20亿收购案叫停背后,Manus该反思的是无法重来的气运

marsbitDipublikasikan tanggal 2026-04-28Terakhir diperbarui pada 2026-04-28

在创始团队沉默了几个月后,靴子落地了,Manus事件迎来了最终结论。

据国家发改委网站,4月27日,外商投资安全审查工作机制办公室(国家发展改革委)依法依规对外资收购Manus项目作出禁止投资决定,要求当事人撤销该收购交易。措辞前所未有之严格。

很难想象,几个月前,这个年轻团队还如此的意气风发,他们遍访全球科技巨头,被微软CEO称赞。以至于忘记了,AI竞赛本身早已不仅仅是技术议题。

当习惯了走“出海”路线的创业者,在巨大的光环之下忘记竞赛背后的真正意义,当技术发展不可避免的与国力相连,没人会质疑这个结果。

但值得反思的是,这个加速蹿红,一度堪称爽文的故事,是怎么走到这一步的?

01

一个本土的创业者,走出了全球化路线

Manus母公司蝴蝶效应的武汉总部,距离创始人肖弘的母校华中科技大学仅隔一条马路。

在很长一段时间,AI圈子里提起Manus创始人肖弘的名字,常常与武汉相连。

“如果你想采访小红(圈内人称呼),可能得去武汉”,2024年底,还没有走红的肖弘,在圈内已经小有名气,不少做AI应用的创业者告诉凤凰网科技,他们非常推崇肖弘的经营逻辑。

这位出生于1993年的连续创业者,2015年毕业后创办“夜莺科技”,推出壹伴助手和微伴助手两款公众号运营工具,而后卖出。

2022年,蝴蝶效应在北京同时注册了公司,初期做的核心产品是一款叫Monica的浏览器AI插件,主打海外用户,算得上国内比较早具备商业闭环的AI产品。2023年,和肖弘已经很是熟络的真格基金再次投出Monica种子轮,估值约1400万美元;2024年11月A轮,红杉中国和腾讯入局,估值抬到了8500万美元。这个阶段,蝴蝶效应从投资人构成到业务收入几乎全部扎根国内市场,对外标榜的也是“武汉光谷总部”。

命运的拐点出现在2025年4月。Manus发布后的产品势能把公司估值彻底撬起,Manus突然变成了人尽皆知的名字,一时间,一线基金、全球资本都将目光聚集在其身上。

这其中,就包括硅谷老牌机构Benchmark,看准时机领投7500万美元B轮,投后估值飙到近5亿美元——Benchmark不是普通VC,背后代表的是整个硅谷主流投资圈。对于当时的manus而言,这也是一种极具技术背书的肯定。

但这笔交易很快被美国政府纳入审查视野。

依据2025年1月生效的《对外投资安全计划》(Reverse CFIUS),限制以美国投资机构为代表的“美国主体”投资中国的AI、半导体和量子信息技术三大关键领域,美国资本对中国 AI 领域的投资需向财政部报备,而 Manus 虽聚焦 AI 应用开发,仍被纳入审查范围。

如果 Benchmark 被要求后续补申报,甚至撤资,其在硅谷的示范效应或将外溢,而这对于有中国元素的 AI 初创公司而言,向美国硅谷 VC 融资的难度,将进一步加大。

实际上,就在Benchmark 领投 Manus之前,有多家美国风投曾与 Manus 有过接触,但部分机构因担心投资中国初创企业可能引发监管审查,最终选择了退出。

这个时候Manus其实已经骑虎难下:接受了美元资本,就相当于放弃了自己决定总部所在地的权利。如果不满足投资方解除监管风险的核心条件,意味着整个B轮估值将以项目暴雷收场。

而侧重海外市场、目标全球化公司,本就是Manus一早定下的战略目标。Manus面世前,肖弘在接受访谈时曾提到,“今天的中国创业者就应该更激进地全球化。大家应该到国际市场去历练一下,需要去参与全球的竞争,而不是在我们习惯的市场里竞争。”

