缺席开审,「Do Kwon案」首日开庭都发生了什么?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-03-26Terakhir diperbarui pada 2024-03-26

Abstrak

庭审周期预计持续两周,当庭遴选出 9 名陪审员,均不持有加密货币。

原文作者:Zack Guzmán

原文编译:Frank,Foresight News

编者注:美国曼哈顿监管机构于当地时间周一开庭审判 Terra 及其联合创始人 Do Kwon 案件,但 Do Kwon 由于已于 3 月 23 日转移至黑山外国人「接待中心」等待最终引渡决定,故缺席该审判。

美国证券交易委员会(SEC)诉 Do Kwon/Terra 一案今天在美国曼哈顿法庭正式开审,本文节选出了陪审团以及美 SEC 和辩护团队的开庭陈词(加上 Rakoff 法官提供的一些非常搞笑的材料)。

这也是我自 SBF 庭审以来第一次回到法院,我发现人数相比 SBF 一案少得多——因为我虽然迟到了,但仍有座位。

只不过最明显的区别:法庭里全都穿着西装。

陪审员遴选

Rakoff 法官从一开始就制定了基本规则:

  • 整个庭审周期预计需要两周时间;

  • 只允许最多使用 4 个单词表示异议;

「你唯一能让我生气的方法就是迅速提出反对意见,你只需说三个字:Objection、 lack of foundation,好吧,也许我可以容忍你延长到四个单词」。

关于如何解释 Do Kwon 没有亲自出席庭审的原因,双方进行了一些小规模的争论,直到 Rakoff 法官问道:「你真的希望我说他因在国外而没空参与么?这可能会引起陪审团猜测」。

辩方对此表示同意(众所周知,Do Kwon 因伪造护照而服刑,目前仍在黑山)。

陪审团遴选开始了,随着大家对陪审员的了解越来越多,双方轮流罢免陪审员(Foresight News 注,法庭会在当地居民中随机抽选出数倍于最后所需人数的候选陪审团,每个候选人会被简要告知案件背景,并在法庭上接受律师和法官约 30 分钟的延伸提问,法官要找能在审判过程中中性、公平、开明地看待各方,根据证据和法律作出判断的陪审员,律师们也希望任选这样的陪审员,但他们也会排除那些固有观念可能会对自己客户不利的候选人)。

起初,有很多女性陪审员,最终第一批陪审团包括 6 名女性和 3 名男性,其中大部分是少数族裔:

在这 3 名男性中,一个已经离婚,一个正在进行一起未决的人身伤害诉讼案件,还有一个有一个女朋友.....他们中没有人拥有加密货币,这也解释了为什么那个离婚的陪审员穿着 NFL 纽约巨人队的夹克衫(Foresight News 注,FTXZ 曾在美国国家橄榄球联盟 NFL 超级碗期间投放商业广告)。

Rakoff 法官开玩笑说他也是纽约巨人队的粉丝——「这就是为什么我穿黑色,因为我在哀悼」这个笑话让全庭大笑,只不过一个纽约体育幽默段子出现在一场涉及韩国公司的审判中,让韩国媒体感到非常困惑。

有意思的是,一名男子说他在比特币和以太坊上花了数千美元,但没有投资 Terra 系代币,结果仍被驳回,没能成为陪审员;另一个女孩说她是一起假钞案件的陪审员,该案由于缺乏主观意图而无法定罪,但具有讽刺意味的是她也被驳回,没能成为陪审员。

开庭陈词

开庭陈词中,Rakoff 法官明确指出:

  • Terraform Labs(TFL)是否误导性地使用了 Chai 来代表 Terra?

  • TFL 是否对 UST 与美元挂钩的原因进行了误导?

