Wyoming Grants DAOs New Legal Structure

CoinDeskPolicyDipublikasikan tanggal 2024-03-07Terakhir diperbarui pada 2024-03-08

Abstrak

The governor signed a law setting up a legal status – "decentralized unincorporated nonprofit associations" – for DAOs there, and one investment firm called Wyoming an "oasis...

  • Wyoming has extended its legal framework for DAOs even further, setting up a new nonprofit status.
  • A16z says it'll encourage the DAOs it's associated with to establish themselves in that state.

Wyoming has established a new legal framework for in-state decentralized autonomous organization (DAO) nonprofits that has crypto investment giant Andreessen Horowitz (a16z) calling the state an "oasis."

Gov. Mark Gordon signed a bill into state law that adds to Wyoming's growing codes for DAOs, which were already cleared to establish themselves as limited-liability corporations there. Now DAOs can also secure themselves as unincorporated nonprofit associations.

Miles Jennings, general counsel at a16z Crypto, called it a "major breakthrough" that will give the groups "much-needed protections and empower them to keep blockchain networks open," according to a blog entry posted Friday. This new recognition as "decentralized unincorporated nonprofit associations" (DUNAs) will help the blockchain stewards ensure "that the network remains open, that it does not discriminate and that it does not unfairly extract value," Jennings contends.

Advertisement
Advertisement

"The DUNA helps DAOs accomplish this by solving three of the key challenges they face – it gives them legal existence, enabling them to contract with third parties and appear in court; it enables them to pay taxes; and it provides them with limited liability from the actions of other members," Jennings and David Kerr wrote on the company's website.

A16z indicated it'll direct the DAOs it's associated with toward this legal status and will limit its future DAO investments toward entities pursuing this legal path.

Among U.S. states, Wyoming has been especially friendly to crypto businesses, leading the way in its licensing initiatives. And its Sen. Cynthia Lummis (R-Wyo.) has sought to regulate crypto at the federal level, including in a bill this week that would set up rules for stablecoin issuers.

Despite having clear targets for enforcement actions to focus on, federal regulators including the U.S. Commodity Futures Trading Commission have gone after DAOs, such as in the case against Ooki DAO.

Bacaan Terkait

Seluruh Dunia Mengagumi Kedatangan Noam, Namun Utang OpenAI Semakin Menebal

OpenAI mengumumkan perekrutan Noam Shazeer, salah satu penulis kunci makalah "Attention Is All You Need", sebagai pemimpin penelitian arsitektur, yang disambut antusias. Namun, di saat yang sama, laporan keuangan teraudit perusahaan mengungkapkan kerugian operasional besar: $20,92 miliar pada 2025 dan pembakaran tunai $3,7 miliar pada kuartal pertama 2026. Artikel ini mempertanyakan logika di balik perekrutan bintang mahal ini dengan latar belakang tekanan keuangan yang parah. Inti masalah OpenAI bukanlah kekurangan bakat teknis, tetapi model bisnisnya: biaya komputasi yang sangat tinggi (termasuk $10,59 miliar untuk sewa daya komputasi dari Microsoft), sambil mengandalkan basis pengguna gratis yang luas dengan hanya 50 juta pengguna berbayar. Sementara itu, OpenAI telah kehilangan banyak pendiri dan peneliti inti seperti Ilya Sutskever dan Jan Leike, menunjukkan pergeseran fokus dari penelitian eksplorasi ke iterasi produk. Perekrutan Noam dilihat sebagai "pembelian cemas" yang lebih bertujuan untuk menciptakan narasi yang kuat guna mendukung valuasi IPO yang sangat tinggi (hingga $1 triliun), daripada menyelesaikan masalah profitabilitas mendasar. Sebagai perbandingan, Anthropic dilaporkan mendekati profitabilitas dengan fokus pada klien korporat yang memberikan aliran pendapatan yang lebih stabil dan dapat diprediksi. Artikel menyimpulkan bahwa tanah subur untuk inovasi berkelanjutan datang dari budaya internal yang mempertahankan talenta, bukan dari menyewa bintang mahal, dan bahwa lembar neraca tidak peduli dengan kejeniusan individu, melainkan dengan jalur yang jelas menuju keberlanjutan keuangan.

marsbit40m yang lalu

Seluruh Dunia Mengagumi Kedatangan Noam, Namun Utang OpenAI Semakin Menebal

marsbit40m yang lalu

「Memiliki」atau「Menyewa」Kecerdasan? Pertanyaan Baru dalam Memulai Bisnis AI

Mythos ditutup minggu ini, menyoroti dilema mendasar bagi startup AI: "menyewa" atau "memiliki" kecerdasan yang menjadi inti produk mereka. Selama ini, diskusi tentang model open source seringkali hanya fokus pada biaya sebagai alternatif yang lebih murah dari model mutakhir (seperti API OpenAI). Namun, insiden Mythos mengingatkan bahwa **kendali** adalah masalah yang lebih kritis. Bergantung sepenuhnya pada model eksternal berarti bisnis Anda rentan terhadap perubahan aturan, harga, atau bahkan keputusan penutupan dari penyedia model. Artikel ini berpendapat bahwa "memiliki kecerdasan" tidak berarti meninggalkan model mutakhir. Sebaliknya, perusahaan harus membangun aset kecerdasan mereka sendiri dengan cara: * Memulai dari model open source yang kuat. * Melatih ulang (fine-tune) model tersebut dengan **data, alur kerja, pengetahuan domain, dan kasus tepi (edge cases)** unik perusahaan. * Mendefinisikan standar evaluasi dan kualitas mereka sendiri. Dengan demikian, nilai perusahaan tertanam dalam model yang semakin terspesialisasi dan mencerminkan operasi bisnisnya yang sebenarnya. Masa depan AI tidak akan didominasi oleh satu model "terdepan" tunggal. Akan ada banyak "batas terdepan": 1. Model mutakhir umum (seperti GPT, Claude). 2. Model yang dilatih ulang dengan pengetahuan khusus perusahaan. 3. Model khusus untuk tugas vertikal yang sempit. 4. Sistem perutean yang menyelaraskan beberapa model untuk kinerja terbaik. Intinya, parit pertahanan sejati di era AI bukanlah sekadar kemampuan memanggil model terkuat, tetapi kemampuan untuk **mengubah kecerdasan menjadi aset perusahaan yang unik dan dikendalikan sendiri**.