海外市场的客单价更高,付费意愿更强,可以依靠海外市场活下来并快速扩张——这是不少AI创业者理所当然的oneday选择。

“如果我们希望Manus长期存在,只有一个可能性:成为世界级的公司。”爆红后的三个月后,肖弘在社交平台上如此写道。

02

挣扎中移师新加坡,一步错棋

很快,Manus就开始动身了。

2025年5月,Manus三位联合创始人肖弘、季逸超、张涛集体飞往新加坡。6月,官方宣布运营主体变更为Butterfly Effect Pte. Ltd.,总部正式迁往新加坡,并同步在旧金山和东京设立办公室。到7月,Manus在华120人的团队中只有约40名核心研发与业务人员获邀迁往新加坡,剩下80名国内员工被整体裁员,中文社交媒体清空,官网开始屏蔽中国IP地址。

此前,和阿里Qwen的战略合作承诺也已成废纸一张。彼时,Manus还被人们寄希望于是“下一个DeepSeek”,成为国内AI产品超越海外的有力佐证。

根据创始人张涛在不同场合的表述,Manus此举出于三重考虑:新加坡可以享受高端GPU集群,同时进一步获取硅谷投资人信任,为后续更大规模融资和战略退出做准备。

商业上,这也许是一步好棋;但在今天的AI竞赛中,这是一步险棋。

国内市场的AI投资也正火热,武汉方面也曾给予过Manus起步资源——免租的办公室、专项资金、财政贴息补贴、官方认证“翘楚”的背书,即便本身并不太合拍。

“国资喜欢的早期项目,是偏硬科技的,比如高等院校教授团队创业的,基于多年的科研成果,解决了某种卡脖子问题,后续又能够比较产业化,大家也比较能看得懂。”一位武汉某国资投资人士对凤凰网科技表示,“所以知道做AI应用在武汉还挺吃惊的,我们一般很少看这类公司。”

但凭借当时的努力与产品的新意,Manus已经被注意到,迅速从众多硬核技术中跻身,但致命的是,Manus没有真正迈出实质性一步。也错过了来之不易的机会。正因此,事件变得必须就事论事。

按照公开信息,Meta的收购公告发布后,Manus披露其上线仅8个月年化收入突破1.25亿美元、处理超147万亿token、创建超8000万台虚拟计算机。这套底层技术能力的研发周期远远早于2025年6月迁册新加坡的时间节点。

换言之,这个故事很容易被理解为:Manus先在国内完成了核心产品、团队和工程能力的沉淀,再借着总部更名的外壳将其整体转移到境外,最后通过卖给美国公司的方式完成资本套现。

这种模式,法律圈的专业术语叫“新加坡洗白”(Singapore washing)。

它的操作逻辑是:将中国境内的研发能力、数据和团队迁移到新加坡等中立经济体,以此规避中美科技领域严格的双向投资审查,为美国资本接盘扫清障碍。

问题在于,一旦获取这家公司的注册地和实际研发发生地的确切时间,当核实链条被完整呈现,“新加坡公司卖Meta”的说法站不住脚。

从Benchmark的跨境融资协议,到主体转移的时间窗,再到核心团队和技术资产的同步外迁,每一个环节都精准踩中了那些最不可触碰的红线。

也因此,得到了少见的严厉措辞。

03

误判又误判,交易被按住是注定的

四个月前,中国创投圈一度因为“Meta收购Manus”的消息而沸腾。

2025年12月30日,Meta官宣以约20亿美元完成对Manus全部资产的收购,交易一跃成为Meta史上第三大并购案,仅次于WhatsApp和Scale AI。

按收购条款,肖弘将出任Meta副总裁,向COO哈维尔·奥利文汇报。从事后披露的材料看,蝴蝶效应的各路早期股东已经准备好坐等打款,其中不少国内机构在这笔交易中的预期回报倍数非常可观。

但靴子最终没有落地。2026年1月8日,商务部新闻发言人何亚东公开表态,将联动相关部委对Meta收购Manus一事的出口管制、技术进出口和对外投资合规性进行评估调查。

而4月27日发改委网站的最终决定,用词极其严苛——“依法依规禁止外资实施该收购,要求撤销交易”。

这是2020年《外商投资安全审查办法》实施以来,第一单被公开直接叫停的AI领域外资并购,也是所有审查结论中最严厉的那一档。

监管的逻辑很清晰——不看你公司注册地在哪里,看的是你什么时候、以什么方式,把什么技术从国内拿走的。Manus的底层技术研发毫无疑问是在它迁册新加坡之前、利用中国工程师资源和商业化资本在中国本土完成的。