控辩双方都有 30 分钟的陈述时间。

美 SEC 首先进行,只不过他们的论点几乎是将司法部诉 SBF 和 FTX 一案的内容复制粘贴过来,尤其是开场白和结束语几乎是逐字逐句的相同:

「这是一起有关欺诈的案件」、「这次审判不涉及技术」。

而辩方的开庭陈词直接摘自 Do Kwon 在此前采访中披露的内容:「失败并不等于欺诈」(延伸阅读《对话 Terra 创始人:我赌上了全部,但这次我输了》)。

律师最后还对美 SEC 挑选事实和嘲笑证词的行为进行了强烈谴责,且表明 Chai 确实使用了 Terra。

Bacaan Terkait

Wawancara Eksklusif CEO Strategy: Kesimpulan Akhir Bitcoin Bukanlah Gejolak Penjualan 32 BTC, Melainkan 6 Triliun Agen AI Cerdas

Wawancara dengan CEO MicroStrategy (MSTR) Phong Le membahas penjualan 32 BTC baru-baru ini dan visi jangka panjang perusahaan. Le menekankan bahwa keputusan jual beli Bitcoin diambil dengan sangat hati-hati, melibatkan dewan direksi dan analisis data mendalam, bukan keputusan sepihak. Penjualan kecil ini bertujuan membuktikan likuidasi aset ke pemegang utang dan menguji proses internal, sekaligus berharap pasar tidak lagi bereaksi berlebihan terhadap aktivitas jual beli rutin perusahaan. Le menjelaskan bahwa MicroStrategy memiliki banyak pilihan pendanaan (saham, obligasi konversi) dan bisa memilih untuk "tidak melakukan apa-apa", seperti yang dilakukan selama bear market 2022. Keyakinannya terhadap Bitcoin tetap kuat karena diyakininya sebagai aset langka superior dan alat untuk kedaulatan finansial. Visi masa depan terletak pada konvergensi AI dan Bitcoin. Le membayangkan dunia dengan triliunan agen AI (seperti robot di Mars) yang akan melakukan transaksi menggunakan jaringan keuangan terdesentralisasi dengan Bitcoin sebagai penyimpan nilai inti. Produk STRC (MicroStrategy's Preferred Stock) adalah langkah awal dalam eksplorasi ini, yang dikembangkan lebih cepat berkat bantuan AI. Tujuan akhirnya adalah mendorong adopsi Bitcoin seluas mungkin melalui berbagai cara (saham, ETF, DeFi, dll.) tanpa memandang latar belakang pengguna.

marsbit7m yang lalu

Wawancara Eksklusif CEO Strategy: Kesimpulan Akhir Bitcoin Bukanlah Gejolak Penjualan 32 BTC, Melainkan 6 Triliun Agen AI Cerdas

marsbit7m yang lalu

Wawancara Eksklusif dengan CEO MicroStrategy: Lewati Kontroversi Penjualan 32 BTC, Masa Depan Bitcoin Ada pada 6 Triliun Agen Cerdas AI

Wawancara dengan Phong Le, CEO MicroStrategy, membahas kontroversi penjualan 32 BTC perusahaan dan visi jangka panjangnya tentang peran Bitcoin di masa depan AI. Le menekankan bahwa penjualan kecil (sekitar $2.5 juta) itu adalah uji coba proses internal dan demonstrasi likuiditas untuk kreditur, bukan reaksi terhadap kekhawatiran pasar. MicroStrategy, sebagai pemegang Bitcoin korporat terbesar, tetap berkomitmen pada strategi akuisisi jangka panjang, dengan pembelian $1 miliar dan $1.5 miliar dalam beberapa minggu sebelumnya. Le menggarisbawahi filosofi "tidak melakukan apa-apa" sebagai opsi strategis penting, terutama selama pasar bearish. Ia membahas mekanisme tata kelola yang ketat di balik keputusan perusahaan, melibatkan dewan direksi dan analisis data menyeluruh, berbeda dengan model kepemimpinan terpusat di beberapa perusahaan crypto lainnya. Visi masa depan Le berpusat pada konvergensi AI dan Bitcoin. Ia membayangkan dunia dengan triliunan agen AI otonom (seperti robot di Mars) yang akan melakukan transaksi nilai melalui jaringan terdesentralisasi, dengan Bitcoin sebagai penyimpan nilai dasar. Produk preferen MicroStrategy, STRC, terinspirasi oleh alat AI internal dan dirancang untuk menawarkan eksposur yield-bearing ke Bitcoin. Le menegaskan komitmen perusahaan untuk menyebarkan adopsi Bitcoin ("Spread Bitcoin with love") melalui berbagai saluran, baik itu saham, ETF, atau aset crypto seperti STRC, yang ia harap akan stabil kembali di sekitar nilai nominal $100. Ia juga mengklarifikasi bahwa perusahaan memang menjual BTC sebelum 31 Mei, seperti yang dilaporkan dalam filing 8-K.