marsbit1j yang lalu

「Memiliki」atau「Menyewa」Kecerdasan? Pertanyaan Baru dalam Memulai Bisnis AI

marsbit1j yang lalu

Gelombang Pasar Saham AS (19 Juni): Premi Mereda Usai Kesepakatan AS-Iran, Chip Moncer Cetak Rekor Baru, Energi Terpuruk

Arah Pasar Saham AS (19 Juni): Kesepakatan AS-Iran Tercapai, Premium Geopolitik Menghilang, Chip Unggul dan Mencapai Rekor Tertinggi, Sektor Energi Anjlok Pada Kamis, indeks saam AS naik setelah kesepakatan sementara AS-Iran ditandatangani di Jenewa, meredakan ketegangan geopolitik di Selat Hormuz. S&P 500 naik 1,08%, Nasdaq melonjak 1,91%, dan Dow Jones sedikit menguat. Indeks Philadelphia Semiconductor meroket lebih dari 6% ke rekor tertinggi baru, didorong oleh berita kerja sama Apple dengan Intel untuk fabrikasi chip serta optimisme belanja modal AI. Saham memori seperti Micron dan SanDisk juga melonjak. Di sisi lain, sektor energi menjadi satu-satunya yang merosot karena harga minyak (WTI) jatuh sekitar 2% menyusul hilangnya premium risiko geopolitik. Saham seperti Exxon dan Chevron turun. Volatilitas (VIX) turun tajam, menunjukkan sentimen membaik. Imbal hasil obligasi pemerintah AS sedikit menurun. Emas dan perak melemah. Pasar kripto relatif datar. Analisis "Tren Arus" menyoroti bahwa reli hari ini didukung dua pilar: resolusi geopolitik sekali waktu dan kekuatan fundamental berkelanjutan dari sektor chip/AI. Namun, kenaikan sektor energi mungkin telah berakhir. Tekanan pada SpaceX terkait rencana penerbitan obligasi juga diperhatikan. Prospek pasar ke depan akan sangat bergantung pada data PCE minggu depan dan apakah ekspektasi suku bunga tinggi Federal Reserve akan bertahan atau tidak.

marsbit1j yang lalu

Gelombang Pasar Saham AS (19 Juni): Premi Mereda Usai Kesepakatan AS-Iran, Chip Moncer Cetak Rekor Baru, Energi Terpuruk

marsbit1j yang lalu

Akankah MicroStrategy Masuk ke Dalam Spiral Kematian? Bagaimana Tren Makro di Paruh Kedua?

Pembahasan inti dari podcast ini berfokus pada dua topik besar: tekanan finansial MicroStrategy terhadap harga Bitcoin dan pergeseran tren makro ke arah AI serta aset riil. Analis Didier berpendapat bahwa penurunan Bitcoin baru-baru ini terutama disebabkan oleh ekspektasi pasar bahwa MicroStrategy mungkin akan terus menjual Bitcoin dalam jumlah kecil untuk menutupi arus kas dan dividen saham preferen, demi mempertahankan prinsip "netralitas Bitcoin per saham". Tekanan ini bersifat struktural. Namun, skenario "spiral kematian" bersama Bitcoin dianggap tidak mungkin terjadi kecuali ada guncangan makro baru. Pasar saat ini sedang menunggu level harga dukungan yang tepat. Di sisi lain, Didier melihat AI sebagai pendorong fundamental jangka panjang pasar saham AS. Token dipandang sebagai "tenaga kerja baru" yang menggantikan peran manusia dalam banyak pekerjaan eksekusi, meningkatkan otomatisasi dan profitabilitas perusahaan. Rantai pasokan AI seperti semikonduktor akan terus diuntungkan. Untuk industri crypto, likuiditas telah terkikis parah pasca peristiwa 1011, membuat tren altcoin sulit pulih. Bursa crypto yang beralih menawarkan saham AS merupakan langkah alami menuju aset bernilai riil. Jangka panjang, blockchain berpotensi menjadi infrastruktur untuk "ekonomi mesin" di mana agen AI berinteraksi dan bertransaksi. Secara makro, Didier lebih hati-hati memasuki paruh kedua tahun ini karena ketidakpastian pemilu AS dan IPO raksasa seperti SpaceX yang dapat memberi tekanan likuiditas. Namun, dorongan fundamental AI terhadap produktivitas tetap kuat. Masa depan mungkin melihat kombinasi AI dan blockchain yang lebih matang, mengarah ke fase industri yang lebih institusional dibandingkan spekulasi liar masa lalu.

marsbit1j yang lalu

Akankah MicroStrategy Masuk ke Dalam Spiral Kematian? Bagaimana Tren Makro di Paruh Kedua?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片