而从时序上看,这完全是Manus最致命的一次误判。它以为移居新加坡并且在更严格的中美监管框架成型前完成交易,就能抢出一个合规的窗口期。

但同时低估了一个关键的逻辑:中美AI科技博弈,正在从政策管束全面渗透到具体企业。

Manus在这一博弈中的每一步,基本都踩在了地缘变局的关键节点上,又每一次都做出了同一个方向的挣扎——接受美元基金时选择“去中国化”,迁址时选择退出中国市场,被收购时选择站到美国科技巨头的账面上。

而就在被叫停的这节点上,Manus面临的竞争环境也已经截然不同。

Manus崛起时,它几乎是AI Agent的唯一代名词。但时至今日,市场已进入“千虾争霸”的“百虾大战”阶段。Agent已不再是新物种,而是巨头和垂直厂商的标配能力,在国内市场也不缺这样的代表。

回望Manus的“来时路”,总是在挣扎——迁册完成时,监管层对外资收购核心AI资产的审查框架已经成形,中美在AI领域的角力正从芯片管制升级为对“技术出身”的全链条追溯。Manus几乎是拿着“境内研发—境外换壳—外资接盘”这个标准化模版,完整地走了一遍。

也就是说,Manus收购被叫停几乎是必然之路。

遗憾的是,就在这个跌宕起伏的经历背后,市场已经换了天地。

过去一年,字节、阿里、腾讯、百度Agent能力塞进了办公软件、搜索引擎和开发者平台,用户习惯和生态卡位早已不是2025年初的样子。

Manus的真正问题不是回不来,而是回来之后难觅自己的位置。

它既不是纯粹的外资新锐,也不是被国内生态接纳的“自己人”;做平台,没有流量和生态支撑;做垂直,没有行业纵深积累;做技术输出,底层模型依赖第三方,溢价空间有限。它的品牌认知度仍停留在2025年3月的热度里,但品牌亲和力也在一系列的“去中国化”操作中被消耗殆尽。

也许初心,是想用全球化的资本路径来放大中国团队的技术红利,但在中美科技脱钩的大背景下,这条路正变得越来越像钢丝绳。

它的结局或许会为那些同样面临选择的AI创业公司提供一个沉重的案例参考:路只能选一条走,走到头,别回头。但前提是,这条路不是死胡同。

本文来自微信公众号“凤凰网科技”,作者:赵子坤,编辑:董雨晴

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

Pada pertengahan Juni, tiga peristiwa industri — pembatasan akses Fable 5 karena kepatuhan regulasi, pengumuman open-source GLM-5.2, dan kebocoran tanggal rilis GPT-5.6 — menandai titik balik dalam industri AI global. Logika dasarnya telah berubah: Pertama, **"ketersediaan" kini lebih penting daripada "kemajuan teknis"**, dengan rantai pasok model besar memasuki fase "sistem ganda": model tertutup yang dikontrol dan model open-source lokal. Kedua, **penghalang kompetisi raksasa model tertutup bergeser**. Fokus teknis beralih dari "kecerdasan bahasa" ke "kecerdasan spasial (model dunia)" yang sangat bergantung pada komputasi. Ketiga, menghadapi risiko kepatuhan regulasi lintas batas yang常态, **desain arsitektur "model-agnostic" telah menjadi kebutuhan dasar bagi pengembang aplikasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis**. Fable 5 (Anthropic) dibatasi aksesnya bagi non-warga AS hanya 72 jam setelah diluncurkan, menunjukkan bahwa kemajuan teknologi kini berbanding lurus dengan risiko regulasi. Di sisi lain, model open-source seperti GLM-5.2 menawarkan peningkatan kinerja yang stabil dan keunggulan biaya signifikan (hingga 90% lebih murah), sekaligus menjadi cadangan penting untuk manajemen risiko kepatuhan perusahaan global. Sementara itu, GPT-5.6 dikabarkan akan fokus pada "kecerdasan spasial" atau "model dunia", berusaha membangun keunggulan baru di bidang seperti simulasi industri dan robotika yang membutuhkan daya komputasi masif. Kesimpulannya, logika evaluasi infrastruktur AI telah berubah dari sekadar kinerja teknis menjadi pertimbangan gabungan antara kinerja, kepatuhan regulasi, dan stabilitas akses. Bagi pengembang, ketergantungan pada API tertutup tunggal mengandung risiko tinggi. Menerapkan arsitektur "model-agnostic" untuk memungkinkan peralihan cepat ke alternatif open-source lokal telah menjadi prinsip dasar untuk menjaga kelangsungan bisnis.