链捕手9m yang lalu

Wawancara Eksklusif dengan CEO MicroStrategy: Lewati Kontroversi Penjualan 32 BTC, Masa Depan Bitcoin Ada pada 6 Triliun Agen Cerdas AI

链捕手9m yang lalu

Dialog dengan Chen Lifu dari Intel: Ujung AI Bukan Hanya GPU, Tapi Juga Listrik, Material, dan Manufaktur

**Judul: Percakapan dengan Lip Bu Tan (CEO Intel): Akhir AI Bukan Hanya GPU, Tapi Juga Listrik, Material, dan Manufaktur** Dalam wawancara dengan podcast *No Priors*, CEO Intel, Lip Bu Tan, membahas visinya untuk membangun kembali Intel dan tantangan infrastruktur yang lebih luas dalam industri semikonduktor untuk mendukung ekspensi AI. **Kunci Pembaruan Intel:** Tan menekankan bahwa revitalisasi Intel bukan tentang satu produk, tapi perbaikan sistemik di budaya organisasi, neraca keuangan, kepercayaan pelanggan, dan peta jalan produk. Dia menggambarkan pendekatan bertahap: "merangkak, berjalan, lalu berlari." **AI Memperluas Lanskap Komputasi:** Sementara GPU mendominasi pelatihan AI, Tan mencatat bahwa dengan munculnya *Agentic AI*, *reinforcement learning*, dan komputasi *edge*, CPU kembali menjadi penting. Rasio CPU terhadap GPU bisa bergeser dari 1:8 mendekati 1:1 untuk beban kerja tertentu. **Kemacetan Baru di Pasokan Semikonduktor:** Hambatan untuk ekspensi AI meluas melampaui chip. Tan menyoroti potensi kemacetan pada listrik, memori, helium, bahan baru, manajemen daya, pendinginan, kemasan canggih (*advanced packaging*), dan kapasitas manufaktur. **Manufaktur sebagai Infrastruktur Strategis:** Tan melihat pembangunan kembali manufaktur chip canggih di AS sebagai masalah ketahanan rantai pasokan dan infrastruktur nasional, mirip dengan peran pemerintah dalam pendirian TSMC. Kolaborasi dengan TerraFab (Elon Musk) menandakan kebutuhan pelanggan AI besar untuk terlibat langsung dalam infrastruktur manufaktur hulu. **Logika Investasi yang Berubah:** Investasi semikonduktor yang berharga harus mengidentifikasi "kemacetan nyata" yang membatasi pertumbuhan industri, bukan hanya mengejar konsep AI yang populer. Tan berinvestasi di area seperti interkoneksi, fotonik, material baru (GaN, SiC), dan EDA berbasis AI. **Masa Depan Komputasi Tersebar:** Masa depan AI tidak hanya ada di pusat data raksasa. *Physical AI*, robotika, dan perangkat *edge* akan mendorong kebutuhan komputasi di lokasi aplikasi. Kunci sukses adalah menghubungkan daya komputasi dengan aplikasi skala besar yang berkelanjutan. Kesimpulannya, era AI mendorong industri semikonduktor menuju rekombinasi menyeluruh yang melibatkan rantai pasokan, struktur modal, kemampuan manufaktur, dan arsitektur sistem, bukan hanya persaingan chip tunggal.

marsbit17m yang lalu

Dialog dengan Chen Lifu dari Intel: Ujung AI Bukan Hanya GPU, Tapi Juga Listrik, Material, dan Manufaktur

marsbit17m yang lalu

「AI Beberkan NSA dalam Beberapa Jam」 Menjadi Viral, Ternyata Ini Hanya Latihan Tim Merah?

