di sekitar nilai nominal $100. Ia juga mengklarifikasi bahwa perusahaan memang menjual BTC sebelum 31 Mei, seperti yang dilaporkan dalam filing 8-K.

链捕手34m yang lalu

Wawancara Eksklusif dengan CEO MicroStrategy: Lewati Kontroversi Penjualan 32 BTC, Masa Depan Bitcoin Ada pada 6 Triliun Agen Cerdas AI

链捕手34m yang lalu

Dialog dengan Chen Lifu dari Intel: Ujung AI Bukan Hanya GPU, Tapi Juga Listrik, Material, dan Manufaktur

**Judul: Percakapan dengan Lip Bu Tan (CEO Intel): Akhir AI Bukan Hanya GPU, Tapi Juga Listrik, Material, dan Manufaktur** Dalam wawancara dengan podcast *No Priors*, CEO Intel, Lip Bu Tan, membahas visinya untuk membangun kembali Intel dan tantangan infrastruktur yang lebih luas dalam industri semikonduktor untuk mendukung ekspensi AI. **Kunci Pembaruan Intel:** Tan menekankan bahwa revitalisasi Intel bukan tentang satu produk, tapi perbaikan sistemik di budaya organisasi, neraca keuangan, kepercayaan pelanggan, dan peta jalan produk. Dia menggambarkan pendekatan bertahap: "merangkak, berjalan, lalu berlari." **AI Memperluas Lanskap Komputasi:** Sementara GPU mendominasi pelatihan AI, Tan mencatat bahwa dengan munculnya *Agentic AI*, *reinforcement learning*, dan komputasi *edge*, CPU kembali menjadi penting. Rasio CPU terhadap GPU bisa bergeser dari 1:8 mendekati 1:1 untuk beban kerja tertentu. **Kemacetan Baru di Pasokan Semikonduktor:** Hambatan untuk ekspensi AI meluas melampaui chip. Tan menyoroti potensi kemacetan pada listrik, memori, helium, bahan baru, manajemen daya, pendinginan, kemasan canggih (*advanced packaging*), dan kapasitas manufaktur. **Manufaktur sebagai Infrastruktur Strategis:** Tan melihat pembangunan kembali manufaktur chip canggih di AS sebagai masalah ketahanan rantai pasokan dan infrastruktur nasional, mirip dengan peran pemerintah dalam pendirian TSMC. Kolaborasi dengan TerraFab (Elon Musk) menandakan kebutuhan pelanggan AI besar untuk terlibat langsung dalam infrastruktur manufaktur hulu. **Logika Investasi yang Berubah:** Investasi semikonduktor yang berharga harus mengidentifikasi "kemacetan nyata" yang membatasi pertumbuhan industri, bukan hanya mengejar konsep AI yang populer. Tan berinvestasi di area seperti interkoneksi, fotonik, material baru (GaN, SiC), dan EDA berbasis AI. **Masa Depan Komputasi Tersebar:** Masa depan AI tidak hanya ada di pusat data raksasa. *Physical AI*, robotika, dan perangkat *edge* akan mendorong kebutuhan komputasi di lokasi aplikasi. Kunci sukses adalah menghubungkan daya komputasi dengan aplikasi skala besar yang berkelanjutan. Kesimpulannya, era AI mendorong industri semikonduktor menuju rekombinasi menyeluruh yang melibatkan rantai pasokan, struktur modal, kemampuan manufaktur, dan arsitektur sistem, bukan hanya persaingan chip tunggal.

marsbit42m yang lalu

Dialog dengan Chen Lifu dari Intel: Ujung AI Bukan Hanya GPU, Tapi Juga Listrik, Material, dan Manufaktur

marsbit42m yang lalu

「AI Beberkan NSA dalam Beberapa Jam」 Menjadi Viral, Ternyata Ini Hanya Latihan Tim Merah?

Sebuah klaim viral bahwa model AI "Mythos" dari Anthropic berhasil membobol sistem rahasia NSA (Badan Keamanan Nasional AS) hanya dalam beberapa jam kini diklarifikasi. Pernyataan tersebut berasal dari laporan The Economist yang mengutip seorang senator, namun penulis artikel aslinya, Shashank Joshi, kemudian menjelaskan bahwa konteksnya disalahpahami. Faktanya, "pembobolan" itu terjadi dalam skenario "latihan tim merah" (red team exercise) yang sah dan terkendali. NSA menggunakan Mythos dalam lingkungan replika sistemnya sendiri untuk menguji keamanan dan mencari kerentanan. Meski Mythos menunjukkan kecepatan yang mengesankan dalam mengidentifikasi celah keamanan, ini bukan serangan sungguhan terhadap sistem operasional NSA. Kemampuan ofensif Mythos di bidang keamanan siber memang diakui sangat kuat, sehingga Anthropic membatasi aksesnya melalui "Proyek Glasswing" hanya untuk mitra terpilih seperti perusahaan teknologi dan lembaga pertahanan. Pemerintah AS sendiri menunjukkan sikap ambivalen: sempat mengeluarkan perintah pembatasan ekspor untuk Mythos karena kekhawatiran keamanan, tetapi dilaporkan badan-badan seperti NSA tetap menggunakannya. Intinya, insiden ini lebih merupakan demonstrasi kemampuan AI dalam uji keamanan proaktif, bukan pembobolan aktual. Namun, kecepatan Mythos menemukan kerentanan menjadi sinyal peringatan penting tentang potensi risiko dan kekuatan AI di masa depan.

marsbit55m yang lalu

「AI Beberkan NSA dalam Beberapa Jam」 Menjadi Viral, Ternyata Ini Hanya Latihan Tim Merah?

marsbit55m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片