marsbit38m yang lalu

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

marsbit38m yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

Perang subsidi token antara raksasa AI seperti Google, OpenAI, dan Anthropic mungkin tidak akan segera berakhir, tetapi sifatnya berbeda dari perang subsidi era internet. Analisis dari SemiAnalysis menunjukkan bahwa harga token saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan paket berlangganan AI premium bahkan mungkin disubsidi hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganannya. Namun, tidak seperti layanan seperti taksi online atau pengiriman makanan, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dan pengembang dapat dengan mudah beralih antara model AI karena API yang semakin standar. Ini berarti begitu subsidi dihentikan dan harga dinaikkan, pengguna bisa langsung beralih. Bill Maris dari Google Ventures memprediksi dengan keyakinan 100% bahwa Google, dengan pendapatan iklannya yang besar, bisa memotong harga token hingga 80% sebagai senjata. Bagi OpenAI dan Anthropic yang bergantung pada pendanaan investor, hal ini akan menjadi tekanan bisnis yang berat, terutama setelah mereka masuk bursa dan harus menunjukkan profitabilitas. Dua skenario akhir yang mungkin adalah: 1) skenario monopolistik ala internet di mana satu pemenang muncul dan kemudian menaikkan harga, atau 2) skenario "listrik-air-bahan bakar" di mana token menjadi infrastruktur dasar yang terstandarisasi dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berargumen bahwa skenario kedua lebih mungkin karena kurangnya efek penguncian pada token AI. Kompetisi ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan permainan tanpa akhir untuk tetap berada di meja permainan. Bagi pengguna, selama perang subsidi ini berlanjut, mereka akan terus menikmati akses ke kemampuan AI canggih dengan biaya yang sangat terjangkau dibandingkan dengan biaya komputasi sebenarnya.

marsbit54m yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

marsbit54m yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

Di luar lapangan, Piala Dunia bukan hanya festival penggemar sepak bola, tetapi juga jendela langka bagi spekulasi global. Turnamen ini memusatkan perhatian, emosi, identitas, kesenjangan informasi, dan sumber daya langka selama lebih dari sebulan, menciptakan ekosistem spekulasi yang luas. Pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi mencatat pertumbuhan pesat, dengan volume perdagangan miliaran dolar, menawarkan narasi kekayaan baru dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang tetap menjadi tulang punggung dengan basis pengguna yang matang. Pasar saham juga bereaksi, menciptakan "saham konsep" seperti produsen ayam goreng di Korea Selatan yang harganya melonjak terkait acara nonton bareng. Pasar sekunder tiket menjadi arena arbitrase, di mana harga bisa meroket untuk pertandingan tim populer seperti Portugal, sementara tiket lain justru turun. Barang koleksi seperti stiker Panini dan jersey edisi terbatas juga menjadi komoditas spekulasi, dengan harga melambung di platform seperti eBay. Spekulasi lebih liar muncul di crypto melalui ribuan token meme bertema Piala Dunia yang sangat volatil, meski penuh risiko penipuan. Lapisan terakhir adalah bisnis informasi: alat pelacak tiket seperti SeatSidekick dan layanan berlangganan rekomendasi taruhan memanfaatkan permintaan akan data dan keunggulan informasi. Intinya, Piala Dunia telah menjadi eksperimen spekulasi raksasa di mana aliran perhatian dan emosi menciptakan jaringan perdagangan global yang menyelesaikan transaksinya sendiri jauh dari lapangan hijau.

marsbit1j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit3j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli 4

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian 4 (4) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli 4 (4) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan 4 (4) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan 4 (4) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading 4 (4)Lakukan trading 4 (4) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

765 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.10.20Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli 4

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga 4 (4) disajikan di bawah ini.

活动图片