Sebuah klaim viral bahwa model AI "Mythos" dari Anthropic berhasil membobol sistem rahasia NSA (Badan Keamanan Nasional AS) hanya dalam beberapa jam kini diklarifikasi. Pernyataan tersebut berasal dari laporan The Economist yang mengutip seorang senator, namun penulis artikel aslinya, Shashank Joshi, kemudian menjelaskan bahwa konteksnya disalahpahami. Faktanya, "pembobolan" itu terjadi dalam skenario "latihan tim merah" (red team exercise) yang sah dan terkendali. NSA menggunakan Mythos dalam lingkungan replika sistemnya sendiri untuk menguji keamanan dan mencari kerentanan. Meski Mythos menunjukkan kecepatan yang mengesankan dalam mengidentifikasi celah keamanan, ini bukan serangan sungguhan terhadap sistem operasional NSA. Kemampuan ofensif Mythos di bidang keamanan siber memang diakui sangat kuat, sehingga Anthropic membatasi aksesnya melalui "Proyek Glasswing" hanya untuk mitra terpilih seperti perusahaan teknologi dan lembaga pertahanan. Pemerintah AS sendiri menunjukkan sikap ambivalen: sempat mengeluarkan perintah pembatasan ekspor untuk Mythos karena kekhawatiran keamanan, tetapi dilaporkan badan-badan seperti NSA tetap menggunakannya. Intinya, insiden ini lebih merupakan demonstrasi kemampuan AI dalam uji keamanan proaktif, bukan pembobolan aktual. Namun, kecepatan Mythos menemukan kerentanan menjadi sinyal peringatan penting tentang potensi risiko dan kekuatan AI di masa depan.

marsbit31m yang lalu

「AI Beberkan NSA dalam Beberapa Jam」 Menjadi Viral, Ternyata Ini Hanya Latihan Tim Merah?

marsbit31m yang lalu

Zhipu Tembus Triliun, Akankah DeepSeek Menyusul?

Baru-baru ini, perusahaan model dasar AI Tiongkok, Zhipu, mencapai nilai pasar melebihi 1 triliun HKD di pasar saham Hong Kong, dengan kenaikan tahunan lebih dari 1900%. Dengan pendapatan tahun 2025 sebesar 724 juta yuan dan kerugian bersih 4,718 miliar yuan, kenaikan valuasi ini memicu perdebatan mengenai gelembung aset versus terobosan industri AI. Katalis utama kenaikan ini adalah peluncuran model GLM-5.2, yang menempatkan Zhipu dalam kisaran model AI global terdepan, sering dibandingkan dengan Anthropic. Interaksi antara Elon Musk dan pendiri Zhipu, Tang Jie, semakin memicu ekspektasi pasar. Valuasi melonjak didorong oleh kombinasi faktor: peningkatan valuasi aset AI global, akselerasi kapitalisasi perusahaan model dasar Tiongkok, kelangkaan perusahaan murni model dasar di pasar Hong Kong, dan aliran modal menuju teknologi tinggi. Namun, tekanan muncul menjelang masa pembebasan saham terbatas pada Juli, dan ketegangan antara peringatan gelembung dan optimisme valuasi terus berlanjut. Tantangan utama Zhipu dan industri secara keseluruhan adalah mempercepat pertumbuhan pendapatan dan menunjukkan jalan menuju profitabilitas. Data menunjukkan pasar MaaS (Model-as-a-Service) Tiongkok berkembang pesat, dengan volume token yang dipanggil melonjak. Kesuksesan komersial Anthropic, yang mendekati profitabilitas, menjadi patokan penting. Zhipu, DeepSeek (valuasi >$50 miliar), MiniMax, dan perusahaan AI Tiongkok terkemuka lainnya kini berada di bawah pengawasan untuk membuktikan kemampuan komersialisasi mereka. Nilai pasar triliun Zhipu menandai titik puncak baru valuasi AI Tiongkok, tetapi keberlanjutannya bergantung pada kemampuan industri mengubah kemampuan model menjadi arus pendapatan dan keuntungan yang berkelanjutan.

marsbit2j yang lalu

Zhipu Tembus Triliun, Akankah DeepSeek Menyusul?

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片